Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Biofaal Journal

HUBUNGAN KEDALAMAN DAN WAKTU PENGAMATAN DENGAN JUMLAH SPAT KERANG HIJAU (Perna viridisi) DIPERAIRAN PANTAI DESA WAIHERU, TELUK AMBON BAGIAN DALAM Rettob, Mujahiddin P R; Eddy, La; Suriani, Sanita
Biofaal Journal Vol 5 No 2 (2024): Biofaal Journal
Publisher : Pattimura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/biofaal.v5i2pp074-083

Abstract

The adhesion of green mussel spit is highly correlated with depth. This study aims to establish the correlation between the depth and duration of observation with the abundance of green mussel spat (Perna viridis) in the coastal waters of Waiheru Village, located in Inner Ambon Bay. This study was undertaken utilising three floating net cages (KJA) possessed by local fishermen. The KJA utilised in this investigation had dimensions of 2.0 x 2.5 metres. Each KJA is equipped with 4 threads of hanger rope, resulting in a total of 12 hangers. Each rope hanger is positioned at specific depths, specifically at depths of 3, 6, and 9 metres. The net is 40 cm by 40 cm. Observations were conducted on days 2, 4, 6, 8, 10, 12, and 14 after the nets were strung. The findings indicated that the depth and duration of observation significantly influenced the quantity of green mussel spat. Specifically, more spat was observed compared to other days, suggesting a stronger attachment at that depth and observation period. Nevertheless, on the 10th day of observation, there was a surge in the quantity of green mussel spit.
THE EFFECT OF ADMINISTRATION ETHANOL EXTRACT KEBAR'S GRASS (Biophytum petersianum K.) ON NUMBER OF EMBRYOS AND CHILD FROM RATS PARENT THAT EXPOSED TO CIGARETTE SMOKE Laratmase, Maria; Unitly, Adrien Jems Akiles; Suriani, Sanita
Biofaal Journal Vol 1 No 1 (2020): Biofaal Journal
Publisher : Pattimura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (552.145 KB) | DOI: 10.30598/biofaal.v1i1pp1-8

Abstract

Rumput kebar merupakan tanaman yang mengandung senyawa aktif seperti flavonoid, vitamin A, dan vitamin E yang diduga mampu mengatasi dampak buruk radikal bebas berupa asap rokok. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efek pemberian ekstrak etanol rumput kebar (Biophytum petersianum K.) terhadap jumlah embrio dan anak tikus Rattus norvegicusyang terpapar asap rokok. Penelitian mengggunakan metode eksperimental laboratorik dengan rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari empat perlakuan yang masing-masing diulang tiga kali, yaitu (-): Kelompok kontrol negatif yaitu tikus yang tidak diberi perlakuan, (+): Kelompok kontrol positif yaitu tikus dipaparkan asap rokok selama 28 hari, (0.067): Kelompok tikus yang dipapar asap rokok selama 28 hari kemudian diberi ekstrak etanol rumput kebar dosis 0.067mg/ekor/hari selama 28 hari, dan (0.135): Kelompok tikus yang dipapar asap rokok selama 28 hari kemudian diberi ekstra ketanol rumput kebar dosis 0.135mg/ekor/hari selama 28 hari. Setelah perlakuan asap rokok dan pemberian ekstrak etanil rumput kebar, tikus dikawinkan. Pengamatan jumlah embrio dilakukan pada saat masa kebuntingan ke 12 hari kemudian dibedah, sedangkan pengamatan jumlah anak dilakukan pada saat anak tikus dilahirkan. Data yang diperoleh dianalisis dengan Analysis of Variance (ANOVA)-SPSS versi 16.0 dilanjutkan dengan uji Duncan dengan selang kepercayaan 95% (α = 0.05). Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian ekstrak etanol rumput kebar dengan dosis 0.135mg/ekor/hari mampu menjaga keberhasilan implantasi embrio ke dinding uterus sehingga rata-rata jumlah embrio dan anak tikus meningkat.