Claim Missing Document
Check
Articles

PRODUKSI CRUDE PALM OIL BAHAN BAKU BUAH KELAPA SAWIT BRONDOLAN LEWAT MASAK DENGAN PRE TREATMENT KALSIUM PROPIONAT Permana, Fredi Eka; Susanto, Wahono Hadi; Purwantiningrum, Indria
Jurnal Pangan dan Agroindustri Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Jurusan Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

abstrak
PEMBUATAN SIRUP MARKISA (KAJIAN PENAMBAHAN GULA DAN KONSENTRASI ASAM SITRAT UNTUK MENINGKATKAN MUTU SIRUP MARKISA) Achdiatsyah, Muhammad Rajif; Susanto, Wahono Hadi
Jurnal Pangan dan Agroindustri Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Jurusan Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

abstrak
PEMBUATAN SIRUP UMBI BIT (Beta vulgaris L.) DENGAN METODE EKSTRAKSI KERUSAKAN BEKU (Freeze Injuries) Prista, Dewinta Ayu; Susanto, Wahono Hadi
Jurnal Pangan dan Agroindustri Vol 4, No 3 (2016)
Publisher : Jurusan Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

abstrak
The Effect of Apple (Malus sylvestris) Varieties and Fermentation Time by Yeast Saccharomyces cerivisiae as Pre-Processing Treatment on Syrup Characteristics Susanto, Wahono Hadi; Setyohadi, Bagus Rakhmad
Jurnal Teknologi Pertanian Vol 12, No 3 (2011)
Publisher : Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (386.872 KB)

Abstract

Apple (Malus sylvestris Mill) is extensively produced in Batu – East Java. The apple varieties cultivated in Batu are Anna, Rome beauty, and Manalagi. Fermentation is aimed to obtain typical flavor of apple syrup. The purposed of this research was to determine the effect of apple varieties and time of fermentation on physicchemicaltic characteristics of apple syrup. This research used Randomized block Design with two factors. The first factor was apple varieties (Anna, Manalagi, Romebeauty) and the second factor was time of fermentation (9 hours, 12 hours, 15 hours) with 3 replications. The result showed that the apple varieties had different characteristics. Increasing fermentation time increased acidity, total soluble solute, reducing sugar concentration, antioxidant activity, and viscosity, meanwhile pH and vitamin C decreased. Apple varieties and fermentation time affected the preferences of taste, aroma and color of apple syrupKeywords: apple, apple syrup, fermentation, apple varieties
PENINGKATAN PRODUKTIFITAS PRODUK BERBASIS SINGKONG (MANIHOT UTILISIMA) Wahono Hadi Susanto; Shinta Rosalia Dewi; Elok Waziiroh; Nur Ida Panca Nugrahini
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 5, No 3 (2016)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (495.651 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v5i3.302

Abstract

Abstract.UMKM Insan Mulia engaged in the processing of casaava product.UMKM Insan Mulia belonging to groups in DesaSuruInsan, KecamatanDawarblandong, Kabupaten Mojokerto. UMKM consist of four Dusun namely Dusun Suru, DusunBulakWangon, Dusun Semanding, and DusunSuruKidul. The products manufactured by the group InsanMulia are cassava chips and rice crackers. Some of the problems faced by the group InsanMuliais a lack of efficiency in production due to inadequate equipment, packaging products that are less interesting as well as the need to improve the quality of the product. Through IbM solution provided include 1) Increasing efficiency and cutting capacity cassava, 2) Increased efficiency and capacity cuts rice crackers lontongan, 3) Improved draining oil to prevent rancidity during distribution, 4) Increased efficiency of drying, 5) Repair of packaging products to increase competitiveness, and 6) Assistance improvement of product quality. Activity Increased efficiency and production capacity is done with the technology transfer of industrial equipment that is cutting semi-automatic cassava, rice crackers cutter lontongansemi automatic, oil drainer spinner, and the dryer cabinet. Manufacture of packaging design and procurement of packaging materials for the improvement of the packaging as an effort to increase the competitiveness of products. Improved quality of products is done with extension How Good Food Production and mentoring for troubleshooting problems during the use of production equipment Keywords:cassava, productivity, efeciency, technology Abstrak.Kelompok Usaha Bersama “UMKM Insan Mulia” bergerak di bidang pengolahan singkon. Mitra program kegiatan ini adalah kelompok UMKM yang tergabung dalam kelompok Insan Mulia di Desa Suru, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto. UMKM yang tergabung ke dalam kelompok Insan Mulia ada empat kelompok yang terbagi atas Dusun yang ada di Desa Suru, yaitu Dusun Suru, Dusun Bulak Wangon, Dusun Semanding, dan Dusun Suru Kidul. Adapun produk yang diproduksi oleh kelompok Insan Mulia adalah keripik singkong, dan kerupuk beras. Beberapapermasalahan yang dihadapi kelompok Insan Muliaadalahkurangnyaefisiensiproduksiakibatperalatan yang kurangmemadai, pengemasanproduk yang kurangmenariksertaperlunyapeningkatanmutuproduk.MelaluikegiatanIbMinisolusi yang diberikanmeliputi 1) Peningkatanefisiensidankapasitaspemotongan singkong, 2) Peningkatanefisiensidankapasitaspemotongan kerupuk beras lontongan, 3) Perbaikan penirisan minyak untuk mencegah ketengikan selama distribusi, 4) Peningkatan efesiensi pengeringan, 5) Perbaikankemasan produk untuk peningkatan daya saing, dan 6) Pendampinganpeningkatanmutuproduk. KegiatanPeningkatanefisiensidankapasitasproduksidilakukandenganalihteknologiperalatanindustriyaitupemotong singkongsemi otomatis, pemotong kerupuk beras lontongansemi otomatis, peniris minyak spinner, dan pengering kabinet.Pembuatandesainkemasansertapengadaanbahanpengemasdilakukanuntukperbaikankemasansebagai upaya peningkatan daya saing produk.Perbaikanmutuprodukdilakukandenganpenyuluhan Cara ProduksiPangan yang Baiksertapendampinganuntuktroubleshootingpermasalahanselamapenggunaanperalatanproduksi. Kata kunci :singkong, produktivitas, efesiensi, alih teknologi
TEKNOLOGI PEMBUATAN SARI BUAH BELIMBING (AVERRHOA CARAMBOLA L) APLIKASI DI INDUSTRI RUMAH TANGGA Wahono Hadi Susanto; Fuadiyah Nila Kurniasari; Elok Waziiroh; Nur Ida Panca Nugrahini
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 5, No 3 (2016)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.695 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v5i3.304

