Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Relational and Embedded Leadership for Navigating Structural Conflict: A Strategic Model for Adaptive Organizations Ardiansyah, Rendy; Arenal, Arenal; Priyono, Budi; Pahala, Indra; Handaru, Wahyu
Journal Research of Social Science, Economics, and Management Vol. 4 No. 10 (2025): Journal Research of Social Science, Economics, and Management
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jrssem.v4i10.820

Abstract

This article develops the Relational and Embedded Strategic Leadership model in response to the limitations of conventional strategic leadership in navigating structural conflicts and adaptive challenges in modern organizations. Through theoretical synthesis and case analysis across sectors including Nokia, Microsoft, Telkom Indonesia, the UK’s NHS, and Finnish & Canada universities, GE, this paper reveals that successful transformation depends more on social relations, distributed leadership roles, and collective sensemaking than on structural control or top-down vision. The proposed model emphasizes dialogic, context-sensitive, and operationally embedded leadership practices. It contributes conceptually to leadership theory by integrating relational and institutional perspectives, while offering practical direction for organizations seeking sustainable change through cross-functional and cross-level participation. Key implications include the need for organizational design that enables distributed leadership, leadership development programs rooted in reflection and empathy, and institutional reforms based on collaboration—particularly in public and higher education sectors.
Adaptive Strategies in Southeast Asia: A Thematic Review on The Evolution of Competition, Cooperation, and Coopetition Arenal, Arenal; Priyono, Budi; Ardiansyah, Rendy; Pahala, Indra; Handaru , Agung Wahyu
Journal Research of Social Science, Economics, and Management Vol. 4 No. 10 (2025): Journal Research of Social Science, Economics, and Management
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jrssem.v4i10.821

Abstract

This study addresses the growing complexity of strategic interactions within organizations in Southeast Asia, focusing on competition, cooperation, and coopetition across Indonesia, Malaysia, Thailand, and Vietnam. Despite extensive research on individual interaction strategies, a comparative and integrative analysis of these dynamics within varying socio-institutional contexts remains limited. The objective is to systematically compare how these strategic interactions manifest in different countries, influenced by their unique economic structures and institutional pressures. Using a thematic literature review, this study analyzes 38 academic articles employing three theoretical frameworks: Resource-Based View (RBV), Institutional Theory, and the Coopetition Strategy Framework. The findings reveal that Indonesia favors coopetition and cooperation based on social and community values, Malaysia emphasizes competitive strategies supported by digital efficiency, Thailand adopts cooperative strategies aligned with public policy, and Vietnam focuses on academic-industry coopetition to enhance innovation. The study highlights that strategic management in the region results from complex interactions between internal organizational resources and external institutional forces. Practically, this research offers insights for managers and policymakers to design adaptive, context-specific strategies that balance competition and collaboration. Future research is encouraged to extend this integrative framework to other ASEAN countries and explore quantitative approaches to better understand coopetition's impact in emerging sectors.
Evaluasi Pelayanan Ekspor & Impor Melalui Customs-Excise Information System and Automation (Ceisa) 4.0 di PT. Varia Usaha Dharma Segara Gresik dalam Rangka Menuju Efektivitas Ekwantoro, Sandi; Priyono, Budi; Saputra, Toto D.
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v9i11.17020

