Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

PENERAPAN LATIHAN PRENATAL GENTLE YOGA DAN INHALASI AROMATERAPI LAVENDER DALAM MENINGKATKAN KUALITAS TIDUR IBU HAMIL Rhomadona, Shinta Wurdiana; Primihastuti, Dianita
Journals of Ners Community Vol 11 No 2 (2020): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v11i2.1135

Abstract

Semakin bertambahnya usia kehamilan maka kualitas tidurnya dapat berkurang. Dilaporkan bahwa sekitar 60% ibu hamil trimester akhir mengalami kelelahan dan >75% mengalami gangguan tidur. Namun keluhan tersebut sering diabaikan, padahal hal tersebut dapat mengakibatkan peningkatan risiko hipertensi gestasional, diabetes, prematuritas, dan depresi pascapersalinan. Gangguan tidur juga dapat menyebabkan fetal distress pada janin dengan ditandai peningkatan denyut jantung janin yang jika dibiarkan akan membuat bayi hiperaktif dan depresi. Upaya-upaya untuk mengatasi gangguan tidur ini adalah dengan kombinasi yoga dan inhalansi aromaterapi lavender. Oleh karena itu peneliti memperkirakan penerapan prenatal gentle yoga  dan  inhalasi aromaterapi lavender akan lebih efektif dapat mempengaruhi kualitas tidur pada ibu hamil. Desain penelitian menggunakan quasy experiment (two group pre-post test design), pada ibu hamil trimester III di BPM Lita Anggraeni, Surabaya sebanyak 30 orang dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Pengumpulan data dengan kuisoner skala  Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) versi bahasa Indonesi untuk mengetahui kualitas tidur responden. Terdapat pengaruh signifikan kombinasi latihan prenatal gentle yoga dan inhalasi aromaterapi lavender dalam meningkatkan kualitas tidur pada kelompok perlakuan dengan nilai p =0,011 atau p <0,05.  Ada perbedaan signifikan kualitas tidur dikelompok perlakuan dan dikelompok kontrol, yaitu nilai p =0,004 atau p <0,05. Gerakan pada Prenatal gentle yoga dan aroma lavender dapat mendorong dan merangsang pengeluaran endorfin yang berdampak tubuh rileks dan timbul rasa nyaman sehingga dapat mudah untuk tertidur. Dengan berlatih kombinasi prenatal gentle yoga serta inhalasi aromaterapi lavender secara rutin dapat meningkatkan kualitas tidur secara alamiah, mudah dan aman tanpa pengobatan farmakologi yang dapat menganggu kesehatan ibu dan janin. Kata kunci: Kehamilan, Kualitas Tidur, Lavender, Yoga DOI: 10.5281/zenodo.4771694
PEDULI KESEHATAN IBU HAMIL DI MASYARAKAT MELALUI LATIHAN KOMBO YOGA ROMLA (KOMBINASI YOGA DAN AROMATERAPI LAVENDER) DAN DETEKSI KOMPLIKASI IBU HAMIL Rhomadona, Shinta Wurdiana; Tono, Sendy Firza Novilia; Rahayu, Asti
Jurnal Booth Dharma Medika Vol 4 No 2 (2023): Jurnal Booth Dharma Medika
Publisher : STIKes William Booth Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47560/pengabmas.v4i2.514

