Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Efektivitas Program Kampung Berkualitas (KB) Dalam Peningkatan Kesejahteraan Ekonomi Masyarakat Di Kelurahan Gaharu, Medan Timur Ikhsan Gusferi; Zoraya Alfathin Rangkuti
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4446

Abstract

Program Kampung Berkualitas (KB) bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kerja sama lintas sektor di bidang kependudukan, kesehatan, pendidikan, dan ekonomi keluarga. Namun, pelaksanaannya di Kelurahan Gaharu, Kecamatan Medan Timur, belum sepenuhnya efektif. Masih terdapat warga yang belum mampu memenuhi kebutuhan dasar, usaha keluarga yang belum legal, serta rendahnya keterlibatan masyarakat dalam kegiatan Kampung KB. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas program tersebut dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat dengan metode deskriptif kualitatif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan indikator efektivitas menurut Sutrisno dalam Wulandari (2018) yaitu pemahaman program, ketepatan sasaran, serta perubahan nyata. Pemahaman program menekankan pada sejauh mana seluruh pihak yang terlibat memahami tujuan dan pelaksanaan program agar dapat dijalankan secara efektif. Ketepatan sasaran menunjukkan apakah program telah dilaksanakan sesuai dengan target dan tujuan yang telah direncanakan sejak awal. Sementara itu, perubahan nyata menjadi ukuran hasil dari pelaksanaan program, yakni sejauh mana program mampu memberikan dampak positif dan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan. Maka hasil penelitian menunjukkan bahwa program mulai memberikan dampak positif pada kesadaran keluarga dan aktivitas ekonomi produktif melalui UPPKA. Namun, pemahaman masyarakat masih terbatas, sasaran belum tepat, serta koordinasi antar lembaga dan pendampingan ekonomi belum optimal.
Efektivitas Program Kampung Berkualitas (KB) Dalam Peningkatan Kesejahteraan Ekonomi Masyarakat Di Kelurahan Gaharu, Medan Timur Ikhsan Gusferi; Zoraya Alfathin Rangkuti
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4517

Abstract

Program Kampung Berkualitas (KB) bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kerja sama lintas sektor di bidang kependudukan, kesehatan, pendidikan, dan ekonomi keluarga. Namun, pelaksanaannya di Kelurahan Gaharu, Kecamatan Medan Timur, belum sepenuhnya efektif. Masih terdapat warga yang belum mampu memenuhi kebutuhan dasar, usaha keluarga yang belum legal, serta rendahnya keterlibatan masyarakat dalam kegiatan Kampung KB. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas program tersebut dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat dengan metode deskriptif kualitatif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan indikator efektivitas menurut Sutrisno dalam Wulandari (2018) yaitu pemahaman program, ketepatan sasaran, serta perubahan nyata. Pemahaman program menekankan pada sejauh mana seluruh pihak yang terlibat memahami tujuan dan pelaksanaan program agar dapat dijalankan secara efektif. Ketepatan sasaran menunjukkan apakah program telah dilaksanakan sesuai dengan target dan tujuan yang telah direncanakan sejak awal. Sementara itu, perubahan nyata menjadi ukuran hasil dari pelaksanaan program, yakni sejauh mana program mampu memberikan dampak positif dan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan. Maka hasil penelitian menunjukkan bahwa program mulai memberikan dampak positif pada kesadaran keluarga dan aktivitas ekonomi produktif melalui UPPKA. Namun, pemahaman masyarakat masih terbatas, sasaran belum tepat, serta koordinasi antar lembaga dan pendampingan ekonomi belum optimal.
The Pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Bina Warga Dalam Meningkatkan Pemasukan Kas Desa Buntu Pane Kabupaten Asahan Ryan Firmansyah; Zoraya Alfathin Rangkuti
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4853

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengelolaan BUMDes Bina Warga dalam meningkatkan pendapatan Desa Buntu Pane, Kabupaten Asahan. BUMDes berperan penting dalam mendorong ekonomi lokal dan kesejahteraan masyarakat, namun masih menghadapi kendala transparansi, partisipasi, dan keberlanjutan usaha. Metode penelitian yang digunakan ialah kualitatif deskriptif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap perangkat desa dan masyarakat. Penelitian ini menggunakan teori menurut Pusat Kajian Dinamika Sistem Pembangunan (2007) dan Purnomo (2016) yang menyatakan bahwa prinsip pengelolaan BUMDes itu ialah dengan prinsip Kooperatif, Partisipatif, Emansipatif, Transparan, Akuntabel,dan Sustainable. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BUMDes mengelola dua unit usaha, yaitu layanan internet (Wi-Fi) dan florist (papan bunga). Usaha Wi-Fi tergolong berhasil karena membantu masyarakat dengan harga terjangkau, sedangkan florist tidak berlanjut akibat kurangnya tenaga ahli dan partisipasi warga. Permasalahan utama terletak pada minimnya sosialisasi, keterlibatan masyarakat, dan keterbukaan informasi keuangan. Berdasarkan prinsip pengelolaan BUMDes, aspek partisipatif, emansipatif, dan transparansi masih perlu diperkuat. Diperlukan peningkatan sosialisasi serta pengelolaan yang lebih terbuka agar BUMDes lebih berkelanjutan dan mampu meningkatkan kas desa secara optimal.
Implementasi Kebijakan Triple Skilling Dalam Membangun Tenaga Kerja Terampil Dan Produktif Pada Balai Besar Pelatihan Vokasi Dan Produktivitas Medan Rafly Dwi Azhari Harahap; Zoraya Alfathin Rangkuti
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.8111