Abstract

Perkembangan teknologi informasi telah mengubah paradigma dalam dunia perdagangan internasional, khususnya dalam bidang ekspor dan impor. “Customs-Excise Information System And Automation (CEISA) 4.0” yakni salah satu inovasi teknologi yang mengintegrasikan proses bisnis secara efisien, termasuk dalam pelayanan ekspor dan impor. Penelitian ini dilaksanakan secara kualitatif mempergunakan pendekatan studi kasus. Selain melaksanakan wawancara mendalam dengan orang-orang penting di perusahaan, informasi dikumpulkan melalui observasi langsung proses pelayanan ekspor dan impor yang mempergunakan “Customs-Excise Information System And Automation (CEISA) 4.0.” Selain itu, evaluasi dilaksanakan dengan membandingkan prosedur sebelum dan setelah penerapan CEISA 4.0, serta menilai efisiensi, efektivitas, dan dampak implementasi sistem terhadap kinerja perusahaan. Temuan ini menunjukkan bahwasannya penerapan “Customs-Excise Information System And Automation (CEISA) 4.0” telah memberi dampak positif dalam meningkatkan efisiensi dan efektivitas proses pelayanan ekspor dan impor di PT. Varia Usaha Dharma Segara. Integrasi teknologi ini mempercepat proses administrasi, meminimalkan kesalahan, dan meningkatkan Keterbukaan terhadap seluruh rantai pasok. Meskipun demikian, tantangan dalam implementasi dan pemeliharaan teknologi ini juga perlu diperhatikan, termasuk dalam hal SDM dan infrastruktur teknologi informasi. Oleh karena itu, penelitian ini memberi kontribusi dalam pemahaman tentang manfaat dan tantangan penerapan teknologi “Customs-Excise Information System And Automation (CEISA) 4.0” dalam konteks pelayanan ekspor dan impor di perusahaan perdagangan
Analisis Perilaku Konsumen Terhadap Keputusan Pembelian Pada Warung Kelontong Madura di Kelurahan Kedoya Selatan Kota Jakarta Barat Hamzah, Hannisha; Priyono, Budi
Journal of Business Administration Economics & Entrepreneurship Vol. 7, No. 1 (2025): April
Publisher : Politeknik STIA LAN Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32834/jbest.v7i1.975

Abstract

Persaingan bisnis antara pasar modern seperti minimarket dengan UMKM warung kelontong menjadi topik yang semakin relevan di Indonesia. Warung kelontong, sebagai salah satu bentuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), menghadapi tantangan besar dalam berkompetisi dengan minimarket yang dikelola oleh jaringan ritel modern pemodal besar. Minimarket seperti Indomaret, Alfamart, dan lainnya menawarkan kenyamanan, kebersihan, dan pilihan produk yang lebih banyak, serta program promosi yang menarik. Hal ini seringkali menarik konsumen, terutama di daerah perkotaan atau pinggiran kota yang dimana mobilitas dan aksesibilitas menjadi faktor penting. Di Kelurahan Kedoya Selatan, banyak penelitian yang secara khusus menganalisis perilaku konsumen pada Warung Kelontong Madura, terutama di tingkat lokal seperti Kelurahan Kedoya Selatan. Sehingga, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan pembelian konsumen dan memahami preferensi mereka terhadap Warung Kelontong Madura di Kelurahan Kedoya Selatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pendekatan kualitatif, dengan melakukan wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan perilaku konsumen pada warung madura cenderung dipengaruhi oleh harga, lokasi, dan nilai sosial budaya lokal sehingga pemilik warung perlu memastikan bahwa produk-produk yang dibutuhkan konsumen selalu tersedia dan mudah diakses. Selain itu, kualitas produk harus dijaga untuk memenuhi harapan konsumen. Layanan yang memuaskan juga penting dalam menciptakan pengalaman belanja yang positif. Kata Kunci: Perilaku Konsumen; UMKM; Warung Kelontong Madura
Dinamika kinerja reach stacker pada container yard Terminal Petikemas Surabaya Tahun 2024 Kusuma, Seftian Dwi; Priyono, Budi; Prawirosastro, Carlos Lazaro
Journal Marine Inside Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Politeknik Pelayaran Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62391/ejmi.v7i2.143

