Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Reducing Regional Poverty Gaps Through Optimized Local Government Spending Ginanjar, Rah Adi Fahmi; Mahdani, Mahdani; Nuriman, Muhammad Alifian; Rangkuti, Zoraya Alfathin; Didu, Saharuddin; Chendrawan, Tony Santika
Eko-Regional: Jurnal Pembangunan Ekonomi Wilayah Vol 20 No 2 (2025): September 2025
Publisher : Faculty of Economics and Business Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32424/er.v20i2.15652

Abstract

This study aims to analyze the relationship between local government expenditure allocation and poverty reduction and map the time needed to fade the disparity between the dichotomy of regions. The methods used statistical approaches and mathematical models, both linear and non-linear, to project the time of inequality fading by observing all districts and cities in Banten Province during the period 2005-2024. The study also examines the differences in spending patterns between North and South Banten in the context of fiscal decentralization. Key results show that spending on these functions has a strong negative correlation with poverty rates, while predictive models show optimistic and pessimistic scenarios in the fading of inequality. This study concludes that optimizing local government spending can significantly accelerate the reduction of poverty gaps. The contribution of this research provides a theoretical and practical basis for more effective fiscal policies in supporting inclusive and sustainable development.
Reducing Regional Poverty Gaps Through Optimized Local Government Spending Ginanjar, Rah Adi Fahmi; Mahdani, Mahdani; Nuriman, Muhammad Alifian; Rangkuti, Zoraya Alfathin; Didu, Saharuddin; Chendrawan, Tony Santika
Eko-Regional: Jurnal Pembangunan Ekonomi Wilayah Vol 20 No 2 (2025): September 2025
Publisher : Faculty of Economics and Business Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32424/er.v20i2.15652

Abstract

This study aims to analyze the relationship between local government expenditure allocation and poverty reduction and map the time needed to fade the disparity between the dichotomy of regions. The methods used statistical approaches and mathematical models, both linear and non-linear, to project the time of inequality fading by observing all districts and cities in Banten Province during the period 2005-2024. The study also examines the differences in spending patterns between North and South Banten in the context of fiscal decentralization. Key results show that spending on these functions has a strong negative correlation with poverty rates, while predictive models show optimistic and pessimistic scenarios in the fading of inequality. This study concludes that optimizing local government spending can significantly accelerate the reduction of poverty gaps. The contribution of this research provides a theoretical and practical basis for more effective fiscal policies in supporting inclusive and sustainable development.
Kapasitas Dinas Lingkungan Hidup dalam Pengelolaan Sampah di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Kabupaten Labuhanbatu Prayuda, Riski; Rangkuti, Zoraya Alfathin
ETHNOGRAPHY: Journal of Design, Social Sciences and Humanistic Studies Vol. 2 No. 2 (2025): ETHNOGRAPHY: Journal of Design, Social Sciences and Humanistic Studies (In-Pres
Publisher : Lembaga Intelektual Muda Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/ethno.v2i2.154

