Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Pemberdayaan UMKM Desa Pagak melalui Penguatan Merek dan Pemasaran Digital Ristianawati, Yuyun; Yuswono, Irawan; Turmudhi, Anis; Salim, Noor; Praptitorini, Mirna Dyah
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 6 No 4 (2024): Jurnal Peduli Masyarakat: Desember 2024
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v6i4.5172

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan pada tanggal 9 September 2023 di Balai Desa Pagak, Kecamatan Purwareja Klampok, Kabupaten Banjarnegara. Kegiatan ini melibatkan 42 peserta, yang terdiri dari 20 pemilik usaha gula cetak dan 22 pemilik usaha gula semut. Program ini bertujuan untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi pelaku UMKM terkait branding dan pemasaran digital. Meskipun produk gula cetak dan gula semut memiliki kualitas yang baik, ketiadaan merek dan terbatasnya pemasaran digital membuat produk mereka kurang kompetitif di pasar yang semakin dinamis. Kegiatan ini dilaksanakan secara sistematis melalui tiga tahap utama, yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi. Pada tahap persiapan, dilakukan identifikasi kebutuhan melalui diskusi partisipatif dengan perangkat desa dan pelaku usaha. Informasi yang diperoleh digunakan untuk merancang materi pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan peserta. Tahap pelaksanaan mencakup sosialisasi tentang pentingnya merek produk, pengenalan pemasaran digital, serta pelatihan praktis yang meliputi pembuatan akun bisnis, pengelolaan konten pemasaran, dan perumusan strategi pemasaran berbasis data. Tahap evaluasi dilakukan dengan metode diskusi kelompok dan pengisian kuesioner untuk mengukur efektivitas kegiatan. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap peran merek dalam membangun identitas produk dan kepercayaan konsumen. Selain itu, peserta juga menunjukkan peningkatan keterampilan dalam membuat konten pemasaran, mengelola transaksi digital, dan memanfaatkan strategi pemasaran berbasis data. Dampak kegiatan ini mencakup peningkatan daya saing produk, perluasan jangkauan pasar, dan penguatan keberlanjutan usaha para peserta. Melalui pendekatan partisipatif dan berbasis praktik, program ini berhasil memberdayakan pelaku UMKM di Desa Pagak dan meningkatkan kesiapan mereka dalam menghadapi tantangan pasar global. Program ini diharapkan dapat menjadi model pemberdayaan UMKM yang dapat direplikasi di wilayah lain, serta memberikan kontribusi nyata terhadap pengembangan ekonomi lokal yang inklusif dan berkelanjutan.
Pembinaan Tentang Teknik Budidaya Tanaman Hias Pada Panti Asuhan Di Kawasan Pedesaan Salim, Noor; Mustika, Adi
ABDIMASTEK Vol. 1 No. 1 (2022): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/abdimastek.v1i1.78

Abstract

Pengurus Panti Asuhan pada Yayasan Pengemban Pendidikan Anak Yatim dan Terlantar Panti Asuhan YPPAY yang berada di desa Karanganyar kecamatan Ambulu kabupaten Jember tidak mempunyai pengetahuan khusus berkenaan dengan Teknik Budidaya Tanaman Hias Berdasarkan permasalahan mitra tersebut, maka diperlukan adanya solusi yang nyata untuk mengatasi permasalahan tersebut yaitu mengadakan pembinaan yang berjudul Pembinaan tentang teknik budidaya tanaman hias pada panti asuhan Di kawasan pedesaan Dari hasil kegiatan ini diperoleh kesimpulan bahwa peserta mengikuti kegiatan pembinaan dengan penuh antusias. Selain itu peserta juga telah mengetahui bagaimana cara pengolahan Teknik Budidaya Tanaman Hias dengan baik dan benar. Disarankan agar enambahan materi bahasan mengenai pemasaran dari hasi budi daya tanaman hias tersebut. Peserta terus mempraktikkan pelatihan yang didapat pada kegiatan pengabdian untuk meningkatkan keahliannya
Inovasi Kemasan Produk sebagai Strategi Pemberdayaan UMKM Yuswono, Irawan; Turmudhi, Anis; Ristianawati, Yuyun; Praptitorini, Mirna Dyah; Salim, Noor
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 7 No 3 (2025): Jurnal Peduli Masyarakat: Mei 2025
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v7i3.6393

