Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

TINJAUAN ULANG REKONSTRUKSI LEMPENG LAUT FILIPINA Lina Handayani
JURNAL RISET GEOLOGI DAN PERTAMBANGAN Vol 16, No 1 (2006)
Publisher : Indonesian Institute of Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (680.245 KB) | DOI: 10.14203/risetgeotam2006.v16.172

Abstract

Proses terbentuknya lempeng Laut Filipina sebenarnya cukup dapat dimengerti dengan adanya beberapa sistem punggungan dan palung yang telah diketahui umurnya. Yang menjadi permasalahan adalah adanya beberapa pendapat tentang perubahan posisi lempeng ini sejak terbentuk (sekitar 50 juta tahun yang lalu) hingga posisinya saat ini. Tomografi dari data seismik yang dapat memetakan lempeng-lempeng yang terkubur di dalam mantel menunjukkan bahwa posisi lempeng tidak banyak berubah sejak saat lempeng ini terbentuk   
KARAKTERISASI PANAS BUMI DIWAK DAN DEREKAN DAN IDENTIFIKASI SESAR DENGAN MENGGUNAKAN METODE AUDIOMAGNETOTELLURIK Elvera Yuanita; Udi Harmoko; Nugroho Dwi Hananto; Lina Handayani
JURNAL RISET GEOLOGI DAN PERTAMBANGAN Vol 25, No 1 (2015)
Publisher : Indonesian Institute of Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (798.339 KB) | DOI: 10.14203/risetgeotam2015.v25.131

Abstract

ABSTRAK Survei audio-magnetotelurik dilakukan pada bulan September 2013 di area panas bumi Diwak dan Derekan dengan tujuan untuk mengidentifikasi sumber panas, reservoir dan cap rock. Pengukuran dilakukan dengan alat Stratagem pada frekuensi 1Hz-100 kHz, di 17 titik dalam 3 lintasan. Data yang diperoleh antara lain adalah resistivitas semu, fase, dan koherensi sebagai fungsi dari frekuensi yang diolah dengan menggunakan perangkat lunak WinGLink.  Karakterisasi panas bumi meliputi sistem cap rock dengan nilai resistivitas 0-10 Ωm dimana daerah ini merupakan zona konduktivitas. Selanjutnya daerah reservoar diduga dengan memiliki nilai resistivitas dengan rentang 50-500 Ωm dengan kedalaman sekitar 500 m. Sumber panas yang berada  dalam sistem panas bumi nilai ini memiliki resistivitas > 500 Ωm, dengan kedalaman sekitar 1,5 km. Selain itu, dari model ketiga lintasan tersebut dapat ditarik garis struktur sesar yang berarah barat daya-timur laut. Sesar ini dapat merupakan penyebab munculnya manifestasi Diwak dan Derekan.ABSTRACT An Audio-Magnetotellurics (AMT) survey was carried out in September 2013, in the Diwak and Derekan geothermal fields. The purpose  of the survey was to locate the heat source, reservoir, and cap rock of the geothermal system. Measurements were carried out by Stratagem with frequency range from 1 HZ to 100 kHz, at 17 stations in 3 lines. The data obtained from the field were apparent resistivities, phase differences, and coherences as a function of frequency. The data then were processed using WinGLink software package. Characterizations of geothermal systems include the cap rock with a resistivity of 0-10Ωm where the area is a zone of conductivity. Then, the suspected reservoir area has a resistivity value with a range of 50-500 Ωm with a depth of about 500 m. The heat source might be in the area of resistivity values of more than 500Ωm at a depth of about 1.5 km. Based on the sub surface modeling from 3 lines of measurements, there is a possible southwest-northwest  fault lineament that might cause the Diwak and Derekan manifestation.
PROYEKSI GEMPABUMI TASIKMALAYA 2 SEPTEMBER 2009 TERHADAP POTENSI BAHAYA KEGEMPAAN DAERAH GARUT DAN SEKITARNYA Dedi Mulyadi; Lina Handayani; Dadan D. Wardhana
JURNAL RISET GEOLOGI DAN PERTAMBANGAN Vol 20, No 1 (2010)
Publisher : Indonesian Institute of Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (514.552 KB) | DOI: 10.14203/risetgeotam2010.v20.31

