Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

أحاديث النبى صلي الله عليه وسلم في تقويم أخطاء الأطفال في الأخلاق Munir Munir
Shaut al Arabiyyah Vol 1 No 1 (2013): Jurnal Shaut Al-'Arabiyah
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa Arab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/saa.v1i1.188

Abstract

ABSTRAKHadis-hadis yang terdapat dalam tulisan ini memaparkan tentang prilaku abi saw. dalam meluruskan kesalahan yang dilakukan anak pada beberapa hal terkait pada aspek akhlak dengan bijaksana sebagai berikut: (1) menegur anak yang melempar buah kurma, dengan sabda beliau "wahai anak jangan lagi berbuat seperti itu, makanlah buah kurma yang sudah jatuh seraya mendo'akannya sambil mengusap kepalanya, Ya Allah kenyangkanlah anak ini"; (2) Beliau makan bersama anak-anak sambil meluruskan kesalahan mereka ketika mengambil makanan secara serampangan dan menyuruh mereka  makan dengan membaca basmalah dan makan dengan tangan kanan serta mengambil makanan yang terdekat dari mereka; (3) Membiasakan anak menundukkan pandangan dan menjaga auratnya; (4) Membantu dan mengajar anak cara menguliti daging kambing. Ketika itu beliau melewati anak-anak yang sedang menguliti daging kambing dengan cara yang kurang benar lalu Nabi meminta izin kepada mereka untuk mengajari mereka dengan cara memperlihatkan bagaimana menguliti daging kambing secara baenar; (5) Menegur anak yang mencukur sebagian rambut kepalanya dan meninggalkan sebagian yang lain, dengan menyatakan "wahai nak, cukurlah seluruh rambut kepalamu atau membiarkannya seluruhnya (tidak mencukurnya
الاشتغال والاختصاص وأمثلتهما في الجمل Munir Munir
Shaut al Arabiyyah Vol 4 No 2 (2016): Jurnal Shaut Al-'Arabiyah
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa Arab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/saa.v4i2.1221

Abstract

Isytigal adalah mengedepankan isim (isim sabiq) dan mengakhirkan ‘amilnya (fi‘il atau yang serupa pengamalannya) disibukkan tentang nashabnya isim sabiq, sebab ‘amiltersebut sudah beramal pada damir yang merujuk pada isim sabiq atau pada sababnya (lafaz mudaf pada damir isim sabiq). Contoh: "خالد أكرمته"Ikhtisash adalah menashabkan isim dengan fi‘il yang dibuang, wajib ditaqdir dengan “أَخُصُّ” atau “أَعْنِيْ”; mengkhususkan/meringkaskan hukum pada damir selain ghaib dan sesudahnya ada isim zhahir ma‘rifat yang menjadi makna dari isim damir tersebut. Contoh: "نحن - العرب - نكرم الضيف".
أحاديث النبي في تربية الأخلاق لللأطفال (إرشاد النبى صلى الله عليه وسلم فى تحلى الأطفال بالفضائل و تخليهم عن الرذائل) Munir Munir
Shaut al Arabiyyah Vol 5 No 1 (2017): Jurnal Shaut Al-'Arabiyah
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa Arab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/saa.v5i1.2685

