Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Morphological Characteristics and Similarity Analysis of Cassava (Manihot esculenta Crantz) in Wonosobo, Temanggung, and Magelang Regencies Sugiyarto Sugiyarto; Tri Suwarni Wahyudiningsih; Ericka Darmawan; Listya Hidayah
Jurnal Biodjati Vol 8 No 2 (2023): November
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/biodjati.v8i2.25660

Abstract

The diversity of cassava in Wonosobo, Temanggung and Magelang districts must be investigated. The objective of the study was to analyze the diversity of cassava based on morphological characteristics. The cassava of each accession was planted in Bandongan, Magelang Regency. Morphological characters observed after six months of planting included apical leaf color, apical leaf hair, leaf lobe shape, petiole color, leaf color, number of leaf lobes, leaf length, leaf width, petiole length, vein color, petiole orientation, color epidermis of stem, color of outer appearance of stem, distance between nodes, stem growth, color of mature branch tip, branching type, tuber, tuber shape, outer tuber skin color, tuber flesh color, and tuber inner skin color. Analysis of the morphological characteristics of cassava is presented in the form of a dendrogram using the MVSP (Multi Variate Statistical Package) version 3.22. The results of the study obtained 39 accessions of cassava which showed different morphological characteristics. The lowest morphological similarity (0.735) was found in Group I only consisted of 2 acquisitions that did not have tubers, namely Red Vegetables and Green Vegetables and Group II ( Groups III and IV) have a similarity of 0.92. The highest similarity was in groups IIIa and IIIb and Groups IVa and IVb have a similarity coefficient value of 0.95. The morphological diversity of 39 accessions is a source of cassava germplasm: 37 accessions are harvested for tubers and 2 accessions areharvested explicitly for leaves as vegetables. This research was useful for the development of cassava-based food industry bioproducts.
Modifikasi Wadah dan Media Tanam Ubi Kayu Untuk Rehabilitasi Lahan Bekas Tambang di Kledung, Temanggung Jawa Tengah Sugiyarto Sugiyarto; Tri Suwarni Wahyudiningsih; Ratna Suminar; Gian Sapta Adrialin; Dhea Sashinta Ashari; Ade Nendi Mulyana
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 14, No 1 (2026): Jurnal Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37064/jpm.v14i1.29256

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan dengan tujuan untuk memberikan solusi kepada masyarakat terkait dengan pemanfaatan lahan bekas tambang agar tetap bisa produktif. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Desa Kwadungan Gunung, Kecamatan Kledung, Temanggung Jawa Tengah. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pelatihan kepada masyarakat setempat mengenai teknik penanaman ubi kayu dengan modifikasi wadah dan media tanam sebagai upaya pengurangan lahan pasca tambang pasir yang tidak produktif untuk ditanami. Melalui pengabdian ini, tim pelaksana pengabdian memperkenalkan inovasi sederhana berupa modifikasi wadah dan media tanam untuk penanaman ubi kayu. Metode yang dilaksanakan pada pengabdian ini antara lain melakukan sosialisasi, pelatihan, dan pemaksaan langsung kepada terkait penggunaan masyarakat wadah, media tanam, dan teknik penanaman ubi kayu terutama untuk produksi daun sebagai sayuran. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat sangat antusias mengikuti kegiatan pengabdian ini. Selain itu adanya pencapaian pemahaman pengetahuan masyarakat terkait pemanfaatan wadah dan media tanam sebagai alternatif untuk tetap bisa membudidayakan tanaman di lahan marjinal.