Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Pengaruh Model Pembelajaran Berbasis Masalah dengan Pendekatan STEM terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Ripaldo Pandiangan; Asrin Lubis
JURNAL RISET RUMPUN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM Vol. 3 No. 1 (2024): April : Jurnal Riset Rumpun Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Publisher : Pusat riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurrimipa.v3i1.2518

Abstract

This study aims to determine whether there is an influence of the problem-based learning model (PBL) with a STEM approach on the mathematical problem solving ability of grade VIII students of SMP Negeri 17 Medan. This research was conducted at SMP N 17 Medan T.A 2023/2024. The research method used is a quasi-experimental method. The sample of this study consisted of two classes, namely class VIII-3 as an experimental class taught with a PBL model with a STEM approach and class VIII-4 as a control class taught with conventional models. Based on descriptive statistics and categorization of research results, it was found that the mathematical problem solving ability of experimental class students was 67,74% of students in the high category, 32.26% of other students in the medium category, and no students in the low category. Meanwhile, in the control class, 15,63% of students were in the high level of problem solving ability, 53,13% were in the medium level and 31,24% of students were in the category low category. Thus it can be seen that the mathematical problem solving ability of grade students taught with PBL with a STEM approach is better than conventional learning models. Furthermore, with inferential statistical analysis for the t test, calculated t value = 2,42 and ttable = 1,999623, thus t calculated > t table means that the problem-solving ability of students taught with PBL with a STEM approach is not the same as students who use the learning conventional model. With further analysis, Fcalculated = 5,6847 and F table = 3,998494482, then calculated F > F table so it can be concluded that problem-based learning models with a STEM approach have a significant effect on students' mathematical problem solving abilities.
Development of a Flipbook Learning Media Based on a Problem-Based Learning Model to Improve Mathematical Literacy Skills and Students' Motivation for Learning on the Pythagorean Theorem in Grade VIII at State Junior High School 40 Medan Simarmata, Putri Sonia; Mulyono, Mulyono; Lubis, Asrin; Nasution, Hamidah
Daya Matematis: Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika Vol 13, No 3 (2025): December
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jdm.v13i3.77215

Abstract

Based on the results of initial observations at SMP Negeri 40 Medan, there are teachers who have not maximized the design, development, and utilization of learning media, especially flipbook media that has never been implemented. As well as the mathematical literacy skills and learning motivation of students are still low. This study aims to (1) produce flipbook media based on the Problem Based Learning learning model that is valid, practical and effective, (2) analyze the improvement of mathematical literacy skills and (3) analyze the improvement of student learning motivation using flipbook media based on Problem Based Learning. This study uses the ADDIE model. This study involved class VIII students of SMP Negeri 40 Medan. The instruments used in the development of flipbook media are Teaching Modules, LKPD, Mathematical Literacy Ability Tests and Student Learning Motivation Questionnaires. The results of the study are that the flipbook media meets the valid criteria with a score of 4.69, then the flipbook media was tested to obtain practical and effective media so that it meets the practical criteria with a score of 88.95, and the flipbook media meets the effective criteria with a score of 87.79. The increase in mathematical literacy skills measured by N-gain on the development trial conducted twice against pretest with posttest I with an average N-gain of 0.33 in the medium category, then against posttest I and posttest II with an average N-gain of 0.73 in the high category. Furthermore, the increase in students' learning motivation by measuring the pretest and posttest with an average N-gain of 0.6 in the medium category. Based on the N-gain results, it is stated that flipbook media based on the Problem Based Learning learning model is able to improve students' mathematical literacy skills and learning motivation at SMP Negeri 40 Medan.
Analisis kemampuan komunikasi matematis siswa kelas VIII MTS lab. IKIP Al-Washliyah Medan menggunakan model pembelajaran kooperatif dengan tipe talking stick Khairunnisa, Dinda; Lubis, Asrin
Nautical : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 1 No. 11 (2023): Nautical: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia
Publisher : ARKA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55904/nautical.v1i11.481