Abstract

UMKM memiliki peran strategis dalam perekonomian nasional, namun masih menghadapi tantangan dalam aspek pengemasan produk, khususnya di sektor makanan dan minuman. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku UMKM di Desa Sumur, Kecamatan Brangsong, Kabupaten Kendal, dalam melakukan inovasi kemasan produk. Kegiatan dilaksanakan pada 29 September 2024 di Balai Desa dengan melibatkan 50 pelaku usaha. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui pelatihan, praktik langsung, dan diskusi kelompok. Evaluasi dilakukan secara kualitatif melalui observasi langsung saat praktik, presentasi hasil rancangan kemasan oleh peserta, serta pengumpulan umpan balik terhadap materi dan fasilitasi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap pentingnya kemasan sebagai alat pemasaran, serta kemampuan teknis dalam merancang kemasan yang informatif dan menarik. Lebih dari 30 desain kemasan berhasil dibuat dan sebagian peserta menunjukkan komitmen untuk mengimplementasikan desain baru tersebut. Kegiatan ini juga mendorong kolaborasi antarpelaku UMKM dalam pengembangan kemasan dan membentuk ekosistem usaha yang lebih inovatif.
Pendampingan Penyusunan Laporan Keuangan Sederhana UMKM Rahmadhani, Sari; Salim, Noor; Rozak, Hasan Abdul; Dili, Agustinus Jaha; Laila, Nazil Rizki
JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 3 No. 4 (2025): Juli
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/japm.v3i4.6135

Abstract

The development of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) is a key driver of regional economic growth, contributing to job creation and improved living standards for the people. However, MSMEs in many regions, including Tunggulsari Village, still face serious obstacles in financial management, especially in recording and preparing simple and structured financial statements. This problem is caused by low financial literacy and a lack of continuous, intensive assistance from the government. Community service involving technical training and ongoing mentoring has proven effective in enhancing the financial management capabilities of MSMEs. Through adaptive mentoring programs and the use of simple technology, MSMEs are able to build a good, accurate, and regular recording culture that supports easier business decision-making and access to financing. This study shows that the implementation of the program in Tunggulsari Village has succeeded in improving MSMEs' understanding of financial management and record-keeping, although there is still a need for improvement in the understanding of production costs and the cost of products.
DIGITAL TECHNOLOGY CONTRIBUTIONS IN ACTUALIZING DAWUHAN AS AN INTERNATIONAL TOURISM VILLAGE Savitri, Dhian Andanarini M; Taswan; Salim, Noor; Bhandari, Rahul; Ratsameemothon, Chadchom; Nasir, Wan Mohd Nazdrol bin Wan Mohd; Mariska, Azza; Aulia, Fiqhi
Perwira Journal of Community Development Vol 3 No 1 (2023)
Publisher : Unperba Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54199/pjcd.v3i1.377

Abstract

Dawuhan Village, located in Banjarnegara district, has a very high potential in terms of MSME potential and tourism village potential. The Tourism Village in Dawuhan village has led to an International Tourism Village where many foreign tourists have dated. The attraction of Dawuhan Tourism Village lies in the existence of the Rengrang Market which is professionally managed but presents a thick village atmosphere. Rengrang Market is also a potential market for MSME actors to trade their MSME products. The limitation that still needs to be improved in the management of Dawuhan Tourism Village is the ability of its human resources to utilize digital technology. For this reason, it is necessary to conduct training and assistance regarding digital marketing, digital financial reports, good tourism management, photo-making training, and E-catalogs. The training and mentoring carried out succeeded in increasing participants' knowledge about marketing digitalization and changes in the improvement of tourism magazines. Another positive impact that can be seen is that MSME participants and Dawuhan Tourism Village have begun to record financial statements properly and separately from household finances.
The Effect of Chief Executive Officer Demographics and Psychological Traits on Tax Aggressiveness in Indonesia Kusumawardani, Anisa; Turmudhi, Anis; Salim, Noor; Saputri, Indri Widya
Jurnal Dinamika Akuntansi Vol. 17 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jda.v17i1.18743

