Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Optimization of Applied Detection Rate in the Simple Evolving Connectionist System Method for Classification of Images Containing Protein Syah, Rahmad; Al-Khowarizmi, Al-Khowarizmi
Jurnal Ilmiah Teknik Elektro Komputer dan Informatika Vol. 7 No. 1 (2021): April
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jiteki.v7i1.20508

Abstract

Digital image processing in general to makes images that appear converted to a function of light intensity represented in a two-dimensional plane. The function is a value that will be processed for classification so that the computer is able to recognize the image. Besides classification requires training and testing to produce a small error value and optimal algorithm. The problem of optimization is closely related to the principles and findings of science. Getting the smallest error value by calculating using MAPE for that MAPE calculation is done by using the Detection Rate formula to generalize knowledge in order to find the optimal model. Thus, the application of ANN is very suitable for optimizing classification using the Simple Evolving Connectionist System Method and as the result, the classification of images containing protein with test data is that the eggs work with optimal proof of achieving MAPE without modification of 0.1947% and MAPE which has been modified with the formula detection rate of 0.05554633%.
Sosialisasi Pembuatan Pakan Fermentasi untuk Ternak Sapi di Dusun I Bukit Gantung Desa Sumber Mulyo Rahman, Sayuti; Khahfi Zuhanda, Muhammad; Ramdan, Dadan; Hartono, Hartono; Syah, Rahmad; Sembiring, Arnes; Astuti Kuswardani, Retna; Suswati, Suswati; Ady Pratama, Ramadhan; Martini, Dewi
Prioritas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 02 (2025): EDISI SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Harapan Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketersediaan pakan berkualitas menjadi tantangan utama bagi peternak sapi di Dusun I Bukit Gantung, Desa Sumber Mulyo, terutama pada musim kemarau ketika hijauan terbatas dan harga pakan komersial meningkat. Ketergantungan pada rumput dan jerami tanpa pengolahan menyebabkan rendahnya nilai nutrisi serta pertumbuhan ternak yang tidak optimal. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan memberikan edukasi dan pelatihan kepada peternak mengenai pembuatan pakan fermentasi sebagai solusi aplikatif, murah, dan berkelanjutan. Metode pelaksanaan mencakup sosialisasi konsep fermentasi, demonstrasi teknis, dan hands-on training mulai dari pemilihan bahan, pencacahan, pencampuran dengan EM4, pengaturan kadar air, hingga pengemasan anaerob dan proses inkubasi. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan antara 40% hingga 54% pada aspek pemahaman konsep dasar, teknik pengolahan, serta kemampuan menganalisis kesalahan fermentasi. Pelatihan ini terbukti efektif dalam membangun kapasitas peternak untuk memproduksi pakan fermentasi secara mandiri, memanfaatkan limbah pertanian, dan mengurangi ketergantungan pada pakan komersial. Penerapan teknologi fermentasi diharapkan mampu meningkatkan produktivitas ternak serta mendukung praktik peternakan yang lebih efisien dan berkelanjutan.
Pemanfaatan Teknologi Digital untuk Meningkatkan Produktivitas dan Kemandirian Peternak Ikan Desa Mariendal II Pratama, Bayu Aditya; Hasibuan, Nasaruddin Nur; Rahman, Sayuti; Ramdan, Dadan; Syah, Rahmad; Hartono; Zuhanda, M. Khahfi; Sembiring, Arnes; Indrawati, Asmah; Satria, Habib; Ritonga, Iqbal Giffari
Dedikasi Sains dan Teknologi (DST) Vol. 5 No. 2 (2025): Artikel Pengabdian Nopember 2025
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/dst.v5i2.7875

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas dan kemandirian peternak ikan air tawar di Desa Mariendal II melalui penerapan sistem feeder dan monitoring pakan ikan berbasis Internet of Things (IoT). Permasalahan utama mitra meliputi pemberian pakan yang masih dilakukan secara manual, ketidakteraturan jadwal pakan, pemborosan pakan, serta keterbatasan literasi teknologi. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif yang meliputi tahap persiapan, pelatihan dan implementasi sistem IoT, pendampingan, serta evaluasi. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan rata-rata kompetensi peserta sebesar 47%, dengan peningkatan tertinggi pada keterampilan instalasi dan pengoperasian perangkat serta kemampuan membaca hasil monitoring pakan. Nilai effect size yang sangat besar menunjukkan bahwa peningkatan kompetensi dipengaruhi secara signifikan oleh intervensi kegiatan. Selain itu, penerapan sistem feeder otomatis memberikan dampak operasional berupa peningkatan keteraturan pemberian pakan, pengurangan pemborosan pakan, serta efisiensi waktu dan tenaga kerja peternak. Tingginya tingkat keberterimaan teknologi tercermin dari konsistensi penggunaan sistem oleh sebagian besar peserta setelah kegiatan berakhir. Dengan demikian, kegiatan PkM ini membuktikan bahwa penerapan teknologi IoT yang tepat guna dan disertai pendampingan berkelanjutan mampu meningkatkan efisiensi budidaya ikan sekaligus mendorong kemandirian peternak secara berkelanjutan.
PELATIHAN PENERAPAN SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENENTUAN JUMLAH PEMBERIAN PAKAN IKAN DI DESA MARIENDAL II Zuhanda, Muhammad Khahfi; Hartono, Hartono; Rahman, Sayuti; Sembiring, Arnes; Syah, Rahmad; Ramdan, Dadan; Aritonang, Mendarissan; Rahmadhani, Citra; Suswati, Suswati; Satria, Habib; Ongko, Erianto
JUBDIMAS ( Jurnal Pengabdian Masyarakat) Vol 5 No 1 (2026): Artikel Pengabdian Maret 2026
Publisher : Yayasan Cita Cendikiawan Al Kharizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jubdimas.v5i1.403