Abstract

Abstract:Star fruit (Averrhoa carambolaL) is highly produced in Desa Gogodeso, the productivity reaced 12,25 tons in each harvest time. However, star fruit has not been fully utilized, due to lack of applicable processing-tecnology for home-industries scale. Star fruit can be processed become star fruit extract which is potential as funcional drink. Therefore, it is necessary to produce star fruit extract with simple technology, that can aplicate in home-industries scale. In this study, star fruit was processed into star fruit extract using simple technology and equipment. Star fruit extract has shelf life until 6 month, without preservative addition. Keywords:Star fruit(carambolaAverrhoaL), Star fruit extract, Applicabletechnology, Home-Industries scale Abstrak:Buah belimbing (Averrhoa carambola L) merupakan salah satu potensi di Desa Gogodeso dengan jumlah 12,25 ton per musim panen. Namun, buah belimbing belum banyak dimanfaatkan secaramaksimal, dikarenakan belumtersedianyateknologi yang tepatuntukmengolahbuahbelimbing. Padahalbuahbelimbingmempunyaipotensiuntukdikembangkansebagaiminumanfungsional. Salah satu olahan buah belimbing adalah mengolahnya menjadi sari buah belimbing. Oleh karena itu diperlukan teknologi pembuatan sari belimbing yang dapat diterapkan di industri rumah tangga. Pada kegiatan ini, pembuatan sari belimbing dilakukan menggunakan teknologi dan peralatan sederhana dengan memperhatikan kualitas sari buah belimbing yang dihasilkan. Umur simpan sari buah belimbing mencapai 6 bulan tanpa menambahkan bahan pengawet. Kata kunci :Buah belimbing (Averrhoa carambola L), Sari buah belimbing, Teknologi aplikatif, Industri skala rumah tangga
PEMBUATAN LEMPOK PISANG (KAJIAN JENIS PISANG DAN KONSENTRASI MADU) Ardhia Deasy Rosita Dewi; Wahono Hadi Susanto
Jurnal Pangan dan Agroindustri Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Jurusan Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Deptan Lumajang menjelaskan, dari 330.000 tanaman pisang, 220.000 menjadi tanaman rakyat sedangkan 11.100 ton buah terbuang akibat hama penyakit hingga membusuk tanpa ada usaha pengawetan. Pisang dapat diolah menjadi lempok, makanan tradisional terbuat dari daging buah yang dicampur dengan gula. Penambahan madu akan meningkatkan nilai tambah lempok pisang dari segi ekonomi, kesehatan, dan kualitas produk baru berbahan baku pisang. Metode penelitian yang dilakukan adalah Rancangan Tersarang (Nested Design) dengan dua faktor. Faktor I jenis pisang terdiri dari 3 level (pisang raja sere, pisang kepok, pisang ambon) dan faktor II konsentrasi madu terdiri dari 3 level (8%, 10%, 12%). Data hasil pengamatan dianalisa dengan ANOVA dengan uji lanjut BNT (Beda Nyata Terkecil). Berdasarkan hasil penelitian, jenis pisang dan konsentrasi madu berpengaruh terhadap kualitas fisik, kimia dan organoleptik lempok pisang. Parameter kimia dan fisik menunjukkan perlakuan terbaik adalah lempok jenis pisang kepok dengan konsentrasi madu 12%, sedangkan lempok terbaik menurut organoleptik ditunjukkan perlakuan jenis pisang raja sere konsentrasi madu 12%. Kata kunci: Lempok pisang, Madu, Pisang, Over produksi
PENGARUH PROPORSI (BUAH:SUKROSA) DAN LAMA OSMOSIS TERHADAP KUALITAS SARI BUAH STROBERI (Fragaria vesca L) [IN PRESS APRIL 2014] Mentari Febrianti Darma Pertiwi; Wahono Hadi Susanto
