Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Pengendalian Sosial pada Kejahatan Lingkungan (Studi Kasus Pembakaran Lahan oleh Korporasi) Usmita, Fakhri
Jurnal Analisis Sosial Politik Vol 2 No 2 (2018): Jurnal Analisis Sosial Politik
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jasp.v2i2.31

Abstract

Land burning in land clearing efforts has been done for a long time, not only by individuals, but also by corporations. The burning of land widely and for a long time has brought its own losses, both to the environment, even to humans. I argue that is due to the lack of social control of land-burning behavior. Using literature study that although there have been rules governing the burning of land, but socializing the values of environmental conservation, availability of facilities, and the irregularities of sanction caused the it phenomenon happens again. Pembakaran guna membersihkan lahan telah dilakukan sejak lama, tidak hanya oleh perorangan, tetapi juga oleh korporasi. Pembakaran lahan secara luas dan dalam waktu yang lama telah membawa kerugiannya tersendiri, baik bagi lingkungan, bahkan bagi manusia. Penulis berpendapat bahwa ini disebabkan oleh kurangnya control social atas perilaku pembakaran lahan. Menggunakan studi literature ditemukan bahwa walaupun telah ada aturan yang mengatur tentang pembakaran lahan, tetapi belum berhasilnya sosialisasi nilai-nilai konservasi lingkungan, ketidaksediaan fasilitas, dan sanksi yang diberikan, menyebabkan fenomena itu terjadi lagi.
Program Inovasi Desa (PID) Solusi Permasalahan Peningkatan Sumber Daya Manusia dalam Pemberantasan Kasus Narkotika di Kabupaten Pelalawan Usmita, Fakhri; Hidayati, Hidayati; Nurnissa, Raffelya; Alfarizi, Muhammad Wildan
Al Khidma: Jurnal Pengabdian Masyarakat Al Khidma Vol. 5 No. 2 Juli 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/ak.v5i2.4955

Abstract

Penyalahgunaan narkotika menjadi ancaman serius bagi kualitas sumber daya manusia, terutama di daerah dengan kesadaran rendah terhadap bahaya narkoba. Kabupaten Pelalawan menghadapi tantangan besar dalam pemberantasan narkotika, mengingat penyebarannya yang semakin meluas. Oleh karena itu, dilakukan pengabdian melalui Program Inovasi Desa (PID) yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang bahaya narkoba, strategi pencegahan, serta pentingnya peran aktif masyarakat dalam pengawasan dan pelaporan kasus narkotika. Program ini melibatkan peserta dari berbagai lapisan masyarakat, termasuk pemuda, perangkat desa, dan tokoh masyarakat, dengan narasumber dari Badan Narkotika Nasional (BNN). Metode yang digunakan dalam penyuluhan ini meliputi seminar, diskusi interaktif, dan pemutaran video edukatif yang membahas dampak negatif narkotika serta cara-cara pencegahannya. Evaluasi setelah penyuluhan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta yang signifikan, dari hanya 30% sebelum kegiatan menjadi 85% setelahnya. Selain itu, program ini juga berhasil membentuk Kelompok Masyarakat Sadar Narkoba (KMSN), yang berfungsi sebagai agen edukasi dan pengawasan di masyarakat. Kelompok ini diharapkan dapat terus menjalankan peranannya dalam mendidik masyarakat dan mengawasi potensi penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekitar. Program ini terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran akan bahaya narkoba, dan dengan dukungan berkelanjutan, diharapkan bisa menjadi agenda rutin untuk menciptakan desa yang sehat dan bebas narkotika.
PENGHUKUMAN BAGI KORPORASI PERUSAK LINGKUNGAN Usmita, Fakhri
Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial Vol 3 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.862 KB) | DOI: 10.38043/jids.v3i2.2199

Abstract

Meski telah ada perorangan maupun korporasi yang ditetapkan sebagai tersangka pembakaran lahan, bahkan telah ada diantaranya yang diberikan sanksi. Namun pembakaran lahan secara luas yang menyebabkan polusi udara berupa kabut asap di beberapa wilayah Indonesia masih terjadi. Saya berargumentasi itu disebabkan oleh belum tergentarjerakannya pelaku dan calon pelaku oleh sanksi yang ada. Secara umum terdapat lima doktrin utama penghukuman, yaitu: rehabilitasi, deterrence, incapacitation, retribusi, dan restorative justice. Menggunakan pendekatan literatur, disarankan adanya perbaikan pola penghukuman bagi korporasi pelaku kejahatan lingkungan di Indonesia. Sehingga diharapkan, penghukuman bagi korporasi di masa dating, selain mempu memperbaiki keadaan sosial, juga mendatangkan efek gentar dan jera.
Peran Sekolah Dalam Mengatasi Perlakuan Body Shaming Rahmi, Fauziah; Usmita, Fakhri
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus - October
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i3.2018

