Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

MODEL PENGELOLAAN KELAS DI SEKOLAH DASAR INKLUSI KABUPATEN BOJONEGORO Hisbollah Hisbollah; Budiyanto Budiyanto; Mudjito Mudjito
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 11 No 3 (2023): Vol. 11 No.3.2023
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v11i3.4938

Abstract

Proses dalam mengelola pembelajaran pada sekolah inklusi ini tidak sama dengan sekolah regular. Hal ini disebabkan bahwa peserta didik yang berkebutuhan khusus pada sekolah inklusi ini menjadikan proses pembelajaran yang ada dalam kelas ini wajib dilakukan pengelolaan dengan khusus. Tujuan penelitian ini ialah agar dapat menggambarkan pengelolaan kelas terhadap siswa yang berkebutuhan khusus, dan aspek sistem dukungan untuk pnegelolaan kelas inklusi pada SD Muhammadiyah 3 ICP dan SD Islam Terpadu Bojonegoro. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif self-report. Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa pengelolaan kelas pada sekolah inklusi SD Muhammadiyah 3 ICP dan SD Islam Terpa dalam aspek interaksi siswa regular dengan yang berkebutuhan khusus, semua guru telah dapat menjalankan interaksi dalam mendengarkan, berbicara serta non-verbal, sementara itu, masih belum diimplementasikan dengan secara tertulis. Sementara itu, dalam hal pengaturan keadaan fisik kelas ini telah layak, walaupun hal ini, sarana-prasarana ini masih banyak ditemukan beberapa sisi yang wajib untuk dinaikkan, terutama media untuk peserta didik yang berkebutuhan khusus, yakni ruang stimulus rendah dan tinggi yang masih belum ada dan juga ruang sumber yang juga masih belum ada.
Analisis Pembelajaran Dakwah Dalam Konten Youtube Kata Ustadz Episode “Anak Muda Menangis Saat Melihat Gambaran Hari Kiamat” Zahra Asyidda Najibullah; Silmi Aulia; Budiyanto Budiyanto; Irfan Khairudin; Meity Suryandari
Student Scientific Creativity Journal Vol. 1 No. 1 (2023): Januari: Student Scientific Creativity Journal
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/sscj-amik.v1i1.1131

Abstract

Dakwah merupakan usaha untuk mengajak manusia ke jalan Allah. Secara istilah dakwah bisa dipahami dengan perintah mengadakan seruan kepada manusia untuk Kembali dan hidup sepanjang ajaran Allah yang benar, dilakukan dengan penuh kebijaksanaan dan nasehat yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pesan yang terkandung dalam penyampaian dakwah di Konten Youtube Kata Ustadz Episode “Anak Muda Menangis Saat Melihat Gambaran Hari Kiamat” serta bentuk pesan yang dipergunakan dalam menyampaikan nasihat supaya dapat diterima oleh mad’u nya terkhususnya mad’u yang masih muda. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi Pustaka (library research) adalah penelitian yang objek kajiannya menggunakan data Pustaka berupa buku – buku sebagai sumber datanya. Membaca, menelaah dan menganalisis berbagai literatur yang ada berupa Al Qur’an Haidst, kitab, maupun hasil penelitian. Berdasarkan hasil penelitian terhadap kandungan pesan dakwah dalam Konten Youtube Kata Ustadz Episode “Anak Muda Menangis Saat Melihat Gambaran Hari Kiamat” menyebutkan bahwa konten tersebut mengandung unsur pesan dakwah nasihat tandzir yaitu sebuah pesan dakwah dengan menyebutkan peristiwa akhirat dalam penyampaian dakwahnya, dengan menyebutkan berbagai peristiwa seperti tanda – tanda, azab neraka sehingga objek eksperimen dapat menggambarkan seperti apa yang dimaksud dengan peristiwa akhirat.
Teachıng And Learnıng Englısh Vocabulary And Nurturıng Independent Learnıng Usıng Lextutor Budiyanto Budiyanto
Inspirasi Dunia: Jurnal Riset Pendidikan dan Bahasa Vol. 2 No. 4 (2023): November : Inspirasi Dunia : Jurnal Riset Pendidikan dan Bahasa
Publisher : Universitas Maritim AMNI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58192/insdun.v2i4.1300

Abstract

The aim of this paper is to highlight the role of Lextutor an online software for achieving educational objectives. Lextutor is an online resource which presents a new teaching-learning environment and also offers a variety of activities for educators and learners to use it in English vocabulary classroom and to nurture independent learning. Since vocabulary becomes very fundamental in language learning, both speaking and writing and independent learning is currently popular and needs to be developed, educators and learners can use wordlists, online concordance and dictionary, and texts, which can be accessed in the available programs. In addition, Lextutor also serves database to store the work and view the others’ work. Most importantly, this online software comes up with the transformation to change the traditional setting of learning by giving inputs on DDL learning. It is expected that learners can be more independent and active in learning, enabling greater motivation and deeper learning. This paper reviews literature and gives scholarly background by reviewing some contributions and concepts made by experts in the related field. Furthermore, some benefits of using Lextutor are found in this research.
Impact of Viral Marketing and Gimmick Marketing on Transformation of Customer Behavior Mediated by Influencer Marketing Yoesoep Edhie Rachmad; Budiyanto Budiyanto; Khuzaini Khuzaini
International Journal of Economics, Management and Accounting Vol. 2 No. 1 (2025): International Journal of Economics, Management and Accounting
Publisher : Asosiasi Riset Ekonomi dan Akuntansi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/ijema.v2i1.419