Abstract

ABSTRAK Kejadian gempabumi tektonik di Kabupaten Tasikmalaya pada tanggal 2 September 2009 berdampak pada rusaknya infrastruktur dan menelan korban jiwa yang tidak sedikit. Dari hasil penelusuran terdapat lima wilayah yang mengalami kerusakan parah akibat guncangan gempabumi tektonik tersebut, yaitu meliputi Kecamatan Pemeungpeuk, Cisompet, Cikelet, Peundeuy dan Banjarwangi. Dari kejadian ini perlu kiranya dibuat peta daerah rawan bahaya sebagai acuan bagi pembangunan infrastruktur pasca gempabumi. Peta daerah bahaya disusun berdasarkan perhitungan percepatan pergerakan tanah maksimum dengan menggunakan informasi kecepatan gelombang seismik S dangkal (Vs30). Peta tersebut kemudian ditumpangtindihkan dengan peta  zona longsoran. Hasil pemetaan tersebut kemudian dibandingkan dengan lokasi  bencana akibat gempabumi pada tanggal 2 September 2009 yang lalu. Tampak bahwa daerah bencana memang terletak pada wilayah dengan bahaya kegempaan yang tinggi- sedang.
Optimalisasi Proses Stabilisasi Lumpur Tekstil Dengan Semen Dwinna Rahmi; sri pudji Rahayu; Sumingkrat Sumingkrat; Ukar Tarwiyono; Lina Handayani; Alfrida L S
Jurnal Kimia dan Kemasan BULLETIN PENELITIAN VOL. XX NO. 3 DESEMBER 1998
Publisher : Balai Besar Kimia dan Kemasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2928.13 KB) | DOI: 10.24817/jkk.v0i0.5149

Abstract

The Function of stabilization is to decrease leachate or chemical reaction which is potential to produce pollutant from waste. Three kinds of stabilization such as addition of the cement, lime and organic sludge had been done before. The result showed that the sludge can bind heavy metal. Analysis result showed that the decrease 'in presentation of heavy metal are Zn (79%), Cu (83,5 %), Fe (99,97 %), Mn (JOO %) and Cr (98,2 %). This experiment is continued to find the optimum amount of cement added to the sludge. The result showed that by addition of 5 % cement in textile sludge can hold the heavy metal.
Pengaruh Konsentrasi Asam Dan Waktu Ekstraksi Antosianin Dari kulit Buah Manggis (Garcia Mangostana L) Siti Naimah; Lina Handayani
Jurnal Kimia dan Kemasan BULLETIN PENELITIAN VOL. 26 NO. 1 APRIL 2004
Publisher : Balai Besar Kimia dan Kemasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (8058.685 KB) | DOI: 10.24817/jkk.v0i0.4698

Abstract

Kebutuhan pewarna antosianin untuk industri makanan, minuman, kosmetik, dan farmasi saat ini diproduksi dari pewarna sintetis. Sebagai alternatif lain pengganti pewarna sintetis, antosianin dapat diperoleh dari ekstrak kulit buah manggis yang sampai saat ini masih merupakan limbah hasil pertanian yang belum banyak dimanfaatkan. Pewarna antosianin alami ini dipengaruhi oleh pH. Ketidakstabilan ini merupakan dasar pertimbangan dalam melakukan ekstraksi antosianin dari tumbuh-tumbuhan. Karena itu produksi antosianin ini dilakukan dengan cara ekstraksi pada suhu 4°C, menggunakan pelarut etanol yang diasamkan dengan asam asetat. Perlakuan percobaan yang diterapkan terdiri dari dua faktor, yaitu faktor waktu ekstraksi yang terdiri dari empat level (20 jam, 22 jam, 24 jam, 2(3 jam) dan faktor konsentrasi asam yang terdiri dari tiga level (1 %, 5%, 10%).Hasil penelitian menunjukkan bahwa kulit buah manggis cukup baik dimanfaatkan sebagai pewarna alami alternatif untuk mer1~gantikan pewarna sintetis. Dalam proses pengolahannya perlu diperhatikan kadar konsentrasi asam dan waktu ekstraksi. Hal ini sangat berpengaruh terhadap kadar antosianin yang dihasilkan. Waktu ekstraksi yang menghasilkan antosianin yang terbanyak dalam percobaan ini adalah 24 jam dengan konsentrasi asam asetat yang diperlukan sebanyak 1 %.
Literature Review : Hubungan Antara Konsep Diri dengan Perilaku Merokok pada Remaja Salsabiil Bhatari Azhar; Lina Handayani
The Indonesian Journal of Health Science Vol 13, No 1 (2021): The Indonesian Journal of Health Science
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/ijhs.v13i1.5049

