Perusahaan minyak dan gas merupakan sektor strategis yang memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional, namun menghadapi tantangan dalam menjaga kinerja keuangan akibat fluktuasi harga energi dan tekanan efisiensi operasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh struktur modal, Good Corporate Governance, dan ukuran perusahaan terhadap kinerja keuangan pada perusahaan subsektor minyak dan gas yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2019–2023. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode purposive sampling, melibatkan 12 perusahaan sebagai sampel, dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur modal berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja keuangan, sedangkan Good Corporate Governance dan ukuran perusahaan tidak berpengaruh signifikan. Secara simultan, ketiga variabel independen tersebut berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan. Temuan ini mengindikasikan bahwa pengelolaan struktur modal yang optimal serta penerapan tata kelola perusahaan yang baik berperan penting dalam meningkatkan kinerja keuangan. Oleh karena itu, perusahaan disarankan untuk menyeimbangkan proporsi modal, meningkatkan efisiensi keuangan, dan memperkuat mekanisme pengawasan dalam penerapan Good Corporate Governance guna mencapai kinerja yang berkelanjutan.