Abstract

الأخلاق فى خلاصتها مجموعة من الفضائل والرذائل, ترمى إلى الخير والشر والفضيلة والرذيلة, طرفان متناقضتان لايجتمعان, لأن الفضيلة هى الكمال والرذيلة هى النقصان, والانسان يحس نقصه حين يرتكب الرذائل المختلفة, إنما يثبت على نفسه هذا النقص, ولكن الانسان يحاول التخلص من النقص, وينطلق نحو الكمال. هذا التطلع هو الرقى بنفسه, والحياة كلها ترمى إلى الرقى والكمال, وقد يصل الانسان إلى شيئ من هذا ولكنه لايبلغ النهاية ولا يصل إلى الذروة لأن الكمال الخالص لله وحده وللانسان فى هذا السعى.(۱) ولا يتيسر لللإ نسان الوصول إلى الفضيلة إلا بالتعلم والقدوة, وسيرة الرسول صلى الله عليه وسلم هى قدوة للمسلمين, إذ تعلم سيرته صلى الله عليه وسلم ذات فائدة خلقية عظيمة, لأنه يضرب الأمثال للصبيان خاصة فى الأخلاق الفاضلة. وسيتعرض هذا البحث فى إرشاد النبى صلى الله عليه وسلم فى تحلى الأطفال بالفضائل السلوكية والاجتماعية وتخليهم عن الرذائل خلال تعامله الحكيم مع الأطفال بالعناوين التالية:
Pendekatan Struktural dalam Pelajaran Bahasa Arab Munir Munir
Shaut al Arabiyyah Vol 6 No 1 (2018): Jurnal Shaut Al-'Arabiyah
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa Arab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/saa.v6i1.5644

Abstract

Asumsi tentang bahasa bermacam-macam, antara lain asumsi yang menganggap bahasa sebagai  kebiasaan, ada pula yang menganggap bahasa sebagai suatu sistem komunikasi yang pada dasarnya dilisankan, dan ada lagi yang menganggap bahasa sebagai seperangkat kaidah, norma, dan aturan. Asumsi-asumsi tersebut menimbulkan adanya pendekatan-pendekatan yang berbeda, yakni: (1) Pendekatan yang mendasari pendapat bahwa belajar berbahasa, berarti berusaha membiasakan dan menggunakan bahasa untuk berkomunikasi. Tekanannya pada pembiasaan. (2) Pendekatan yang mendasari pendapat bahwa belajar berbahasa, berarti berusaha untuk memperoleh kemampuan berkomunikasi secara lisan. Tekanan pembelajarannya pada pemerolehan kemampuan berbicara. (3) Pendekatan yang mendasari pendapat bahwa dalam pembelajaran bahasa, yang harus diutamakan ialah pemahaman akan kaidah-kaidah yang mendasari ujaran, tekanan pembelajaran pada aspek kognitif bahasa, bukan pada kemampuan menggunakan bahasa. Di antara pendekatan bahasa Arab adalah Pendekatan struktural yang menuntut para pelajarnya untuk memahami rumus-rumus dan istilah-istilah bahasa, dan pelajar diharuskan untuk menghafalkan model-model kalimat atau fungsi kata. Dalam bahasa Arab bisa kita lihat pembelajaran dengan pendekatan struktural dituntut untuk mengetahui fi’il, faa’il, maf’ul dan masih banyak istilah-istilah ilmu bahasa yang lain.
Manajemen Pembelajaran Bahasa Arab di SMP IT Nurul Fikri Makassar Rifal Efendi; Azhar Arsyad; Munir Munir
Shaut al Arabiyyah Vol 9 No 2 (2021): JURNAL SHAUT AL-'ARABIYAH
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa Arab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/saa.v9i2.23034

Abstract

Penelitian ini membahas tentang manajemen pembelajaran bahasa Arab di SMP IT Nurul Fikri Makassar. Penelitian ini bertujuan untuk, (1) menganalisis dan mendeskripsikan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan evaluasi pembelajaran Bahasa Arab di SMP IT Nurul Fikri Makassar (2) menemukan kendala-kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan manajemen pembelajaran Bahasa Arab di SMP IT Nurul Fikri Makassar (3) menemukan dan memberikan solusi terhadap kendala-kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan manajemen pembelajaran bahasa Arab di SMP IT Nurul Fikri Makassar. Jenis penelitian ini merupakan jenis penelitian lapangan (field research) dan dilihat dari jenis data analisisnya, penelitian ini termasuk penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus dan ilmu manajemen yang menerapkan empat fungsinya: perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen pembelajaran bahasa Arab di SMP IT Nurul Fikri Makassar berada pada tahap pengembangan baik dari segi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan evaluasi, namun begitu banyak kendala yang dihadapi seperti waktu pelajaran yang kurang, lingkungan berbahasa, guru tidak sesuai latar belakang pendidikan namun kami memberi solusi seperti membuat pembelajaran semenarik mungkin, menciptakan lingkungan berbahasa, membuat peraturan berbahasa yang ketat dan menghadirkan native speaker.
PENGGUNAAN LEARNING MANAGEMENT SYSTEM (LMS) DI PERGURUAN TINGGI: STUDI KASUS DI UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA Munir Munir
Jurnal Cakrawala Pendidikan No 1 (2010): Cakrawala Pendidikan Edisi Februari 2010
Publisher : LPMPP Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (135.753 KB) | DOI: 10.21831/cp.v1i1.222

