Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search
Journal : EDUCARE

PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP PENDIDIKAN BUDI PEKERTI DI SEKOLAH-SEKOLAH Cucu Lisnawati
EDUCARE Vol. 2 No. 2, Agustus 2004
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1197.707 KB)

Abstract

Perilaku serta budi pekerti dari para pelajar atau remaja saat ini sangatlah memprihatinkan, tingkah laku dari seorang siswa kini sudah jarang mencerminkan sebagai seorang pelajar. Diantara mereka cenderung bertutur kata yang kurang baik, terkadang mereka bertingkah laku tidak sopan dan tidak lagi patuh terhadap orang tua maupun terhadap gurunya. Hal ini tentu saja dipengaruhi oleh kondusif tidaknya pendidikan budi pekerti yang mereka dapatkan, baik dari lingkungan sekolah maupun lingkungan masyarakat.Keluarga sebagai lingkungan pertama tentu saja memiliki factor yang penting dalam membentuk pola perilaku seorang anak. Dalam hal ini diantaranya melalui perhatian, kasih sayang serta penerapan budi pekerti yang baik dari orang tua terhadap anaknya. Terlepas dari itu peran sekolah sebagai wahana dalam penyampaian pengajaran dan pendidikan turut mempengaruhi pula tingkat perkembangan budi pekerti seorang anak.
ASPEK EKONOMI DALAM PENDIDIKAN Cucu Lisnawati
EDUCARE Vol. 4 No.2, Februari 2007
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1231.066 KB)

Abstract

Masalah pendidikan sebenarnya tidak dapat dilepaskan dari masalah ekonomi. Baik secara langsung maupun tidak langsung, kontribusi pendidikan terhadap ekonomi dan pembangunan harus diakui. Dengan demikian, tidak selamanya pendidikan dianggap sebagai konsumsi atau pembiayaan. Sudah saatnya, pendidikan harus dipandang sebagai investasi, yang secara jangka panjang kontribusinya dapat dirasakan. Kata Kunci: Ekonomi pendidikan, investasi dalam pendidikan, pembiayaan dalam pendidikan. 
Implementasi Metode Pembelajaran Drill dengan Teknik Inquiry untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa Ariesma Andriyanti; Ria Herdhiana; Cucu Lisnawati
EDUCARE Vol. 11 No. 2, Desember 2013
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (236.598 KB)

Abstract

This research is motivated by the low activity and learning outcomes of students in accounting subjects. In accounting subjects students are expected to carry out learning activities so that they can influence student learning outcomes. In addition to understanding accounting is a subject that requires special expertise that must be practiced. The material chosen is journal material, because the journal is the basis for making the next financial report. A teacher must be able to create learning that can facilitate the creation of student learning activities. In this study used Drill Learning Method with Inquiry Technique. The method used is the experimental method, while the nature of the research used in this research is quantitative research. The results showed that the use of the method in the learning activities is important, therefore teachers should be able to choose, design and implement learning method in accordance with the characteristics of the subjects, the students 'characteristics, the characteristics of the learning objectives so as to create an atmosphere of learning that can facilitate the students' learning activities and can help improve student learning outcomes.
Efektivitas Penerapan Model Cooperative Learning Type Student Teams Achievement Division (STAD) untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Hani Dwi Nurmayani; Rita Zahara; Cucu Lisnawati
EDUCARE Vol. 12 No. 2, Desember 2014
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (177.092 KB)