Abstract

Upaya percepatan penurunan AKI telah dilakukan dengan menjamin agar setiap ibu mampu mengakses pelayanan kesehatan yang berkualitas, namun sayangnya cakupan pelayanan kesehatan ibu hamil K6 di Jawa Timur masih rendah yaitu 58,7%. Kondisi tersebut mengambarkan masih banyak ibu hamil yang belum mendapatkan pelayanan secara komprehensif. Puskesmas Gunung Anyar adalah salah satu Puskesmas yang dijadikan pilot projek Dinkes Kota Surabaya dalam upaya menurunkan AKI karena masih ditemukannya kematian ibu di sana. Walaupun hanya 1 kematian, namun tidak ada toleransi selama masih ada AKI. Hasil penelusuran ke Posyandu diketahui bahwa belum ada integrasi kegiatan Posyandu dengan pemeriksaan kehamilan, kemudian kesadaran untuk rutin memeriksakan diri dan cek laboratorium juga masih rendah. Selain itu banyak ibu hamil disana yang memiliki gangguan tidur terlihat dari keluhan saat ANC, padahal kurang tidur pada ibu hamil dapat menyebabkan efek samping yang membahayakan ibu dan janin. Upaya-upaya untuk mengatasi kesulitan tidur bisa dilakukan dengan yoga dan aromaterapi bahwa cara tersebut dapat membuat rileks sehingga dapat memperbaiki kualitas tidur ibu hamil tersebut. Berdasarkan masalah tersebut, maka perlu dilakukan beberapa upaya menurunkan AKI melalui PkM dengan mengadakan kegiatan yaitu “Peduli Kesehatan Ibu Hamil di Masyarakat Melalui Latihan “Kombo Yoga Romla” (Kombinasi Yoga dan Aromaterapi Lavender) dan Deteksi Komplikasi Ibu Hamil”. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatan pengetahuan, kualitas tidur, dan kesehatan ibu hamil sebagai deteksi komplikasi kehamilan sehingga diharapkan dapat menekan AKI. Hasil dari kegiatan ini adalah terjadi peningkatan kualitas tidur ibu hamil dari 26,7% yang memiliki kualitas tidur baik menjadi 86,7% setelah diberikan latihan kombo yoga romla. Terjadi peningkatan pengetahuan rata-rata dari 31,1% berpengetahuan baik menjadi 86,7%.
IMPLEMENTASI POSTNATAL YOGA TERHADAP KEYAKINAN DIRI MENYUSUI DAN PRODUKSI ASI PADA IBU NIFAS : A LITERATURE REVIEW Rhomadona, Shinta Wurdiana; Imam, Nurul
Bahasa Indonesia Vol 14 No 1 (2025): Jurnal Kebidanan
Publisher : STIKes William Booth Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47560/keb.v14i1.701

Abstract

Praktik menyusui yang optimal sangat penting untuk kesehatan ibu dan bayi, namun banyak ibu menghadapi tantangan terkait kepercayaan diri dalam menyusui dan produksi ASI yang tidak mencukupi. Literature review ini bertujuan untuk menilai dampak implementai yoga postnatal sebagai intervensi non-farmakologis terhadap peningkatan keyakinan diri menyusui dan produksi ASI pada ibu nifas. Metode yang digunakan adalah review literatur terstruktur dengan menganalisis berbagai penelitian yang dipublikasikan antara tahun 2015 hingga 2025 dari database ilmiah terkemuka seperti PubMed, Scopus, ScienceDirect, dan Google Scholar. Hasil analisis terhadap literatur yang direview menunjukkan bahwa sebagian besar studi mendukung adanya manfaat signifikan dari praktik yoga postnatal terhadap kedua variabel utama. Studi-studi tersebut mengindikasikan bahwa yoga postnatal dapat meningkatkan keyakinan diri ibu dalam menyusui melalui mekanisme penurunan tingkat stres, peningkatan relaksasi, dan perbaikan kesejahteraan psikologis secara keseluruhan. Selain itu, ditemukan juga bukti yang menunjukkan peningkatan produksi ASI yang diukur melalui berbagai parameter seperti volume ASI, frekuensi menyusui, dan penambahan berat badan bayi. Implikasi praktis dari temuan ini mencakup rekomendasi untuk mengintegrasikan program yoga postnatal ke dalam layanan standar perawatan ibu nifas di fasilitas kesehatan Indonesia. Penelitian lebih lanjut dengan metodologi yang lebih ketat dan sampel yang lebih besar sangat direkomendasikan untuk memperkuat bukti yang ada dan mengembangkan protokol yoga postnatal yang terstandarisasi dan disesuaikan dengan konteks budaya Indonesia. Kesimpulan: temuan dalam review ini menyoroti potensi yoga postnatal sebagai pendekatan holistik yang efektif untuk meningkatkan pengalaman menyusui pada ibu nifas.
OPTIMALISASI PERAN ORANG TUA DAN KOMUNITAS DALAM MEMBERIKAN PENDIDIKAN SEKSUAL ADAPTIF BAGI ANAK-ANAK DI MASYARAKAT Rhomadona, Shinta Wurdiana; Aprilia, Devi; Primihastuti, Dianita
Jurnal Booth Dharma Medika Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Booth Dharma Medika
Publisher : STIKes William Booth Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47560/pengabmas.v6i1.706