Abstract

Labuhanbatu Regency is among the top five regions producing the largest waste in North Sumatra with a total of 130,188 tons. This study aims to analyze the capacity of the Labuhanbatu Regency Environmental Agency in waste management, especially at the Final Processing Site (TPA). The study used a descriptive method with a qualitative approach through observation techniques, and in-depth interviews with officials and field officers, direct observation at the TPA and TPS locations, and documentation in the form of official archives, regional regulations, annual reports, field photographs, and waste management statistics from the DLH and SIPSN KLHK. Data analysis was conducted qualitatively using Hall et al.'s capacity theory, which emphasizes the ability of an organization to carry out its functions by considering limiting factors. Data analysis was conducted qualitatively using capacity theory. The results of the study indicate that the capacity of the Labuhanbatu Regency Environmental Agency in waste management is still not optimal. Infrastructure and process capacity are inadequate due to the limited number of garbage trucks. Furthermore, planning and development capacity remains weak, as evidenced by the unrealized plan to add a new landfill. Therefore, institutional capacity building, infrastructure improvements, and strategic planning are needed to ensure optimal and sustainable waste management in Labuhanbatu Regency
Efektivitas Program Kampung Berkualitas (KB) Dalam Peningkatan Kesejahteraan Ekonomi Masyarakat Di Kelurahan Gaharu, Medan Timur Gusferi, Ikhsan; Rangkuti, Zoraya Alfathin
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Kampung Berkualitas (KB) bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kerja sama lintas sektor di bidang kependudukan, kesehatan, pendidikan, dan ekonomi keluarga. Namun, pelaksanaannya di Kelurahan Gaharu, Kecamatan Medan Timur, belum sepenuhnya efektif. Masih terdapat warga yang belum mampu memenuhi kebutuhan dasar, usaha keluarga yang belum legal, serta rendahnya keterlibatan masyarakat dalam kegiatan Kampung KB. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas program tersebut dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat dengan metode deskriptif kualitatif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan indikator efektivitas menurut Sutrisno dalam Wulandari (2018) yaitu pemahaman program, ketepatan sasaran, serta perubahan nyata. Pemahaman program menekankan pada sejauh mana seluruh pihak yang terlibat memahami tujuan dan pelaksanaan program agar dapat dijalankan secara efektif. Ketepatan sasaran menunjukkan apakah program telah dilaksanakan sesuai dengan target dan tujuan yang telah direncanakan sejak awal. Sementara itu, perubahan nyata menjadi ukuran hasil dari pelaksanaan program, yakni sejauh mana program mampu memberikan dampak positif dan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan. Maka hasil penelitian menunjukkan bahwa program mulai memberikan dampak positif pada kesadaran keluarga dan aktivitas ekonomi produktif melalui UPPKA. Namun, pemahaman masyarakat masih terbatas, sasaran belum tepat, serta koordinasi antar lembaga dan pendampingan ekonomi belum optimal.
Efektivitas Program Kampung Berkualitas (KB) Dalam Peningkatan Kesejahteraan Ekonomi Masyarakat Di Kelurahan Gaharu, Medan Timur Gusferi, Ikhsan; Rangkuti, Zoraya Alfathin
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Kampung Berkualitas (KB) bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kerja sama lintas sektor di bidang kependudukan, kesehatan, pendidikan, dan ekonomi keluarga. Namun, pelaksanaannya di Kelurahan Gaharu, Kecamatan Medan Timur, belum sepenuhnya efektif. Masih terdapat warga yang belum mampu memenuhi kebutuhan dasar, usaha keluarga yang belum legal, serta rendahnya keterlibatan masyarakat dalam kegiatan Kampung KB. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas program tersebut dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat dengan metode deskriptif kualitatif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan indikator efektivitas menurut Sutrisno dalam Wulandari (2018) yaitu pemahaman program, ketepatan sasaran, serta perubahan nyata. Pemahaman program menekankan pada sejauh mana seluruh pihak yang terlibat memahami tujuan dan pelaksanaan program agar dapat dijalankan secara efektif. Ketepatan sasaran menunjukkan apakah program telah dilaksanakan sesuai dengan target dan tujuan yang telah direncanakan sejak awal. Sementara itu, perubahan nyata menjadi ukuran hasil dari pelaksanaan program, yakni sejauh mana program mampu memberikan dampak positif dan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan. Maka hasil penelitian menunjukkan bahwa program mulai memberikan dampak positif pada kesadaran keluarga dan aktivitas ekonomi produktif melalui UPPKA. Namun, pemahaman masyarakat masih terbatas, sasaran belum tepat, serta koordinasi antar lembaga dan pendampingan ekonomi belum optimal.
Analysis of Increasing the Productivity of Quail Egg Farming in BUMDES Desa Kota Datar Rangkuti, Zoraya Alfathin; Rangkuti, Mohammad Ridwan
ABDIMAS TALENTA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2022): ABDIMAS TALENTA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1116.561 KB) | DOI: 10.32734/abdimastalenta.v7i1.6915