Abstract

Motivasi belajar merupakan kekuatan (power motivation), daya pendorong (driving force) dalam diri peserta didik untuk belajar secara aktif, kreatif, efektif, inovatif dan menyenangkan dalam rangka perubahan perilaku, baik dalam asfek kognitif, afektif, maupun psikomotor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerepan model STAD dalam meningkakan motivasi belajar siswa. Metode yang digunakan adalah Pretest-Posttes Nonequivalent Control Group Design. Penelitian ini dilakukan dikelas XII IPS 5 sebagai kelas kontrol dan Kelas XII IPS 6 sebagai kelas eksperimen di SMAN 1 Banjaran. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (a) hasil dari pengolahan observasi dapat diketahui bahwa efektivitas penerapan model cooperative type STAD dapat ditaerapkan dalam mata pelajaran akuntansi, (b) hasil pengolahan data awal dapat disimpulkan bahwa rata-rata kemampuan siswa antara kelas eksperimen dan kelas sama, (c) hasil peningkatan dengan uji gain kelas eksperimen menunjukan nilai rata-rata 0,30 yang berarti sedang dan kelas kontrol dengan nilai rata-rata 0,18 yang berarti rendah. Pada saat dilakukan uji hipotesis didapatkan hasil Ho ditolak dan Hi diterima. Hal ini menunjukan bahwa terdapat perbedaan motivasi belajar antara kelas eksperimen yang menggunakan model STAD dengan kelas kontrol yang menggunakan model pembelajaran konvensional.
Penerapan Model Pembelajaran Number Heads Together (NHT) untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Peserta Didik Sekolah Dasar Dewi Rahmawati Widyaningsih; Reviandari Widyatiningtyas; Cucu Lisnawati
EDUCARE Vol. 13 No. 2, Desember 2015
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (155.965 KB)

Abstract

Rendahnya hasil belajar dengan pembelajaran konvensional disebabkan tidak menyeluruhnya penguasaan terhadap materi pembelajaran. Pembelajaran Number Heads Together (NHT) diharapkan dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian Quasi eksperimen, populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas III Sekolah Dasar dengan mengambil sampel dua kelas sebagai kelas kontrol dan kelas eksperimen. Kedua kelas ini diberikan perlakuan yang berbeda, dimana kelas kontrol melaksanakan pembelajaran secara konvensional sedangkan kelas eksperimen dengan model pembelajaran NHT dalam materi pembelajaran “Ciri-ciri dan kebutuhan Mahluk Hidup”. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi dan lembar hasil belajar. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji normalitas, uji homogenitas dan uji t.Hasil Penelitian diperoleh bahwa kenaikan rata-rata kelas eksperimen lebih besar dibandingkan kelas kontrol, setelah dilakukan uji normalitas,uji homogenitas dan uji t, hal ini menunjukan bahwa terdapat peningkatan pembelajaran yang lebih baik pada kelas eksperimen, maka dapat disimpulkan bahwa pembelajaran Number Heads Together dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik. Hasil Penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi guru dan peserta didik untuk meningkatkan hasil belajar dengan menerapkan model pembelajaran NHT.
Penerapan Model Cooperative Learning Type Teams Games Tournament (TGT) untuk Meningkatkan Aktivitas Belajar Peserta Didik Inra Gunawan; Uus Manzilatusifa; Cucu Lisnawati
EDUCARE Vol. 13 No. 2, Desember 2015
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (159.398 KB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya masalah pada kurangnya aktivitas belajar peserta didik kelas IV SDN Cimindi dalam pembelajaran IPS. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan model pembelajaran terhadap aktivitas belajar peserta didik kelas IV SDN Cimindi. Model pembelajaran yang diaplikasikan adalah Cooperative Learning Type Teams Games Tournament (TGT). Sesuai dengan maksud dan tujuan penelitian maka metode yang digunakan oleh peneliti adalah metode eksperimen. Populasi untuk dijadikan sebagai sampel yang akan di beri perlakuan, yakni peserta didik kelas IV SDN 1 Cimindi sebanyak 15 orang sedangkan yang menjadi kelompok control peserta didik kelas IV SDN 2 Cimindi yang berjumlah 15 orang. Hasil penelitian menunjukkan pada kelompok yang diberikan model pembelajaran Cooperative Learning Type Teams Games Tournament (TGT) pada mata pelajaran IPS menunjukkan bahwa aktivitas belajar peserta didik berada dalam katagori baik, sedangkan pada peserta didik yang tidak menggunakan model Cooperative Learning Type Team Games Tournament (TGT) dengan berada dalam kategori cukup. Selain itu terdapat peningkatan aktivitas belajar peserta didik pada kelompok dengan pembelajaran Cooperative Learning Type Teams Games Tournament (TGT).
Penerapan Model Make And Match Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Pecahan Sederhana Matematika Di Sekolah Dasar Neng Lisna Aripah; Mumun Syaban; Cucu Lisnawati
EDUCARE Vol. 14 No. 2, Desember 2016
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (161.286 KB)