Abstract

Pendidikan seksual sejak dini merupakan fondasi esensial dalam membentuk pemahaman anak-anak mengenai tubuh, batasan pribadi, dan keselamatan diri. Di Indonesia, pembahasan seksualitas masih sering dianggap tabu, menghambat penyampaian informasi akurat dan meningkatkan kerentanan anak terhadap pelecehan seksual. Data KPAI (2021) menunjukkan rendahnya literasi pendidikan seksual di kalangan orang tua, dan KemenPPPA (2024) mencatat 65% dari 11.233 kasus kekerasan anak pada 2023 adalah kekerasan seksual. Secara spesifik di Surabaya, UPTD PPA Kota Surabaya (2024) juga melaporkan puluhan kasus pelecehan seksual anak pada 2023, mayoritas di bawah 12 tahun, menegaskan urgensi perlindungan yang lebih kuat melalui pendidikan seksual adaptif. Penelitian pengabdian masyarakat ini berfokus pada optimalisasi peran orang tua dan komunitas dalam memberikan pendidikan seksual adaptif bagi anak-anak di masyarakat Surabaya, Jawa Timur, guna mengatasi kesenjangan pemahaman dan tingginya kasus kekerasan seksual. Melalui metode penyuluhan interaktif, efektivitas program dievaluasi dengan perbandingan skor pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan sebesar 48,5% pada tingkat pengetahuan peserta, yang mengindikasikan keberhasilan program dalam meningkatkan pemahaman mereka tentang pentingnya komunikasi terbuka, identifikasi batasan tubuh, dan strategi pencegahan kekerasan seksual. Selain itu, kegiatan ini berhasil mendorong inisiatif kolaboratif di tingkat komunitas untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman dan suportif bagi anak. Program ini menegaskan bahwa intervensi edukatif yang terencana dan partisipatif sangat efektif dalam memberdayakan masyarakat untuk memberikan pendidikan seksual adaptif, sehingga memperkuat perlindungan anak secara holistik dan menciptakan lingkungan yang aman bagi mereka.
Pengaruh Edukasi Dash Diet terhadap Tingkat Pengetahuan dan Kepatuhan Kontrol Tekanan Darah pada Lansia Hipertensi Nurul Imam; Nurmawati S Lataima; Shinta Wurdiana Rhomadona; Khalifatus Zuhriyah Alfianti
JURNAL RISET RUMPUN ILMU KESEHATAN Vol. 4 No. 2 (2025): Agustus : Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan
Publisher : Pusat riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurrikes.v4i2.6231

Abstract

Hypertension is a common health problem in the elderly that is often unrealized, so it requires effective education to improve blood pressure management. This study aims to determine the effect of DASH diet education on knowledge and compliance with blood pressure control in hypertensive elderly at the Surabaya Elderly Posyandu. A quasi-experimental method with a pretest-posttest design and a control group involved 40 elderly hypertensive respondents who were divided into intervention and control groups. The intervention group received DASH diet education through counseling, leaflets, and 1x/week discussions for 4 weeks. Results showed a significant improvement in p=0.000 knowledge and p=0.000 blood pressure control adherence in the intervention group, while the control group showed no significant change. Systolic and diastolic blood pressure in the intervention group also decreased significantly (158.2/94.3 to 139.7/84.5 mmHg), with 55% of respondents achieving normal blood pressure, compared to 10% in the control group. Conclusion: DASH diet education is effective in improving knowledge, compliance, and controlling blood pressure in hypertensive elderly. Similar educational programs are recommended to be implemented continuously in primary health services for more optimal hypertension management.
TRANSFORMING THE HEALTH OF THE ELDERLY THROUGH THE COMBINATION OF HATHA YOGA AND CHAYOTE JUICE FOR MENTAL HEALTH AND BLOOD PRESSURE Nurul Imam; Shinta Wurdiana Rhomadona; Nasywa Benita Trismantoro; Savira Agustina
Nursing Sciences Journal Vol 9 No 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/nsj.v9i2.6941

