Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

CAMPUS MARKETPLACE SEBAGAI INOVASI DISRUPTIF DI PERGURUAN TINGGI (STUDI PADA LSPR PLAZA) Raden Adi Cahyadi; Yuliana Riana Prasetyawati
Referensi : Jurnal Ilmu Manajemen dan Akuntansi Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Unitri Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/ref.v10i2.3981

Abstract

The presence of e-commerce also supports increasing the entrepreneurial spirit and encourages the birth of young entrepreneurs in universities. This opportunity was captured by Bhinneka, which in 2020 made a new innovation by launching a collaboration and collaboration program between industry and universities in Indonesia to create a business ecosystem platform that is mutually beneficial for all stakeholders involved, both from the university and from the company. Disruptive innovation cannot be separated from the role of technology. The key is to find new, low-cost technologies that match innovation. This study uses a qualitative approach with a descriptive study. This study used the interview method for primary data collection. Interviews were conducted with internal sources from LSPR Plaza and external sources from Bhinneka who are partners of LSPR Plaza. Data analysis uses data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results show that disruptive innovation by presenting a campus marketplace not only builds an entrepreneurial spirit among the academic community, but also helps increase the market share of the assisted MSMEs.
Pengaruh Social Media Marketing Melalui Instagram dan Kualitas Produk terhadap Minat Beli Ulang Pelanggan Guèle Cosmetics Friscilla Nikonov; Yuliana Riana Prasetyawati
Expose: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 6, No 1 (2023): In-press
Publisher : President University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33021/exp.v6i1.3985

Abstract

Kemajuan teknologi telah memperluas prospek bisnis di berbagai industri, termasuk industri kosmetik. Dalam bidang pemasaran, kemajuan teknologi membantu mempromosikan dan menjual merek yang bersangkutan melalui media sosial. Namun, persaingan juga semakin ketat akibat banyaknya kompetitor yang juga memasarkan produknya melalui Instagram. Oleh karena itu, untuk memenangkan persaingan, merek harus memiliki competitive advantage. Hanya merek yang menghasilkan produk dan layanan berkualitas tinggi yang mampu memenuhi permintaan pelanggan yang dapat bertahan dalam persaingan. Maka itu, Guèle Cosmetics menggunakan social media marketing melalui Instagram dan memaksimalkan kualitas produk yang ditawarkan dengan harapan dapat menarik minat beli ulang pelanggan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh social media marketing melalui Instagram dan kualitas produk terhadap minat beli ulang pelanggan Guèle Cosmetics. Adapun pada penelitian ini menggunakan teori S-O-R. Penelitian ini menggunakan metodologi kuantitatif dengan metode survei. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner online  kepada 100 followers Instagram @guele.id meggunakan teknik probability sampling dengan metode simple random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan antara social media marketing melalui Instagram dan kualitas produk terhadap minat beli ulang pelanggan Guèle Cosmetics baik secara parsial maupun bersama-sama. Adapun secara parsial variabel social media marketing berpengaruh sebesar 0,727 dan kualitas produk berpengaruh sebesar 0,931. Sedangkan, secara simultan social media marketing dan kualitas produk berpengaruh terhadap minat beli ulang dengan persamaan regresi Y = -0,198 + 0,299X1 + 0,688X2. Adapun variabel kualitas produk berpengaruh lebih dominan dibandingkan social media marketing Maka dari itu, social media marketing melalui Instagram yang dilakukan Guèle Cosmetics masih perlu ditingkatkan terutama pada dimensi collaboration.
Sosialisasi dan Edukasi Panduan Bersih Sehat Makan Diluar Pada UMKM Kuliner Yuliana Riana Prasetyawati; Jati Paras Ayu; Vitha Octavanny; Kenyo Kharisma Kurniasari; Cyntia Keliat
Journal of Servite Vol. 5 No. 1 (2023): Journal of SERVITE
Publisher : Lembaga Penerbitan LSPR, Institut Komunikasi dan Bisnis LSPR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37535/1020054120231

