Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

KAJIAN JENIS LOBSTER (Panulirus sp) YANG DIKIRIM DARI KALIMANTAN SELATAN DAN KEBIJAKANYA Elya Anggraini; Pathul Arifin; Abdur Rahman
AQUATIC Jurnal Manajemen Sumberdaya Perairan Vol 4 No 1 (2021): Edisi Juni 2021
Publisher : Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komoditas perikanan unggulan salah satunya yaitu Lobster (Panulirus spp.) Indonesia yang memiliki nilai ekonomis tinggi dan dirancang untuk dijual untuk konsumsi dalam dan luar negeri (ekspor). Lobster merupakan salah satu komoditi perikanan yang sering dilalulintaskan antar area melalui bandara Syamsudin noor Kalimantan Selatan. Terdapat tiga jenis spesies lobster yang dikirim keluar Kalimantan Selatan melalui Bandara Syamsudinoor yaitu Lobster Bambu, Lobster Mutiara dan Lobster Pakistan. Analisis Uji Paired Sample T Test yaitu 597 berarti < 0.05 menujukkan adanya perbedaan yang signifikan atau perubahan signifikan dengan adanya perubahan kebijakan Menteri Perikanan Nomor 01 Tahun 2015 yang direvisi menjadi peraturan Menteri Kelautan dan perikanan Nomor 56 Tahun 2016 mengenai pengiriman dan penangkapan lobster ada perubahan signifikan jika dilihat dari pengiriman lobster. One of the leading fisheries commodities, namely Lobster (Panulirus spp.) Indonesia which has high economic value and is designed to be sold for domestic and foreign consumption (export). Lobster is one of the fishery commodities that is often trafficked between areas through Syamsudin noor airport, South Kalimantan. There are three types of lobster species sent out of South Kalimantan through Syamsudinoor Airport, namely Bamboo Lobster, Pearl Lobster and Pakistan Lobster. Analysis of the Paired Sample T Test, which is 597 means < 0.05, indicating a significant difference or significant change with the change in the policy of the Minister of Fisheries Number 01 of 2015 which was revised to become the regulation of the Minister of Maritime Affairs and Fisheries Number 56 of 2016 regarding the shipping and catching of lobsters there is a significant change if judging by the lobster delivery.
STATUS MUTU AIR PADA AKTIVITAS BUDIDAYA IKAN DI KAWASAN KERAMBA JARING APUNG (KJA) ALIRAN SUNGAI RIAM KANAN Aulia Bella Pratama; Pathul Arifin; Dini Sofarini
AQUATIC Jurnal Manajemen Sumberdaya Perairan Vol 4 No 1 (2021): Edisi Juni 2021
Publisher : Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dilakukannya penelitian ini yaitu untuk mengetahui kualitas air dan tingkat pencemaran di aliran Sungai Riam Kanan yang disebebkan oleh keberadaan KJA. Pengambilan sampel dilakukan sebanyak tiga kali, variabel yang diamati terdiri dari parameter fisika dan kimia antara lain Kecepatan arus, Kecerahan, Suhu, pH, DO, Amoniak, Nitrat dan Fosfat. Hasil yang diperoleh dengan metode perhitungan Indeks Pencemaran (IP) pada lokasi penelitian menunjukkan kondisi perairan tergolong pada status Cemar Ringan. Riam Kanan Reservoir is one of the reservoir in South Kalimatan which has a main funcation, namely, as irrigation, hydropowe, it is also used in the fisheries and tourism sectors. Utilization of the reservoir that is not yet optimal needs to be unbeatable with water quality. This study aims to see the air quality and pollution level in the Riam Kanna river which is caused by the presence of floting net cage activities. The research was consisted of physical and chemical, including curret velocity, brightness, tenperatire, pH, dissoved oxygen, ammonia, nitrate and phosphate. The results obtained by the Pollution Index (IP) calculation method at the research location indicate that the water conditiona are classified as mildly polluted.
KEANEKARAGAMAN MAKROZOOBENTHOS KAWASAN MANGROVE DI DESA TANJUNG SAMALANTAKAN Rosmah Adelia; Mijani Rahman; Pathul Arifin
AQUATIC Jurnal Manajemen Sumberdaya Perairan Vol 4 No 1 (2021): Edisi Juni 2021
Publisher : Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mangrove merupakan hutan bakau yang hidup di pengaruhi oleh pasang surut air laut. Dan makrozoobenthos adalah hewan yang distribusinya mempengaruhi keberadaan mangrove. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui struktur komunitas makrozoobenthos kawasan mangrove di Desa tanjung Samalantakan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus 2020 hingga Juni 2021 penentuan lokasi penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling yang ditentukan 3 lokasi yaitu lokasi I mewakili vegetasi mangrove bagian hilir ,lokasi II mewakili vegetasi mangrove bagian tengah, lokasi III mewakili vegetasi mangrove bagian hulu. Pengambilan sampel makrozoobenthos dilakukan dengan menggunakan transek dan plot kuadrat berukuran 1m x 1m, sebanyak 5 unit secara diagonal pada masing-masing plot. Hasil penelitian ini kepadatan yang tertinggi yaitu terdapat pada lokasi II berkisaran 450 ind/m2 dan yang terendah terdapat pada lokasi I dengan jumlah 345 ind/m2. Nilai indeks keanekaragaman (H’) pada berkisaran antara 1.41-2.23,nilai ini tergolong dalam kategori sedang, nilai indeks keseragaman (E) dengan nilai antara 0.64-0.90 tergolong kategori stabil, dan nilai dominansi (C) berkisaran antara 0.13-0.41 tergolong dalam kategori rendah. Mangroves are mangrove forest that live influenced by the tides of sea water. And macrozoobenthos are animals whose distribution is influenced by the presence of mangroves.the purpose of this study was to determine the structure of the makrozoobenthos community in the mangrove area in the village Tanjung Samalantakan. This research was conducted from August 2020 to June 2021.determination of the location of study using a purposive sampling technigue which determined 3 research locations,namely location I representing the downstream mangrove vegetation, location II representing the middle mangrove vegetation, location III representing the upstream mangrove vegetation. Macrozoobenthos sampling was carried out using a transect and a square plot measuring 1m x 1m, 5 units diagonally in each plot.the results of this study were the highest density was found at location II with a total of 450 ind/m2 and the lowest was found in location I with a total of 345 ind/m2. The value of the diversity index (H ') in the range between 1.41-2.23, this value belongs to the medium category, The uniformity index value (E) ranged from 0.64-0.90 classified in the stable category, and the dominance value (C) ranged from 0.13-0.41 belonging to the low category.