Abstract

Hypertension in the elderly is still a serious health problem, especially in the Surabaya area with the highest prevalence in East Java. This condition not only affects the physical, but also has an impact on the mental health of the elderly, such as anxiety and depression, which often go unnoticed and actually worsen blood pressure. This study aims to examine the effectiveness of the combination of Hatha Yoga therapy and chayote juice in lowering blood pressure and improving the psychological condition of the elderly. The research design used a quasi-experiment with a pre-post test approach in two groups. A total of 100 elderly hypertensive patients in RW 04, Sumber Rejo Village, Surabaya, were divided into treatment groups (n=50) and control groups (n=50) through purposive sampling techniques. The treatment group underwent Hatha Yoga and consumed chayote juice twice a week for four weeks. Meanwhile, the control group participated in routine elderly gymnastics. Data were collected through questionnaires and observations, then analyzed using Wilcoxon and Mann-Whitney tests. The results showed a significant improvement in the emotional aspects of the elderly and a marked decrease in blood pressure in the treatment group with significant difference results (p = 0.000). This combination therapy has been shown to be effective and can be recommended as a safe, easy-to-apply, and beneficial nursing intervention in treating hypertension and mild psychological disorders in the elderly.  Keywords: Hypertension, Elderly, Mental Health, Hatha Yoga, Chayote.
PENERAPAN LATIHAN PRENATAL GENTLE YOGA DAN INHALASI AROMATERAPI LAVENDER DALAM MENINGKATKAN KUALITAS TIDUR IBU HAMIL Rhomadona, Shinta Wurdiana; Primihastuti, Dianita
Journals of Ners Community Vol 11 No 2 (2020): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v11i2.1135

Abstract

Semakin bertambahnya usia kehamilan maka kualitas tidurnya dapat berkurang. Dilaporkan bahwa sekitar 60% ibu hamil trimester akhir mengalami kelelahan dan >75% mengalami gangguan tidur. Namun keluhan tersebut sering diabaikan, padahal hal tersebut dapat mengakibatkan peningkatan risiko hipertensi gestasional, diabetes, prematuritas, dan depresi pascapersalinan. Gangguan tidur juga dapat menyebabkan fetal distress pada janin dengan ditandai peningkatan denyut jantung janin yang jika dibiarkan akan membuat bayi hiperaktif dan depresi. Upaya-upaya untuk mengatasi gangguan tidur ini adalah dengan kombinasi yoga dan inhalansi aromaterapi lavender. Oleh karena itu peneliti memperkirakan penerapan prenatal gentle yoga  dan  inhalasi aromaterapi lavender akan lebih efektif dapat mempengaruhi kualitas tidur pada ibu hamil. Desain penelitian menggunakan quasy experiment (two group pre-post test design), pada ibu hamil trimester III di BPM Lita Anggraeni, Surabaya sebanyak 30 orang dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Pengumpulan data dengan kuisoner skala  Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) versi bahasa Indonesi untuk mengetahui kualitas tidur responden. Terdapat pengaruh signifikan kombinasi latihan prenatal gentle yoga dan inhalasi aromaterapi lavender dalam meningkatkan kualitas tidur pada kelompok perlakuan dengan nilai p =0,011 atau p <0,05.  Ada perbedaan signifikan kualitas tidur dikelompok perlakuan dan dikelompok kontrol, yaitu nilai p =0,004 atau p <0,05. Gerakan pada Prenatal gentle yoga dan aroma lavender dapat mendorong dan merangsang pengeluaran endorfin yang berdampak tubuh rileks dan timbul rasa nyaman sehingga dapat mudah untuk tertidur. Dengan berlatih kombinasi prenatal gentle yoga serta inhalasi aromaterapi lavender secara rutin dapat meningkatkan kualitas tidur secara alamiah, mudah dan aman tanpa pengobatan farmakologi yang dapat menganggu kesehatan ibu dan janin. Kata kunci: Kehamilan, Kualitas Tidur, Lavender, Yoga DOI: 10.5281/zenodo.4771694
EDUCATIONAL VIDEO AS A MEANS OF PREPARING FOR MENOPAUSE: A STUDY ON PREMENOPAUSAL WOMEN AT PKK SWAN GRESIK Santiasari, Retty Nirmala; Rhomadona, Shinta Wurdiana; Mahayaty, Lina; Imam, Nurul
Nurse and Holistic Care Vol. 5 No. 3 (2025): Nurse and Holistic Care
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/nhc.v5i3.7423