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan Triple Skilling dalam membangun tenaga kerja yang terampil dan produktif pada Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Medan. Kebijakan Triple Skilling yang mencakup skilling, re-skilling, dan up-skilling merupakan strategi pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia guna menjawab permasalahan ketenagakerjaan, khususnya ketidaksesuaian kompetensi tenaga kerja dengan kebutuhan industri. Penelitian ini menggunakan teori implementasi kebijakan George C. Edward III yang meliputi aspek komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Penelitian dilakukan dengan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari pengelola BBPVP Medan, instruktur pelatihan, serta peserta pelatihan. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan Triple Skilling di BBPVP Medan telah berjalan cukup baik, terutama pada aspek komunikasi kebijakan dan struktur birokrasi yang jelas. Program pelatihan telah disesuaikan dengan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) dan kebutuhan dunia industri. Namun, masih ditemukan kendala berupa keterbatasan durasi pelatihan, kurangnya minat masyarakat pada beberapa kejuruan, serta perlunya peningkatan kompetensi instruktur. Secara keseluruhan, kebijakan Triple Skilling memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan keterampilan tenaga kerja, meskipun masih memerlukan penguatan pada aspek sumber daya dan keberlanjutan program.
Implementasi Kebijakan Triple Skilling Dalam Membangun Tenaga Kerja Terampil Dan Produktif Pada Balai Besar Pelatihan Vokasi Dan Produktivitas Medan Rafly Dwi Azhari Harahap; Zoraya Alfathin Rangkuti
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.8215

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan Triple Skilling dalam membangun tenaga kerja yang terampil dan produktif pada Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Medan. Kebijakan Triple Skilling yang mencakup skilling, re-skilling, dan up-skilling merupakan strategi pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia guna menjawab permasalahan ketenagakerjaan, khususnya ketidaksesuaian kompetensi tenaga kerja dengan kebutuhan industri. Penelitian ini menggunakan teori implementasi kebijakan George C. Edward III yang meliputi aspek komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Penelitian dilakukan dengan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari pengelola BBPVP Medan, instruktur pelatihan, serta peserta pelatihan. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan Triple Skilling di BBPVP Medan telah berjalan cukup baik, terutama pada aspek komunikasi kebijakan dan struktur birokrasi yang jelas. Program pelatihan telah disesuaikan dengan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) dan kebutuhan dunia industri. Namun, masih ditemukan kendala berupa keterbatasan durasi pelatihan, kurangnya minat masyarakat pada beberapa kejuruan, serta perlunya peningkatan kompetensi instruktur. Secara keseluruhan, kebijakan Triple Skilling memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan keterampilan tenaga kerja, meskipun masih memerlukan penguatan pada aspek sumber daya dan keberlanjutan program
Strategies of the Department of Transportation in Regulating Street-Side Parking in Binjai City Br Sembiring, Yuninta Sartika; Rangkuti, Zoraya Alfathin
TRANSEKONOMIKA: AKUNTANSI, BISNIS DAN KEUANGAN Vol. 5 No. 1 (2025): January 2025
Publisher : Transpublika Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55047/transekonomika.v5i1.770

Abstract

The primary goal of this research is to explore the Department of Transportation's approach to managing public roadside parking in Binjai City, as well as the challenges it faces. This is due to the role of the Binjai City Transportation Service as a key provider of services to the residents of Binjai City. According to the Minister for Administrative Reform's Decree No. 25 of 2004, public services encompass all activities carried out by service providers to meet the needs of service recipients and comply with legal requirements. The regulations governing public roadside parking in Binjai City are outlined in Mayor of Binjai Regulation No. 27 of 2018, which amends the retribution rates for parking services on public roads as specified in Regional Regulations of Binjai City No. 4 of 2011 regarding Public Service Retribution. The research approach employed is descriptive with a focus on qualitative analysis. Data collection involved interviews, observations, and documentation review. The data was qualitatively analysed using a theoretical framework centred on persuasive communication between the Department of Transportation and individuals engaged in illegal parking, as proposed by Effendy. The results of this study indicate that the persuasive communication pattern used by the Department of Transportation is weak against illegal parking actors. It is hoped that socialization will be further enhanced in the form of a persuasive approach itself, namely by inviting illegal parking actors to want to be sheltered or fostered by the Department of Transportation.