Jurnal Pangan dan Agroindustri Vol. 2 No. 2 (2014)
Publisher : Jurusan Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Buah stroberi merupakan buah yang cukup mudah mengalami kerusakan. Tindakan alternatif yang dapat dilakukan untuk menangani masalah tersebut adalah mengolah buah stroberi menjadi berbagai macam produk olahan. Stroberi dapat diolah menjadi sari buah stroberi alami menggunakan ekstraksi osmosis. Ekstraksi metode osmosis menghasilkan sari buah yang jernihdan masih mengandung aroma stroberi asli yang khas.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh proporsi buah : sukrosa dan lama osmosis terhadap kualitas sari buah stroberi. Penelitian disusun menggunakan Rancangan Acak Kelompok dimana faktor pertama adalah proporsi buah : sukrosa (1.00:0.50, 1.00:0.75, 1.00:1.00 b/b), dan faktor kedua adalah lama osmosis (12, 24, dan 36 jam). Analisis data menggunakan ANOVA dan dilanjutkan dengan uji BNT atau DMRT (α=5%).Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan terbaik adalah sari buah stroberi dengan proporsi buah:sukrosa adalah 1.00 : 0.75 dan lama osmosis 12 jam.   Kata Kunci: Stroberi, Ekstraksi Osmosis, Sari Stroberi
PEMBUATAN GETUK PISANG RAJA NANGKA (Musa Paradisiaca) TERFERMENTASI DENGAN KAJIAN KONSENTRASI RAGI TAPE SINGKONG DAN LAMA FERMENTASI [IN PRESS JANUARI 2015] Dewi Prima Lestari; Wahono Hadi Susanto
Jurnal Pangan dan Agroindustri Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Jurusan Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pisang merupakan sumber vitamin, mineral dan juga karbohidrat. Diperlukan inovasi menarik yaitu getuk pisang terfermentasi. Tujuan penelitian ini untuk menghasilkan produk yang alami. Penelitian ini disusun menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang disusun secara faktorial dengan 2 faktor. Faktor I adalah konsentrasi ragi tape singkong (%) (0.8, 0.9, 1). Faktor II adalah lama fermentasi (jam) (24, 48, 72). Setiap perlakuan diulang 3 kali sehingga diperoleh 27 satuan percobaan. Data hasil pengamatan dianalisis menggunakan analisis ragam ANOVA (Analysis of Varian) dilanjutkan dengan uji DMRT (Duncan Multiple Range Test) jika terjadi interaksi antara kedua faktor atau dilakukan uji lanjut BNT jika tidak terjadi interaksi. Penentuan perlakuan terbaik menggunakan metode indeks efektifitas (de Garmo). Kadar air, kadar gula reduksi, dan kadar total asam tertinggi pada K3L3 yaitu 65.67%, 20.20%, dan 2.74%, kadar pati tertinggi pada K1L1 yaitu 20.44%, serta mutu organoleptik rata-rata yang disukai pada K1L1.   Kata Kunci : Getuk Pisang, Pisang Raja Nangka, Ragi Tape
PENGARUH LAMA PENGERINGAN DAN KONSENTRASI MALTODEKSTRIN TERHADAP KARAKTERISTIK FISIK KIMIA DAN ORGANOLEPTIK MINUMAN INSTAN DAUN MENGKUDU (Morinda citrifolia L) [IN PRESS JANUARI 2015] Siska Tresna Yuliwaty; Wahono Hadi Susanto
Jurnal Pangan dan Agroindustri Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Jurusan Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Daun mengkudu mengandung protein, provitamin A, serta mineral (fosfor, kalsium, zat besi, dan selenium). Salah satu untuk meningkatkan nilai dari daun mengkudu ialah dengan memanfaatkannya menjadi serbuk minuman instan daun mengkudu. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh lama pengeringan dan konsentrasi maltodektrin terhadap karakteristik fisik, kimia dan organoleptik minuman instan daun mengkudu. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 2 faktor yaitu lamanya pengeringan ekstrak daun mengkudu (6jam, 12jam dan 18jam) dan konsentrasi maltodekstrin (5%, 10% dan 15%). Hasil perlakuan terbaik berdasarkan parameter fisik dan kimia adalah lama pengeringan 6jam dengan konsentrasi maltodekstrin 5% dengan nilai kadar air 2.88%, vitamin C 45.96 mg/100g, total fenol 47.96 mgGAE/100gr, aktivitas antioksidan 52.86%, rendemen 14.32%, pH 5.25, kelarutan 93.14%, kecerahan 45.52, kemerahan 17.00 dan kekuningan 9.90. Perlakuan terbaik menurut parameter organoleptik adalah perlakuan lama pengeringan 18 jam dengan konsentrasi maltodekstrin 10% dengan nilai warna 5.40, rasa 5.15, dan aroma 5.40.   Kata kunci :  Daun Mengkudu, Maltodekstrin, Minuman Instan
Co-Authors Abdullah Hafidz Imaduddin Achmad Fajar Maulana Achmad Fajar Maulana Anasthasia Ananta Carolina Titi Ola Aninditya Puspitasari Annisa Ayu Pratiwi Aprodhyta Christy Kusuma Putri Aprodhyta Christy Kusuma Putri Ardhia Deasy Rosita Dewi Ardhia Deasy Rosita Dewi Atika Yahdiyani Ikhsani Atika Yahdiyani Ikhsani Bagus Rakhmad Setyohadi Cahya Alfiah Cahya Alfiah Chandra Maysasri Trisshanti Chandra Maysasri Trisshanti Choiriya Tri Wahyuningtias Clara Dea Nastasia Sutrisno Clara Dea Nastasia Sutrisno Crysse Zuliana Crysse Zuliana Della Putri Arumsari Dewi Prima Lestari Dewi Prima Lestari Dewinta Ayu Prista Dewinta Ayu Prista, Dewinta Ayu Dhita Aprillia Diah Erika Pangestu Duta Pakerti Darajat Duta Pakerti Darajat Ellen Demi Winata Ellen Demi Winata Elok Waziiroh Endrika Widyastuti Endrika Widyastuti Eni Suryani Eni Suryani Febri Nuron Amanu Febri Nuron Amanu Feby Cahya Feby Cahya Feronika Heppy Sriherfyna Ferry Pratama Ferry Pratama Fredi Eka Permana Fredi Eka Permana, Fredi Eka Fuadiyah Nila Kurniasari Gaby Novitalia Putri Hamita Rahmasari Hamita Rahmasari Hani Rachmayati Herdimas Wuryantoro Herdimas Wuryantoro Illiyin Manistha Yazakka Illiyin Manistha Yazakka Indria Purwantiningrum Indria Purwantiningrum Indria Purwantiningrum Jaya Mahar Maligan Jaya Mahar Maligan Kharis Izzul Sulthoni Kharis Izzul Sulthoni, Kharis Izzul Khoirina, Adhian Dini Khoirina Kiki Diah Amalia Lionny Candra Dewi Lionny Candra Dewi M Roekaqo Taufiqul M Roekaqo Taufiqul Maria Pesona Nuansa Maria Pesona Nuansa Maulida Alexianingrum Maya Dwi Erwinda Maya Dwi Erwinda Mentari Febrianti Darma Pertiwi Mentari Febrianti Darma Pertiwi Mita Widyaningtyas Mita Widyaningtyas Moch Agung Puji Saputro Moch Agung Puji Saputro Monica Virganita Puspita Rani Monica Virganita Puspita Rani Muhammad Rajif Achdiatsyah Muhammad Rajif Achdiatsyah, Muhammad Rajif Muhammad Yudda Rahardian Mulyana Mulyana Mulyana Mulyana Novita Wijayanti Novita Wijayanti Novita Wijayanti Nur Ida Panca Nugrahini Ovrida Wahyu Nilasari Panji Prasetyo Panji Prasetyo Priyantini Kurniawati Priyantini Kurniawati Rifqi Thirafi Ramadhana Rizky Febriyanti Rizky Febriyanti Rositha Adryana Christanti Rr. Astri Inneke Yunita Wijayanti Rudi Gunawan Septian Ulul Albab Septian Ulul Albab, Septian Ulul Shinta Rosalia Dewi Siska Tresna Yuliwaty Siska Tresna Yuliwaty Sudarma Dita Wijayanti Sudarma Dita Wijayanti Ulfah Regiarti Ulfah Regiarti Umi Nadhiroh Wahyu Remadani Wahyu Remadani, Wahyu Wirayani Febri Haloho Wirayani Febri Haloho Yeni Kurniati Yeni Kurniati Yunda Aria Distira Yunda Aria Distira Zerlin Ulfa Shabrina