Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

PENDAMPINGAN RINTISAN SEKOLAH INKLUSI DI KABUPATEN MAGELANG Astuty Astuty; Farikah Farikah; Herpindo Herpindo
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023): Volume 4 Nomor 4 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i4.19718

Abstract

Keragaman peserta didik di kelas inklusif merupakan keniscayaan. Keragaman dapat terjadi karena berbagai sebab, salah satunya keragaman karena siswa memiliki kebutuhan khusus. Pada konteks ini harus dilakukan proses adaptasi kurikulumdi MI Al Islam Krasak Salam Kabupaten Magelang agar dapat memenuhi keragaman peserta didik. Hasil pengabdian ini menawarkan rujukan bagi guru dalam melakukan proses adaptasi kurikulum di kelas inklusif. Kerangka kerja adaptasi kurikulum didasarkan pada tiga prinsip pendidikan inklusif yaitu kehadiran, partisipasi dan prestasi. Ketiganya harus secara seimbang menjadi landasan kerja adaptasi kurikulum. Pelaksanaan adaptasi kurikulum dilakukan pada tiga dimensi yaitu kurikuler, instruksional dan lingkungan pembelajaran. Pada bagian akhir dijelaskan secara singkat strategi pengembangan rencana pembelajaran dari kurikulum yang diadaptasi. Luaran pengabdian tahun pertama yang sudah terlaksana meliputi (1) Hasil pemetaan anak berkebutuhan khusus, (3) Kurikulum Sekolah Pendidikan Inklusi, (3) Rencana Tahunan Penyelenggaraan Pendidikan Inklusi. Tahun kedua rencana hasil pengabdian meliputi; Rapor dapodik dan raport narasi; Laporan Layanan Individual (RPP), Perangkat Penilaian, dan  Praktik pembelajaran di kelas yang tergabung dalam dokumen kurikulum rintisan sekolah inklusi. Hasil pengabdian ini diharapkan menjadi rujukan profesional bagi guru-guru di kelas inklusif.
MAKNA KULTURAL LEKSIKON MOTIF BATIK SORENG KABUPATEN MAGELANG SEBAGAI UPAYA PRESERVASI WARISAN BUDAYA Astuty Astuty; Herpindo Herpindo
E-Amal: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 2: Mei 2021
Publisher : LP2M STP Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47492/eamal.v1i2.2555

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk menemutunjukkan makna kultural batik soreng Kabupaten Magelang sebagai preservasi warisan budaya. Pengabdian narrative review ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil pengabdian menunjukkan, bahwa makna kultural batik soreng terletak pada corak warna terang dan latar penari soreng. Leksikon batik soreng Kabupaten Magelang terdapat pada ikon gambar waluh, Batu kali, kera ekor panjang, rmpun bambu, bebatuan, latar kopi pecah, titik telu, dan penari soreng menginjak batu dengan latar Mandala Borobudur. Sedang usaha preservasi dengan cara pemasangan motif batik melalui papan reklame atau media massa online, seragam sekolah dan kantor, serta souvenir di tempat wisata
Trend in Language, Ethnic and Learning: Bibliometric Litterature Review Astuty Astuty; Herpindo Herpindo; Farikah Farikah; Miftahula Rizkqin Nikmatullah
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i1.4938

