Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Kebutuhan Media Pembelajaran Animation Video Pada Pembelajaran Sejarah Untuk Peserta Didik Kelas 11 Fase F di SMA N 10 Padang Muhammad Irsyad Akmal; Ridho Bayu Yefterson
Jurnal Kronologi Vol 5 No 3 (2023): Jurnal Kronologi
Publisher : Jurusan Sejarah FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jk.v5i3.733

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk pengumpulan informasi kebutuhan terhadap pengembangan animation video sebagai media pembelajaran sejarah di SMA N 10 Padang dan analisis kebutuhan animation video sebagai media pembelajaran sejarah di SMA bagi peserta didik kelas XI IPS. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Research and Development (R&D). model pengembangan yang digunakan pada penelitian ini adalah model ADDIE. Namun, tahapan yang digunakan pada penelitian ini hanya sampai pada tahap analisis, yaitu berupa analisis kebutuhan. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan observasi dan wawancara. Hasil pembahasan dalam penelitian ini adalah peserta didik memiliki antusias belajar sejarah rendah yang disebabkan oleh penggunaan media pembelajarn sejarah yang monoton sehingga peserta didik membutuhkan media pembelajaran yang menarik dan interaktif, oleh karena itu dibutuhkan inovasi merupa media pembelajaran animation video. Media animation video diharapkan dapat menjadi solusi dari permasalahan terkait rendahnya antusias belajar peserta didik, sehingga akan tercipta pembelajaran sejarah yang efektif dan tercapainya tujuan pembelajaran.
Analisis Kebutuhan Aplikasi Kahoot Berbasis Internet Basssed Test (IBT) Sebagai Ulangan Harian Mata Pelajaran Sejarah di SMA Negeri 2 Rantau Utara Kusuma Sari; Ridho Bayu Yefterson
Jurnal Kronologi Vol 5 No 3 (2023): Jurnal Kronologi
Publisher : Jurusan Sejarah FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jk.v5i3.750

Abstract

Penelitian ini bertujuan menghasilkan sebuah media tes Kahoot berbasis Internet Based Test (IBT) yang layak, mudah dalam penggunaan, dan kemenarikan media. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development dengan menggunakan model ADDIE. Aplikasi yang dikembangkan pada penelitian ini adalah suatu alat tes ulangan harian Kahoot untuk kelas XI sejarah SMA Negeri 2 Rantau Utara. Namun tahap penelitian ini baru sampai pada tahap analisis yaitu analisis kebutuhan. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan teknik pengumpulan data observasi dan wawancara. Hasil yang diperoleh dari penelitian analisis kebutuhan ini adalah 1) analisis siswa, siswa memerlukan media pengujian yang dapat memberikan pemahaman konsep peristiwa sejarah, dan 2) analisis guru, guru memerlukan media pengujian yang interaktif, terkini, menarik dan tepat sasaran untuk digunakan pada saat ujian, 3) Analisis Kurikulum; KI; KD; Indikator pembelajaran sejarah cocok untuk media tes Kahoot berbasis IBT. Kesimpulan yang diperoleh adalah aplikasi Kahoot sebagai media tes berbasis Internet Based Test diperlukan sebagai media tes ulangan harian sejarah di SMA Negeri 2 Rantau Utara.
Potensi pengembangan materi ajar sejarah lokal Kabupaten Pesisir Selatan pada pembelajaran sejarah di tingkat SMA Yefterson, Ridho Bayu; Fatimah, Siti; Asriadi, A; Lionar, Uun
AGASTYA: JURNAL SEJARAH DAN PEMBELAJARANNYA Vol 14, No 2 (2024)
Publisher : UNIVERITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/ajsp.v14i2.14147