Abstract

Penelitian yang dilakukan ini bertujuan untuk meningkatkan Hasil belajar matematika peserta Cidawolong materi pecahan model pembelajaran make and match. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif.. Subyek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas III MI Al-Islam. Teknikyang digunakan untuk pengumpulan data adalah teknik observasi, wawancara dan tes tertulis. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi peserta didik dan tes tertulis. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa: hasil mbelajar matematika dengan menggunakan Model Make and Matchpeserta didik kelas III MI Al- Islam Cidawolong mengalami peningkatan pada materi pecahan sederhana. Peningkatan tersebut disebabkan dalam menjelaskan aturan model pembelajaran dengan model Make and Match memberikan simulasi pelaksanaan pembelajaran menggunakan Model Make and Match. Dengan demikian peserta didik dapat melaksanakan proses pembelajaran dengan model Make and Match sesuai dengan aturan permainan.
Pendampingan Guru dalam Menemukan dan Mengatasi Kesulitan Belajar Siswa di Mts Miftahulfallah Bandung Erliany Syaodih; Cucu Lisnawati
EDUCARE Vol. 16 No. 2, Desember 2018
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (358.579 KB)

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi atas kepedulian pada hasil dan kualitas pembelajaran yang belum sesuai( mencapai) kriteria ketuntasan minimal (KKM). Diantara berbagai penyebab, salah satu unsur yang cukup dominan memberi kontribusi terhadap mutu lulusan adalah proses belajar dan pembelajaran yang dilaksanakan baik oleh guru maupun siswa, kesulitan belajar merupakan satu kondisi yang cukup dominan menghambat keberhasilan belajar pembelajaran. Kegiatan pengabdian ini diselenggarakan di Madrasah, difokuskan pada upaya pendampingan terhadap guru dalam menemukan dan mengatasi kesulitan belajar siswa dengan kegiatan refleksi pembelajaran yang dirinci dalam kegiatan-kegiatan : a) Menyusun instrumen refleksi pembelajaran, b) melakukan simulasi penggunaan instrumen refleksi pembelajaran, c)mendampingi guru dalam praktek menemukan bentuk-bentuk kesulitan belajar menggunakan instrumen refleksi pembelajaran, d) mendamping guru dalam mengatasi kesulitan belajar yang dihadapi siswa dengan memanfaatkan hasil refleksi pembelajaran, e) mensilmulasikan pemanfaatan hasil refleksi pembelajaran. Secara kuantitatif keluaran kegiatan ini adalah diperolehnya draft instrument untuk menditeksi kesulitan belajar siswa, hasil penelusuran dan pengamatan para guru di kelasnya masing-masing disamping data rill komponen kesulitan belajar siswa MTs Miftahulfallah.
Pengaruh Penggunaan Model Pembelajaran Group Investigation Berbantuan Media Video Powtoon Terhadap Minat dan Hasil Belajar Peserta Didik Elisa Dianawati; Ria Herdhiana; Cucu Lisnawati
EDUCARE Vol. 16 No. 2, Desember 2018
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (674.139 KB)

Abstract

This study aims to (1) knowing the differences in the interest of students in the experimental class using the investigation group learning model assisted by powtoon video media with the control class using the CPTT method (2) knowing the differences in learning outcomes of students in the experimentalclassusingthe investigation group learning model assisted by powtoon video media with the control class using the CPTT method (3) knowing the positive relationship between interest with the learning outcomes in the experimental class using the group investigation learning model assisted by powtoon video media.This type of research is an experimental study with noequivalent pretest posstest controlgroupdesign.The study population was X AP class 3 Bandung Vocational High School with a sample of class X AP 4 andXAP5. The instruments used in the study were interest questionnaires and learning outcome tests. Theresults showed that there were differences between students 'interests and learning outcomes after thetreatment,the learning outcomes of students in the experimentalclass using different group investigation models with the control class using the CPTT method, and there wasa positive relationship between interest in students' learning outcomes.