Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

STUDI ETNOBOTANI PADA PROSES RITUAL ADAT MASYARAKAT SUKU SALUAN DI DESA PASOKAN KABUPATEN TOJO UNA-UNA Purwanti Purwanti; Miswan Miswan; Ramadhanil Pitopang
Biocelebes Vol. 11 No. 1 (2017)
Publisher : Biology Department, Mathematics and natural science, Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (291.995 KB)

Abstract

A research entitle “Ethnobotany Research on the Saluan Tribal Ritual tradition in Pasokan village of Great Walea District in Tojo Una-una  Regency Central Sulawesi was conducted from June to August 2015. The study aims to determine the species and part of the plant which was used as a ritual even and also to obtain information about the uses of plants by Saluans tribal in Pasokan village. The method used were qualitative and quantitative methods in the form of participatory observation moderate, purposive sampling and snowball sampling, using 45 respondents. The plants were used in traditional rituals such as wedding rituals, building home, farming, birth of baby and circumcision. The result obtained 31 species from 22 plant families were used as ritual by Saluan tribal communities. The largest percentage of plant parts used are the leaves with a value of 34%. The ritual use of plants were direct consumpted, cooked, crushed, soaked and hanged.
ANALISIS MINAT BELI SATE MARANGGI WISATAWAN YANG BERKUNJUNG KE KABUPATEN PURWAKARTA Dyanda Amelia; Uuh Sukaesih; Miswan Miswan
Seminar Nasional Pariwisata dan Kewirausahaan (SNPK) Vol. 1 (2022): April
Publisher : Sahid University Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/snpk.vol1.2022.27

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui karakteristik wisatawan yang membeli Sate Maranggi di Kabupaten Purwakarta, dan untuk mengetahui minat berkunjung wisatawan pada wisata kuliner Sate Maranggi di Kabupaten Purwakarta. Jenis data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh langsung dari responden sebagai wisatawan yang berupa data tentang karakteristik wisatawan dan minat beli Sate Maranggi. Metode penlitian ini dilakukan dengan cara memberikan kuesioner kepada wisatawan yang membeli Sate Maranggi sebanyak 100 orang. Hasil penelitian dari penelitian yaitu berdasarkan Karakteriktik wisatawan yang membeli Sate Maranggi di Kabupaten Purwakarta,paling banyak perempuan, dengan dominan wisatawan yang berusia 31 sampai 40 tahun, sedangkan untuk rentan pembelian paling banyak lebih dari 1 kali kunjungan, yaitu dengan menggunakan mobil pribadi, Sedangkan untuk rata-rata minat membeli = 3,73 (nilai tertinggi 5) termasuk kategori berminat.
PENGARUH PENGETAHUAN, KEPERCAYAAN, DAN KEMUDAHAN PENGGUNAAN E-CHANNEL TERHADAP MINAT BERTRANSAKSI ULANG SECARA ONLINE (STUDI KASUS PADA NASABAH BTN KC KELAPA GADING SQUARE) Lia Nurparliana; Titin Astuti; Miswan Miswan
Seminar Nasional Pariwisata dan Kewirausahaan (SNPK) Vol. 1 (2022): April
Publisher : Sahid University Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/snpk.vol1.2022.56

Abstract

Perkembangan teknologi dan informasi yang saat ini semakin pesat, memicu persaingan dalam digitalisasi perbankan untuk meningkatkan kualitas layanan. Masyarakat di Indonesia sangat antusias untuk menggunakan digital banking melampaui negara lain di kawasan emerging market (Citradi, 2019). Data dari internal control Bank BTN Kelapa Gading Square tidak semua nasabah menggunakan aplikasi echannel. Hasil pra penelitian bahwa sebagian besar nasabah hanya mengetahui BTN adalah pembiayaan perumahan, sesuai dengan pernyataan Sumarwan (Sunardi & Maftukhah, 2015) pengetahuan konsumen mempengaruhi keputusan pembelian, nasabah cenderung masih percaya untuk bertransaksi datang langsung ke bank, terciptanya suatu hubungan yang berkelanjutan terletak pada kepercayaan konsumen dan produsen (Mambu, 2021). Menurut Davis (Rithmaya, 2016) konsep user acceptance salah satunya perceived ease of use bahwa sistem harus mudah digunakan. Permasalahan dalam penelitian ini adalah seberapa besar pengaruh pengetahuan (X1), kepercayaan (X2) dan kemudahan penggunaan e-channel (X3) dalam minat bertransaksi ulang secara online (Y). Jenis penelitian kuantitatif dengan purposive sampling, dengan sampel ditentukan menjadi 100 orang. Analisis persamaan regresi dalam penelitian ini Y= -2,647 + 0,209X1 + 0,727X2 + 0,787X3. Hasil dari koefisien determinasi adalah pengetahuan (X1), kepercayaan (X2) dan kemudahan penggunaan (X3) secara simultan berpengaruh terhadap minat bertransaksi ulang secara online (Y) dengan presentasi 88,8%. Uji t menunjukkan H1 diterima dengan nilai thitung 12,461 > 1,985. H2 diterima dengan nilai thitung 12,787 > 1,985. Sedangkan H3 diterima dengan nilai thitung 18,486 > 1,985. Oleh karena itu kesimpulannya bahwa pengetahuan, kepercayaan dan kemudahan penggunaan e-channel secara parsial dan simultan berpengaruh signifikan terhadap minat bertransaksi ulang secara online.
Digital Transformational Leadership in Educational Management: Implications for Elementary School Principals – A Systematic Literature Review Aty Susanti; Rita Hastuti; Miswan Miswan; Eki Dudi Darmawan; Ujang Cepi Barlian; Nano Sukmana
Mimbar Sekolah Dasar Vol. 13 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/mimbar-sd.v13i2.41

Abstract

Digital transformation presents significant challenges for elementary school management, particularly due to variations in teachers’ digital readiness and limited organizational capacity. This study aims to systematically synthesize empirical research on Digital Transformational Leadership (DTL) and its implications for elementary school principals. Using a Systematic Literature Review (SLR) guided by PRISMA, 28 empirical articles (2015–2025) from Scopus-indexed journals and other reputable sources were analyzed using the Context–Intervention–Mechanism–Outcome (CIMO) framework. The findings reveal that DTL strengthens school management through the development of organizational agility, digital school culture, and teacher commitment. Organizational agility emerges as a key mediating mechanism linking leadership practices to adaptive school outcomes. This study reconceptualizes DTL by positioning organizational agility as a central mechanism in elementary school contexts and offers a refined leadership model for digital-era school management.