Abstract

Bumdes as one of the vehicles for accelerating the acceleration of economic growth in rural communities is a close part of agricultural development that supports the provision of nutritious and highly competitive food from livestock, as well as creating jobs in the livestock agribusiness sector. The development of the main livestock population and their production is an illustration of the level of availability of national protein sources. Quail eggs are one of the livestock commodities from the type of egg production that has a fairly high demand and has advantages as a provider of protein for the community. Its nutritional content is able to compete with popular poultry, such as native chickens, broilers, and ducks. The amount of consumption of quail eggs and the nutritional value and benefits contained in quail eggs indicate a fairly large business potential and show a contribution to the sufficiency of national protein intake and the development of Indonesian human quality. This study aims to identify internal and external factors that affect the increase in productivity of Quail Eggs in Kota Datar Village, Hamparan Perak Subdistrict, Deli Serdang Regency, which are included in the scope of Bumdes Kota Datar as a business forum and recommend alternative strategies to overcome the problems faced by the community. rural economy. The study was conducted from July to August 2021. The conclusion of this study is that the presence of Bumdes in increasing livestock productivity can be seen from the running of the marketing system, livestock and physical quality and quail meat which has an effect on increasing egg yields.
Strengthening the Capacity of Water-Using Farmers Associations in Desa Kota Datar Rangkuti, Mohammad Ridwan; Rangkuti, Zoraya Alfathin
ABDIMAS TALENTA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2022): ABDIMAS TALENTA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1389.059 KB) | DOI: 10.32734/abdimastalenta.v7i1.6916

Abstract

Water as a natural resource that is vital for human life, is increasingly scarce and its availability for agriculture is increasingly limited. For businesses in the agricultural sector, the availability of irrigation water and dams is one of the factors that determine the level of rice field productivity, but the use of water in Kota Datar Village is uneven and inefficient, reflected in the low intensity of food crops (rice and secondary crops). The regulation of irrigation water for lowland rice plants tends to be conventional, wasteful and does not consider cropping patterns in a year. As a result, when there is a long dry season, the stock of water in reservoirs or dams is not sufficient to irrigate rice crops. When the rainy season arrives the water is very abundant, even causing floods, the water is not evenly distributed throughout the irrigation network, so the next planting season will be delayed. Research on strengthening the capacity of the Water User Farmers Association (P3A) is able to answer questions related to reality, especially in Kota Datar Village, which shows that water sources and irrigation networks and dams are not properly maintained and managed. The research objectives are (1) to analyze the characteristics of Gapoktan members/communities, institutional support, and capacity building of WUA members; (2) to analyze capacity strengthening in water management for paddy fields, and its relation to the characteristics of Gapoktan factors, institutional support and capacity building of WUA members; (3) to analyze the level of empowerment in irrigation water management and its correlation with capacity building and institutional strengthening of the P3A Gapoktan; and (4) to formulate a strategy for strengthening capacity in water use towards WUA empowerment in water management for rice fields.
Strategies of the Department of Transportation in Regulating Street-Side Parking in Binjai City Br Sembiring, Yuninta Sartika; Rangkuti, Zoraya Alfathin
TRANSEKONOMIKA: AKUNTANSI, BISNIS DAN KEUANGAN Vol. 5 No. 1 (2025): January 2025
Publisher : Transpublika Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55047/transekonomika.v5i1.770

Abstract

The primary goal of this research is to explore the Department of Transportation's approach to managing public roadside parking in Binjai City, as well as the challenges it faces. This is due to the role of the Binjai City Transportation Service as a key provider of services to the residents of Binjai City. According to the Minister for Administrative Reform's Decree No. 25 of 2004, public services encompass all activities carried out by service providers to meet the needs of service recipients and comply with legal requirements. The regulations governing public roadside parking in Binjai City are outlined in Mayor of Binjai Regulation No. 27 of 2018, which amends the retribution rates for parking services on public roads as specified in Regional Regulations of Binjai City No. 4 of 2011 regarding Public Service Retribution. The research approach employed is descriptive with a focus on qualitative analysis. Data collection involved interviews, observations, and documentation review. The data was qualitatively analysed using a theoretical framework centred on persuasive communication between the Department of Transportation and individuals engaged in illegal parking, as proposed by Effendy. The results of this study indicate that the persuasive communication pattern used by the Department of Transportation is weak against illegal parking actors. It is hoped that socialization will be further enhanced in the form of a persuasive approach itself, namely by inviting illegal parking actors to want to be sheltered or fostered by the Department of Transportation.
Koordinasi Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pemberdayaan Masyarakat Dan Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana (DP3APMP2KB) Dalam Penanganan Kekerasan Dalam Rumah Tangga Di Kota Medan Syahfitri, Agita; Rangkuti, Zoraya Alfathin
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i3.10509