Abstract

Perilaku merokok pada remaja adalah perilaku yang buruk dan memberikan dampak negatif. Sebanyak 34,7% remaja di Indonesia yang berusia diatas 10 tahun adalah seorang perokok. Tujuan studi literatur ini adalah untuk memberikan pengetahuan dan gambaran mengenai keterkaitan konsep diri dengan perilaku merokok agar dapat menjadi sebuah acuan untuk mencari solusi tindakan yang tepat guna mencegah dan mengatasi perilaku merokok pada remaja. Penelitian ini menggunakan metode literature review. Literature berupa publikasi yang dikumpulkan dari Google Scholar dan Portal Garuda dalam rentang tahun 2011-2021. Kata kunci yang digunakan adalah “perilaku merokok”, “konsep diri remaja”, “konsep diri dan perilaku merokok”. Dari kata kunci diperoleh 30 artikel yang kemudian di skrining menggunakan kriteria inklusi dan ekslusi secara lebih detail, diperoleh 5 artikel untuk direview. Hasil review mengungkapkan bahwa terdapat hubungan antara konsep diri yang rendah dengan perilaku merokok yang tinggi. Semakin rendah konsep diri pada remaja maka semakin tinggi perilaku merokoknya. Hal tersebut disebabkan karena konsep diri yang rendah menyebabkan remaja mudah terpengaruh sekitar.
THE ROLE OF SOCIAL SUPPORT, KNOWLEDGE, ATTITUDE, AND SELF‐EFFICACY IN BREASTFEEDING: SOCIAL COGNITIVE PERSPECTIVE Lina Handayani; Azlina Md Kosnin; Yeo Kee Jiar
Buletin Psikologi Vol 18, No 1 (2010)
Publisher : Faculty of Psychology Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.194 KB) | DOI: 10.22146/bpsi.11532

Abstract

Sangat jarang penelitian terkait promosi ASI di Indonesia yang menggunakan pendekatan social cognitive theory (SCT). Makalah ini menyajikan pendekatan sosial kognitif sebagai perspektif baru dalam promosi dan edukasi ASI yang meliputi lima variabel: dukungan sosial, pengetahuan, sikap, kepercayaan diri, dan menyusui. Peran/ kontribusi dari dukungan sosial, pengetahuan, sikap, kepercayaan diri, terhadap menyusui dijelaskan secara gamblang dengan SCT. Dari perspektif SCT, menyusui dipengaruhi oleh faktor personal ibu (pengetahuan, sikap, dan kepercayaan diri) serta lingkungan (dukungan sosial).
Literature Review: Faktor-faktor yang Mempengaruhi Keberhasilan Intervensi Berbasis Komunitas dalam Merubah Gaya Hidup Yesti Permata; Lina Handayani
VISIKES: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 21, No 2 (2022): VISIKES
Publisher : Dian Nuswantoro Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/visikes.v21i2Supp.5426