Abstract

The rapid advancement of digital technology has unlocked new opportunities in marketing, especially through social media platforms like TikTok. This study explores the synergy between viral marketing, gimmick marketing, and influencer marketing in driving the transformation of customer behavior from passive consumers to active participants within the digital marketing ecosystem. A quantitative approach was employed, collecting data from 200 respondents actively involved in digital marketing on TikTok as resellers, dropshippers, affiliates, and co-creators. Using the Partial Least Squares method for analysis, the findings reveal that viral marketing significantly influences the transformation of customer behavior. Similarly, gimmick marketing demonstrates a direct and significant impact on this transformation. Moreover, influencer marketing serves as a mediator, amplifying the effects of both viral and gimmick marketing on transformation of customer behavior. This behavioral shift is evident in the transition of consumers from passive roles to active contributors, taking on positions such as resellers, dropshippers, affiliates, and co-creators. At the same time, sellers are evolving from traditional marketing practices to utilizing e-commerce, social media, and live streaming to reach wider audiences. By actively engaging consumers, sellers foster a collaborative ecosystem where consumers play a pivotal role in expanding the marketing framework. To sustain long-term consumer engagement in this digital marketing ecosystem, it is essential to prioritize the selection of credible and relevant influencers while providing continuous education and support for resellers, dropshippers, and affiliates. This research strengthens the theory of planned behavior and the diffusion of innovations theory, offering fresh insights into designing marketing campaigns based on the 4Ps of digital marketing (Platform, Page, Program, and Posting) to address the needs of the digital era.
Pemenuhan Aksesibilitas Fisik dan Non Fisik bagi Mahasiswa Penyandang Disabilitas di Universitas PGRI Argopuro Jember Lailil Aflahkul Yaum; Budiyanto Budiyanto; Endang Pudjiastuti Sartinah
Journal of Education and Instruction (JOEAI) Vol. 8 No. 1 (2025): JOEAI (Journal of Education and Instruction)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/joeai.v8i1.14006

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini untuk menyajikan analisis yang komprehensif mengenai permasalahan dan pemenuhan aksesibilitas fisik dan non fisik di Universitas PGRI Argopuro Jember. Dengan menggali lebih dalam tentang kondisi yang ada, diharapkan dapat memberikan rekomendasi yang konstruktif bagi pihak universitas untuk meningkatkan aksesibilitas dan memberikan gambaran yang jelas mengenai tantangan yang dihadapi oleh mahasiswa penyandang disabilitas serta upaya yang perlu dilakukan untuk menciptakan lingkungan yang lebih inklusif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi wawancara, observasi langsung, dan kuesioner. Analisis data menggunakan model interaktif. Hasil dari Penelitian ini mengungkapkan bahawa UNIPAR banyak menghadapi tantangan dalam menyediakan aksesibilitas fisik kepada mahasiswa penyandang disabilitas, yang secara signifikan dapat berdampak pada pengalaman pendidikan mereka. Tantangan ini berasal dari infrastruktur yang tidak direncanakan sebelumnya untuk kebutuhan yang memadai bagi Penyandang disabilitas namun untuk Mengatasi masalah ini, UNIPAR berupaya memenuhi bentuk aksesisbilitas secara non fisik yang dimulai dari statuta UNIPAR hingga implementasi kebijakan layanan disabilitas hingga fasilitas beasiswa untuk disabilitas, dengan harapan tercipta dan terbentuknya infrastrukrur sosial inklusif sebagai tujuan utama dalam membentuk kampus inklusif dan ramah disabilitas.
PENGARUH BRAND CREDIBILITY TERHADAP PURCHASE INTENTION DENGAN BRAND IMAGE SEBAGAI VARIABEL MEDIASI (Studi Pada Konsumen Sunscreen Azarine) Indah Choirun Annisa; Budiyanto Budiyanto; Dedi Runanto
Volatilitas Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol. 7 No. 3 (2025): VOLATILITAS - Jurnal Manajemen dan Bisnis
Publisher : Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/volatilitas.v7i3.6451