Abstract

The aim of this research is to conduct a thorough bibliometric literature review of the complex and multifaceted relationships between language, ethnicity, and learning, using sophisticated computational techniques to map and analyze academic scholarship across diverse interdisciplinary domains. Using modern data mining and network analysis approaches, the researchers deconstructed established educational research paradigms by carefully examining publication trends, citation networks, and topic clusters. The complete investigation indicated that linguistic and ethnic variety are not educational impediments, but rather rich reservoirs of cultural information and cognitive flexibility, calling into question traditional deficit-oriented theories of academic comprehension. The findings revealed that bilingual and multilingual learners had significantly improved cognitive capacities, such as superior executive functioning, metacognitive skills, and cross-cultural problem-solving abilities, which go beyond typical monolingual learning frameworks. The study revealed significant regional discrepancies in knowledge production, with academic work mostly centered in North American and European institutional environments, emphasizing systemic imbalances in global knowledge formation. By repositioning linguistic and cultural diversity as fundamental intellectual strengths rather than limitations, the study offers transformative insights into developing more inclusive, equitable, and dynamic educational strategies capable of effectively responding to the complexities of an increasingly interconnected global academic and technological landscape. The findings not only challenge existing educational paradigms, but also offer a nuanced, comprehensive framework for understanding cognitive potential across diverse linguistic and cultural backgrounds, eventually advocating for a more holistic, culturally responsive approach to learning and academic
Pembelajaran dan Pengajaran Tata Bahasa Berdasarkan Korpus Herpindo Herpindo; Astuty Astuty; Mursia Ekawati; Gilang Fadhilia Arvianti; Miftahula Rizqin Nikmatullah; Muhammad Nur Afiq
Risenologi Vol. 8 No. 2 (2023): Risenologi
Publisher : Kelompok Peneliti Muda Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47028/risenologi.v8i2.497

Abstract

This study is prompted by the advancement of corpus-based methods in the realm of grammar education. The primary objective of this research is to assess the requirements and the perceived significance of integrating corpus linguistics into the methodologies of grammar instruction. Employing an experimental research approach, the study involves participants who are undergraduate students majoring in Indonesian Language and Literature Education as well as English Language Education. The research utilizes the Leipzig Indonesian Mix_2013 and English-corpus.org corpora. The outcomes of this investigation offer an insight into the teaching of grammar through the incorporation of corpora, drawing comparisons based on the outcomes prior to the experimental sessions. The findings from this study highlight that the implementation of corpus linguistics within grammar learning and teaching methodologies yields a favorable impact on students' comprehension of grammar rules. The analysis of needs underscores students' recognition of the importance of integrating corpus elements into grammar education, particularly given the diverse and evolving language contexts prevalent in daily life. This perception is further reinforced by the results of the experimental phase, which demonstrate a substantial enhancement in grammar comprehension within the group exposed to corpus-based instruction. The deeper understanding gained regarding the real-world application of grammar in communicative scenarios equips students with enhanced readiness to apply grammatical concepts effectively in practical contexts. In conclusion, this research underscores the pivotal role of corpus linguistics in augmenting the efficacy of grammar education. The study provides valuable insights into the potential advantages associated with the integration of corpus-driven methodologies into language instruction, considering the dynamic nature of language usage in contemporary society. Furthermore, the outcomes emphasize the significance of aligning teaching practices with the evolving landscape of language usage.
Literasi Digital: Strategi Pencegahan Judi Online di Kalangan Remaja dan Pemuda Desa Candisari Herpindo Herpindo; Suwito Singgih; Delfiyan Widiyanto; Astuty Astuty; Sri Wulandari; Muhammad Nur Afiq; Mohamad Rizky Styamaputra; Veno Inaki Aldiant
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2969

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital sebagai strategi pencegahan judi online di kalangan remaja dan pemuda Desa Candisari. Melalui pendekatan workshop dan sosialisasi interaktif, program ini menyasar kelompok usia 15–25 tahun yang aktif menggunakan media sosial dan internet. Kegiatan diawali dengan survei kebutuhan, dilanjutkan dengan pre-test, pemaparan materi, diskusi kelompok, simulasi identifikasi iklan judi online, serta diakhiri dengan post-test dan pembentukan komunitas literasi digital desa. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan peserta mengenali konten judi online dari 58,3% menjadi 91,7%. Selain itu, kesadaran peserta terhadap bahaya judi online juga tetap tinggi pada angka 100%. Kolaborasi dengan Karang Taruna Desa Candisari berperan penting dalam mobilisasi peserta dan kesinambungan edukasi melalui pendekatan peer education. Kegiatan ini menunjukkan bahwa literasi digital yang aplikatif dan kontekstual dapat menjadi alat yang efektif dalam membentengi generasi muda dari ancaman judi online, sekaligus memberdayakan mereka sebagai agen perubahan di lingkungan sosialnya.
Deixis in Hate Speech in the 2024 Presidential Election Campaign on Social Media X: A Cyber Pragmatic Study Herpindo Herpindo; Astuty Astuty; Muhammad Khoirul Huda; Ahmad Shohibul Ghoni; Fandi Aulia Rahman
Paramasastra : Jurnal Ilmiah Bahasa Sastra dan Pembelajarannya Vol. 13 No. 1 (2026): Paramasastra : Jurnal Ilmiah Bahasa Sastra dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/paramasastra.v13n1.p179-202