Abstract

Pengembangan materi pembelajaran sejarah kontekstual perlu dilakukan guru untuk mengatasi rasa bosan siswa dalam belajar sejarah. pemanfataan untuk materi sejarah lokal akan menjadi menarik dan bisa memperkuat narasi sejarah nasional. Materi sejarah lokal dalam pembelajaran sejarah kontekstual ada potensi memperkuat identitas nasional siswa SMA. Penelitian bertujuan mengidentifikasi dan mendeskripsikan sejarah lokal di kabupaten Pesisir Selatan mulai dari periode sejarah hindu buddha Indonesia hingga periode kontemporer, yang mempunyai relevansi dalam pembelajaran sejarah SMA. Temuan penelitian terhadap potensi sejarah lokal Pesisir Selatan seperti kerajaan Inderapura, kesultanan Inderapura, lakon Batangkapas, Perang Bayang, Tambang Emas Salido, Loji VOC pulau Cingkuak, kehidupan sosial ekonomi dan pendidikan masyarakat zaman kolonial, tokoh ilyas jacob, kehidupan sosioekonomi dan pendidikan masyarakat masa penjajahan Jepang serta kemerdekaan dari Belanda bisa diadaptasi untuk pengembangan materi ajar. Pemanfaatan tersebut dilakukan dengan dua cara, yaitu pengintegrasian materi sejarah lokal dalam mata pelajaran sejarah Indonesia dan lawatan wisata sejarah memanfaatkan objek sejarah di lingkungan.
Pengembangan Multimedia Interaktif Animasi Berbasis Android pada Pembelajaran Sejara di MAN 1 Sijunjung Nofrimon, Nofrimon; Yefterson, Ridho Bayu
Jurnal Kronologi Vol 5 No 4 (2023): Jurnal Kronologi
Publisher : Jurusan Sejarah FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jk.v5i4.777

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya minat siswa terhadadp pembelajaran sejarah di sekolah. Oleh karena itu, peneliti ingin mengembangangkan multimedia interaktif berbasis android untuk meningkatkan miant belajar peserta didik dalam pembelajaran sejarah. Tujuan dilakukan penelitiani yaitu (1) untuk mengembangkan multimedia interaktif animasi berbasis android dalam pembelajaran sejarah di MAN 1 Sijunjung. (2) Untuk mengetahui kelayakan multimedia interaktif animasi berbasis android pada pembelajaran sejarah di MAN 1 Sijunjung. Metode dalam penelitian ini yaitu penelitian dan pengembangan (R&D). sedangkan model yang digunakan adalah model ADDIE, Analisy, Design, Development, Implementation, Evalution, tetapi penelitian pengembangan ini hanya sampai kepada tahap Implementation. Dalam pengembangan Multimedia interaktif animasi berbasis android subjek uji coba adalah kelas XI IPS 2 di MAN 1 Sijunjung. Produk dari pengembangan multimedia interaktif aimasi berbasis adoid adalah aplikasi Android. Berdasarkan hasil uji coba ahli materi dan ahli media menggunakan skala likert mendapatkan hasil nilai validasi 3, hasil validasi ahli materi yang dikategorikan layak dan 3, hasil dari ahli media yang dikategorikan sangat layak. Sementara untuk hasil uji Pratikalitas guru dan peserta didik mendapatkan hasil 3, dan 4 dengan kategori sangat Praktis. Kesimpuan dari Multimedia interaktif animasi ini bisa dikembangkan dan diterpkan dalam pembelajaran sejarah.
Kebutuhan Pengembangan Media Pembelajaran Museum Digital untuk Membantu Siswa Berpikir Kausalitas pada Proses Pembelajaran Sejarah Astuti, Hani Anastasia; Yefterson, Ridho Bayu
Jurnal Kronologi Vol 5 No 4 (2023): Jurnal Kronologi
Publisher : Jurusan Sejarah FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jk.v5i4.781

