Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PEMERIKSAAN HB DAN PEMBERIAN TABLET FE GRATIS SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN ANEMIA PADA IBU HAMILDI POSYANDU OGAN JAYA Era Mardia Sari; Anggraini, Helni; Amallia, Siti; Rohmin, Anur; Mariyam, Nelly; Rosdiana, Meta; Ratnawati, Ramesia
Ukhuwah : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): UKHUWAH : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : STIK SITI KHADIJAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52395/ujpkm.v3i1.504

Abstract

Pregnant women are highly susceptible to pregnancy complications, such as anemia. Anemia in pregnancy is largely caused by iron (Fe) deficiency due to insufficient dietary Fe intake or excessive Fe loss from the body, for example through bleeding. The incidence of anemia in pregnant women can be reduced in various ways, one of which is by providing health education to pregnant women about anemia. The impact of anemia on pregnant women causes various problems, including the risk of giving birth to stunted children. Stunting is a condition where a child's height is shorter than the standard for their age due to ongoing malnutrition. The purpose of this activity was to determine the hemoglobin levels of pregnant women and provide free Fe tablets to pregnant women as an effort to prevent anemia during pregnancy at the Integrated Health Post (Posyandu). The method used was hemoglobin testing and distribution of free iron tablets. This activity was held at the Ogan Jaya Integrated Health Post (Posyandu) on October 25, 2024, with 12 pregnant women participating. The results obtained from 12 pregnant women included 7 with normal hemoglobin levels and 5 with mild anemia. Ten iron tablets were distributed to the pregnant women. This activity is expected to help pregnant women understand their hemoglobin levels and receive Fe tablets as a preventative measure for anemia during pregnancy at the Integrated Health Post (Posyandu).
PENTINGNYA PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF PADA BAYI USIA 0 - 6 BULAN Siti Amallia; Era Mardia Sari; Meta Rosdiana; Nelly Mariyam; Yessy Octa Fristika; Helni Anggraini
Ukhuwah : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2023): UKHUWAH : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : STIK SITI KHADIJAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52395/ujpkm.v1i1.372

Abstract

ASI Eksklusif adalah pemberian ASI sedini mungkin setelah persalinan, diberikan tanpa jadwal dan tidak diberi makanan lain, walaupun air putih, sampai bayi berumur 6 bulan. Masih banyak ibu yang memberikan makanan tambahan pengganti ASI (MP-ASI) kepada bayi yang berumur kurang dari empat bulan. Pemberian MP-ASI terlalu dini mempunyai resiko kontaminasi yang sangat tinggi yaitu terjadinya gastroenteritis yang sangat berbahaya bagi bayi dan dapat mengurangi produksi ASI lantaran bayi jarang menyusui. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman ibu tentang pentingnya pemberian ASI Eksklusif pada bayi. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah ceramah dan tanya jawab dengan menggunakan media cetak seperti Flip Chart dan leaflet. Kegiatan ini dilaksanakan di PMB Misni Herawati Kota Palembang pada tanggal 03 Desember 2021 dan diikuti oleh 24 orang peserta penyuluhan. Hasil yang didapatkan dalam kegiatan ini adalah terdapat peningkatan pengetahuan dan pemahaman ibu tentang manfaat pemberian ASI Eksklusif pada bayi. Diharapkan dari kegiatan ini semua ibu hamil dan ibu yang memiliki bayi usia 0-6 bulan dapat memberikan ASI Eksklusif hingga bayi berusia 2 tahun karena ASI mengandung zat gizi dan berbagai zat kekebalan tubuh yang dibutuhkan bayi sehingga dapat melindungi bayi dari penyakit seperti diare, sakit telinga, infeksi saluran pernafasan dan alergi.
PENCEGAHAN PENYAKIT GANGGUAN REPRODUKSI MELALUI PENYULUHAN KESEHATAN TENTANG KEPUTIHAN PADA IBU RUMAH TANGGA DI KELURAHAN GANDUS Nelly Mariyam; Meta Rosdiana; Siti Amallia; Anur Rohmin; Era Mardia Sari; Helny Anggraini; Yulia; Ramesia Ratnawati
Ukhuwah : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): UKHUWAH : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : STIK SITI KHADIJAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52395/ujpkm.v3i2.534

Abstract

Keputihan merupakan tanda peringatan dini adanya gangguan pada sistem reproduksi wanita sehingga tidak boleh dianggap sebagai kondisi yang normal atau sepele. Wanita disarankan untuk melakukan pemeriksaan secara rutin agar penyebab keputihan dapat diketahui sejak dini. Oleh karena itu, ibu rumah tangga perlu memiliki pengetahuan yang memadai mengenai gangguan reproduksi, khususnya keputihan, agar mampu bersikap tepat dalam menjaga kesehatan dirinya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman ibu rumah tangga tentang penyakit gangguan reproduksi, terutama keputihan, melalui pendidikan kesehatan. Sasaran kegiatan adalah ibu rumah tangga usia produktif di RT 19 Kelurahan Gandus, Palembang. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk pemberdayaan masyarakat melalui penyuluhan kesehatan menggunakan metode ceramah dan diskusi. Media yang digunakan meliputi leaflet, alat peraga, dan banner. Peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi, terlihat dari keaktifan mereka dalam mengajukan pertanyaan selama penyuluhan. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan berdasarkan perbandingan hasil pre-test dan post-test. Pada pre-test, sebagian besar peserta memiliki pengetahuan rendah (56,2%), sedangkan pada post-test mayoritas peserta memiliki pengetahuan tinggi (71,9%). Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong ibu rumah tangga untuk menerapkan pola hidup sehat dan melakukan pemeriksaan kesehatan reproduksi secara rutin di Puskesmas Gandus.
Factors Associated with the Utilization of the Buku KIA at Puskesmas Pemulutan, Ogan Ilir Regency, 2025 Era Mardia Sari; Siti Amallia; Helni Anggraini; Anur Rohmin; Nelly Mariyam; Meta Rosdiana
Jurnal Kesehatan : Jurnal Ilmiah Multi Sciences Vol 16 No 1 (2026): JURNAL KESEHATAN : JURNAL ILMIAH MULTI SCIENCES
Publisher : STIK SITI KHADIJAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52395/jkjims.v16i1.549

Abstract

Abstract The Maternal and Child Health (MCH) Handbook is called “The Buku KIA” serves as a communication tool between healthcare providers, pregnant women, breastfeeding mothers, and families to monitor health during pregnancy, childbirth, the postpartum period, as well as child growth and development. This handbook functions not only as a medical record but also as an educational medium to improve mothers’ knowledge and awareness of the importance of healthy behaviors during pregnancy and child care. However, the low level of utilization and incomplete completion of the Buku KIA remains a concern, as inadequate documentation of maternal and child health information may reduce opportunities for complication prevention and timely health interventions. This study aimed to identify factors influencing the utilization of the the Buku KIA. This research employed a descriptive analytic design with a cross-sectional approach. The study population consisted of 80 pregnant women, with a sample of 25 respondents selected using accidental sampling. Data were analyzed using univariate analysis with frequency distributions and bivariate analysis using linear regression tests. The results showed that education level (p = 0.001), knowledge level (p = 0.0004), the role of healthcare providers (p = 0.021), family support (p = 0.027), and perception (p = 0.025) had a significant influence on the utilization of the the Buku KIA. In conclusion, education level, knowledge level, the role of healthcare providers, family support, and perception significantly influence the utilization of the Buku KIA. Keywords: Education, knowledge, role of healthcare providers, family support, utilization of the MCH Handbook (the Buku KIA)