Abstract

The purpose of this study is to analyze the systematic use of deictic expressions in hate speech targeting presidential candidates on platform X during Indonesia's 2024 election campaign period. This research seeks to understand how linguistic mechanisms, particularly deixis, function as strategic tools for constructing power relationships, facilitating dehumanization, and undermining democratic discourse in digital political communication. The study employs a descriptive qualitative design using a cyber-pragmatic approach to analyze hate speech on social media platform X during Indonesia's 2024 presidential election campaign, with data collected through observation and screenshot documentation of linguistic phenomena containing deictic expressions, followed by analysis using note-taking techniques to identify hate speech components and their linguistic patterns. Based on the analysis of 45 hate speech incidents targeting Indonesian presidential candidates on social media platform X during the 2024 election campaign, the study reveals that Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka received the highest targeting (44.4%), followed by Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (37.8%), with insults and profanity comprising the dominant category (34.8%) of hate speech. The deictic analysis demonstrates that social deixis shows the strongest correlation with ethnic attacks and stereotyping, while systematic dehumanizing language patterns vary distinctly across candidate pairs, reflecting deep political polarization facilitated through strategic linguistic positioning mechanisms. The systematic distribution of hate speech through deictic linguistic strategies during Indonesia's 2024 presidential election campaign, which disproportionately targeted certain candidates through social deixis-facilitated ethnic attacks and dehumanization, necessitates the immediate implementation of AI-powered pattern recognition systems, real-time monitoring protocols, and comprehensive digital literacy programs to protect democratic discourse integrity and safeguard future electoral processes.
Analisis Konflik Tokoh Utama dalam Novel Jalan Menikung Karya Umar Kayam dan Implementasinya sebagai Bahan Ajar Teks Fiksi pada SMP Kelas VII Rahmawati Nursandi; Astuty; Irsyadi Shalima
Repetisi: Riset Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 8 No. 1 (2025): REPETISI VOLUME 8 NOMOR 1
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/repetisi.v8i01.4501

Abstract

Penelitian ini berjudul "Analisis Konflik Karakter Utama dalam Novel Jalan Menikung Karya Umar Kayam dan Penerapannya pada Pengajaran Teks Fiksi di Kelas VII SMP". Studi ini bertujuan untuk menganalisis konflik yang dialami oleh tokoh utama dalam novel Jalan Menikung dan menerapkan temuan tersebut sebagai materi ajar untuk pembelajaran teks fiksi di tingkat SMP. Tipe penelitian yang diterapkan adalah deskriptif kualitatif melalui metode studi dokumenter untuk mengumpulkan informasi dari novel. Penelitian ini membahas bagaimana cara menerapkan hasil analisis sebagai materi ajar berupa handout bagi siswa SMP untuk membantu mereka memahami konflik karakter dalam karya sastra. Berdasarkan analisis data, disimpulkan bahwa novel Jalan Menikung karya Umar Kayam dapat dijadikan sebagai sumber materi untuk kelas VII pada KD 3.15 dalam menemukan unsur-unsur dari buku fiksi dan nonfiksi yang dibaca. 3.16 menganalisis keterkaitan unsur-unsur dalam novel fiksi. Saran untuk penelitian ini diharapkan bisa meningkatkan keterampilan siswa dalam menganalisis karakter serta konflik dalam novel fiksi. Di samping itu, hasil penelitian ini diharapkan dapat memperluas pemahaman tentang pentingnya konflik budaya bagi pembaca serta peneliti di masa yang akan datang. Kata Kunci: Novel Jalan Menikung, konflik tokoh utama, kelas VII SMP.