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan komunikasi matematis siswa setelah diajarkan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe talking stick, dan mengetahui kesulitan yang dialami siswa VIII di MTS Lab. IKIP Al-Washliyah Medan dalam menyelesaikan soal komunikasi matematis setelah menggunakan model pembelajaran kooperatif dengan tipe Talking Stick. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Subjek penelitian ini adalah siswa-siswi kelas VIII MTS Lab. IKIP Al-Washliyah Medan. Pemilihan subjek dalam penelitian ini berdasarkan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah metode tes diagnostik, tes kemampuan komunikasi matematis siswa, dan wawancara. Adapun hasil penelitian diperoleh sebagai berikut: (1) Kemampuan komunikasi matematis siswa kelas VIII di MTS Lab. IKIP Al-Washliyah Medan setelah diajarkan menggunakan model pembelajaran kooperatif kooperatif tipe Talking Stick menunjukkan dari 28 siswa diperoleh bahwa 28,57% siswa dengan kategori rendah, 39,28% siswa dengan kategori sedang, dan 32,14% siswa dengan kategori rendah. (2) Kesulitan-kesulitan yang dihadapi siswa kelas VIII MTS Lab. IKIP Al-Washliyah Medan dalam kemampuan komunikasi matematis rendah yaitu mengalami kesulitan konsep, prinsip, dan operasi. Pada siswa berkemampuan komunikasi matematis sedang, siswa mengalami kesulitan fakta, prinsip, dan operasi.
Pengembangan Modul Matematika Berbasis Pendekatan Metakognitif dalam Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah dan Self-Confidence Matematis Siswa Lubis, Rida Nelviani; Lubis, Asrin; Asmin, Asmin
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 7 No 1: Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 7 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v7i1.1837

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan: validitas, praktis, efektif, modul pembelajaran yang dikembangkan menggunakan pendekatan metakognitif, peningkatan kemampuan pemecahan masalah dan self-confidence matematis siswa. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan model pengembangan Dick & Carey. Hasil penelitian ini: (1) Validasi modul pembelajaran dengan menggunakan pendekatan metakognitif yang dikembangkan berada pada kategori ‘Valid’ dengan nilai rata-rata total sebesar 4,3; (2) Berdasarkan indeks gain ternormalisasi, diperoleh bahwa pada uji coba I terjadi peningkatan nilai sebesar 0,42 dengan kriteria sedang dan pada uji coba II terjadi peningkatan nilai sebesar 0,52 dengan kriteria sedang ; (3) Berdasarkan hasil pencapaian self-confidence, terjadi peningkatan dari uji coba I ke uji coba II.; (4) Modul pembelajaran berbasis dengan menggunakan pendekatan metakognitif yang dikembangkan memenuhi kriteria keberhasilan kepraktisan modul pembelajaran ditinjau dari hasil observasi keterlaksanaan pembelajaran. Skor yang diperoleh pada uji coba II adalah 4,47 dengan kategori ‘Baik’.
PENGEMBANGAN MODEL DESIGN DIDACTIC RESEARCH (DDR) UNTUK MENGATASI HAMBATAN BELAJAR (LEARNING OBSTACLE) MATEMATIKA Sitanggang, Andri Kristianto; Lubis, Asrin; Elisa, Tetty Suyanty
JURNAL HANDAYANI PGSD FIP UNIMED Vol. 15 No. 1: Juni 2024
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jh.v15i1.60118

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengembangkan sebuah model Didactic Design Research untuk mengatasi hambatan belajar matematika mahasiswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan dengan model ADDIE. Mengenai validitas produk, hasil data validasi dari ahli materi diperoleh persentase 82,15% yang termasuk dalam kategori layak dan revisi serta hasil data validasi ahli model diperoleh persentase 83,42% dengan kategori layak. Rancangan didaktis yang dikembangkan untuk mengatasi hambatan belajar matematika mahasiswa didasarkan pada hubungan dosen, mahasiswa, dan materi digambarkan menjadi sebuah Segitiga Didaktis. Segitiga Didaktis ini kemudian dimodifikasi karena hanya menggambarkan hubungan pedagogis (HP) antar dosen dan mahasiswa dan hubungan didaktis (HD) antara mahasiswa dan materi. Setelah dimodifikasi Segitiga Didaktis menggambarkan hubungan pedagogis (HP) antar dosen dan mahasiswa dan hubungan didaktis (HD) antara mahasiswa dan materi, dan hubungan antisipasi dosen dan materi yang disebut sebagai antisipasi didaktis dan pedagogis (ADP).
The Pengaruh Model CORE (Connecting, Organizing, Reflecting, Extending) Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Siswa Sekolah Menengah Atas Ryanti, Murni Nova; Lubis, Asrin
Mandalika Mathematics and Educations Journal Vol 7 No 4 (2025): Desember
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jm.v7i4.10458