Abstract

UMKM Kuliner merupakan salah satu UMKM yang menurun kinerjanya di masa pandemi COVID- 19. Salah satu cara untuk meningkatkan kinerja UMKM Kuliner adalah menerap proses pengolahan dan penyajian produk makanan dan minuman UMKM yang aman, bersih, dan sehat, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir untuk membeli. Oleh karena itu, dibuatlah panduan Bersih Sehat Aman Makan Di Luar (BSAMDL) agar pelaku UMKM Kuliner mudah untuk mempelajari dan mengimplementasikan dalam kegiatan operasional. Oleh karena itu, dilaksanakan kegiatan sosialisasi dan edukasi yang ditujukan bagi UMKM Kuliner mengenai panduan BSAMDL dengan peserta UMKM Kuliner di wilayah Jabodetabek yang bertujuan untuk memberikan pengetahuan mengenai bersih sehat aman makan di luar baik bagi para Pelaku UMKM Kuliner dan memberikan pengetahuan tatacara untuk mendapatkan sertifikat CHSE dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Kegiatan sosialisasi dan edukasi ini dilakukan melalui media online dan diikuti oleh 40 pelaku UMKM kuliner. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa setelah dilakukan kegiatan sosialisasi dan edukasi maka pelaku UMKM Kuliner menyadari pentingnya panduan bersih sehat dan aman makan di luar serta akan mengimplementasikan di tempat usaha. Kata kunci: UMKM; panduan; bersih: sehat; aman _______ MSMEs in the culinary industry is one of the MSMEs with decreasing performance during the COVID 19 pandemic. One way to improve their selling performance is to apply the process and presentation of the food products in safe, clean, and healthy ways to make customers not get worried while buying them. Therefore, the Clean, Healthy, Safe while Eating Out (Bersih Sehat Aman Makan Di Luar/ BSAMDL) guide was published for MSME Culinary entrepreneurs can learn and implement it in their operational activity. Thus, the socialization and education regarding the BSAMDL guide were carried out for the MSME Culinary entrepreneurs in the Jakarta Metropolitan Area (Jabodetabek). The aims are to provide knowledge about clean, healthy and safe eating out for the MSME entrepreneurs and also to give information about the procedures for obtaining CHSE certificates by the Indonesian Ministry of Tourism and Creative Economy. It was carried out online and attended by 40 MSME Culinary businesses. The evaluation result shows that after attending the online socialization and education webinar, they realize the importance of clean, healthy and safe guidelines for eating out and will implement them in their business places. Keywords: MSME; guide; clean; healthy; safe
PENGARUH EVENT DAN KONTEN INSTAGRAM TERHADAP BRAND AWARENESS DAN DAMPAKNYA PADA MINAT MENABUNG DI ALLO BANK Maro, Raissa Revanka; Prasetyawati, Yuliana Riana
Referensi : Jurnal Ilmu Manajemen dan Akuntansi Vol 12, No 2 (2024)
Publisher : Unitri Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/ref.v12i2.5872

Abstract

This study aims to determine the effect of events and Instagram content on brand awareness and its impact on interest in saving at Allo Bank, where Allo Bank has held the Allo Bank Festival event as well as the grand launching of Allo Bank. This research uses a quantitative approach with survey research methods. The research sample consisted of prospective Allo Bank customers who participated in the Allo Bank Festival event and actively used Instagram as one of the social media platforms. This research was conducted through the stages of pre-test, T-test, F-test, coefficient of determination test, and path test. The method used to analyse data is quantitative with descriptive research. After distributing questionnaires to 100 respondents, the results found that: (1) Events have a positive effect on brand awareness with a beta value of 0.505 and a probability value of sig. 0.000. (2) Instagram content has a positive effect on brand awareness with a value of 0.444 and a sig. probability value of 0.000. (3) Events have no influence on interest in saving because they have a significance value of 7.12. (4) Instagram content has an influence on interest in saving because it has a beta value of 0.508 with a sig value. 0.000. (5) Instagram content through brand awareness has a positive effect on interest in saving. (6) Brand awareness affects the interest in saving with a sig value. 0.000.
Candleco: Solusi Kreatif Atasi Limbah Minyak Jelantah untuk Melestarikan Lingkungan Kestiara, Arsyanda Pradnya; Andini, Jeni; Fatonah, R. Hijri Putri; Salsabilah, Rizka Andani; Prasetyawati, Yuliana Riana; Khadijah, Siti Adelita Raif
Journal of Servite Vol. 6 No. 2 (2024): Journal of SERVITE
Publisher : Institut Komunikasi dan Bisnis LSPR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37535/102006220241

