Claim Missing Document
Check
Articles

MENYIAPKAN ALUMNI MERINTIS WIRAUSAHA KEBIDANAN DENGAN POSTPARTUM MASSAGE AND SPA ENTREPRENUERSHIP: MENGANTAR MIORI MENGGAPAI MIMPI (TAHUN KE III) Nur Rahmawati, Rahajeng Siti; Rahmaningtyas, Indah; Titisari, Ira
Jurnal IDAMAN (Induk Pemberdayaan Masyarakat Pedesaan) Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal IDAMAN (Induk Pemberdayaan Masyarakat Pedesaan)
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

To address the discomforts experienced during the postpartum period, when mothers must adapt to their bodies returning to their pre-pregnancy state, along with adjusting to their new roles and the challenges of breastfeeding, several therapies can be undertaken. One such therapy is postpartum and lactation massage. In line with the vision of Kediri Midwifery Study Program Campus IV, which is "To Produce Civilized Midwife Graduates, Excellent in Entrepreneurship, and Globally Competitive," it is meaningful to support alumni who remain dedicated to their profession as well as those who are aspiring to start their own businesses by providing training in Postpartum and Lactation Massage. This training is part of the Tri Dharma of Higher Education, offering guidance to alumni until they can independently run their businesses and even create job opportunities for their peers. This three-day activity was held at the Entrepreneurship Laboratory of Campus IV, Kediri Midwifery Program, Poltekkes Kemenkes Malang. On the first day, participants received materials on the physiology and psychology of postpartum mothers, lactation management, lactation counseling, and simulations of postpartum and lactation massage. The second day focused on Business Management and Digital Promotion, while the third day involved direct simulations of postpartum and lactation massage on postpartum patients. The training was attended by 15 participants. The outcome of this community service activity was an increase in participants' knowledge, as demonstrated by the average pre-test score of 74, which rose to 94 in the post-test. Keywords: Postpartum Massage, Lactation Massage, Digital Promotion, Business Management
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU TERHADAP PEMBERIAN MAKANAN PENDAMPING ASI (MP-ASI) PADA ANAK USIA 6-11 BULAN DI DESA KETANON KEC. KEDUNGWARU KABUPATEN TULUNGAGUNG Sumy Dwi Antono; Brillliant Karunia Ramadani; Desy Dwi Cahyani; Indah Rahmaningtyas
Judika (Jurnal Nusantara Medika) Vol 9 No 2 (2025): Judika Volume 9 No. 2 Oktober 2025
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/judika.v9i2.27424

Abstract

Sejak usia 6 bulan ditemukan gap tingkat energi pada anak dengan energi dari ASI, sehingga perlu memperoleh MP-ASI untuk memenuhi kebutuhan nutrisi dan energi yang sudah tidak dapat dipenuhi oleh ASI. Pada penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitaif desain korelasional, dengan cara mengkaji hubungan variabel bebas (pengetahuan ibu) dan variabel terikat (pemberian MP-ASI). Populasi penelitian ini adalah seluruh ibu yang mempunyai anak usia 6-11 bulan di Desa Ketanon, Kecamatan Kedungwaru, Tulungagung berjumlah 56 ibu. Kemudian menggunakan rumus Slovin guna mendapatkan sampel yakni berjumlah 36 ibu. Instrumen menggunakan kuesioner. Hasil dari penelitian ini didapatkan hampir setengahnya yaitu 47% ibu memiliki tingkat pengetahuan cukup, 31% ibu berpengetahuan kurang serta 22% ibu berpengetahuan baik. Kemudian hampir setengahnya 42% ibu menerapkan MP-ASI dengan kategori baik, kemudian terdapat 36% ibu MP-ASI kategori cukup dan 22% pemberian MP-ASI kurang. Uji Korelasi Spearman Rank p 0,045 < 0,05 artinya H0 ditolak, terdapat hubungan pengetahuan ibu terhadap pemberian MP-ASI anak usia 6-11 bulan.
Pengaruh Media E-Book Terhadap Pengetahuan Kesehatan Remaja Tentang Kejadian Pernikahan Dini Di SMA 1 Mojo Azmi, Putri Acacia Fadhilah; Indriani, Ririn; Rahayu, Dwi Estuning; Rahmaningtyas, Indah
JURNAL ILKES : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 16 No 2 (2025): Jurnal Ilkes (Jurnal Ilmu Kesehatan)
Publisher : STIKES Karya Husada Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35966/ilkes.v16i2.445

