Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

PENGARUH LATIHAN KONSENTRASI DAN IMAGERY TRAINING TERHADAP KETEPATAN TENDANGAN A T C PADA SISWA PENCAK SILAT PSHT RANTING DESA MEKARSARI KABUPATEN MUSI RAWAS Wayan Sadiko; Yeni Asmara; Wawan Syafutra
Jurnal Binagogik Vol. 10 No. 1 (2023): JURNAL BINAGOGIK
Publisher : LPPM Universitas Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61290/pgsd.v10i1.5

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidak pengaruh latihan konsentrasi dan imagery training terhadap ketepatan tendangan A.T,C pada siswa pencak silat PSHT ranting desa mekarsari kabupaten musi rawas. Metode penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan teknik prngambilan datanya menggunakan tes. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa pencak silat ranting desa mekarsari kabupaten musi rawas yang berjumlah 16 siswa. Subjek dibagi menjadi dua kelompok menggunakan true experimental desain, yaitu kelompok eksperimen dan kelompok control. Teknik analisis data menggunakan Uji-t melalui uji persyaratan uji normalitas dan uji homogonitas. Hasil penelitian rata-rata pada kelompok eksperimen 65,88 dan rata-rata pada kelompok kontrol sebesar 60,13, sehingga dapat disimpulkan bahwa rata-rata nilai kelompok eksperimen lebih besar 5,75 atau meningkat 0,58%. Dibandingkan dengan kelompok kontrol. Berdasarkan hasil yang diperoleh (p) < 0,05 maka Ho ditolak, dan Ha diterima atau Ha diterima jika Thitung< Ttabeldan nilai signifikansi yang diperoleh (p) > 0,05 maka Ha ditolak dan Ho diterima atau Ho diterima bila Thitung> Ttabel. Berdasarkan hasil paired samples test keluaran SPSS.Pair 1 nilai sig. (p) 0,000 < dari 0,05 dan nilai Thitung (8,775) > Ttabel (1,894) sedangkan Pair 2 nilai sig. (p) 0,000 < dari 0,05 dan nilai Thitung (12,979) > Ttabel (1,894). Dari hasil diatas menunjukkan bahwa Ha : diterima dan Ho : ditolak karena sesuai dengan aturan keputusan uji hipotesis.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TIME TOKEN TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN IPA KELAS V SD NEGERI 42 LUBUKLINGGAU Nora Misis Mitasari; Yeni Asmara; Tri Juli Hajani
Jurnal Binagogik Vol. 9 No. 2 (2022): JURNAL BINAGOGIK
Publisher : LPPM Universitas Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61290/pgsd.v9i2.60

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ketuntasan hasil belajar siswa setelah diterapkan model pembelajaran time token pada mata pelajaran IPA siswa kelas V SD Negeri 42 Lubuklinggau”. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu dengan rancangan berbentuk one group pre-test dan post-test. Populasi yang diambil seluruh siswa kelas V yang berjumlah 55 siswa dengan teknik simple random sampling dan sampel yang diambil 28 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik tes berbentuk esai. Data hasil belajar siswa dianalisis dengan menggunakan uji-t. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh thitung (4,94) ≥ ttabel (1,70) maka Ha diterima dan Ho ditolak yang berarti rata-rata hasil belajar siswa telah mengikuti pembelajaran IPA dengan menggunakan model pembelajaran time token lebih dari sama dengan 70 (2 ≥ 70). Kesimpulan penelitian ini yaitu hasil belajar IPA siswa kelas V SD Negeri 42 Lubuklinggau setelah penerapan model pembelajaran time token secara signifikan tuntas.
PENGARUH PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS VIII DI SMP NEGERI 2 SALING Wita Januarti; Yeni Asmara; Sarkowi
Jurnal Binagogik Vol. 9 No. 2 (2022): JURNAL BINAGOGIK
Publisher : LPPM Universitas Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61290/pgsd.v9i2.89

