Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Keterampilan Mahasiswa Calon Guru Matematika Dalam Mengembangkan Bahan Ajar Oktaviani, Dian Nataria; Munadi, M; Ponoharjo, P; Wahyuningsih, Eleonora Dwi; Yuliantiaji, Anggita Putri
Wacana Akademika: Majalah Ilmiah Kependidikan Vol 8 No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teaching materials are one of the learning media that teachers must have. Students' skills in compiling teaching materials can be trained and developed through assignments in teaching material development lectures such as preparing LKPD and Teaching Material Modules. The aim of this research is to determine students' skills in developing teaching materials in the form of modules carried out by prospective mathematics teachers. Student skills in compiling teaching material modules in terms of module characteristics for adaptive characteristics are 100%. Students are skilled at self-contained (complete) characteristics of 98.67%. The characteristics of the module in the form of self-instruction (independent learning) have been mastered by students skillfully at 82.22%. The characteristics of user friendly (familiar with the user) are mastered skillfully by students in compiling modules by 100%. The stand alone modules that are prepared are intended to be used without relying on other media or do not have to be used together with other media so that students can master them 100%. Overall, students in paying attention to module components are skilled in a percentage of 69%.
Deskripsi kemampuan pemahaman konsep matematika peserta didik dengan model pembelajaran murder berbantuan puzzle math Dewi, Anggitia Lutfiana; Wahyuningsih, Eleonora Dwi; Oktaviani, Dian Nataria
Jurnal Math Educator Nusantara: Wahana Publikasi Karya Tulis Ilmiah di Bidang Pendidikan Matematika Vol 5 No 01 (2019): JMEN : Jurnal Math Educator Nusantara
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (123.827 KB) | DOI: 10.29407/jmen.v5i01.12397

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan : 1) kemampuan pemahaman konsep matematika yang diajar menggunakan model pembelajaran MURDER berbantuan puzzle math dapat melampaui KKM. 2) kemampuan pemahaman konsep yang diajar menggunakan model pembelajaran MURDER berbantuan puzzle math lebih baik daripada peserta didik yang diajar menggunakan model pembelajaran langsung. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VII Semester Genap SMP Negeri 12 Kota Tegal Tahun Pelajaran 2017/2018 yang berjumlah 183 peserta didik. Metode pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi, observasi dan tes. Hasil penelitian menyatakan bahwa : 1) kemampuan pemahaman konsep matematika yang diajar menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe MURDER berbantuan puzzle math dapat melampaui KKM dengan KKM 55 dan ketuntasan klasikalnya mencapai 80%, 2) kemampuan pemahaman konsep matematika yang diajar menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe MURDER berbantuan puzzle math lebih baik dari pada peserta didik yang diajar menggunakan model pembelajaran langsung dengan rata-rata kelas eksperimen 71,74 dan rata-rata kelas kontrol 39, 19. Kata Kunci: Model Pembelajaran Murder; Puzzle Math; Pemahaman Konsep Matematika.
Beyond counting: Unveiling epistemic gaps and learning obstacles in Indonesian first-grade mathematics textbooks Sholikhakh, Rizqi Amaliyakh; Oktaviani, Dian Nataria; Albab, Ulil; Wahyuni, Astri
Indonesian Journal of Science and Mathematics Education Vol. 8 No. 3 (2025): Indonesian Journal of Science and Mathematics Education
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/ijsme.v8i3.30085