Abstract

Tren pernikahan dini di Indonesia menurun dari 10,35% pada 2021 menjadi 6,92% pada 2023, melampaui target RPJMN 2024 sebesar 8,74%, disertai penurunan dispensasi pernikahan di Jawa Timur dari 17.151 kasus pada 2021 menjadi 12.334 pada 2023. Meski angka pernikahan dini menurun, upaya berkelanjutan tetap diperlukan, namun kolaborasi sosialisasi di Kediri dinilai belum optimal. Sementara berbagai faktor minimnya pengetahuan dan pemahaman, mendorong pernikahan dini yang berdampak masa depan remaja. Penyuluhan dan media seperti e-book dapat meningkatkan pengetahuan remaja tentang pernikahan dini, yang berdampak pada sikap lebih kritis dan sadar akan risikonya Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan tingkat pengetahuan kesehatan sebelum dan sesudah pemberian media e-book tentang pernikahan dini. Jenis penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan rancangan quasi eksperimental dengan 2 kelompok subjek. Data dikumpulkan menggunakan kuisioner pengetahuan kesehatan, kemudian pengukuran dilakukan sebelum dan sesudah intervensi. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini 79 siswa sebagai kelompok intervensi dan 79 siswa sebagai kelompok kontrol, didapatkan hasil analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test yang menunjukkan p-value Test menunjukkan p-value = 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat perbedaan signifikan perbedaan tingkat pengetahuan kesehatan sebelum dan sesudah intervemsi media e-book tentang pernikahan dini, dengan begitu terdapat pengaruh intervensi yang dilakukan didalam penelitian ini.
Hubungan Pemahaman Project Based Learning Pada Mata Kuliah Kewirausahaan Dengan Minat Berwirausaha Mahasiswa Putri, Risma Yanuari; Rahmaningtyas, Indah; Antono, Sumy Dwi; Pratamaningyas, Susanti
JURNAL ILKES : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 16 No 2 (2025): Jurnal Ilkes (Jurnal Ilmu Kesehatan)
Publisher : STIKES Karya Husada Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35966/ilkes.v16i2.429

Abstract

Project Based Learning merupakan metode pembelajaran aktif yang menekankan pada penyelesaian proyek nyata guna meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap materi kewirausahaan. Pemahaman tersebut diharapkan mampu mendorong minat berwirausaha, khususnya pada mahasiswa kebidanan yang dituntut mandiri dan inovatif dalam menghadapi dunia kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pemahaman Project Based Learning dalam mata kuliah kewirausahaan dengan minat berwirausaha mahasiswa. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif korelasi dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian sebanyak 58 mahasiswa dipilih menggunakan teknik stratified random sampling, dan data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert. Hasil uji statistik menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara pemahaman Project Based Learning dengan minat berwirausaha (r) sebesar 0,640 dan (p) 0,00. Semakin tinggi pemahaman mahasiswa terhadap konsep dan praktik kewirausahaan melalui Project Based Learning, maka semakin tinggi pula minat mereka untuk berwirausaha. Temuan ini menunjukkan bahwa metode Project Based Learning efektif dalam meningkatkan kesiapan berwirausaha mahasiswa kebidanan, serta perlu diintegrasikan lebih lanjut dalam kurikulum. Diharapkan hasil penelitian ini menjadi rujukan bagi institusi pendidikan dalam merancang strategi pembelajaran kewirausahaan yang lebih aplikatif dan mendorong kemandirian lulusan. Kata kunci: Project Based Learning, Minat Berwirausaha.
Faktor Determinan Proses Persalinan Dengan Sectio Caesarea (SC) di Rumah Sakit Tk IV DKT Kota Kediri Wiyatama Putri; Indah Rahmaningtyas; Susanti Pratamaningtyas; Dwi Estuning Rahayu
JURNAL ILKES : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 17 No 1 (2026): Jurnal Ilkes (Jurnal Ilmu Kesehatan)
Publisher : STIKES Karya Husada Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35966/ilkes.v17i1.494