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengatahui Pengaruh Pembelajaran Problem Solving Terhadap Hasil Belajar IPS Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Saling. Metode pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Deskriptif Kuantitatif, dengan jenis penelitian eksperimen Murni. Populasinya yaitu siswa seluruh siswa kelas VIII di SMP Negeri 2 Saling Tahun Ajaran 2021/2022. Pengambilan sampel penelitian dilakukan secara rondom sampling karena setiap kelas mempuyai kemampuan dan kesempatan yang relatif sama. Data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan SPSS Versi 16. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan adanya Pengaruh Pembelajaran Problem Solving Terhadap Hasil Belajar IPS Siswa Kelas VIII di SMP Negeri 2 Saling. Hal ini dapat dilihat dari hasil rata-rata pre-test pada kelas eksprimen 1 sebesar 64.61 dan pada kelas kontrol sebesar 61.46. Sedangkan nilai rata-rata pos-test pada kelas eksprimen setelah diberi perlakuan pos-test dengan menggunakan model Problem Solving sebesar 86.32 dan pada kelas kontrol yang diberikan pembelajaran metode Konvensional sebesar 70.76. Dengan demikian bearti nilai rata-rata kelas eksprimen lebih besar dari pada kelas kontrol. Dari hasil data diuji beda rata-rata ( Paired sampel T test ) diperoleh nilai tes akhir di sig.(2-Tailed) = 0,00 < 0,05 maka, Ho ditolak Ha diterima. Sehingga diperoleh kesimpulan bahwa ada Pengaruh Pembelajaran Problem Solving Terhadap hasil belajar IPS siswa Kelas VIII diSMP Negeri 2 SALING.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CIRC (COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION) PADA HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN IPS SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 35 REJANG LEBONG Leni Marlina; Supriyanto; Yeni Asmara
Jurnal Binagogik Vol. 10 No. 2 (2023): JURNAL BINAGOGIK
Publisher : LPPM Universitas Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61290/pgsd.v10i2.509

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui ketuntasan hasil belajar IPS siswa kelas VIII SMP Negeri 35 Rejang Lebong setelah penerapan model pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition.Desain penelitian berbentuk eksperiment semu kategori pre-test and post-test group. Penelitian dilakukan di SMP Negeri 35 Rejang Lebong dengan populasinya yaitu siswa kelas VIII. Pengambilan sampel dilakukan dengan sampel jenuh sehingga sampel yang diambil adalah adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 35 Rejang Lebong. Telnol pengumpulan data dilakukan dengan teknik tes yang terdiri dari 30 soal.Data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan uji-Z.Berdasarkan hasil penelitian diperoleh peningkatan nilai rata-rata, nilai rata-rata pada pre-test sebesar 61,11meningkat menjadi 86,19pada pos-test dimana ada peningkatan sebesar 17,07. Sedangkan pada perhitungan uj-t diperoleh bahwa Zhitung = 7,173 maka Zhiitung (7,173) > Ztabel (1,960) sehingga terbukti bahwa Ha diterima dan H0 di tolak. Sehingga dapat disimpulkan bahwa hasil belajar IPS siswa kelas VIII SMP Negeri 35 Rejang Lebong setelah penerapan model pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition secara signifikan tuntas.
PENERAPAN MODEL INKUIRI SOSIAL TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS VIII DI SMP NEGERI 25 REJANG LEBONG Dewi Melyani; Agus Susilo; Yeni Asmara
Jurnal Binagogik Vol. 10 No. 2 (2023): JURNAL BINAGOGIK
Publisher : LPPM Universitas Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61290/pgsd.v10i2.556

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ketuntasan hasil belajar IPS siswa kelas VIII SMP Negeri 25 Rejang Lebong tahun ajaran 2023 setelah diterapkan model pembelajaran Inkuiri Sosial. Jenis penelitian yang digunakan eksperimen semu. Populasinya seluruh kelas VIII SMP Negeri 25 Rejang Lebong dan sebagai sampelnya kelas VIII. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik tes bentuk pilihan ganda sebanyak 23 soal. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa hasil belajar IPS siswa kelas VIII SMP Negeri 25 Rejang Lebong setelah diterapkan pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran Inkuiri Sosial secara signifikan tuntas. Hal ini sesuai dengan hasil uji-z nilai post –test pada taraf signifikan α = 0,05, diperoleh zhitung (8,536) > ztabel (1,699), rata – rata hasil belajar IPS siswa setelah penerapan model pembelajaran Inkuiri Sosial sebesar 79,00 dan persentase jumlah siswa yang telah mencapai ketuntasan belajar mencapai 96,6%.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN STUDENT FACILITATOR AND EXPLAIN PADA PEMBELAJARAN SEJARAH KELAS X DI SMA NEGERI TUGUMULYO Nurul Pratiwi; Ira Miyarni Sustianingsih; Yeni Asmara
Jurnal Binagogik Vol. 11 No. 1 (2024): JURNAL BINAGOGIK
Publisher : LPPM Universitas Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61290/pgsd.v11i1.619

