Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Optimasi Pola Tanam Di Daerah Irigasi Senggowar Dan Widas Dwitik Winar Rahayu; Ruslan Wirosoedarmo; Bambang Suharto
Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis dan Biosistem Vol 3, No 3 (2015)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.219 KB)

Abstract

Daerah Irigasi Senggowar dan Widas berada di wilayah Kabupaten Ngajuk yang meliputi 5 (lima) Kecamatan untuk DI Senggowar dengan luas lahan 2655 Ha, yaitu Nganjuk, Sukomoro, Rejoso, Gondang, dan Tanjunganom. Untuk DI Widas dengan luas lahan 3194 Ha meliputi 6 (enam) Kecamatan, yaitu Sawahan, Wilangan, Bagor, Nganjuk, Sukomoro, dan Rejoso. Daerah Irigasi Senggowar dan Widas memanfaatkan sumber air dari Waduk Bening. Dengan keterbatasan air yang tersedia, dilakukan studi optimasi agar dapat memaksimalkan keuntungan hasil usaha tani berdasarkan luas tanaman yang optimal. Untuk analisa ini digunakan program linear dengan program bantu Quantity Methods for Windows 2. Metode Optimasi pola tanam menggunakan program linier dengan fungsi tujuan memaksimumkan keuntungan dengan kendala debit air yang tersedia, sumber tenaga kerja, dan luas lahan.   Kata kunci: Pola tanam, Optimasi, Program linear
Evaluasi Pencemaran Air Akibat Dampak Pembuangan Limbah Cair Pabrik Kertas terhadap Kualitas Air di Sungai Klinter Kecamatan Kertosono Kabupaten Nganjuk (In Press JKPTB Vol 1 No 2) Imam Gazali; Bambang Rahadi; Ruslan Wirosoedarmo
Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis dan Biosistem Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (291.842 KB)

Abstract

Permasalahan lingkungan hidup akan terus muncul secara serius di berbagai pelosok bumi sepanjang penduduk bumi tidak segera memikirkan dan mengusahakan keselamatan dan keseimbangan lingkungan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak pencemaran limbah pabrik kertas di sungai klinter yang ada di Kecamatan Kertosono Kabupaten Nganjuk. Penelitian ini dilaksanakan pada Bulan Juli - Agustus dengan Pengujian di Laboratorium IIP jurusan MSP Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Brawijaya Malang. Penelitian yang telah dilaksanakan mengenai analisa kualitas perairan sungai Klinter menunjukkan pada stasiun 3 yaitu stasiun yang menjadi titik setelah mendapatkan masukan limbah untuk hasil perhitungan nilai kadar pH, TSS, DO, dan COD diketahui sebesar 6,96, 30,3 mg/l, 0,6 mg/l, dan 84 mg/l masih tergolong layak untuk baku mutu sungai kelas 4 menurut Kepala Badan Lingkungan Hidup kabupaten Nganjuk, sedangkan untuk nilai BOD diketahui sebesar 40,7 mg/l tergolong tidak layak karena melebihi baku mutu air sungai kelas 4 menurut Kepala Badan Lingkungan Hidup kabupaten Nganjuk. Hasil Perhitungan Indeks Pencemaran (IP) menunjukkan bahwa pada stasiun 1 dengan nilai 0,3 tergolong sungai dalam kondisi. Sedangkan pada stasiun 3 IP tercatat sebesar 2,7 yang tergolong kondisi sungai yang tercemar ringan.Kata Kunci: Indeks Pencemaran Air, Sungai Klinter, Kualitas Air.
Dampak Pengaruh Perubahan Iklim Global terhadap Produksi Tanaman Kedelai (Glicine max L merril) di Kabupaten Malang Firzah Rizqiyah; Ruslan Wirosoedarmo; Bambang Rahadi Widiatmono
Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis dan Biosistem Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.159 KB)

Abstract

Air merupakan salah satu sumber daya esensial dalam sistem produksi tanaman pangan. Secara kumulatif sumberdaya air nasional cukup, namun kenyatannya sering terjadi kelangkaan air dan mendorong kerentanan produksi pangan, seperti kekeringan, salah satu produksi tanaman pangan yang itu yaitu tanaman kedelai. Penyebabnya antara lain keragaman kebutuhan air dalam sistem pengelolaan dan pemanfaatannya. Kelangkaan air ini juga dapat disebabkan oleh perubahan iklim terutama curah hujan yang tidak menentu di Indonesia. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui pengaruh perubahan suhu dan curah hujan efektif terhadap produksi kedelai di Kabupaten Malang dan mengetahui perubahan suhu terhadap kebutuhan air pada kedelai. Metode yang digunakan dalam penelitian ini  yaitu metode Penmann Montheith, metode ini digunakan untuk menghitung besarnya evapotranspirasi. Kata kunci: Perubahan Iklim, Produksi Kedelai, Kebutuhan Air, Software Cropwat 8.0UUSER
PENGARUH BIOCHAR SEKAM PADI DAN TONGKOL JAGUNG TERHADAP PENURUNAN LOGAM Fe Aulia Nur Mustaqiman; Ruslan Wirosoedarmo; Bambang Suharto
Envirotek : Jurnal Ilmiah Teknik Lingkungan Vol 13 No 2 (2021): Envirotek : Jurnal Ilmiah Teknik Lingkungan
Publisher : Program Studi Teknik Lingkungan, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.895 KB) | DOI: 10.33005/envirotek.v13i2.100

Abstract

The potential for agricultural waste such as rice husks and corn cobs is very abundant and also can disturb the environment. However, this waste can be returned to agricultural land in the form of biochar or activated charcoal by means of pyrolysis using either low temperature or high temperature. Biochar is a byproduct of the thermochemical conversion of biomass which is recognized as a favorable soil amendment, which is introduced into the soil to increases groundwater retention in order to increases the saturated hydraulic conductivity of upper soil, affecting an aggregation, infiltration, and water capacity, decreasesing soil penetration resistance. Based on several previous studies, biochar can bind heavy metals contained in leachate, especially heavy metal Fe content. Utilization of leachate as an organic fertilizer which contains many nutrients essential for the growth of soybean plants. This research purposes to get the Fe-reduction influenced by biochar based on rice husk. The method used is to make biochar by pyrolysis process with low to high temperatures to obtain adsorption of heavy metals contained by leachate.