Abstract

Dalam melaksanakan koordinasi lintas sektor peneliti memfokuskan pada instansi Kecamatan Medan Johor meliputi enam kelurahannya. Namun, koordinasi penanganan kekerasan ini hasilnya belum dilakukan secara maksimal membuat KDRT masih ada hingga saat ini. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dengan cara wawancara, observasi, dan studi kepustakaan. Teknik analisis data berupa reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa koordinasi dalam penanganan KDRT di Kota Medan belum berjalan dengan optimal sesuai dengan yang diharapkan. Selanjutnya, dalam segi komunikasi sudah dilakukan komunikasi dua arah namun belum maksimal dilakukan dan masih ditemui kesenjangan dalam melakukan kegiatan baik rapat dan sosialisasi yang tidak merata sehingga program threeends belum dijalankan dengan baik. Berbeda dengan indikator sebelumnya, dari segi pembagian kerja setiap petugas penanganan saling berkesinambungan satu sama lain. Terakhir ialah dari segi disiplin, dalam melaksanakan penanganan korban kekerasan, perlu dilakukan kegiatan controlling dan pemantauan korban, agar sesuai dengan standar operasional layanan bagi perempuan dan anak.
Dampak Program Kartu Tani Di Kecamatan Sidikalang Kabupaten Dairi Nababan, Doni R; Rangkuti, Zoraya Alfathin
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 6 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i6.15578

Abstract

Pemerintah mengeluarkan kebijakan untuk mengadakan subsidi bagi pupuk agar pupuk dapat dijangkau oleh seluruh kalangan petani khususnya petani kalangan menengah ke bawah. Namun kelangkaan pupuk bersubsidi terjadi karena ketidakmerataan akan distribusi pupuk bersubsidi baik di tingkat distributor wilayah maupun di tingkat petani. Kartu tani merupakan program yang dapat mengatasi ketidakmerataan distribusi pupuk. Penelitian ini bertujuan untuk melihat dan mendeskripsikan dampak program kartu tani di Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode penelitian kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dan informasi dilakukan melalui wawancara, dan dokumentasi. Data dan informasi yang didapat, dianalisisi secara kualitatif dengan menggunakan pendekatan teori Thomas Dye yang meliputi 3 indikator yaitu, dampak kebijakan pada masalah-masalah publik dan dampak kebijakan pada orang-orang yang terlibat, dampak pada keadaan-keadaan atau kelompok-kelompok di luar sasaran atau tujuan kebijakan, dan dampak kebijakan yang menyebar. Hasil dari penelitian Pembelian pupuk bersubsidi dengan kartu tani telah mengatasi masalah pemerataan pupuk yang tidak tepat sasaran. Kemudahan dalam akses Kredit Usaha Rakyat (KUR) karena dengan kartu tani proses verifikasi KUR menjadi lebih mudah dan namun dalam segi negatif justru mempersulit petani dalam penebusan pupuk bersubsidi dengan adanya penentuan kios-kios penebusan dalam melakukan penebusan. Bahkan dengan aturan ini masyarakat harus menebus di tempat yang lebih jauh. Pemerintah dimudahkan dalam mendata pertanian yang lebih akurat. Sedangkan pada kios pengecer di Kecamatan Sidikalang penggunaan kartu tani berdampak pada proses penebusan yang menjadi lebih rumit dan memerlukan waktu yang lebih lama.