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran CORE (Connecting, Organizing, Reflecting, Extending) terhadap kemampuan berpikir kritis matematis siswa kelas X MAN 1 Medan. Jenis penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Populasi penelitian mencakup seluruh siswa kelas X MAN 1 Medan tahun pelajaran 2025/2026. Sampel penelitian terdiri atas dua kelas yang dipilih dengan teknik purposive sampling, yaitu kelas X-5 sebagai kelas eksperimen yang diajar menggunakan model pembelajaran CORE dan kelas X-8 sebagai kelas kontrol yang diajar dengan pembelajaran langsung. Instrumen penelitian berupa tes uraian kemampuan berpikir kritis matematis yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Data dianalisis menggunakan uji normalitas, homogenitas, uji-t sampel independen, N-Gain, dan Cohen’s d. Hasil analisis menunjukkan nilai thitung = 4,368 > ttabel = 1,999, yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara kedua kelompok. Nilai Cohen’s d = 1,1 termasuk kategori efek tinggi, sedangkan nilai N-Gain = 0,621 berada pada kategori sedang. Dengan demikian, model pembelajaran CORE berpengaruh signifikan dan efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis matematis siswa kelas X MAN 1 Medan.
Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Permainan (Game-Based Learning) Dengan Memanfaatkan Platform Online Dalam Meningkatkan Pemahaman Konsep Matematika Siswa Tampubolon, Andre Kristiando; Lubis, Asrin
PIJAR: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 3 No. 2 (2025): April
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/pijar.v3i2.1270

Abstract

Penulisan ini bertujuan untuk: (1) menganalisis peningkatan kemampuan pemahaman konsep matematika siswa melalui implementasi model pembelajaran game-based learning di SMP Negeri 3 Medan, dan (2) menggambarkan proses jawaban siswa dalam menyelesaikan masalah terkait kemampuan pemahaman konsep matematika siswa. Penulisan ini menggunakan pendekatan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua proses. Subjek penulisan terdiri dari 29 siswa kelas VIII-E SMP Negeri 3 Medan. Data dikumpulkan melalui tes pemahaman konsep matematika siswa, observasi kemampuan pendidik, dan observasi aktivitas siswa. Hasil penulisan menunjukkan bahwa: (1) kemampuan pemahaman konsep matematika siswa meningkat setelah diterapkannya model game-based learning, dengan rata-rata nilai tes pemahaman konsep matematika siswa pada proses I sebesar 76,37, yang meningkat menjadi 86,55 pada proses II. Ketuntasan klasikal juga meningkat, di mana pada proses I terdapat 18 siswa (62,06%) yang mencapai nilai ≥ 70, yang meningkat menjadi 24 siswa (82,75%) pada proses II. (2) Proses jawaban siswa dalam menyelesaikan tes kemampuan pemahaman konsep matematika siswa dikategorikan baik, karena siswa mampu memenuhi indikator kemampuan pemahaman konsep matematika dengan baik. Berdasarkan temuan ini, disimpulkan bahwa penerapan model game-based learning dapat menumbuhkan kemampuan pemahaman konsep matematika siswa di kelas VIII-E SMP Negeri 3 Medan. Penulis menyarankan agar pendidik matematika mulai menerapkan model yang berpusat pada siswa, seperti game-based learning, untuk menumbuhkan pemahaman konsep matematika siswa, melibatkan siswa secara aktif, dan menciptakan suasana belajar yang menyenangkan. Penulisan ini juga dapat menjadi bahan pertimbangan bagi penulisan lanjutan untuk menerapkan model game-based learning pada materi pelajaran lain
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD BERBANTUAN GEOGEBRA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS SISWA SMP IT AL-HIJRAH Khazanah, Khazanah; Lubis, Asrin
MES: Journal of Mathematics Education and Science Vol 11, No 2 (2026): Edisi April
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/mes.v11i2.12058

Abstract

This study aims to determine: efforts that can be made to improve students' mathematical concept comprehension abilities and the extent of improvement in students' mathematical concept comprehension abilities through the application of the STAD cooperative learning model assisted by GeoGebra. This study is a classroom action research conducted in two cycles. The research subjects were 28 students in class VIII-D of SMP IT Al-Hijrah in the 2024/2025 academic year, where the researcher acted as the teacher during the learning process. The research instruments included tests, observations, and interviews. The results showed that the application of the STAD cooperative learning model assisted by GeoGebra could improve students' mathematical concept comprehension skills through the provision of contextual examples, guided discussions with prompts and questions, additional exercises, facilitation of the use of GeoGebra to visualise concepts, systematic guidance on the steps to solve problems, reinforcement and motivation, and rewards for active groups. Based on the test results, there was an increase in conceptual understanding ability from the pre-cycle, where only 11 students (39%) achieved mastery with an average score of 51.79, to 17 students (61%) in cycle I with an average score of 68.45 and an N -Gain of 0.20 (low category), and in cycle II, it increased to 24 students (86%) with an average score of 85.71 and an N-Gain of 0.59 (medium category). Thus, the application of the STAD cooperative learning model assisted by GeoGebra proved to have a significant positive impact on the mathematical concept comprehension abilities of Grade VIII students at SMP IT Al-Hijrah.