Abstract

This community service activity aims to improve the efficiency of fish feeding management through the implementation of a Decision Support System (DSS) using the Simple Additive Weighting (SAW) method in Mariendal II Village. The main problem faced by fish farmers is the manual feeding process based on estimation, leading to inefficiency and suboptimal fish growth. The method used in this activity is a participatory approach consisting of socialization, training, technology implementation, and evaluation. The developed system considers several criteria, including fish biomass, age, population, water quality, feeding time, and feed type. The results show that participants experienced significant improvements in knowledge and skills in using the DSS. The system successfully provided optimal feeding recommendations and was integrated with an automatic feeder, resulting in more consistent and efficient feeding practices. This activity also increased farmers’ awareness of technology adoption in aquaculture. Overall, the implementation of DSS contributes to reducing feed waste, improving productivity, and supporting sustainable fish farming practices.
EKONOMI SIRKULER SEKTOR PERTANIAN: POTENSI LIMBAH SEBAGAI SUMBER PAKAN DAN PANGAN Kuswardani, Retna Astuti; Syah, Rahmad; Safitri, Sri Ariani
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 2 (2026): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i2.38270

Abstract

Abstrak: Peningkatan jumlah penduduk menyebabkan akumulasi sampah organik yang berpotensi menimbulkan permasalahan lingkungan apabila tidak dikelola dengan baik. Sejalan dengan penerapan ekonomi sirkular, sektor pertanian memiliki peluang untuk mengintegrasikan pengelolaan limbah dengan peningkatan ketahanan pangan dan pendapatan masyarakat. Mitra Kegiatan pengabdian yakni Ibu-ibu PKK Desa Pantai Labu Baru., Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang .[As1.1][SS1.2] Programrogram bertujuan mengoptimalkan penggunaan sumber daya melalui pelatihan pengelolaan limbah rumah tangga berbasis maggot, pemanfaatan pupuk kasgot, pakan ternak serta budidaya sayuran pekarangan. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan terhadap mitra yakni Ibu anggota PKK Desa Pantau Labu Barumasyarakat[As2.1][SS2.2] yang berjumlah 35 orang.. Indikator dari keberhasilan program ini yakni peserta dapat menerapkan pengelolaan sampah organik dengan bantuan maggot, selanjutnya peserta memanfaatkan pekarangan rumah dengan membudidayakan berbagai jenis sayuran dan budidaya ternak dari hasil kasgot dan pakan ternak dari limbah dari maggot. Hasil kegiatan menunjukkan secara keseluruhan, hasil perbandingan pre-test dan post-test menunjukkan bahwa rata-rata peningkatan pemahaman dan sikap peserta pada seluruh indikator mencapai sekitar 63%, yang mengindikasikan efektivitas kegiatan dalam meningkatkan kapasitas peserta terkait pengelolaan limbah, budidaya maggot, dan pemanfaatan pekarangan.Abstract: The increase in population has led to the accumulation of organic waste, which may cause environmental problems if not properly managed. In line with the implementation of the circular economy concept, the agricultural sector offers opportunities to integrate waste management with improvements in household food security and community income. The community service partner in this program was the PKK group of Pantai Labu Baru Village, Pantai Labu Subdistrict, Deli Serdang Regency. The program aimed to optimize resource utilization through training on maggot-based household waste management, the use of frass (kasgot) as organic fertilizer, animal feed production, and home-yard vegetable cultivation. The methods employed included socialization, training, and community mentoring. The results indicate that the comparison of pre-test and post-test scores shows an average improvement of approximately 63% in participants’ knowledge and attitudes across all indicators, demonstrating the effectiveness of the program in enhancing participants’ capacity in waste management, maggot cultivation, and productive yard utilization.