Abstract

Minyak jelantah, sebagai salah satu limbah rumah tangga yang sering diabaikan, memiliki dampak signifikan terhadap lingkungan. Program pengabdian kepada masyarakat ini dirancang untuk meningkatkan kesadaran dan keterampilan berwirausaha berkelanjutan di kalangan siswa SMP Negeri 40 Jakarta dengan memanfaatkan minyak jelantah menjadi produk bernilai tambah. Kegiatan yang dilakukan meliputi sosialisasi, workshop pembuatan lilin aromaterapi, dan pemaparan Business Model Canvas untuk produk lilin aromaterapi berbahan dasar minyak jelantah. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman siswa mengenai isu lingkungan dan kewirausahaan, serta kemampuan mereka dalam mengolah limbah minyak jelantah menjadi produk kreatif. Program ini diharapkan dapat menginspirasi siswa untuk berkontribusi terhadap pelestarian lingkungan dan mengembangkan potensi kewirausahaan mereka.
Strategi Pemasaran Inovatif dalam Mengembangkan Produk UMKM Batik Canting Ayu Prasetyawati, Yuliana Riana; Fitriyanti, Lamria Raya; Nurhajati, Lestari
Journal of Research on Business and Tourism Vol. 4 No. 2 (2024): Journal of Research on Business and Tourism
Publisher : Lembaga Penelitian Publikasi dan Pengabdian Masyarakat LSPR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37535/104004220243

Abstract

UMKM merupakan pelaku utama dalam industri batik yang berperan besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia. Salah satu tantangan bagi UMKM Batik di Indonesia adalah membuat produk batik yang modern namun tetap menjaga kelestarian budaya.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pemasaran inovatif yang dilakukan oleh UMKM Batik dalam mengembangkan produk. Penelitian ini mengunakan pendekatan kualitatif melalui metode wawancara mendalam. Subjek penelitian adalah UMKM Batik Canting Ayu yang berlokasi di Bekasi. Temuan utama penelitian menunjukkan strategi produk inovatif melalui teknik pewarnaan coletan dan kombinasi motif bunga teratai dan ikan gabus mampu menjadi ciri khas produk batik UMKM Batik Canting Ayu yang membedakan dengan produk kompetitor lainnya. Strategi promosi melalui digital marketing seperti pemanfaat media sosial dan e-commerce menjadi inovasi untuk memperluas pangsa pasar UMKM Batik.
Edukasi Kewirausahaan Pembuatan Produk Ramah Lingkungan dengan Memanfaatkan Limbah Silikon di SMP Negeri 40 Jakarta Andini, Elda Sari; Prasetyawati, Yuliana Riana
MITRA: Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol. 9 No. 1 (2025): Mitra: Jurnal Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25170/mitra.v9i1.6615

Abstract

Limbah silikon menjadi salah satu limbah yang sulit terurai dalam waktu singkat, menjadikannya perhatian utama dalam pengelolaan lingkungan. Limbah ini memiliki potensi untuk diolah menjadi produk ramah lingkungan yang bernilai jual, sekaligus menjadi upaya efektif mengurangi limbah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi mengenai pengolahan limbah silikon yang dapat dimanfaatkan menjadi barang yang dapat bernilai ekonomis serta untuk menumbuhkan minat wirausaha dini pada 45 siswa SMP Negeri 40 Jakarta yang merupakan anggota OSIS dan Majelis Perwakilan Kelas dan terdiri dari 28 siswa perempuan dan 17 siswa laki-laki. Metode pengabdian masyarakat yang dilakukan mencakup edukasi, implementasi pelatihan dan evaluasi hasil kegiatan. Berdasarkan pretest dan posttest kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan menunjukan hasil peningkatan pemahaman yang signifikan mengenai materi Business Model Canvas  dan eco business. Adanya peningkatan ini terlihat dari data yang diperoleh pada pretest mengenai pentingnya ecobusiness (80%) dan pada hasil posttest (88,8%) dari data tersebut menunjukan kenaikan yang signifikan dari pemahaman yang diperoleh siswa mengenai pentingnya Business Model Canvas  pada pretest memperoleh 62% dan posttest mengalami kenaikan hingga 95,5%.
STRATEGI PEMASARAN DIGITAL MELALUI INSTAGRAM KIOS SAHABAT UNTUK MENDUKUNG INKLUSI KEWIRAUSAHAAN BAGI INDIVIDU NEURODIVERSITY Riki Fahriza; Prasetyawati, Yuliana Riana
Jurnal Aplikasi Manajemen & Kewirausahaan MASSARO Vol. 7 No. 2 (2025): Jurnal Aplikasi Manajemen & Kewirausahaan MASSARO
Publisher : Lembaga Penelitian, Publikasi dan Pengabdian Masyarakat ITB Nobel Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37476/massaro.v7i2.5140

