Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Kebijakan Kebijakan Pemerintah Daerah dalam Pengembangan Pariwisata Kawasan Rawan Bencana di Desa Ban, Kabupaten Karangasem, Bali Sanjiwani, Putri Kusuma; Kerti Pujani, Luh Putu
Jurnal Ilmiah Pariwisata Vol 25 No 2 (2020): Jurnal ilmiah Pariwisata
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Institut Pariwisata Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30647/jip.v25i2.1348

Abstract

Karangasem Regency has Mount Agung which is included in one of the active volcano clusters in Indonesia, so it has a significant disaster risk if it used as a tourist attraction. Desa Ban is one of the villages within the radius of the Gunung Agung Disaster Prone Area. Desa Ban must get different treatment if it is developed as a tourist attraction.This research was conducted to determine the form of Local Government policies in the development of tourism in the Volcano Disaster Prone Areas in Ban Village, Karangasem Regency.The research method in this study uses the empirical legal method in studying and looking at the law in terms of tourism. Analyze the problem based on authority theory, functional theory, policy concepts, agrotourism concepts and decentralization principle. Using legal analysis techniques and legal evaluation in Local Government policy making. The results of this study are the policy of developing agrotourism as an ideal tourism business that can be carried out in the volcano prone areas. This policy is related to the limitation of tourism activities to reduce the risk of volcano natural disasters so that the loss of the community or minimizing disaster victims can be reduced if the eruption occurs in an unexpected time.
PENERAPAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) PADA USAHA PARIWISATA HAMAKA BALI ADVENTURE, SINGAPADU, GIANYAR, BALI Made Bambang Gede Dwi Widyantara; I Nyoman Sunarta; Putri Kusuma Sanjiwani
Jurnal IPTA (Industri Perjalanan Wisata) Vol. 13 No. 1 (2025): Jurnal IPTA (July 2025)
Publisher : Department of Tour and Travel Studies, Faculty of Tourism, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/IPTA.2025.v13.i01.p07

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menilai efektivitas implementasi keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di Hamaka Bali Adventure. Penelitian ini dilakukan di Desa Singapadu, Kabupaten Gianyar, Bali, menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi sebagai teknik pengumpulan data. Narasumber penelitian termasuk manajemen, pekerja, dan wisatawan di Hamaka Bali Adventure, serta masyarakat Desa Singapadu. Analisis deskriptif dan kualitatif dilakukan untuk mengidentifikasi sembilan faktor kunci yang memengaruhi praktik K3 di Hamaka Bali Adventure. Faktor-faktor ini melibatkan kualitas kegiatan petualangan, aksesibilitas, dukungan masyarakat lokal, langkah-langkah keamanan, strategi pemasaran, pengelolaan lingkungan, fasilitas operasional, dan tenaga kerja yang berdedikasi. Secara khusus, tenaga kerja sebagian besar berasal dari area Singapadu. Hasil penelitian menunjukkan praktik K3 yang kuat dalam keselamatan operasional baik untuk karyawan maupun wisatawan di berbagai kegiatan. Penelitian ini memberikan pemahaman mendalam tentang komponen-komponen penting yang berkontribusi pada lingkungan pariwisata petualangan yang aman dan sehat di Hamaka Bali Adventure, dengan menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat lokal, pemasaran strategis, dan langkah-langkah keselamatan yang efektif.
ANALISIS PENGALAMAN BERKUNJUNG PENGUNJUNG DOMESTIK DI MUSEUM BALI, DENPASAR Gerardus Maranto Santang; Ida Ayu Suryasih; Putri Kusuma Sanjiwani
Jurnal IPTA (Industri Perjalanan Wisata) Vol. 13 No. 1 (2025): Jurnal IPTA (July 2025)
Publisher : Department of Tour and Travel Studies, Faculty of Tourism, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/IPTA.2025.v13.i01.p14

Abstract

Menyikapi tantangan yang mendesak akibat perubahan iklim, museum-museum sedang mengevaluasi keterlibatan dalam mempromosikan keberlanjutan. Banyak museum telah mengalihkan fokus untuk melibatkan pengunjung dan memastikan relevansinya sebagai institusi budaya. Penelitian ini bertujuan untuk mendalami pemahaman tentang kebutuhan pengunjung dan kendala selama kunjungan ke museum, dengan fokus khusus pada Museum Bali di Denpasar. Dengan menggunakan Teori Multifaceted model visitor experience dan economy visitor experience sebagai kerangka kerja dasar, penelitian ini mengadopsi pendekatan deskriptif kualitatif untuk mengumpulkan, menganalisis, dan menyimpulkan data. Teknik pengumpulan data melibatkan observasi, wawancara semi-struktural, dan dokumentasi. Temuan penelitian mengidentifikasi tantangan yang dihadapi oleh wisatawan selama kunjungan dan memberikan wawasan tentang pengalaman pengunjung di Museum Bali. Penelitian ini juga mengusulkan ide-ide inovatif dan rekomendasi untuk meningkatkan perkembangan museum, dengan menekankan pentingnya mempertimbangkan pengalaman pengunjung. Penelitian ini berfungsi sebagai referensi berharga untuk perencanaan pengembangan Museum Bali, sejalan dengan kebutuhan berkembang pengunjungnya dan tujuan lebih luas keberlanjutan dan pelestarian budaya.
ANALISIS PENGALAMAN BERKUNJUNG PENGUNJUNG DOMESTIK DI MUSEUM BALI, DENPASAR Gerardus Maranto Santang; Ida Ayu Suryasih; Putri Kusuma Sanjiwani
Jurnal IPTA (Industri Perjalanan Wisata) Vol. 13 No. 2 (2025): Jurnal IPTA (December 2025)
Publisher : Department of Tour and Travel Studies, Faculty of Tourism, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/IPTA.2025.v13.i02.p7

Abstract

Menyikapi tantangan yang mendesak akibat perubahan iklim, museum-museum sedang mengevaluasi keterlibatan dalam mempromosikan keberlanjutan. Banyak museum telah mengalihkan fokus untuk melibatkan pengunjung dan memastikan relevansinya sebagai institusi budaya. Penelitian ini bertujuan untuk mendalami pemahaman tentang kebutuhan pengunjung dan kendala selama kunjungan ke museum, dengan fokus khusus pada Museum Bali di Denpasar. Dengan menggunakan Teori Multifaceted model visitor experience dan economy visitor experience sebagai kerangka kerja dasar, penelitian ini mengadopsi pendekatan deskriptif kualitatif untuk mengumpulkan, menganalisis, dan menyimpulkan data. Teknik pengumpulan data melibatkan observasi, wawancara semi-struktural, dan dokumentasi. Temuan penelitian mengidentifikasi tantangan yang dihadapi oleh wisatawan selama kunjungan dan memberikan wawasan tentang pengalaman pengunjung di Museum Bali. Penelitian ini juga mengusulkan ide-ide inovatif dan rekomendasi untuk meningkatkan perkembangan museum, dengan menekankan pentingnya mempertimbangkan pengalaman pengunjung. Penelitian ini berfungsi sebagai referensi berharga untuk perencanaan pengembangan Museum Bali, sejalan dengan kebutuhan berkembang pengunjungnya dan tujuan lebih luas keberlanjutan dan pelestarian budaya