Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Analisis Strategi Bauran Pemasaran pada Warung Bakso Kabut Bu Juhairiyah di Jember Aisah, Siti; Sisbintari, Ika; Wahyudi, Edy
Jurnal Ilmu Administrasi Bisnis Vol 13, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jiab.2024.43224

Abstract

The location of Warung Bakso Kabut Bu Juhairiyah is far from the urban center, there are bad reviews on Google Maps, few followers on Instagram, and experiencing ups and downs in business development but still exists today. The purpose of this study is to find out, analyze, and describe the marketing mix strategy at the fog meatball shop. This research uses a descriptive qualitative approach. The results showed that Warung Bakso Kabut Bu Juhairiyah has implemented the 4P marketing mix strategy, namely the product strategy by prioritizing the quality of the ingredients for making meatballs, creating unique meatballs, tasting good, the size of the fog meatballs is quite large, a variety of meatball menus, creating complementary products, having a brand and packaging, products can be frozen, and maximum service. Pricing strategy, providing affordable prices for all groups and determining prices according to meatball portions. Place strategy, the fog meatball shop has an offline place and is a strategic place because it presents views of rice fields and rural nuances. This business has a large enough place with its design, ornaments, and facilities. Promotion strategies include online marketing and social media, sales promotion, public relations, and word of mouth.Keywords: marketing; marketing mix strategy; businessLokasi Warung Bakso Kabut Bu Juhairiyah jauh dari pusat perkotaan, adanya ulasan buruk di Google Maps, sedikitnya pengikut di Instagram, dan mengalami perkembangan usaha yang naik turun namun masih eksis hingga sekarang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui, menganalisis, dan mendeskripsikan strategi bauran pemasaran pada warung bakso kabut tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Warung Bakso Kabut Bu Juhairiyah telah menerapkan strategi bauran pemasaran 4P yaitu strategi produk dengan mengutamakan kualitas bahan pembuatan bakso, penciptaan bakso unik, rasanya enak, ukuran bakso kabut lumayan besar, beragam menu bakso, penciptaan produk pelengkap, memiliki brand dan kemasan, produk dapat difrozenkan, serta pelayanan maksimal. Strategi harga, memberikan harga terjangkau untuk semua kalangan dan penentuan harga disesuaikan dengan porsi bakso. Strategi tempat, warung bakso kabut memiliki tempat offline dan menjadi tempat strategis karena menyajikan pemandangan sawah dan nuansa pedesaan. Usaha ini memiliki tempat yang cukup luas dengan desain, ornamen, dan fasilitasnya. Strategi promosi berupa pemasaran online dan media sosial, promosi penjualan, public relation, serta mulut ke mulut.Kata Kunci: pemasaran; strategi bauran pemasaran; bisnis
Evaluation of The Policy Implementation of The Appointment of Honorary Teachers to Become State Civil Servants with Work Agreements in Jember District Purnamasidi, Muhamad Nur; Sisbintari, Ika; Wahyudi, Eddy
Eduvest - Journal of Universal Studies Vol. 4 No. 11 (2024): Journal Eduvest - Journal of Universal Studies
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/eduvest.v4i11.49960

Abstract

Government Minister No. 49 of 2018 concerning the Management of Government Employees with Work Agreements (GEWA) explained that government agencies must arrange the needs of the number and type of GEWA positions based on position analysis and workload. problems with the availability of teachers in Jember Regency, especially at SMA/SMK, include a growing number of honorary teachers because many have opened their retirement period, honorary teachers are uneven and there are still non-linear in submitting study offers, supplements, and education. The Jember Regency Government has prepared 26% of the formation for Teachers in the Implementation of Appointment of Civil Servants of GEWA that is adjusted to the employee burden of 30% of the APBD. Data from BKSDM of Jember Regency recorded that the number of honorary teachers for elementary to high school/high school levels in the sub-district was around 2,787 people. and is not comparable to the 26% quota of teacher formations in the education district of Civil Servant PPK Students in Indonesia. Research results show that unsuitable and unfulfilled include effectiveness, efficiency, adequacy and equalization. Meanwhile, the other 2 dimensions including responsiveness and accuracy are appropriate and fulfilled.
ANALISIS KOMPARATIF CAR, LDR, ROA DAN ROE SEBELUM DAN SESUDAH MERGER PADA PT. BANK CIMB NIAGA Tbk Sisbintari, Ika
Profit: Jurnal Adminsitrasi Bisnis Vol. 6 No. 2 (2012): Profit : Jurnal Administrasi Bisnis
Publisher : FIA UB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (246.278 KB)

Abstract

Bank CIMB Niaga merupakan hasil merger dua bank yaitu Bank Niaga dan Bank Lippo pada tahun 2008. Merger ini dilaksanakan untuk mematuhi kebijakan Single Present Policy yang ditetapkan Bank Indonesia tahun 2006. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan rasio CAR, LDR, ROA dan ROE Bank CIMB Niaga sebelum dan sesudah  merger. Tipe penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Metode analisis  penyajian data menggunakan analisis komparatif karena penelitian ini membandingkan kondisi antara sebelum dan sesudah adanya perlakuan. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder berupa laporan keuangan tahunan Bank Niaga pada periode sebelum merger yaitu 2006-2007 dan laporan keuangan tahunan Bank Lippo tahun 2006-2007. Periode sesudah merger menggunakan laporan keuangan tahunan Bank CIMB Niaga tahun 2009-2010. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis rasio dengan 4 indikator yaitu CAR, LDR, ROA dan ROE. Hasil perhitungan rasio menunjukkan peningkatan pada keuntungan yang diraih Bank CIMB Niaga yang ditandai dengan kenaikan rasio ROA dan ROE setelah merger. Sementara penyaluran kredit semakin tinggi, ditandai dengan LDR yang meningkat, serta penurunan CAR pada tahun 2010 yang menandakan kepemilikan modal minimum bank menurun yang disebabkan bertambahnya kewajiban bank setelah merger.   Kata Kunci: CAR, LDR, ROA, ROE, Merger, CIMB NIAGA