Abstract

The number of cesarean section deliveries continues to increase at TK IV DKT Hospital in Kediri City. Cesarean sections carry a higher risk of complications compared to vaginal deliveries. This study aimed to analyze the determining factors that may influence cesarean section deliveries. The research used a quantitative method with a cross-sectional design and a retrospective approach. The total sample consisted of 444 mothers who gave birth, recorded in medical records for the year 2024, selected using total sampling. Data analysis was conducted using chi-square tests, contingency coefficient tests, and logistic regression on four medical indications: premature rupture of membranes (PROM), cephalopelvic disproportion (CPD), fetal distress, and abnormal fetal position. The results showed a significant overall relationship between the four factors and cesarean section deliveries (p=0.035), but with a weak correlation (R=0.186). Only abnormal fetal position had a significant effect on cesarean section deliveries (p=0.016), while the other factors showed no significant relationship. In conclusion, abnormal fetal position is the main determining factor influencing cesarean section deliveries. Therefore, early detection of fetal position and education for pregnant women are essential to ensure that cesarean sections are performed only for appropriate medical indications.
Kekurangan Energi Kronik Berhubungan dengan Kejadian Anemia pada Ibu Hamil Erwinda Surya Nigrum; Indah Rahmaningtyas; Rahajeng Siti Nur Rahmawati; Ririn Indriani
JURNAL ILKES : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 17 No 1 (2026): Jurnal Ilkes (Jurnal Ilmu Kesehatan)
Publisher : STIKES Karya Husada Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35966/ilkes.v17i1.499

Abstract

Anemia dan kekurangan energi kronis biasanya mempengaruhi 32–73% kehamilan di seluruh dunia. Mengacu Survei Kesehatan Indonesia 2023, 4,3% ibu hamil di Indonesia merasakan anemia dan 13,2% merasakan kekurangan energi kronis. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui apakah prevalensi anemia pada ibu hamil di Puskesmas Mojo, Kabupaten Kediri, mempunyai hubungan dengan Kekurangan Energi Kronis. Penelitian ini memakai metodologi cross-sectional, desain analitik, serta metode kuantitatif. Ibu hamil trimester ketiga yang diperiksa di Puskesmas Mojo, Kabupaten Kediri, menjadi sampel penelitian. Metode pengambilan sampel yang dipakai ialah Simple Random Sample. Kadar hemoglobin diperiksa dan lingkar lengan atas diukur untuk meraih data. Uji Spearman Rank dipakai pada analisis data untuk mengetahui apakah anemia serta kekurangan energi kronis mempunyai hubungan. Mayoritas responden pada Kekurangan Energi Kronis mempunyai kadar hemoglobin di bawah normal, mengacu temuan penelitian. Penelitian tersebut mengungkapkan nilai p yakni 0,013 di bawah 0,05, yang memperlihatkan korelasi signifikan pada kejadian anemia pada ibu hamil di Puskesmas Mojo, Kabupaten Kediri, dengan Kekurangan Energi Kronis. Hasil ini memperlihatkan terkait anemia lebih umum terjadi pada ibu hamil dengan Kekurangan Energi Kronis. Maka sebabnya, pada upaya pencegahan anemia, diperlukan intervensi gizi serta pemantauan rutin status gizi ibu hamil.
Faktor Determinan Proses Persalinan Dengan Sectio Caesarea (SC) Di Rumah Sakit Tk IV DKT Kota Kediri Eliana Wiyatama Putri; Indah Rahmaningtyas; Susanti Pratamaningtyas; Dwi Estuning Rahayu
JURNAL ILKES : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 17 No 1 (2026): Jurnal Ilkes (Jurnal Ilmu Kesehatan)
Publisher : STIKES Karya Husada Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35966/ilkes.v17i1.455

Abstract

Angka persalinan Sectio Caesarea (SC) terjadi peningkatan di RS TK IV DKT Kota Kediri. Persalinan Sectio Caesarea (SC) memiliki risiko komplikasi lebih banyak dibandingkan dengan persalinan pervaginam. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis faktor determinan yang dapat memengaruhi persalinan Sectio Caesarea (SC). Metode dalam penelitian ini yaitu menggunakan kuantitatif desain penelitian cross-sectional dan pendekatan retrospektif. Total sampel berjumlah 444 ibu bersalin yang tercatat dalam rekam medis periode tahun 2024 yang dipilih dengan teknik total sampling. Analisis data menggunakan chi square, uji koefisien kontigensi, dan regresi logistik terhadap empat indikasi medis: ketuban pecah dini, Cephalopelvic Disproprtion (CPD), fetal distress/ gawat janin, dan kelainan letak. Hasil menunjukkan adanya hubungan signifikan secara simultan antara keempat faktor dengan persalinan Sectio Caesarea (SC) dengan nilai signifikasi (p=0,035), namun memiliki kekuatan hubungan yang rendah dengan nilai korelasi (R=0,186). Hanya kelainan letak yang berpengaruh signifikan terhadap persalinan Sectio Caesarea (SC) dengan nilai signifikasi (p=0,016), sementara faktor lainnya tidak menunjukkan hubungan signifikan. Kesimpulannya kelianan letak merupakan faktor determinan yang mempengaruhi persalinan Sectio Caesarea (SC). Oleh karena itu, deteksi dini posisi janin dan edukasi kepada ibu hamil sangat penting agar persalinan Sectio Caesarea (SC) dilakukan hanya berdasarkan indikasi medis yang tepat. Kata kunci: Chepalopelvic Disproportion (CPD), faktor determinan, fetal distress/ gawat janin, kelainan letak, ketuban pecah dini, Sectio Caesarea (SC)
Efektivitas Edutainment Dengan Media Ular Tangga Terhadap Pengetahuan Mengenai Seks Bebas Pada Remaja Putri Kelas XII Di SMAN 8 Kota Kediri Rysma Dhella Khammidah; Rahajeng Siti Nur Rahmawati; Sumy Dwi Antono; Indah Rahmaningtyas
JURNAL ILKES : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 16 No 2 (2025): Jurnal Ilkes (Jurnal Ilmu Kesehatan)
Publisher : STIKES Karya Husada Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35966/ilkes.v16i2.444