Abstract

Abstract: Factors Affecting the Use of the Learning Management System inUniversities (A Case Study in Indonesia University of Education). The purpose ofthis paper is to find out factors that affect the usage of the Learning ManagementSystem (LMS) in in Indonesia University of Education. Indonesia University ofEducation has been built LMS to support learning processes. The focus is on factorsaffecting the use of LMS in supporting effective and efficient learning processes. Inthis research the writer used Technology Acceptance Model (TAM) to find outthose factors. The data were collected using the survey technique and wereanalyzed by means of the multivariate statistic method. The result of this researchconcluded that the factors of Perceived Usefulness (PU), Perceived Ease of Use(PEOU), Intention to Use (ITU), Actual Usage Behavior (AUB) significantly affectedthe effective and efficient use of LMS in supporting learning processes.Keywords: Learning Management System (LMS), Technology Acceptance Model(TAM), Information and Communication technology (ICT).
Implementasi Literasi Al-Qur’an dalam Pembinaan Karakter Religiusitas Peserta Didik pada SMA/SMK di Kabupaten Sidenreng Rappang Ummul Hidayatullah Syarifuddin; Munir Munir; Hasyim Haddade
TARBAWI : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 6, No 01 (2021): TARBAWI: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jtw.v6i01.4288

Abstract

The main problem discussed in this research is the implementation of Al-Qur'an literacy in fostering the religious characters of SMA/SMK students in Sidenreng Rappang Regency. To address to the aforementioned problems, the researcher used several approaches namely pedagogic, historical, and sociological approaches. The sources of data in this research consisted of primary and secondary research data. The data were obtained from books, literature related to the topic, and other supporting documents. The research instrument of this research was the researcher himself as the key instrument. In addition, the researcher further developed new instruments such as observation guidelines, interview guidelines, and documentation. All three instruments were used to collect data in the research field. The results of this study indicated that the implementation of Al-Qur'an literacy carried out at SMA/SMK in Sidenreng Rappang has been in the forms of 15-minute Al-Quran recitation and tadarrus and Kultum activity. The activities have been conducted regularly on Friday. In terms of the opportunities, there are two factors influencing the program implementation namely the internal and the external factors. For the internal factors, it was evident that the program has been supported by the school principal. Other internal factors were the availability of competent teachers, adequate facilities, and the Al-qur’an to be owned by all students. All those factors have helped the successful implementation of the program. For the external factors, it was suggested that the local government has involved in supporting the program. For example, the provincial government has regulated to obligate schools to implement Al-qur’an literacy program in schools. However, despite some opportunities, a number of obstacles has been found. The problems such as the minimal allocation of time given to run the program and the inabilitiy of students to read the Al-Qur’an have appeared during the implementation of the program. Besides, the students did not seem to be aware of the literacy program implemented in schools. Therefore, the Al-Qur’an literacy program could not be implemented optimally. Despite the problems, decent religious characters could be instilled on some students such as honesty, responsibility, discipline, and care.
FA’ÂLIYYAH ISTIKHDÂM WASÂIL AFLÂM KARTUN (AL-SAM’IYYAH AL-BASHARIYYAH) FÎ TA’LÎM AL-ISTIMÂ’ BIL-MADRASAH AL-IBTIDÂIYYAH AL-ADABIYYAH 2 PALEMBANG MUNIR MUNIR; NUR FATIMAH
Taqdir Vol 3 No 2 (2017): TAQDIR
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Arab Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Raden Fatah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/taqdir.v3i2.1765

