Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Penentuan Harga Pokok Produksi Pada Benang Poliester Dengan Metode Abc (Studi Kasus : PT. Indorama Synthetics) rahmadiyanti, fitri rahmadiyanti; Imas Widowati; Elly Setiadewi; Asep Hermawan
Jurnal Teknologika Vol 13 No 2 (2023): Jurnal Teknologika
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Wastukancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51132/teknologika.v13i2.302

Abstract

Penentuan biaya produksi HPP merupakan salah satu aspek penting dalam pengelolaan produksi suatu perusahaan. Harga pokok produksi yang akurat dan terperinci diperlukan untuk menghitung laba yang dihasilkan dalam penjualan produk, serta untuk membuat keputusan strategis terkait dengan penetapan harga jual, mengalokasikan sumber daya dan mengevaluasi kinerja perusahaan. Salah satu jenis produk yang populer di industri tekstil adalah benang polyester. Benang poliester digunakan dalam berbagai aplikasi seperti pakaian, kain dan tekstil teknis. Indorama Synthetics adalah salah satu perusahaan terkemuka di Indonesia yang bergerak di bidang produksi benang polyester. Tujuannya adalah untuk mengetahui biaya produksi (HPP) menggunakan metode tradisional, untuk mengetahui biaya produksi (HPP) menggunakan metode ABC, dan untuk mengetahui perbandingan biaya produksi menggunakan metode tradisional dan metode ABC. Metode tradisional adalah pendekatan yang umum digunakan dalam menghitung biaya produksi. Metode ini biasanya didasarkan pada alokasi biaya yang proporsional berdasarkan volume produksi atau faktor tradisional seperti jam kerja langsung atau biaya bahan baku. Metode ABC merupakan pendekatan yang mempertimbangkan kegiatan yang dilakukan dalam proses produksi dan mengalokasikan biaya overhead secara proporsional berdasarkan konsumsi aktivitas oleh masing-masing produk. Berdasarkan hasil perhitungan di PT. Indo-Rama Synthetics Tbk, perbandingan Biaya Produksi menggunakan metode ABC untuk produk A benang polyester dengan jenis benang sutra adalah Rp 24.000 dan produk B benang polyester dengan jenis benang sintetis adalah Rp 20.000
Optimasi Penjadwalan Proyek Pembangunan Jembatan Pada Tol Jakarta - Cikampek II Selatan Paket III Dengan Metode PERT (Program Evaluation And Review Technique) (Studi Kasus PT.XYZ) Widowati, Imas; Aldi Kurniawan; Daisy Ade Riany Diem; Asep Hermawan
Jurnal Teknologika Vol 14 No 1 (2024): Jurnal Teknologika
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Wastukancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51132/teknologika.v14i1.360

Abstract

A construction project is a temporary activity that takes place within a limited period of time and has been determined. In carrying out a project, it is carried out based on the plans that have been made by the project planner, one form of planning a project is the project scheduling of as a toll road business entity is currently carrying out detailed engineering design activities in which the implementation of the project has been delayed. Completion of new projects has reached 85%, one example is the Bridge work (Sta 54+600). In carrying out the bridge work (Sta 54+600) it is planned that the working period is 264 days. However, the implementation of the bridge work (Sta 54 + 600) was delayed by 15 working days, so the planned time for the bridge work was not optimal. in Bridge Construction using the PERT (Project Evaluation and Review Technique) method, there are critical paths on Access Roads, Mobilization, Digging Pile Caps, LC Pile Caps, Formwork Pile Caps, Cast Columns, Erection Girders, Land Clearing, Cast Slabs get an opportunity probability of 0.6179 which meaning that there is a chance that 61.79% of bridge construction projects (Sta 54+600) have a chance to be completed with an optimal duration of 252 days.
Peningkatan Daya Saing Dodol Bu Icih Melalui Inovasi Kemasan dan Pemasaran Digital di Purwakarta Widowati, Imas; Hermawan, Asep; Sutardjo, Sutardjo
ABDINE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): ABDINE : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Riau Pesisir

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/abdine.v6i1.1705

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia menghadapi tantangan yang semakin besar akibat perlambatan ekonomi global, menurunnya daya beli domestik, serta ketatnya persaingan pasar. Studi ini menyoroti kasus Dodol Bu Icih, sebuah industri rumahan kuliner tradisional dari Pondok Salam, Purwakarta, yang memiliki potensi untuk menjadi produk unggulan daerah yang kompetitif. Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan melalui tahapan sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan dan evaluasi. Kegiatan ini menghasilkan kemasan dan branding produk  dodol yang lebih modern, 3 akun pemasaran digital yang aktif, serta SOP produksi dan pengemasan. Dampak nyata kegiatan ini penjualan dodol meningkat sekitar 20–25%, jangkauan pasar menjadi lebih luas melalui pemasaran digital, dan mitra mampu mengelola promosi serta pembukuan secara mandiri. Inisiatif ini memperkuat daya saing produk di pasar domestik serta berkontribusi pada pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) melalui peningkatan pendapatan usaha kecil, penciptaan lapangan kerja lokal, penguatan pertumbuhan UMKM, dan peningkatan standar produksi, termasuk sertifikasi halal.