Abstract

Adolescents are young people aged 10-24 years old, commonly referred to as the starting point of the reproductive process, so they need to be prepared early. Reproductive health problems are the most common problems in adolescents during puberty. A current problem among adolescents is risky sexual behavior, or known as free sex. This is due to the lack of knowledge of free sex. Therefore, an alternative solution is needed to increase the knowledge of adolescent girls by providing health education, such as educational games commonly referred to as edutainment, using the Snakes and Ladders media. This study aimed to determine the effectiveness of Edutainment with the Snakes and Ladders method on knowledge about free sex on young people of class XII at SMAN 8 Kediri. This study used a pre-experimental method with a one-group pretest-posttest design. The population was 47 young girls in class XII, with a sample of 42 respondents obtained using the Slovin formula and meeting the inclusion criteria. The research instrument was a questionnaire that was filled in before and after the intervention was given. Data analysis using the Wilcoxon Match Pairs Test showed the results of Z = 5.251 and p-value = 0.000 (p <0.05), which means that edutainment with the Snakes and Ladders method was effective in increasing the knowledge of XII grade students about free sex. This education was conducted through educational methods using PowerPoint and Snakes and Ladders games. The results showed that edutainment with the Snakes and Ladders media for class XII is very important in increasing knowledge so that they can avoid the bad impacts of sexual relationships or free sex.
HUBUNGAN DIABETES MELLITUS (DM) DENGAN SIKLUS MENSTRUASI WANITA USIA SUBUR DI RUMAH SAKIT AURA SYIFA KABUPATEN KEDIRI Anisa Nurjanah; Eny Sendra; Indah Rahmaningtyas; Susanti Pratamaningtyas
Malang Journal of Midwifery (MAJORY) Vol. 8 No. 1 (2026): MAJORY : Malang Journal of Midwifery
Publisher : Poltekkes Kemenkes Malang & IBI Ranting Pendidikan Kota Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31290/majory.v8i1.6089

Abstract

Menstrual cycle disorders are among the reproductive health problems that may be influenced by metabolic conditions, including Diabetes mellitus (DM). This study aimed to analyze the relationship between Diabetes mellitus and menstrual cycle patterns among women of reproductive age at Aura Syifa Hospital, Kediri Regency. This study employed a cross-sectional design using a consecutive sampling technique. The sample consisted of 32 women of reproductive age (20–45 years) diagnosed with Diabetes mellitus who met the inclusion criteria. The relatively small sample size was due to the limited number of diabetic patients within the reproductive age group during the study period. Data were collected from medical records to obtain information on Diabetes mellitus diagnosis and random blood glucose (RBG) levels, while menstrual cycle data were obtained through questionnaires. Data were analyzed using Spearman’s Rank correlation test with a significance level of 5% (α = 0.05). The results showed that 90.6% of respondents had RBG levels ≥200 mg/dL, while 9.4% had normal RBG levels. In terms of menstrual cycle patterns, 78.1% of respondents experienced oligomenorrhea, 9.4% experienced polymenorrhea, and 12.5% had normal menstrual cycles. Spearman’s Rank correlation analysis revealed a statistically significant relationship between blood glucose levels and menstrual cycle patterns among women of reproductive age with Diabetes mellitus (p = 0.02; r = 0.527). Higher blood glucose levels were associated with a greater likelihood of menstrual cycle disorders. Therefore, optimal glycemic control is essential to maintain reproductive health and prevent menstrual cycle disturbances in women of reproductive age with Diabetes mellitus.