Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

SPATIAL MULTI-CRITERIA DECISION MAKING FOR DELINEATING AGRICULTURAL LAND IN JAKARTA METROPOLITAN AREA’S HINTERLAND: CASE STUDY OF BOGOR REGENCY, WEST JAVA Widiatmaka, Widiatmaka; Ambarwulan, Wiwin; Sudarsono, Sudarsono
AGRIVITA Journal of Agricultural Science Vol 38, No 2 (2016): JUNE
Publisher : Faculty of Agriculture University of Brawijaya in collaboration with PERAGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17503/agrivita.v38i2.746

Abstract

The hinterland of Jakarta has experienced high pressure in its land utilization due to Jakarta’s rapid development. The objective of this research was to analyse the suitable land available for agriculture. The research was conducted in Bogor, a hinterland regency of Jakarta. The methodology used includes two steps of analysis, which are land suitability and land availability analysis. Land suitability for agriculture was analysed using multi-criteria decision making method. Seven (7) criteria were included, which consist of soil class, land capability class, slope, elevation, slope aspect, land use/land cover and distance to roads. The criteria were weighted using the Analytical Hierarchy Process. Combining criteria weights and sub-criteria scores, an overlay model in Geographic Information System was applied. The result from land suitability analysis was used as a feed for determining land availability, considering the forest area status and land allocation in the official spatial land use plan. The results indicate that an area amounting to 87.5% of Bogor Regency is suitable for agriculture. Land which is suitable and available for agriculture is 16.7% of the regency’s area. Considering available land which is currently in use, the area that can be allocated for the expansion of agriculture is 3.3%.
Studi Pendahuluan Pengaruh Arus Laut Musiman terhadap Waktu Tempuh Kapal Melalui Perairan Selat Lombok: Preliminary Study of The Influence of Seasonal Ocean Currents on Vessel Travel Time Through The Waters of The Lombok Strait Akbar, Harun I.; Harsono, Gentio; Sutejo, Bayu; Pianto, Teguh A.; Rudiastuti, Aninda W.; Ambarwulan, Wiwin; Sumargana, Lena; Priyadi, Hari; Hudayat, Nurul; Sugama, Agus Y.
Jurnal Hidrografi Indonesia Vol 5 No 2 (2023): Jurnal Hidrografi Indonesia
Publisher : Pusat Hidro-Oseanografi TNI Angkatan Laut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62703/jhi.v5i2.25

Abstract

Pemantauan karakteristik air laut di Selat Lombok sangat penting karena merupakan jalur pelayaran yang sibuk. Sejak 1 Juli 2020, Indonesia berwenang mengatur alur pelayaran menggunakan Traffic Separation Scheme (TSS). Banyak faktor yang mempengaruhi kondisi iklim di Selat Lombok, diantaranya adalah angin muson yang menyebabkan kecepatan dan arah arus berbeda. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi karakteristik arus di Selat Lombok, menganalisis data Automatic Identification System (AIS) di kawasan tersebut, dan menganalisis pengaruh arus laut terhadap kecepatan dan arah kapal. Data arus laut yang bersumber dari Marine Copernicus dengan periode satu tahun (Oktober 2020 – September 2021) digunakan untuk menganalisis pola dan karakteristik arus. Data kecepatan dan jenis kapal diperoleh dengan menggunakan data AIS yang bersumber dari vessel finder. Dilakukan analisis overlay data arus dan lalu lintas laut, kemudian geovisualisasi data diimplementasikan dengan menggunakan software ODV. Sedangkan simulasi data kapal dan arus menggunakan Statfit dan Promodel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pergerakan arus sangat dipengaruhi oleh periode monsun, dimana kecepatan arus yang kuat terjadi pada musim barat dengan periode yang lebih singkat dibandingkan musim lainnya. Kecepatan dan arah arus mempunyai peranan dalam mengubah kecepatan kapal, yang kemudian dapat menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan jadwal dan rute kapal demi alasan keamanan dan keselamatan transportasi.