Abstract

Kinerja alat bongkar muat di terminal petikemas berperan penting dalam menjaga kelancaran arus logistik dan keandalan operasional pelabuhan. Salah satu peralatan utama pada area container yard adalah reach stacker, yang berfungsi dalam pemindahan dan penataan peti kemas. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dinamika kinerja reach stacker berdasarkan kondisi operasional lapangan di Terminal Petikemas Surabaya selama tahun 2024. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan memanfaatkan data operasional enam unit reach stacker (S71–S76), yang mencakup volume penanganan peti kemas periode Januari–Desember 2024, serta data hasil observasi dan wawancara dengan operator dan supervisor lapangan. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan kinerja yang cukup signifikan antar unit, baik dari sisi beban kerja maupun stabilitas kinerja bulanan. Beberapa unit menunjukkan performa yang relatif konsisten pada area dengan tingkat kepadatan tinggi, sementara unit lainnya mengalami fluktuasi yang dipengaruhi oleh faktor teknis, rotasi shift kerja, kondisi cuaca, serta koordinasi operasional di lapangan. Selain itu, ketidakseimbangan distribusi beban kerja antar unit berpotensi memengaruhi keandalan armada reach stacker dalam jangka panjang. Temuan ini menegaskan bahwa kinerja reach stacker tidak hanya ditentukan oleh spesifikasi alat, tetapi juga oleh sistem kerja dan peran sumber daya manusia. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi operasional bagi pengelola terminal dalam meningkatkan keberlanjutan kinerja peralatan bongkar muat. Handling equipment performance plays a crucial role in ensuring smooth logistics flows and operational reliability at container terminals. One of the key pieces of equipment in the container yard is the reach stacker, which is responsible for container handling and stacking activities. This study aims to evaluate the operational performance dynamics of reach stackers based on field conditions at the Surabaya Container Terminal during 2024. A descriptive qualitative approach was applied by utilizing operational data from six reach stacker units (S71–S76), covering container handling volumes from January to December 2024, supported by field observations and interviews with operators and supervisors. The findings reveal notable performance differences among the units in terms of workload distribution and monthly performance stability. Certain units demonstrated relatively consistent performance in high-density operational areas, while others experienced fluctuations influenced by technical conditions, shift rotations, weather disturbances, and coordination within yard operations. Furthermore, imbalanced workload allocation among units may affect the long-term reliability of the reach stacker fleet. These results indicate that reach stacker performance is shaped not only by equipment conditions but also by operational systems and human factors. This study provides operational insights that may support terminal management in evaluating and improving the sustainability of container handling performance.
Perlindungan Dana Simpanan Nasabah Bank Digital Priyono, Budi
Journal of Business Administration Economics & Entrepreneurship Vol. 8, No. 1 (2026): April
Publisher : Politeknik STIA LAN Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32834/jbest.v8i1.1028

Abstract

Pertumbuhan bank digital dapat memicu perubahan dalam struktur industri keuangan yang ada. Dengan potensi mengurangi peran lembaga keuangan tradisional, bank digital dapat membawa inovasi dan efisiensi yang lebih besar dalam layanan keuangan, namun juga memunculkan risiko terkait stabilitas sistem keuangan sehingga perlunya adanya pengawasan yang ketat terhadap bunga simpanan bank digital. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana perlindungan dana simpanan nasabah bank. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan studi pustaka dengan menggunakan data sekunder dari literasi yang terpercaya. Hasil penelitian menunjukan belum adanya UU maupun peraturan yang membahas secara spesifik mengenai bank digital, pengaturan oleh OJK yang ada tidaklah memadai sebagai landasan hukum maupun kerja dari penyelenggaraan sistem bank digital. Ditambah lagi tingkat suku bunga simpanan yang relatif tinggi ditawarkan oleh bank digital untuk nasabah berarti memiliki resiko yang tinggi juga dan membuat persaingan semakin kentara. Meskipun bank digital menjadi peserta penjaminan LPS, tingginya bunga deposito yang ditawarkan bank digital melampaui Tingkat Bunga Penjaminan (TBP) yang ditetapkan LPS. Hal ini berarti saat bank digital yang terdaftar di LPS akan dilikuidasi, maka nasabah tidak dapat melakukan klaim terhadap uang simpanan yang berada di bank digital. Perlunya kolaborasi antar regulator (Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, Lembaga Penjamin Simpanan) dalam membuat kebijakan khusus mengenai penjaminan tingkat suku bank digital karena sistem yang berbeda dengan bank konvensional maupun lembaga keuangan lainya. Kata Kunci: Bank Digital, Dana Simpanan, Perlindungan Nasabah, Lembaga Penjamin Simpanan