Abstract

ABSTRACT This research aims to collect information to determine the need for developing a digital museum learning media to help students think about causality in the history learning process. The research in this article uses qualitative research methods using descriptive data. The data collection technique uses observation and interviews, with this technique the researcher was able to find a needs analysis for the development of digital museum media. The results of the research analysis in this article are student analysis and curriculum analysis. From the analysis of students, it was found that students need learning media that can improve their ability to think causally, because teachers have not been able to develop media, especially technology-based media. Then there is a curriculum analysis, where the curriculum used is the independence curriculum, with the material used being Phase F material for class . Students are able to analyze post-independence events that threaten the integrity of the Republic of Indonesia and efforts to defend it, (2). Students are able to explain several post-independence events in West Sumatra, (3). Students are able to find out some of the relics that exist in West Sumatra in defending Indonesian independence, (4). Students are able to understand the concept of causality thinking in historical events Keywords : instructional Media, digital museum, causality thinking ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk pengumpulan informasi guna mengetahui kebutuhan terhadap pengembangan sebuah media pembelajaran museum digital untuk membantu siswa berpikir kausalitas pada proses pembelajaran sejarah. Penelitian di dalam artikel ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan menggunakan data deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara, dengan teknik tersebut peneliti mampu menemukan analisis kebutuhan dari pengembangan media museum digital. Hasil analisis penelitian di dalam artikel ini yaitu analisis peserta didik dan analisis kurikulum. Dari analisis peserta didik ditemukan bahwa peserta didik membutuhkan media pembelajaran yang mampu meningkatkan kemampuan berpikir kausalitas, karena guru belum mampu mengembangkan media, terlebih lagi media yang berbasis teknologi. Kemudian ada analisis kurikulum, dimana kurikulum yang digunakan adalah kurikulum merdeka, dengan materi yang digunakan adalah materi Fase F kelas XII tentang Perjuangan Mempertahankan Kemerdekaan, kemudian capaian pembelajaran adalah menjelaskan peristiwa dan usaha yang dilakukan dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia dengan tujuan pembelajaran yaitu : (1). Siswa mampu mampu menganalisis peristiwa-peristiwa pasca kemerdekaan yang mengancam keutuhan NKRI dan usaha mempertahankannya, (2). Siswa mampu menjelaskan beberapa persitiwa pasca kemerdekaan di Sumatera Barat, (3). Siswa mampu mengetahui beberapa peninggalan-peninggalan yang ada di Sumatera Barat dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia, (4). Siswa mampu memahami konsep berpikir kausalitas dalam persitiwa sejarah. Kata kunci : media pembelajaran, museum digital, berpikir kausalitas
Analisis Kebutuhan E-LKPD Berbasis Model Problem Based Learning (PBL) Pada Pembelajaran Sejarah Untuk Peserta Didik Fase E di SMA Negeri 6 Padang Septiani, Dwi Rahayu; Yefterson, Ridho Bayu
Jurnal Kronologi Vol 6 No 2 (2024): Jurnal Kronologi
Publisher : Jurusan Sejarah FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jk.v6i2.802

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk pengumpulan informasi kebutuhan terhadap pengembangan sebuah media pembelajaran E-LKPD berbasis Problem Based Learning (PBL) guna membantu peserta didik melatih keterampilan pemecahan masalah pada pembelajaran sejarah. Metode penelitian ini yakni kualitatif menggunakan data deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara, dengan teknik tersebut peneliti mampu menemukan analisis kebutuhan dari pengembangan E-LKPD berbasis Problem Based Learning (PBL). Hasil analisis penelitian di dalam artikel ini yaitu analisis peserta didik dan analisis kurikulum. Dari analisis peserta didik ditemukan bahwa peserta didik membutuhkan media pembelajaran yang mampu memandu peserta didik dalam pembelajaran berbasis masalah, karena guru belum mampu menciptakan media pembelajaran yang sesuai sintak Problem Based Learning (PBL). Kemudian analisis kurikulum, kurikulum yang digunakan ialah kurikulum merdeka, dengan materi yang digunakan adalah materi Fase E kelas X tentang Asal-Usul Nenek Moyang, tujuan pembelajaran yaitu: (1). Peserta didik mampu membedakan teori asal-usul nenek moyang serta bukti dukung teori, (2). Peserta didik mampu membandingkan karakteristik bangsa Melanesia, Proto Melayu serta Deutro Melayu, (3). Peserta didik mampu mengidentifikasi asal-usul nenek moyang suku yang terdapat dalam lingkungan terdekat peserta didik, (4). Peserta didik mampu menyajikan solusi alternative permasalahan masa kini terkait asal-usul nenek moyang, (5). Peserta didik mampu menunjukkan sikap nasionalisme dengan menghargai keberagaman yang ada pada masyarakat sekitarnya.
Analisis Kebutuhan E-Modul Multimedia untuk Melatih Kemampuan Berpikir Kronologis pada Mata Pelajaran Sejarah Kelas XI Fase F di SMK N 9 Padang Lumbanbatu, Yente Kristina; Yefterson, Ridho Bayu
Jurnal Kronologi Vol 6 No 3 (2024): Jurnal Kronologi
Publisher : Jurusan Sejarah FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jk.v6i3.815