Abstract

Transformasi digital telah mengubah berbagai  berbagai sektor, termasuk kewirausahaan. Instagram telah menjadi alat pemasaran digital yang efektif bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Salah Satu inisiatif yang menarik adalah Kios Sahabat, unit bisnis digital yang dikelola oleh individu neurodiversity dari London School Beyond Academy (LSBA). Program ini bertujuan untuk mendukung inklusi kewirausahaan bagi individu neurodiversity dengan mengasah keterampilan mereka dalam pemasaran digital. Penelitian ini menganalisis strategi pemasaran digital melalui Instagram Kios Sahabat dalam mendukung kewirausahaan inklusif bagi individu neurodiversity. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara mendalam dengan pengelola kebijakan, praktisi pemasaran digital, psikolog, mentor, individu neurodiversity dan konsumen. Hasil penelitian menunjukan bahwa Kios Sahabat menawarkan produk berkualitas dengan harga terjangkau, sambil menghadirkan nilai sosial melalui dukungan kewirausahaan inklusif. Menggabungkan penjualan offline dan online melalui Instagram, memungkinkan untuk menjangkau konsumen dari berbagai latar belakang. Mengidentifikasi segmen pasar yang tepat, yaitu komunitas peduli inklusi dan masyarakat umum yang aktif di media sosial. Menerapkan strategi pemasaran digital dengan cara menarik perhatian audiens, mendorong interaksi, meningkatkan konversi, dan mempertahankan pelanggan. Peran individu neurodiversity sebagai host live streaming tidak hanya memperkuat nilai inklusi, tetapi juga meningkatkan kepercayaan diri dan keterampilan sosial mereka.
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Minat Beli Ulang Green Product Starbucks Putra, Dicky Ramadhan; Prasetyawati, Yuliana Riana
Metris: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 22 No. 01 (2021): Juni
Publisher : Prodi Teknik Industri, Fakultas Teknik - Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25170/metris.v22i01.2664

Abstract

The growth of coffee consumption in the community has a negative impact on the increase in the amount of plastic waste from coffee drinks. This condition is the focus of Starbuck's attention to produce green product reusable Color changing cups. Therefore, this study aims to determine the factors that influence buying interest in green product reusable color changing cups. The research method used is survey and the data analysis technique used is path analysis. Primary data was obtained through a questionnaire distributed to 80 respondents who are Instagram followers @starbucksindonesia who use reusable color changing cups at the Sahid Sudirman Center. The results showed that Green Product had a positive effect on repurchase intention through green advertising. This research also shows that the innovation of reusable color changing cups as a green product launched by Starbucks, was received positively and in accordance with the needs of people who have started to care about environmentally friendly products. Starbucks consumers will reuse reusable color changing cups as containers or glasses when purchasing drinks.
APLIKASI TECHNOLOGY ACCEPTANCE MODEL TERHADAP MINAT MENGGUNAKAN DOMPET DIGITAL DANA Wijaya, Brenda Jory; Prasetyawati, Yuliana Riana; Mustofa, Muhammad Hasim Habibil
Referensi : Jurnal Ilmu Manajemen dan Akuntansi Vol 11, No 2 (2023)
Publisher : Unitri Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/ref.v11i2.5439

Abstract

Indonesia ranked 2nd (24.3%) among the countries where mobile payment app adoption is growing fastest. One of the newcomers from a startup fintech company, called Dompet Digital Indonesia  (DANA). DANA officially released in 2018 and in less than a year, has reached 20 million users. However, the total active daily users is only 1.5 million, which means the users who are loyal to using DANA are only about 7% of the total users. Therefore, to oversee the market acceptance and effectiveness of DANA as an E-Wallet from the level of user’s attitude and perspective  Technology Acceptance Model (TAM) will be used in this research. The aim of the study is to analyze the effect of perceived usefulness(X1), perceived ease of use (X2), and perceived risk (X3) towards the intention to use E-Wallet DANA. The method used in this research is quantitative with purposive sampling as the sampling technique. The data collection was carried out using an online questionnaire from 100 respondents who are between 19-35 years old and DANA users. The results of this study indicate that partially and simultaneously perceived usefulness (X1) and perceived ease of use (X2) have a positive and significant influence on the intention to use DANA, meanwhile perceived risk (X3) has a negative and significant effect on the intention to use DANA with determination coefficient value of 66.6%. DANA can increase the security factor in order to reduce the level of risk that is perceived by the users.