Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search
Journal : MANGGALI

Pengembangan Kesadaran dan Partisipasi Masyarakat Untuk Melestarikan Potensi Budaya Lokal di Situs Cetho Dusun Cetho Desa Gumeng Kecamatan Jenawi Kabupaten Karanganyar Widiastuti, Eko Heri; Nuryanti, Nuryanti; Soelistijanto, Soelistijanto; Marliyah, Lili
Manggali Vol 2 No 2 (2022): Manggali
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/manggali.v2i2.2200

Abstract

Situs Candi Cetho yang terletak di Dusun Cetho Desa Gumeng Kecamatan Jenawi Kabupaten Karanganyar merupakan Situs Candi Hindu tertua di Jawa, letaknya ada dilereng Gunung Lawu. Situs Candi Cetho merupakan salkah satu potensi yang perlu dikembangkan untuk menjadi destinasi wisata, sebab dukungan geografisnya sangat mendukung, demikian pula potensi kesenian rakyat yang dimiliki masyarakat. Potensi-potensi ini dapat disinergikan untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata. Namun untuk mengembangkannya diperlukan kesadaran masyarakat dan upaya-upaya untuk melestarikan Situs Candi Cetho tersebut. Selama ini upaya yang dilakukan masyarakat sekitar belum maksimal, sebab masyarakat belum menyadari secara maksimak potensi yang mereka miliki. Tim pengabdian pada mayarakat berusaha untuk membantu masyarakat sekitar Situs Candi Cetho untuk dapat meningkatkan kesadaran dan memaksimalkan upaya pelestarian, agar dapat dikembangkan sebagai destinasi wisata, sehingga dapat pula meningkatkan ekonomi masyarakat. Berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan ternyata kesadaran masyarakat dan upaya pelestarian Situs Candi Ceetho meningkat. Masyarakat menyadari potensi local yang dimilikinya. Lingkungan Situs Candi Cetho mulai ditata, para pedagang ditempatkan pada lahan yang disediakan, setiap pengunjung yang datang diwajibkan membeli tiket masuk dan menggunakan kain yang sudah disediakan. Selain itu setiap hari Sabtu dan Minggu dipentaskan seni Beganjuran (kesenian khas Dusun Cetho), pemainnya sudah penggunakan atribut yang sama, tujuannya adalah memberikan hiburan lain selain Situs Candi. Kata Kunci : Situs Candi Cetho, Upaya Pelestarian, Budaya Lokal.
Sosialisasi Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga Bagi Masyarakat Widayati, Sri; Marliyah, Lili
Manggali Vol 3 No 1 (2023): Manggali
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/manggali.v3i1.2441

Abstract

Tanaman obat tradisional sering disebut dengan tanaman obat keluarga (TOGA) yang biasanya ditanam oleh keluarga seperti di kebun, di halaman rumah dengan berbagai jenis tumbuhan yang berkhasiat dan digunakan sebagai kebutuhan pengobatan keluarga. Tumbuhan ini biasanya digunakan sebagai pengobatan untuk pertolongan pertama, seperti batuk, demam, sakit perut, kanker, rematik, gatal, jenis tanaman yang sering ditanam di kebun dan halaman adalah temulawak, kunyit, kencur, sirih sambiloto, jahe, sere, laos, kembang sepatu, dan sebagainya. Tumbuhan obat tradisional juga tidak hanya sengaja ditanam masyarakat namun juga sering kali hanya tumbuh liar disekitar rumah atau jalan-jalan. Olahan digunakan masyarakat dalam mengonsumsi tumbuhan adalah jamu. Pengabdian Pada Masyarakat ini bertujuan untuk memberikan motivasi masyarakat setempat agar mau mengembangkan usaha menanam tanaman obat keluarga sebagai upaya menambah pendapatan keluarga dan upaya membantu ibu-ibu membuat kreasi yang unik, membantu memberikan informasi yang diperlukan berkaitan dengan cara pemasaran tanaman keluarga yang sangat bermanfaat bagi masyarakat, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Kelurahan Pati Kidul, Kecamatan Pati Kabupaten Pati.
Rintisan Usaha Berbasis Pengolahan Limbah Pertanian/Peternakan melalui Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Marliyah, Lili; Haksasi, Banun Sri; Setyaningsih, Sri; Harini, Harini
Manggali Vol 3 No 1 (2023): Manggali
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/manggali.v3i1.2383

Abstract

Permasalahan yang dihadapi masyarakat adalah kurangnya pemanfaatan limbah pertanian/peternakan seperti kotoran ternak dan limbah tanaman. Program pelatihan pembuatan pupuk organik pada program rintisan usaha berbasis pengolahan limbah bertujuan untuk memberdayakan kelompok tani/ternak dengan cara memanfaatkan limbah pertanian dan peternakan yang melimpah untuk dijadikan pupuk organik. Metode yang digunakan dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat ini adalah sosialisasi, tanya jawab, curah pendapat, dan demonstrasi praktek pengolahan limbah serta pendampingan/ monitoring. Kegiatan ini berlangsung oktober hingga desember 2019. Kegiatan ini memberikan informasi, memotivasi, menumbuhkan kesadaran, dan memberikan bimbingan/ pendampingan kepada masyarakat di Desa Getasan Kabupaten Semarang tentang pelatihan pembuatan pupuk organik dalam rangka rintisan usaha berbasis pengolahan limbah pertanian/peternakan, serta peningkatan produktivitas peternak dan petani dalam meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan. Dibutuhkan sistem peternakan terintegrasi dengan kegiatan budidaya tanaman dan ternak serta pengolahan limbah menjadi pupuk sehingga terbentuk sistem integrasi tanaman pangan dan ternak.