Abstract

Body shaming adalah suatu bentuk tindakan yang memberikan komentar negatif terhadap penampilan fisik seseorang dengan cara mempermalukan dan mengejek bentuk ataupun ukuran tubuh seseorang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran sekolah dalam mengatasi perlakuan body shaming di SMP YLPI Perhentian Marpoyan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan informasi dengan melakukan pengamatan, serta wawancara. Wawancara dilakukan kepada kepala sekolah, guru kesiswaan ,dan juga beberapa siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sekolah telah melakukan berbagai upaya preventif dan kuratif, seperti memberikan edukasi tentang dampak body shaming, membangun komunikasi yang efektif antara guru dan siswa, serta melibatkan orang tua dalam penanganan kasus. Namun, masih ditemukan beberapa kendala seperti kurangnya pemahaman siswa tentang bahaya body shaming dan keterbatasan sumber daya sekolah. Penelitian ini merekomendasikan perlunya program berkelanjutan yang melibatkan seluruh elemen sekolah dan keluarga untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman dan mendukung perkembangan positif siswa.
Pencegahan Pencurian di Menara Seluler (Studi Kasus di Pt Persada Sokka Tama Regional Sumbagteng Tahun 2024-2025) Anggi, Mika Sastra; Usmita, Fakhri
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus - October
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i3.2109

Abstract

Sejalan dengan jumlah pengguna internet diproyeksikan mencapai 5,35 miliar pada tahun 2024, yang mencakup 66% dari populasi global, berdasarkan hal tersebut infrastruktur telekomunikasi yang kuat menjadi semakin penting. Meskipun ada tim keamanan di menara-menara ini, insiden pencurian masih sering terjadi. Dengan menggunakan metode kualitatif, penelitian ini meneliti penerapan strategi pencegahan yang dilakukan oleh layanan terkelola PT Persada Sokka Tama Regional Sumbagteng sebagai penanggung-jawab pengawasan dan keamanan guna menjaga menara seluler dari pencurian dengan memanfaatkan kerangka teori aktivitas rutin. Dari hasil penelitian diketahui bahwa langkah-langkah pencegahan saat ini sebagian besar tidak efektif, karena protokol keamanan yang diberlakukan oleh tim keamanan menara—yang berfungsi sebagai penjaga utama—sebagian besar berfokus pada keamanan fisik menara. Langkah-langkah ini, yang meliputi pemasangan CCTV dan sistem alarm, terutama mengatasi keamanan target, khususnya titik-titik inersia dan akses. Dari hasil penelitian ditemukan bahwa upaya pencegahan oleh PT Persada Sokka Tama Regional Sumbagteng belum mengoptimalkan pelibatan masyarakat setempat dalam pengamanan menara. Studi ini menyoroti perlunya evaluasi ulang terhadap strategi keamanan yang ada untuk meningkatkan perlindungan aset telekomunikasi penting.
Penegakan Hukum oleh Polres Kampar dalam Tindak Pidana yang dilakukan oleh Anak (Studi terhadap Anak yang Melakukan Pencurian Buah Kelapa Sawit) Askarial, Askarial; Rinaldi, Kasmanto; Usmita, Fakhri
Sang Pencerah: Jurnal Ilmiah Universitas Muhammadiyah Buton Vol. 9 No. 4 (2023): Sang Pencerah: Jurnal Ilmiah Universitas Muhammadiyah Buton
Publisher : Lembaga Jurnal dan Publikasi Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/pencerah.v9i4.4142

Abstract

Kejahatan di Indonesia juga didominasi oleh anak anak. Anak-anak terlibat dalam melakukan kejahatan, salah satunya adalah kejahatan pencurian. Salah satu kasus pencurian oleh anak yang terjadi adalah pencurian kelapa sawit yang terjadi di kabupaten Kampar. Anak-anak yang terlibat dalam sistem hukum memiliki kebutuhan dan hak-hak khusus yang harus diperhatikan dan dilindungi. Pendekatan terhadap anak-anak ini haruslah berbeda dengan pendekatan terhadap orang dewasa. Salah satu pendekatan yang cocok untuk menyelesaikan kasus pencurian yang dilakukan oleh anak adalah dengan menggunakan Restorative Justice. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui pengaruh bagaimana penegakan hukum yang dilaksanakan oleh Polres Kampar terhadap tindak pidana pencurian buah kelapa sawit yang dilakukan oleh anak. Metode penelitian dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Hasilnya adalah kepolisian mengarahkan untuk kasus pencurian buah kelapa sawit ini diterapkan restorative justice. Para pihak yang hadir yakni pelaku, korban (pelapor), orang tua pelaku, perangkat desa (Kepala Dusun dan Ketua RW) tempat terjadinya kejahatan. Kemudian surat kesepakatan damai diajukan ke pihak kepolisian untuk penarikan atau pencabutan laporan yang telah dilaporkan korban. Penerapan restorative justice dalam kasus pencurian buah kelapa sawit yang dilakukan anak di bawah umur telah terpenuhi semua kriterianya, sehingga penerapan restorative justice menjadi keputusan yang bijak diambil oleh penegak hukum.
Strategi Pencegahan Penyalahgunaan Tanaman Psikoaktif Suryansyah, Akhmad; Usmita, Fakhri
Sisi Lain Realita Another Side Of Reality Journal Criminology Vol 11 No 01 (2026): Sisi Lain Realita Another Side Of Reality Journal Criminology
Publisher : UIR PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The abuse of psychoactive plants in Pekanbaru City has shown an increasing trend and poses a threat to public health due to low awareness, environmental influences, and easy access to plants with potential for misuse. This study aims to analyze the prevention strategies implemented by the National Narcotics Agency of Pekanbaru in 2025 using a qualitative method with a descriptive approach through observation, interviews, and documentation. The results indicate that prevention is carried out through three approaches: primary prevention through socialization and community empowerment, secondary prevention through law enforcement and assessment, and tertiary prevention through medical and social rehabilitation. These efforts still face challenges such as limited community participation and stigma toward victims, highlighting the need for strengthened education and cross-sector collaboration to ensure more effective and sustainable prevention.