Abstract

يعرض هذا البحث أن هناك وجود الفرق الكبير في جودة التعليم بين من استخدم أفلام كرتون كوسائل السمعية البصرية في تعلم إستماع للغة العربية وعدم استخدامها. ومن إستخدام وسائل أفلام كرتون (السمعية البصرية) لهم ثلاث درجات يعنى من حصلوا على النتيجة العالية %48،57 ، و حصلوا الى الدرجة المتوسطة42،86% 42،86%، و حصلوا على الدرجة المنخفضة 8،57% . و أما مهارة الإستماع لطلاب دون إستخدام وسائل أفلام كرتون من حصلوا على النتيجة العالية 29،41%، وحصلوا على النتيجة المتوسطة 64،71%، ونهم حصلوا على النتيجة المنخفضة 5،888% لذلك أن مهارة استماع اللغة العربية للطلاب بإستحدام الوسائل أفلام كرتون لها دور كبير في نجاح علمية التعليمية.
أحادیث النبي في تربیة الأخلاق لللأطفال )إرشاد النبى صلى الله علیھ وسلم فى تحلى الأطفال بالفضائل و تخلیھم عن الرذائل( Munir Munir
JICSA : Journal of Islamic Civilization in Southeast Asian Vol 1 No 1 (2012)
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jicsa.v1i1.721

Abstract

.للأدب أھمیة بارزة فى المعاملة والعشرة حتى إنھ المظھر الخارجى الذى یعبر عن الصغیر والكبیر. ولقد اھتم النبى صلى الله علیھ وسلم بغرس الأدب من جوانبھ المختلفة فى الطفل، كبیر الوالدین، والأدب مع الكبار، وأدب الأخوة، وأدب دخول البیت وأدب الاستئذان، وخلق الصدق، وحفظ الاسرار. 
PENGARUH DISIPLIN DAN KOMUNIKASI TERHADAP KINERJA PEGAWAI DENGAN KEPUASAN KERJA SEBAGAI VARIABEL MEDIASI Munir Munir; Muhammad Fachmi; Amar Sani
Jurnal Mirai Management Vol 5, No 3 (2020)
Publisher : STIE AMKOP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/mirai.v5i3.705

Abstract

Upaya meningkatkan kinerja pegawai pada instansi pemerintahan telah banyak mendapat perhatian oleh para pakar dengan melakukan berbagai riset pada beberapa instansi pemerintahan di Indonesia. Meskipun sebagian riset memperoleh temuan yang sama, namun beberapa riset juga justru memperoleh temuan yang berbeda. Studi ini menganalisis pengaruh disiplin dan kompensasi terhadap kepuasan dan kinerja pegawai untuk mengisi kesenjangan yang terjadi. Secara khusus, kepuasan kerja diusulkan sebagai variabel mediasi dari disiplin dan kompensasi terhadap kinerja pegawai. Responden dalam penelitian ini sebanyak 100 orang pegawai yang bestatus PNS yang ada di Kabupaten Soppeng. Teknik analisis yang digunakan yaitu dengan analisis jalur melalui bantuan program AMOS. Hasil penelitian mengkonfirmasi bahwa disiplin dan komunikasi secara signifikan berdampak terhadap peningkatan kepuasan kerja. Selain itu, pengaruh komunikasi dan kepuasan kerja juga ditemukan signifikan pengaruhnya terhadap kinerja pegawai. Akan tetapi, pada pengaruh disiplin terhadap kinerja pegawai ditemukan berpengaruh tidak signifikan. Adapun ketika kepuasan kerja berperan sebagai mediasi, ditemukan bahwa disiplin dan komunikasi secara signifikan berdampak secara tidak langsung terhadap kinerja melalui kepuasan kerja pegawai. Kata Kunci : Disiplin Kerja, Komunikasi, Kepuasan Kerja, Kinerja Pegawai.