Abstract

This reasearch aims to analyze the needs for multimedia e-modules to train chronological thinking skills in History subjects for Grade XI Phase F at SMK N 9 Padang. The analysis is based on interviews conducted with students and teachers to identify challenges and preferences in learning and teaching History. The findings suggest that students face difficulties in understanding historical chronology, while teachers encounter challenges in presenting historical material effectively. The implication is the necessity for developing e-modules that cater to students' preferences for visual and interactive learning, while also supporting teachers in facilitating effective teaching strategies. By addressing these needs, e-modules can enhance the learning experience and improve students' chronological thinking skills in History.
Analisis Kebutuhan Pengembangan Media E Poster Interaktif Sejarah Menggunakan Aplikasi Thinglink dalam Pembelajarah Sejarah di MAN 2 Payakumbuh Fernando, Diego; Yefterson, Ridho Bayu
Jurnal Kronologi Vol 6 No 3 (2024): Jurnal Kronologi
Publisher : Jurusan Sejarah FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jk.v6i3.825

Abstract

Penelitian yang dikembangkan oleh peneliti bertujuan untuk mengumpulkan informasi mengenai kebutuhan terhadap pengembangan media pembelajaran sejarah berupa e poster sejarah menggunakan aplikasi thinglink yang berguna untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap pembelajaran sejarah terkhusus pada materi “Di Bawah Tirani Jepang” . Dalam proses pembelajaran, media pembelajaran adalah suatu unsur yang sangat diperlukan. Hal ini dikarenakan salah satu fungsi dari media pembelajaran itu adalah sebagai alat bantu dalam mengajar yang nantinya akan mempengaruhi hasil belajar siswa. Penelitian yang dikembangkan pada artikel ini merupakan penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan observasi (survey) dan wawancara. Dengan menggunakan teknik tersebut peneliti mampu menemukan analisis kebutuhan dari pengembangan media e poster sejarah menggunakan thinglink. Dari analisis yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa peserta didik membutuhkan media pembelajaran yang dapat meningkatkan pemahaman mereka terhadap pembelajaran sejarah, karena memang dalam wawancara yang dilakukan guru mata pelajaran sejarah di MAN 2 Payakumbuh kurang mampu mengembangkan media pembelajaran terutama media berbasis teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) bagaimana pengembangan media e poster interaktif sejarah menggunakan aplikasi thinglink dalam pembelajaran sejarah di MAN 2 Payakumbuh dan (2) mengetahui praktikalitas dan tingkat keefektivan penggunaan media pembelajaran interaktif berupa e poster sejarah berbasis thinglink yang diterapkan di kelas XI MAN 2 Payakumbuh. Penelitian ini adalah pengembangan (Research and Development) dengan prosedur pengembangannya ada 5 langkah yaitu (1) analyze, (2) design, (3) development, (4) implementation dan (5) evalution.
Analisis Kebutuhan Media Pembelajaran Infografis Kerajaan Dharmasraya-Malayapura sebagai Sumber Pembelajaran di SMA N 1 Timpeh Wari, Anes; Yefterson, Ridho Bayu
Jurnal Kronologi Vol 6 No 3 (2024): Jurnal Kronologi
Publisher : Jurusan Sejarah FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jk.v6i3.834