Abstract

Purposes: This study examines the influence of Chief Executive Officer (CEO) characteristics on tax aggressiveness, framed within the Upper Echelon Theory, which emphasizes the role of top executives in shaping organizational outcomes. This research explores how CEO demographics and psychological traits such as gender diversity, generation, narcissism, facial masculinity, education, and nationality affect corporate tax behavior in Indonesia, addressing gaps in the literature on leadership traits and tax policy. Methods: The study employs quantitative methods, utilizing regression analysis on data collected from publicly listed companies in Indonesia to test the formulated hypotheses. Findings: The empirical results indicate that tax aggressiveness is significantly positively impacted by the CEO’s educational background, gender diversity, and face masculinity. According to the Upper Echelons Theory, these findings demonstrate how executive demographic and psychological characteristics influence business tax practices. In contrast, the data indicate that tax aggression is not substantially affected by narcissism, nationality, or generation of the CEO. These findings imply that all CEO features do not equally influence aggressive tax behavior and that certain traits may be more critical in strategic decision-making than others. Novelty: This study contributes to the literature by integrating psychological and demographic CEO traits in the context of corporate tax aggressiveness within the framework of upper-echelon theory as a grand theory, focusing on underexplored attributes like facial masculinity and narcissism. By situating the research within Indonesia, it addresses a significant gap in emerging market studies and provides actionable insights for leadership selection and tax compliance policies.
Corporate Social Performance on Cost of Equity, Cost of Debt with Institutional Ownership, And Bank Dependency as Moderating Variables Salim, Noor; Sugiharti, Sugiharti; Bhandari, Rahul; Nasir, Wan Mohd Nazdrol bin Wan Mohd; Thongkamkaew, Chanwut; Permatasari, Novita
Indonesian Interdisciplinary Journal of Sharia Economics (IIJSE) Vol 5 No 2 (2022): Sharia Economics
Publisher : Sharia Economics Department Universitas KH. Abdul Chalim, Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/iijse.v5i2.5433

Abstract

This research aims to analyze corporate social performance on the cost of equity, cost of debt with institutional ownership, and bank dependency as moderating variables The population of this research is non-financial companies listed on the Indonesian Stock Exchange (IDX), Bombay Stock Exchange (BSE), Malaysia stock exchange (MYX) and e Stock Exchange of Thailand (SET) from 2016-2020. The sample was selected using purposive sampling and 95 companies were obtained as research samples. The type of data used is secondary data. The data used was obtained from the company's annual report. The analysis techniques used in this research are moderating regression analysis and multiple regression analysis. The results of this study indicate that disclosure of corporate social performance does not have a significant effect on the cost of equity. Institutional Ownership moderates the positive and significant relationship between corporate social performance and the cost of equity. bank dependency does not moderate the effect of corporate social performance on the cost of equity. Corporate social performance has a negative and significant effect on the cost of debt. institutional ownership moderates the negative and significant relationship between corporate social performance and the cost of debt. Bank dependency moderates the positive and significant relationship between corporate social performance and the cost of debt.
Peran Manajemen Sumber Daya Manusia dalam Meningkatkan Produktivitas Kerja Karyawan di Era Digitalisasi Saimin, Saimin; Salim, Noor; Ariyanto, Enny; Sofriana Imaningsih, Erna
Journal of Economics and Business UBS Vol. 12 No. 1 (2023): Regular Issue
Publisher : Cv. Syntax Corporation Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52644/joeb.v12i1.126

Abstract

Suatu perusahaan membutuhkan SDM untuk menjalankan kegiatan pelaksanaanya, karena sampai saat ini tidak ada perusahaan yang dapat melakukannya tanpa adanya SDM meskipun telah memasuki perkembangan teknologi. Fungsi sumber daya manusia untuk meningkatkan produktivitas dalam menunjang perusahaan lebih kompetitif. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui peran manajemen sumber daya manusia dalam meningkatkan produktifitas kerja karyawan di era digitalisasi. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode kajian pustaka dengan sumber data dari artikel, buku dan mencari referensi terkait pada permasalah peran MSDM dalam meningkatkan produktifitas kerja karyawan. Hasil penelitian ini adalah sumber daya manusia merupakan aset yang sangat penting bagi suatu perusahaan dalam mendukung pencapaian tujuan perusahaan, sehingga merupakan suatu keharusan dan kebutuhan bagi perusahaan untuk meningkatkan kemampuan dan kompetensi karyawan melalui pelatihan dan pengembangan. Selain itu, memberikan kompensasi pada karyawan berupa bayaran, uang atau berupa barang sebagai imbal jasa mereka selama bekerja di perusahaan. Perusahaan dapat memberikan apresiasi seperti reward/ penghargaan pada karyawannya yang telah bekerja semaksimal mungkin demi kemajuan perusahaan.