Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Aktivitas Antioksidan Masker Gel Peel-off Ekstrak Rimpang Temu Ireng (Curcuma aeruginosa Roxb.) Dewi, Irene Puspa; Verawaty, Verawaty; Taslim, Tuty; Sinabutar, Pola Paulina
JURNAL KESEHATAN PERINTIS Vol. 11 No. 1 (2024): Jurnal Kesehatan Perintis
Publisher : LPPM UNIVERSITAS PERINTIS INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33653/jkp.v11i1.1076

Abstract

Temu ireng (Curcuma aeruginosa Roxb.) mengandung senyawa flavonoid yang memiliki daya antioksidan dan dapat dijadikan sediaan masker gel peel-off. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui aktivitas antioksidan masker gel peel-off ekstrak rimpang temu ireng menggunakan metode DPPH (1,1-diphenyl-2-picrylhydrazyl). Ekstrak rimpang temu ireng diperoleh dengan cara maserasi menggunakan etanol 70%. Ekstrak rimpang temu ireng dimanfaatkan sebagai bahan aktif dalam pembuatan masker gel peel-off. Metode DPPH digunakan untuk menentukan aktivitas antioksidan berdasarkan nilai IC50. Nilai IC50 ekstrak rimpang temu ireng sebesar 746,75?g/mL, nilai IC50 masker gel peel-off ekstrak rimpang temu ireng sebesar 5.569,90?g/mL, dan nilai IC50 vitamin C sebesar 24,65?g/mL. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa masker gel peel-off ekstrak rimpang temu ireng memiliki aktivitas antioksidan berdaya sangat lemah dengan IC50 5.569,90?g/mL.
Uji Aktivitas Antioksidan dan Daya Hambat Ekstrak Temu Mangga (Curcuma mangga Val.) terhadap Staphylococcus aureus dan Propionibacterium acnes Verawaty, Verawaty; Taslim, Tuty; Aschel, Permata; Enjelita, Santa; Puspa Dewi, Irene
JURNAL ILMIAH FARMASI SIMPLISIA Vol. 5 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Jurusan Farmasi, Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/jifs.v5i2.1033

Abstract

Antioksidan berperan penting dalam mencegah kerusakan sel akibat radikal bebas yang dapat memicu timbulnya penyakit degeneratif. Senyawa ini juga berfungsi memperlambat proses kerusakan sel dalam tubuh. Temu mangga  (Curcuma mangga Val.) merupakan tanaman yang mengandung senyawa antioksidan serta memiliki memiliki potensi aktivitas antibakteri terhadap Staphylococcus aureus dan Propionibacterium acnes. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi aktivitas antioksidan ekstrak etanol temu mangga serta menguji daya hambatnya terhadap pertumbuhan mikroorganisme patogen. Hasil analisis menunjukkan bahwa ekstrak etanol temu mangga mengandung total flavonoid 2,77 mgQE/g ekstrak. Uji aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH menghasilkan nilai IC₅₀ sebesar 15,878 µg/mL, yang tergolong aktivitas antioksidan sangat kuat. Sebagai pembanding, vitamin C menunjukkan aktivitas antioksidan tertinggi dengan nilai IC₅₀ sebesar 1,8882 µg/mL. Pada pengujian daya hambat bakteri hasil yang diperoleh diolah menggunakan SPSS menggunakan uji anova (p < 0,05) dan didapatkan hasil signifikan sebesar 0,000. Dapat disimpulkan uji daya hambat antibakteri dengan metode sumuran menunjukkan bahwa ekstrak etanol temu mangga (Curcuma mangga Val.) memiliki aktivitas antibakteri terhadap Propionibacterium acnes dan Staphylococcus aureus. Aktivitas antibakteri ekstrak etanol temu mangga sekitar setengah kali lebih rendah dibandingkan kontrol positif.
Aktivitas Antihiperkolesterol Infusa Daun Mangga Harum Manis (Mangifera indica L.) Dewi, Irene Puspa; Elvi Zai, Fransiska; Salim, Reny; Taslim, Tuty; Verawaty, Verawaty
JURNAL KESEHATAN PERINTIS Vol. 12 No. 2 (2025): Jurnal Kesehatan Perintis
Publisher : LPPM UNIVERSITAS PERINTIS INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33653/f64mwk34