Abstract

This study aims to analyze number recognition material (0–10) in Indonesian first-grade mathematics textbooks under the Kurikulum Merdeka using a praxeological lens from the Anthropological Theory of the Didactic (ATD). The research method employed was qualitative document analysis of the official textbook published by the Ministry of Education’s Center for Curriculum and Educational Standards. Through this method, the researchers examined tasks (T), techniques (τ), technology (θ), and theory (Φ) to identify epistemic structures and potential learning obstacles embedded in the material. Results show that although the macro-organization of the four main task types is reasonable, the micro-level design is weak. Task sequences often disrupt logical learning trajectories and rely heavily on perceptual and operational techniques, with limited progression toward introspective and a priori reasoning. Technological justifications and theoretical underpinnings remain largely implicit, hindering robust conceptual understanding and generating didactical and epistemological obstacles, particularly regarding zero and the distinction between numbers and numerals. Comparisons with textbooks from high-performing systems highlight shortcomings in epistemic framing, representational coherence, and cognitive demand. The study's implications include providing an integrated praxeological–learning obstacle framework and recommending improvements in textbook design, teaching practice, and policy to enhance students’ epistemic access to elementary mathematics.
KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN RECIPROCAL TEACHING BERBANTUAN LEMBAR KEGIATAN PESERTA DIDIK (LKPD) TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA DITINJAU DARI KEBIASAAN BELAJAR: Array Febriani, Rizka Nanda; Ponoharjo, Ponoharjo; Oktaviani, Dian Nataria
Jurnal Dialektika Program Studi Pendidikan Matematika Vol. 6 No. 2 (2019): September
Publisher : Universitas Peradaban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to describe: 1) mathematical problem-solving abilities of students taught with Reciprocal Teaching learning models assisted by Student Activity Sheet that had met the minimal completeness criteria. 2) students' mathematical problem solving abilities taught using the Reciprocal Teaching model assisted by Student Activity Sheet are better than those taught using conventional models. The population in this study were all eighth grade students in the even semester of SMP Negeri 4 Brebes in the academic year 2017/2018. Sampling uses Cluster Random Sampling. Samples taken 1 class as an experimental class, 1 class as a control class, and 1 class as a trial class. Data collection methods used documentation, observation and tests. Analysis of the data used by setting a significance level of 5% is the test of the proportion of one right-hand side, the t-test of the right-hand side and the anova of two lines, with the prerequisite test namely the normality test and the homogeneity test.
ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH DALAM MENYELESAIKAN SOAL URAIAN TINGKATAN HIGHER ORDER THINKING SKILLS: Array Asnafiyah, Astriana; Utami, Wikan Budi; Oktaviani, Dian Nataria
Jurnal Dialektika Program Studi Pendidikan Matematika Vol. 8 No. 1 (2021): Maret
Publisher : Universitas Peradaban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ketercapaian indikator kemampuan pemecahan masalah dan kesalahan yang dilakukan oleh peserta didik dalam menyeleaikan soal uraian tingkatan HOTS. Subjek penelitian diambil 3 peserta didik dari kelas X MIA di SMA Al-Irsyad Kota Tegal. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes, wawancara, dan dokumentasi. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa ketercapaian indikator kemampuan pemecahan masalah dalam menyelesaikan soal uraian tingkatan HOTS meliputi: 1) S1 mencapai indikator kegiatan memahami masalah karena dapat menuliskan unsur diketahui dan apa yang ditanyakan dalam soal, 2) S1, S2, dan S3 mencapai indikator kegiatan merencanakan strategi karena mampu merencanakan strategi pemecahan masalah dengan menuliskannya dalam bentuk model matematika, 3) S1 dan S2 mencapai indikator kegiatan melaksanakan perhitungan karena mampu menyelesaikan model matematika dengan tepat, 4) S1 dan S2 mencapai indikator kegiatan memeriksa kembali kebenaran hasil dan solusi karena mampu menafsirkan hasil terhadap masalah semula. Kesalahan yang dilakukan oleh peserta didik meliputi: 1) S2 dan S3 melakukan kesalahan membaca karena ada simbol matematika yang tidak dibaca pada saat membaca soal, 2) S3 melakukan kesalahan pada tahap kemampuan proses karena memilih operasi matematika yang sesuai tetapi tidak dapat menyelesaikannya dengan tepat, 3) S3 melakukan kesalahan pada tahap penulisan jawaban karena tidak dapat menuliskan jawaban dengan tepat.
MOTIVASI BELAJAR MAHASISWA DALAM PEMBELAJARAN DIGITAL: Array Oktaviani, Dian Nataria; Sholikhakh, Rizqi Amaliyakh; Dwi Wahyuningsih, Eleonora; Ponoharjo, Ponoharjo
Jurnal Dialektika Program Studi Pendidikan Matematika Vol. 8 No. 2 (2021): September
Publisher : Universitas Peradaban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penggunaan media yang tepat dalam pembelajaran digital diharapkan dapat meningkatkan motivasi belajar mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui motivasi belajar mahasiswa dalam pembelajaran digital yang diterapkan di program studi Pendidikan Matematika Universitas Pancasakti Tegal. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif. Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini yaitu adalah Kuesioner. Kuesioner dalam penelitian ini yaitu pertanyaan tertulis yang dipertanyakan kepada 99 responden melalui google form mengenai motivasi belajar mahasiswa dalam pembelajaran digital. Penggunaan El Sakti dalam pembelajaran adalah sebesar 66,67 %. Pemanfaatan El Sakti dalam pemberian materi oleh dosen sebesar 64.65 %. Adanya respon mahasiswa berkaitan dengan selalu menjawab pertanyaan yang diajukan oleh dosen melalui whatsapp, zoom/google meet dan google classroom memberikan bukti bahwa mahasiswa mempunyai respon yang baik dalam penilaian.
ANALISIS KEBUTUHAN DAN DESAIN MODUL GEOMETRI TRANFORMASI BERORIENTASI LITERASI MATEMATIS : Array Oktaviani, Dian Nataria; Munadi, Munadi; Ponoharjo, Ponoharjo; Wahyuningsih, Eleonora Dwi
Jurnal Dialektika Program Studi Pendidikan Matematika Vol. 9 No. 2 (2022): Jurnal DIALEKTIKA Program Studi Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Peradaban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui analisis kebutuhan dan perancangan modul Geometri Transformasi yang berorientasi pada Literasi Matematika. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian pengembangan yang dimodifikasi dari sepuluh langkah penelitian dan pengembangan dari Borg and Gall. Tahapan dalam penelitian ini yang dibahas adalah analisis kebutuhan dan perancangan modul transformasi geometri berorientasi literasi matematika. Analisis kebutuhan dapat dilakukan dengan memperhatikan kurikulum, karakter mahasiswa, hasil proses pembelajaran pada periode pembelajaran sebelumnya. Tahap Desain atau perancangan modul Geometri Transformasi berorientasi pada Literasi Matematika. Modul berisi cover atau sampul, pendahuluan, daftar isi, uraian materi berorientasi literasi matematika, contoh soal geometri transformasi berorientasi literasi matematika dan latihan berorientasi literasi matematika dan daftar pustaka. Kata Kunci: Geometri Transformasi, modul, literasi matematika, analisis kebutuhan dan desain