Abstract

Background: Menopause is a natural transition phase characterized by the cessation of the menstrual cycle as well as physical, psychological, and social changes. Many women experience anxiety due to a lack of understanding, which can affect their readiness to face this phase. Readiness to face menopause is a woman's condition to prepare herself to face menopause both physically, mentally and psychologically. Objective: Health education is expected to be able to increase the readiness of premenopausal women to face these changes. Methods: This study used a pre-experimental design with a one group pretest-posttest and cross sectional approach. The number of respondents was 36 premenopausal women who were members of PKK Swan, Menganti Mas, Gresik, selected through purposive sampling techniques. The instrument used was a menopausal readiness questionnaire, and data was analyzed using the Wilcoxon Signed Ranks Test. Result: The results of the statistical test showed a significant difference between the readiness score before and after the health education intervention through educational videos (ρ < 0.001), indicating an increase in women's readiness for menopause after education. Conclusion: Providing health education through educational video media has been shown to be effective in increasing premenopausal women's readiness to face menopause, especially in terms of physical, hormonal, and psychological understanding. This intervention is also able to reduce anxiety and improve negative perceptions of menopause.
OPTIMALISASI PERAN PENGASUH DALAM MENDUKUNG TUMBUH KEMBANG ANAK MELALUI PROGRAM PELATIHAN TERSTRUKTUR DI YAYASAN PONDOK HAYAT Rhomadona, Shinta Wurdiana; Primihastuti, Dianita
Jurnal Booth Dharma Medika Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Booth Dharma Medika
Publisher : STIKes William Booth Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47560/wb5nhp88

Abstract

Tumbuh kembang anak merupakan proses multidimensional yang mencakup aspek fisik, kognitif, bahasa, dan sosial-emosional, terutama pada periode emas usia dini. Anak yang tinggal di panti asuhan memiliki risiko lebih tinggi mengalami hambatan perkembangan akibat keterbatasan figur pengasuhan individual dan stimulasi psikososial. Pengasuh memegang peran kunci dalam menciptakan lingkungan asuh yang mendukung tumbuh kembang anak, namun kompetensi pengasuh dalam memberikan stimulasi yang sesuai tahapan perkembangan masih bervariasi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan peran pengasuh dalam mendukung tumbuh kembang anak melalui program pelatihan terstruktur di Yayasan Pondok Hayat Surabaya. Kegiatan dilaksanakan pada Oktober–November 2025 dengan melibatkan 15 pengasuh. Metode yang digunakan adalah pelatihan terstruktur dan berbasis praktik, meliputi tahap persiapan, pelaksanaan pelatihan, evaluasi, serta pendampingan tindak lanjut. Materi pelatihan mencakup konsep tumbuh kembang anak, stimulasi perkembangan sesuai usia, deteksi dini penyimpangan perkembangan, dan penerapan stimulasi dalam pengasuhan sehari-hari. Evaluasi dilakukan melalui pretest–posttest pengetahuan dan observasi keterampilan praktik pengasuh. Hasil menunjukkan adanya peningkatan rerata skor pengetahuan pengasuh dari 55,3 menjadi 80,7. Observasi keterampilan menunjukkan sebagian besar pengasuh mampu melakukan stimulasi motorik, bahasa, dan sosial-emosional dengan kategori baik, meskipun penggunaan lembar pemantauan perkembangan masih berada pada kategori cukup. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pelatihan terstruktur efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pengasuh, serta berpotensi meningkatkan kualitas pengasuhan dan tumbuh kembang anak di panti asuhan secara berkelanjutan.
Rintisan Bank Sampah Dasawisma Untuk Kesehatan, Ekonomi, Dan Lingkungan Lebih Baik Shinta Wurdiana Rhomadona; Eny Astuti; Dian Purnama Sari
Asthadarma : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Universitas Merdeka Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55173/asthadarma.v7i1.66

Abstract

A Waste Bank in RW 07 was undertaken, involving women from the Family Welfare Empowerment (PKK) group as key drivers. The objective was to enhance community knowledge, skills, and awareness in household waste management while strengthening health, hygiene, and family economy for a better environment. The stages and methods of community service (PkM) implementation in Tambak Dono Village RW 07 included counseling, training, demonstrations, and mentoring for one month. To ensure sustainability, advocacy was carried out with RW officials to support continuous operation of the waste bank. The partner community actively participated by providing environmental data, assisting in coordination, supplying activity venues, and serving as waste bank administrators. The program outputs included increased partner empowerment levels, a scientific article for submission to a nationally accredited journal, activity videos, posters, online media publications, and a guidebook. The main outcomes were the establishment of the RW 07 Tambak Dono Waste Bank managed by PKK members, increased household participation in waste sorting between organic and inorganic materials, and the creation of simple recycled products such as ecobricks. The Dasawisma group became actively involved in collecting and selling economically valuable waste such as used cooking oil. Based on pre- and post-activity questionnaires, residents’ knowledge and awareness increased by 90%. Scientific publications and media outputs have been prepared as deliverables for the current year.