Abstract

Daun mangga mengandung senyawa flavonoid, saponin, glikosida, tannin, dan fenolik yang berpotensi dimanfaatkan sebagai agen antikolesterol. Penyiapan daun mangga dalam bentuk infusa dapat dengan mudah dilakukan masyarakat. Penelitian ini ditujukan untuk mengkaji aktivitas antihiperkolesterol infusa daun mangga harum manis. Mencit yang dijadikan model pada pengujian ini diinduksi dengan kuning telur puyuh selama 14 hari hingga mencit mengalami hiperkolesterol. Mencit kemudian diberikan perlakuan sesuai dengan kelompok perlakuan masing-masing dengan memberikan infusa daun mangga haru manus konsentrasi 10%, 20% dan 30% selama 14 hari dan dilakukan pengukuran kadar kolesterol darah mencit dengan alat pengujian kolesterol digital. Kadar kolesterol mencit yang diberikan infusa daun mangga harum manis 10%, 20%, dan 30% berturut-turut turun sebesar 19,81%, 29,70% dan 29,48%. Secara statistik peningkatan konsentrasi infusa daun mangga harum manis tidak meningkatkan aktivitas penurunan kadar kolesterol darah mencit secara signifikan. Aktivitas penurunan kadar kolesterol darah mencit kelompok infusa daun mangga 10%, 20% dan 30% tidak berbeda secara signifikan dengan kelompok pembanding yang diberikan Simvastatin. Infusa daun mangga harum manis memberikan aktivitas antikolesterol pada mencit yang diinduksi diet hiperkolesterol.
GAMBARAN PEMBERIAN OBAT PADA PENDERITA HIPERTENSI DI PUSKESMAS RAWANG Taslim, Tuty; Betris, Yani Anggela
Jurnal Riset Kefarmasian Indonesia Vol. 2 No. 2 (2020): Jurnal Riset Kefarmasian Indonesia
Publisher : APDFI (Asosiasi Pendidikan Diploma Farmasi Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33759/jrki.v2i2.81

Abstract

Hypertension is a disease that often causes death because many people do not realize it. People have hypertension if the blood pressure above 140/90 mmHg after regular checking. In Puskesmas Rawang, hypertension is the second-highest disease. This study aims to overview drug administration in patient's hypertension. This research is an observational descriptive study using retrospective data with the inclusion criteria. Data was taken from the recipes in April till June 2019 period. Based on the research, 82 % of women more suffer than men. While the age criteria from 41 – 61 years was 53.8%. The majority of drugs were given in Puskesmas Rawang was amlodipine with a percentage of 89%.
Daya Hambat Hand Sanitizer di Masyarakat: Apakah Efektif ? Taslim, Tuty; Salim, Reny; Dewi, Irene Puspa
Jurnal Riset Kefarmasian Indonesia Vol. 4 No. 2 (2022): Jurnal Riset Kefarmasian Indonesia
Publisher : APDFI (Asosiasi Pendidikan Diploma Farmasi Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33759/jrki.v4i2.250

Abstract

Hand sanitizer is one of the Household Health Supplies (PKRT) which is one of the human needs when the Covid-19 pandemic appears throughout the world. Panic at the beginning of the spread of Covid-19 has caused many people to buy and store hand sanitizers, resulting in shortages everywhere. WHO announced the composition for the manufacture of hand sanitizers. And the government allows making hand sanitizers without going through actual regulations so that hand sanitizers appear in several dosage forms such as sprays and gels suitable for antiseptic purposes. The inhibition of hand sanitizers against microbes needs to be tested considering its function as a microbial exterminator on human hands, so this research needs to be done to determine the effectiveness of hand sanitizers circulating in the community. The microbes used are Staphylococcus aureus and Escherichia coli. The sampling technique was carried out by purposive sampling and its effectiveness by using the disc diffusion method. The results obtained are that all hand sanitizers sampled have a diameter of inhibition as a strong antiseptic 10%, 50% sufficient and 40% weak.