Abstract

Penggunaan media pembelajaran harusnya menjadi salah satu bagian yang memiliki pengaruh bagi peserta didik. Namun media yang digunakan oleh guru sejarah di SMAN 1 Timpeh kurang efektif dan inovatif. Media yang biasa digunakan kurang menarik dan tidak ada pembaharuan sehingga minat belajar sejarah sangat rendah. Hal yang menjadi permasalahan lainya yaitu belum adanya sumber pembelajaran sejarah lokal yang dibuat oleh guru sejarah. Sumber pembelajaran sejarah lokal dapat dikemas kedalam sebuah media pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan penjelasan dan gambaran terkait analisis kebutuhan pengembangan media infografis sebagai sumber pembelajaran sejarah dikelas fase E, SMA N 1 Timpeh. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R & D) dengan tahapan pengembangan menggunakan model ADDIE. Namun pada penelitian ini, peneliti hanya sampai kepada tahapan analisis yaitu analisis kebutuhan. Penelitian yang dilakukan menggunakan teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara observasi dan wawancara. Dalam penelitian ini, peneliti melakukan tahapan analisis kebutuhan diantaranya, 1) analisis kebutuhan peserta didik, peserta didik membutuhkan media yang dapat memvisualisasikan peristiwa sejarah secara nyata, 2) analisis guru, guru membutuhkan media pembelajaran yang interaktif, 3) analisis kurikulum ; Capaian Pembelajaran ; Alur Tujuan Pembelajaran. Kesimpulan yang diperoleh adalah media Infografis dibutuhkan sebagai sumber pembelajaran sejarah di SMA N 1 Timpeh.
Pengembangan Media Video Animasi untuk Meningkatkan Berpikir Kronologis di SMK Negeri 9 Padang Guslianti, Sari; Yefterson, Ridho Bayu
Jurnal Kronologi Vol 6 No 3 (2024): Jurnal Kronologi
Publisher : Jurusan Sejarah FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jk.v6i3.836

Abstract

ABSTRACT This research aims is to find out how important the development of learning media such as animated videos is to help students think chronologically during the learning process. The research in this article conducts qualitative research with descriptive data. Data collection techniques in this research used observation and interviews, with these techniques the researcher was able to find a needs analysis for developing animated learning video media. The results of the research analysis in this article are student analysis and curriculum analysis. From the analysis of students, it was found that students need learning media that can improve their chronological thinking skills, because teachers have not been able to develop media, especially technology-based media. Then there is a curriculum analysis, where the curriculum used is the independent curriculum with the material used is Phase E class Students are able to analyze the residential patterns of the Indonesian ancestors, (2). Students are able to describe the life of hunting, gathering and farming, (3). Students are able to conclude belief systems, (4). Students are able to analyze the development of culture between stone and bone, (5). Students are able to understand the concept of chronological thinking in historical events. Keywords: Needs Analysis, Learning Media, Animation Video, Chronological Thinking ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengumpulkan data dalam rangka menentukan apakah film animasi harus dikembangkan sebagai bahan ajar untuk mendukung pemikiran kronologis siswa selama proses pembelajaran. Penelitian artikel ini menggunakan data deskriptif dan metodologi penelitian kualitatif. Peneliti mampu menganalisis tuntutan pengembangan media video animasi pembelajaran melalui penggunaan observasi dan wawancara sebagai metodologi pengumpulan data dalam penelitian ini. Analisis peserta didik dan analisis kurikulum merupakan hasil dari analisis penelitian yang disajikan dalam artikel ini.. Dari analisis peserta didik ditemukan bahwa peserta didik membutuhkan media pembelajaran yang mampu meningkatkan kemampuan berpikir kronologis, karena guru belum mampu mengembangkan media, terlebih media yang berbasis teknologi. Kemudian ada analisis kurikulum, dimana kurikulum yang digunakan adalah kurikulum merdeka dengan materi yang digunakan adalah materi Fase E kelas X tentang corak kehidupan masyarakat pra aksara dengan tujuan pembelajaran yaitu: (1). Siswa mampu menganalisis pola hunian nenek moyang bangsa Indonesia, (2). Siswa mampu menguraikan kehidupan berburu, meramu sampai dengan becocok tanam, (3). Siswa mampu menyimpulkan sistem kepercayaan, (4). Siswa mampu menganalisis perkembangan kebudayaan antara batu dan tulang, (5). Siswa mampu memahami konsep berfikir kronologis dalam peristiwa sejarah. Kata kunci : Analisis Kebutuhan, Media Pembelajaran, Video Animasi, Berfikir Kronologis