Abstract

Paparan sinar matahari yang terus-menerus dapat menyebabkan warna kulit tidak merata dan memunculkan kerusakan pada kulit, serta risiko terkena kanker kulit. Oleh karena itu, banyak perusahaan kosmetik dan perawatan kulit yang berlomba-lomba untuk mengembangkan berbagai jenis krim yang dapat melindungi kulit dari sinar UV (ultraviolet) atau biasa disebut sunscreen. Penelitian ini bertujuan untuk menguji: (1) pengaruh brand credibility terhadap purchase intention, (2) pengaruh brand credibility terhadap brand image, (3) pengaruh brand image terhadap purchase intention, dan (4) pengaruh brand credibility terhadap purchase intention dengan brand image sebagai variabel mediasi. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode survey. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh konsumen sunscreen Azarine. Sampel yang diambil dalam penelitian ini berjumlah 150 responden yang ditentukan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner yang diukur dengan skala likert yang terjawab secara lengkap, sesuai kriteria dan telah memenuhi syarat validitas dan reliabilitas. Analisis data pada penelitian ini dilakukan dengan metode Partial Least Square (PLS) menggunakan software SmartPLS versi 3.0. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa brand credibility berpengaruh positif terhadap purchase intention, brand credibility berpengaruh positif terhadap brand image, brand image berpengaruh positif terhadap purchase intention, dan brand credibility berpengaruh positif terhadap purchase intention dengan brand image sebagai variabel mediasi. Kata kunci: brand credibility, brand image, purchase intention.
Pluralisme Hukum dalam Penyelesaian Kekerasan Anak: Kearifan Lokal dan Sistem Peradilan Pidana di Kota Jayapura Budiyanto Budiyanto; Abdul Malik Mufty; Dian Rahadian
JURNAL RISET RUMPUN ILMU PENDIDIKAN Vol. 5 No. 1 (2026): April: JURRIPEN : Jurnal Riset Rumpun Ilmu Pendidikan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurripen.v5i1.8528

Abstract

Child violence cases in Jayapura City demonstrate a distinctive pattern of legal settlement characterised by the strong coexistence of customary law and the formal juvenile criminal justice system. While national legislation mandates diversion and restorative justice as primary mechanisms in handling children in conflict with the law, empirical findings reveal that most cases are resolved through indigenous customary forums known as para-para adat. This study aims to analyse the forms of settlement applied to child violence cases and to identify the constraints encountered in implementing both customary mechanisms and the formal juvenile justice system. The research employs a normative-empirical approach by combining statutory analysis with field data obtained from law enforcement institutions, legal aid organisations, and community respondents. The findings indicate that approximately ninety percent of cases between 2019 and 2024 were settled through customary mechanisms involving collective responsibility and the payment of customary fines as symbolic and material restoration. Diversion mechanisms under the formal system were rarely implemented. Although customary settlement is perceived as flexible, culturally legitimate, and socially restorative, several obstacles persist, including disagreement over compensation, inability to fulfil customary obligations, and limited awareness of restorative justice procedures. The study highlights the need to harmonise legal pluralism within child protection policies to ensure that customary practices align with the best interests of the child and national legal standards.
Epidemiological And Etiological Profile Of Severe Acute Respiratory Infection Syndrome In Indonesia 2025: A Retrospective Descriptive Study Darmawali Handoko; Hana Apsari Pawestri; Yulia Arum Sekarini; Kambang Sariadji; Catharina Yekti Praptiningsih; Subangkit Subangkit; Budiyanto Budiyanto; Arie Ardiansyah Nugraha; Markus Evan Anggia
International Journal of Health Engineering and Technology Vol. 4 No. 6 (2026): IJHET MARCH 2026
Publisher : CV. AFDIFAL MAJU BERKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55227/ijhet.v4i6.614

Abstract

Severe acute respiratory infection syndrome is a major cause of hospitalization and mortality worldwide and remains a critical public health concern in Indonesia. Laboratory-based syndromic surveillance plays an essential role in monitoring circulating respiratory pathogens and detecting emerging threats. To describe the demographic characteristics and temporal distribution of severe acute respiratory infection syndrome cases identified through laboratory-based syndromic surveillance in Indonesia during 2025. We conducted a retrospective descriptive study using routinely collected laboratory surveillance data from the National Biological Public Health Laboratory, Indonesia, during January-December 2025. The cases were defined according to World Health Organization criteria. Specimens submitted through passive syndromic surveillance were tested using polymerase chain reaction-based assays following national protocols. Descriptive analyses were performed to summarize demographic characteristics, laboratory results, and temporal and geographic distribution of the cases. A total of 194 severe acute respiratory infection syndrome cases were identified in 2025. Children under five years of age accounted for 43.8% of cases, and males represented 59.3%. Most specimens were respiratory (94.3%). Overall, 75.2% of cases tested negative for pathogens included in the testing panel. Among laboratory-confirmed cases, Legionella pneumophila (19.1%) and influenza A (8.2%) were the most frequently detected pathogens, while SARS-CoV-2 was detected in one case (0.5%). Severe acute respiratory infection disease cases were reported throughout the year, with fluctuations in weekly case counts and wide geographic distribution across provinces. Severe acute respiratory infection syndrome occurred year-round in Indonesia during 2025, with young children and older adults disproportionately affected. Despite limitations inherent to passive laboratory-based surveillance, these findings demonstrate the value of integrated severe acute respiratory infection disease surveillance for monitoring severe respiratory infections and informing public health preparedness in tropical settings.