Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Strategi Program Job Fair dalam Mendukung Penyandang Disabilitas di Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan Harahap, Silvia Ansori; Rangkuti, Zoraya Alfathin
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 1 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i1.17548

Abstract

Permasalahan kemiskinan di kalangan Penyandang Disabilitas menjadi salah satu isu yang memerlukan perhatian khusus terutama di Kota Medan. Penyandang Disabilitas sering menghadapi berbagai hambatan, baik dari segi aksesibilitas, diskriminasi, maupun keterbatasan peluang kerja yang tersedia. Hal ini menyebabkan rendahnya tingkat partisipasi mereka dalam pasar kerja formal untuk mengatasi permasalahan tersebut, Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan menginisiasi program Job Fair yang di rancang khusus untuk mendukung Penyandang Disabilitas dalam mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan kemampuan mereka, namun partisipasi perusahaan dalam menyediakan lowongan untuk Penyandang Disabilitas masih rendah hanya 3,35% dari total lowongan yang diperuntukkan bagi mereka. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Data analisis secara kualitatif dengan menggunakan indikator strategi dari Jack Koteen (dalam salusu, 2006:104-105) yang meliputi tipe-tipe strategi yakni Corporate Strategy (Strategi organisasi), Program Strategy (Strategi program), Resources Support Strategy (Strategi Pendukung Sumber Daya), Institutional Strategy (Strategi Kelembagaan). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi program Job Fair yang diselenggarakan Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan telah memberikan dampak positif dalam mendukung Penyandang Disabilitas untuk mendapatkan peluang kerja yang lebih baik.
Kualitas Pelayanan Dinas Ketahanan Pangan pada Program Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kabupaten Deli Serdang Putra Aditya, Alief; Rangkuti, Zoraya Alfathin
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 4 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i4.21082

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya kualitas pelayanan publik dalam pelaksanaan Program Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kabupaten Deli Serdang. Meskipun daerah ini merupakan salah satu sentra surplus beras di Sumatera Utara, program GPM tetap dilaksanakan guna menjaga stabilitas harga dan menekan inflasi menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas pelayanan publik oleh Dinas Ketahanan Pangan menggunakan lima indikator kualitas pelayanan. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa indikator keandalan, daya tanggap, dan sarana informasi masih belum optimal, sedangkan indikator jaminan dan empati dinilai baik. Kesimpulannya, perlu adanya peningkatan pada aspek distribusi, kecepatan pelayanan, dan komunikasi publik agar pelaksanaan GPM lebih efektif dan merata.
The Pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Bina Warga Dalam Meningkatkan Pemasukan Kas Desa Buntu Pane Kabupaten Asahan Firmansyah, Ryan; Rangkuti, Zoraya Alfathin
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengelolaan BUMDes Bina Warga dalam meningkatkan pendapatan Desa Buntu Pane, Kabupaten Asahan. BUMDes berperan penting dalam mendorong ekonomi lokal dan kesejahteraan masyarakat, namun masih menghadapi kendala transparansi, partisipasi, dan keberlanjutan usaha. Metode penelitian yang digunakan ialah kualitatif deskriptif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap perangkat desa dan masyarakat. Penelitian ini menggunakan teori menurut Pusat Kajian Dinamika Sistem Pembangunan (2007) dan Purnomo (2016) yang menyatakan bahwa prinsip pengelolaan BUMDes itu ialah dengan prinsip Kooperatif, Partisipatif, Emansipatif, Transparan, Akuntabel,dan Sustainable. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BUMDes mengelola dua unit usaha, yaitu layanan internet (Wi-Fi) dan florist (papan bunga). Usaha Wi-Fi tergolong berhasil karena membantu masyarakat dengan harga terjangkau, sedangkan florist tidak berlanjut akibat kurangnya tenaga ahli dan partisipasi warga. Permasalahan utama terletak pada minimnya sosialisasi, keterlibatan masyarakat, dan keterbukaan informasi keuangan. Berdasarkan prinsip pengelolaan BUMDes, aspek partisipatif, emansipatif, dan transparansi masih perlu diperkuat. Diperlukan peningkatan sosialisasi serta pengelolaan yang lebih terbuka agar BUMDes lebih berkelanjutan dan mampu meningkatkan kas desa secara optimal.
TATA KELOLA PROGRAM CSR MELALUI COLLABORATIVE GOVERNANCE Sandhi Sada Arih Sitakar; Zoraya Alfathin Rangkuti
Jurnal Kebijakan Publik Vol 15, No 2 (2024)
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jkp.v15i2.8498

Abstract

Program Corporate Social Responsibility (CSR) merupakan salah satu program yang diwajibkan kepada perusahaan untuk melakukan tanggung jawabnya kepada sosial dalam rangka menghasilkan suatu dampak positif bagi masyarakat yang berada di lingkungan maupun di luar lingkungan perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan secara rinci tata kelola program CSR melalui konsep Collaborative Governance dalam menunjang pembangunan daerah di Kabupaten Dairi. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis secara kualitatif dengan pendekatan Collaborative. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pengelolaan program CSR yang dilakukan oleh pemerintah Kabupaten Dairi tidak dialokasikan sepenuhnya untuk menunjang program prioritas pembangunan daerah Kabupaten Dairi. Pada dimensi kondisi awal, pemerintah memiliki motivasi dengan perusahaan untuk berkolaborasi dalam pembangunan daerah. Pada dimensi kepemimpinan, pemerintah kurang dalam memberikan komunikasi kepada publik terkait program CSR dan juga tidak pernah mengadakan forum resmi dengan perusahaan untuk mendiskusikan program CSR. Dimensi desain kelembagaan, tidak adanya peraturan khusus yang mengatur tata kelola program CSR oleh pemerintah. Dimensi proses kolaborasi, pemerintah kurang aktif untuk bernegosiasi dengan perusahaan-perusahaan sehingga dana CSR sangat sedikit dan tidak ada sama sekali di tahun 2020 dan 2021. Dana CSR cenderung dialokasikan untuk membantu UMKM.