Abstract

This research aims to implement the Student Facilitator And Explain learning model significantly and thoroughly so that it can improve learning outcomes in student history learning in class X at Tugumulyo State High School. Researchers use research with quantitative methods and use quasi-experiments. The research population used the entire class Sampling uses Simple Random Sampling. Based on the results of the research and discussion, it can be concluded that the history learning outcomes of class This is in accordance with the post-test t-test value at the significance level ᵅ = 5% obtained t = 3.66 t table = 1.697. The average student history learning result after implementing the Student Facilitator And Explain learning model was 69.50 and the percentage of students who had achieved learning completion reached 100%.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TEAMS GAMES TOURNAMENT TERHADAP HASIL BELAJAR SEJARAH SISWA KELAS X DI SMA NEGERI KARANG JAYA Nika Ardila; Ira Miyarni Sustianingsih; Yeni Asmara
Jurnal Genta Mulia Vol. 13 No. 2 (2022): JURNAL GENTA MULIA
Publisher : LPPM Universitas Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61290/gm.v13i2.139

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Teams Games Tournament terhadap hasil belajar sejarah pada siswa kelas X di SMA Negeri Karang Jaya. Metode penelitian ini adalah kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen. Instrumen penelitian yang akan digunakan berbentuk pilihan ganda berjumlah 30 soal. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh kelas X IPS tahun pelajaran 2021/2022 dengan jumlah 92 siswa. Sampel yang diambil dalam penelitian ini adalah kelas X IPS 1 sebagai kelas eksperimen dengan jumlah siswa 30 dan X IPS 3 dengan jumlah siswa 31 sebagai kelas kontrol. Pada kelas eksperimen diberikan perlakuan dengan menggunakan model pembelajaran Teams Games Tournament dengan materi pembelajaran Sejarah Kehidupan Kerajaan Kutai Bercorak Hindu-Buddha di Indonesia dan pada kelas kontrol diberikan pembelajaran menggunakan metode konversional. Dapat dilihat hasil rata-rata pre-test kelas eksperimen sebesar 44,4 dan post-test sebesar 80,73 sedangkan hasil rata-rata pre-test kelas kontrol sebesar 42,13 dan post-testsebesar 45,38. Teknik analisis data pada penelitian ini adalah teknik kuntitatif dengan menggunakan bantuan program aplikasi SPSS Versi 2022. Dari hasil analisis data tes akhir di peroleh nilai Sig= 0,000. Berdasarkan kriteria pengujian hipotesis, 0,000 < 0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh hasil belajar Sejarah dengan menggunakan model pembelajaran Teams Games Tournament dan metode konversional pada siswa kelas X IPS di SMA Negeri Karang Jaya.
Pengelolaan Pembelajaran Sejarah Berbasis Hermeneutika di Sekolah Menengah Yeni Asmara
Bidar Education: Journal of Educational Research and Innovation Vol. 1 No. 2 (2026): Bidar Education: Journal of Educational Research and Innovation
Publisher : SUSILO ACADEMIC PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67200/bidar.v1i2.43

Abstract

This study aims to analyze the management of hermeneutics-based history learning in secondary schools and its implications for the development of students' critical thinking skills. The hermeneutics approach in history learning is considered important because it can help students understand the meaning of historical events in a more contextual, reflective, and interpretive manner. This study used a qualitative approach with descriptive methods. The research subjects included history teachers and students in secondary schools. Data collection techniques were carried out through observation, in-depth interviews, and documentation. Data analysis used the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results showed that the management of hermeneutics-based history learning was carried out through lesson planning that emphasized the interpretation of historical sources, learning implementation that encouraged dialogue and critical interpretation of historical events, and learning evaluation oriented towards students' analytical and reflective abilities. Teachers acted as facilitators who guided students to understand the value, meaning, and relevance of history in contemporary life. The implementation of the hermeneutics approach also increased students' active participation, critical thinking skills, and historical awareness in understanding diverse historical perspectives. However, this study found obstacles in the form of limited learning resources, learning time, and teachers' in-depth understanding of the hermeneutics approach. This study concludes that hermeneutics-based history learning management can be a strategic alternative in creating more interpretive, humanistic, and contextual history learning in secondary schools.