KERAGAAN KOMUNITAS BIOTA PERAIRAN DI BADAN AIR PADA LUBANG SISA BUKAAN AKHIR TAMBANG BATUBARA PT ARUTMIN INDONESIA DI ATA SELATAN KECAMATAN MENTEWE KABUPATEN TANAH BUMBU Fathurrahman Fathurrahman; Pathul Arifin; Suhaili Asmawi
AQUATIC Jurnal Manajemen Sumberdaya Perairan Vol 4 No 2 (2021): Edisi Desember 2021
Publisher : Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di badan air lubang sisa bukaan akhir tambang batubara bertujuan untuk mengetahui keberadaan biota air pada perairan lubang sisa bukaan akhir tambang batubara (void). Pada hasil penelitian didapatkan nilai kelimpahan plankton menunjukan kesuburan perairan sedang, struktur komunitas cukup stabil, penyebaran jenis sangat merata tidak terjadi dominasi jenis. Nilai kelimpahan biota benthos menunjukan kesuburan perairan sedang, struktur komunitas tidak stabil, penyebaran jenis lebih merata, adanya dominasi jenis pada lokasi penelitian . Biota nekton kelimpahan jenis rendah, kelimpahan individu melimpah, struktur komunitas cukup stabil, penyebaran jenis sangat merata, terjadi dominasi jenis. frekuensi kemunculan makrofita tertinggi pada jenis Alternanthera philoxeroides. Pada tingkat penutupan relatif makrofita tertinggi pada jenis Learsia hexandra. This research was carried out in the water body of the last opening of the coal mine with the aim of knowing the presence of aquatic biota in the waters of the void. The results showed that the abundance of plankton showed moderate water fertility, the community structure was quite stable, the species distribution was very even, there was no species dominance. The abundance value of benthos biota shows moderate water fertility, unstable community structure, more even distribution of species, and species dominance at the study site. Biota nekton species abundance is low, individual abundance is abundant, community structure is quite stable, species distribution is very even, species dominance occurs. the highest frequency of occurrence of macrophytes was in the Alternanthera philoxeroides species. The highest macrophyte relative cover level was in the Learsia hexaandra species.
KEANEKARAGAMAN MAKROZOOBENTHOS KAWASAN MANGROVE DI DESA TANJUNG SAMALANTAKAN Rosmah Adelia; Mijani Rahman; Pathul Arifin
AQUATIC Jurnal Manajemen Sumberdaya Perairan Vol 4 No 2 (2021): Edisi Desember 2021
Publisher : Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mangrove merupakan hutan bakau yang hidup di pengaruhi oleh pasang surut air laut. Dan makrozoobenthos adalah hewan yang distribusinya mempengaruhi keberadaan mangrove. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui struktur komunitas makrozoobenthos kawasan mangrove di Desa tanjung Samalantakan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus 2020 hingga Juni 2021 penentuan lokasi penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling yang ditentukan 3 lokasi yaitu lokasi I mewakili vegetasi mangrove bagian hilir ,lokasi II mewakili vegetasi mangrove bagian tengah, lokasi III mewakili vegetasi mangrove bagian hulu. Pengambilan sampel makrozoobenthos dilakukan dengan menggunakan transek dan plot kuadrat berukuran 1m x 1m, sebanyak 5 unit secara diagonal pada masing-masing plot. Hasil penelitian ini kepadatan yang tertinggi yaitu terdapat pada lokasi II berkisaran 450 ind/m2 dan yang terendah terdapat pada lokasi I dengan jumlah 345 ind/m2. Nilai indeks keanekaragaman (H’) pada berkisaran antara 1.41-2.23,nilai ini tergolong dalam kategori sedang, nilai indeks keseragaman (E) dengan nilai antara 0.64-0.90 tergolong kategori stabil, dan nilai dominansi (C) berkisaran antara 0.13-0.41 tergolong dalam kategori rendah. Mangroves are mangrove forest that live influenced by the tides of sea water. And macrozoobenthos are animals whose distribution is influenced by the presence of mangroves.the purpose of this study was to determine the structure of the makrozoobenthos community in the mangrove area in the village Tanjung Samalantakan. This research was conducted from August 2020 to June 2021.determination of the location of study using a purposive sampling technigue which determined 3 research locations,namely location I representing the downstream mangrove vegetation, location II representing the middle mangrove vegetation, location III representing the upstream mangrove vegetation. Macrozoobenthos sampling was carried out using a transect and a square plot measuring 1m x 1m, 5 units diagonally in each plot.the results of this study were the highest density was found at location II with a total of 450 ind/m2 and the lowest was found in location I with a total of 345 ind/m2. The value of the diversity index (H ') in the range between 1.41-2.23, this value belongs to the medium category, The uniformity index value (E) ranged from 0.64-0.90 classified in the stable category, and the dominance value (C) ranged from 0.13-0.41 belonging to the low category.