Abstract

AbstrakLatar belakang dan Tujuan: Penyakit kardiovaskuler dapat dicegah dengan melakukan intervensi terhadap faktor risiko, misalnya: kebiasaan merokok, kurangnya aktivitas fisik, tingginya tekanan darah, berat badan berlebih atau obesitas, tingginya kadar lemak dalam darah dan diabetes mellitus. Tujuan dari studi ini adalah untuk memberikan gambaran tentang  penerapan intervensi berbasis komunitas terhadap perubahan perilaku untuk mencegah penyakit kardiovaskuler dan faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan intervensi berbasis komunitas dalam merubah gaya hidup.Metode: Penelitian ini menggunakan metode literature review. Artikel dikumpulkan dari database online Pubmed dengan rentang tahun 2011-2021. Kata kunci  yang digunakan adalah ” intervensi berbasis komunitas” dan “pencegahan penyakit kardiovaskuler”. Setelah memasukkan kata kunci, didapatkan 59 artikel yang kemudian dilakukan  penyaringan kembali berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi serta memperhatikan pembahasan detilnya dan didapatkan 20 artikel untuk dilakukan review.Hasil: Faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan intervensi berbasis komunitas adalah informasi, metode penyampaian informasi, panduan pelaksanaan program intervensi, instrumen yang digunakan peserta selama intervensi, motivasi yang harus ditumbuhkan pada peserta dan dukungan sosial bagi peserta selama intervensi,Simpulan dan Implikasinya: Intervensi berbasis komunitas efektif dalam merubah gaya hidup sehingga dapat menurunkan faktor risiko penyakit kardiovaskuler. Penerapan intervensi berbasis komunitas untuk menurunkan penyakit kardiovaskuler perlu dikaji dengan lebih detil dan komprehensif. Kata Kunci: intervensi berbasis komunitas; gaya hidup; pencegahan penyakit kardiovaskuler AbstractBackground and Objectives: Cardiovascular disease can be prevented by intervening with modifiable risk factors, namely smoking habits, lack of physical activity, high blood pressure, overweight or obesity, high levels of fat in the blood and diabetes mellitus. The purpose of this study is to provide an overview of the application of community-based interventions to behavior change to prevent cardiovascular disease and the factors that influence the success of community-based interventions in changing lifestyles.Methods: This study uses a literature review method. Articles were collected from the Pubmed online database for the years 2011-2021. The keywords used are "community based intervention to life style" and "prevention of cardiovascular disease". After entering keywords, 59 articles were obtained which were then re-filtered based on inclusion and exclusion criteria and paying attention to the detailed discussion and obtained 20 articles for review.Results: Factors that influence the success of community-based interventions are information and methods of delivering information, guidelines for implementing the intervention program, instruments used by participants during the intervention, motivation that must be grown in participants, social support for participants during the intervention,Conclusions and Implications: Community-based interventions are effective in changing the lifestyle of participants so that they can reduce their risk factors for cardiovascular disease. The application of community-based interventions to reduce cardiovascular disease needs to be studied in more detail and comprehensively. Keywords: community based intervention; lifestyle; cardiovascular disease prevention
EDUKASI POLA ASUH DAN BAHAYA PENGGUNAAN GADGET Lina Handayani; Chayanita Sekar Wijaya; Maya Kusuma Dewi
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung Vol 7 No 1 (2020): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/jpu.v7i1.1963

Abstract

Keluarga memiliki peran paling penting dalam pengasuhan anak. Pola pengasuhan orang tua terhadap anak dipengaruhi pendidikan dan pendapatan orang tua. Kesalahan dalam pengasuhan anak akan berdampak buruk ketika anak dewasa nanti. Pembiasaan pada anak untuk melakukan hal yang baik maka anak akan terbiasa melakukan hal baik juga. Orang tua dapat bersikap disiplin dan tegas kepada anak. Pola pengasuhan orang tua kepada anaknya anak menentukan moral anak ketika remaja. Moral merupakan landasan utama dalam keberhasilan kehidupan nantinya. Orang tua dapat melakukan pengawasan kepada anak saat menggunakan gadget untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Orang tua, keluarga dan lingkungan memiliki peran penting dalam pembentukan karakter kepribadian dan kecerdasan anak.
KEEFEKTIFAN MODEL BERPIKIR INDUKTIF DAN MODEL SAINTIFIK PADA PEMBELAJARAN MENULIS FABEL Lina Handayani; Evi Chamalah; Leli Nisfi Setiana
Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia Vol 6, No 1 (2018): Januari-Juni 2018
Publisher : PBSI, FKIP UNISSULA, Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/j.6.1.32-41

Abstract