Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

PENGARUH WORK-LIFE BALANCE, KONFLIK KERJA DAN HAPPINESS AT WORK TERHADAP KINERJA PEGAWAI DINAS SOSIAL DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG Yatmaristi, Feony; Reniati, Reniati; Hamsani, Hamsani
Neraca: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Vol. 3 No. 4 (2025): Neraca: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi
Publisher : Neraca: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh work-life balance, konflik kerja dan happiness at work terhadap kinerja pegawai Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Penelitian ini dilakukan terhadap seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dengan sampel sebanyak 92 responden. Variabel bebas dalam penelitian ini terdiri dari work-life balance, konflik kerja dan happiness at work, sedangkan variabel terikatnya adalah kinerja pegawai. Adapun teknik pengambilan sampel menggunakan teknik sampel jenuh dengan metode analisis regresi linier berganda dan uji hipotesis menggunakan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa work life-balance, konflik kerja, dan happines at work secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Berdasarkan hasil Uji F, nilai F hitung sebesar 113,8 (> f tabel 2,708) dan tingkat signifikan sebesar 0,000 < 0,05 (5%), artinya secara simultan (bersama-sama) variabel work-life balance, konflik kerja, dan happines at work berpengaruh signifikan terhadap variabel kinerja pegawai, sehingga dapat disimpulkan bahwa model regresi layak diterima dan bisa digunakan dalam penelitian untuk memprediksi variabel-variabel kinerja pegawai.
Analisis Locus of Control (LoC) terhadap Daya Saing Pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kota Pangkalpinang Hamsani, Hamsani; Wibawa, Dian Prihardini; Wulandari, Ayu
Society Vol 9 No 2 (2021): Society
Publisher : Laboratorium Rekayasa Sosial, Jurusan Sosiologi, FISIP Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/society.v9i2.186

Abstract

The reality shows that Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) play a very important role in economic growth. Even MSMEs are the only micro institutions that have not been shaken by the monetary crisis that began in 1988. However, as one of the mainstay sectors of society, especially the lower-middle-class economic community, the role of MSMEs has not been maximized, so they have not been able to compete fully and, even worse, many MSMEs have gone out of business or are inactive. Many factors cause the inability of SMEs to compete, among others, due to low innovation and competitiveness, so they have not been able to win competition both in the national and international spheres. The decrease in the number of MSMEs from active to inactive is because these MSMEs are less able to survive in an increasingly fierce competition arena. Only MSMEs that survive are MSMEs that have creations and innovations according to the community’s needs. The inability to create creations and innovations is suspected that most MSME actors have a personality that lacks confidence due to their low managerial ability. If MSME actors have an Internal Locus of Control and high managerial abilities, MSME actors will be more creative and innovative. This research uses a qualitative and quantitative descriptive approach descriptively and inferentially to analyze the LoC on the competitiveness of micro, small and medium enterprises (MSMEs) in Pangkalpinang City with a total sample of 50 MSMEs. The analytical tool used in this research is to use a Likert scale scoring. Multiple linear regression is performed with the competitiveness of MSMEs as the dependent variable and LoC as the independent variable. The research results stated that the Internal Locus of Control (ILoC) of MSME actors in Pangkalpinang City was higher than External Locus of Control (ELoC) and Locus of Control had a significant and positive influence on the competitiveness of MSMEs in Pangkalpinang City.
PENGUATAN SDM MELALUI APK DAN IPM BIDANG PENDIDIKAN MENUJU DESA BERDAYA SAING Zukhri, Nizwan; Hamsani, Hamsani; Altin, Darus
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 5 (2024): Vol. 5 No. 5 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i5.35251

Abstract

Kabupaten Bangka Selatan merupakan salah satu kabupaten dengan angka IPM paling rendah yang ada di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung selama lima tahun berturut-turut yaitu tahun 2019-2023 dibandingkan dengan kota/Kabupaten lainnya yang ada di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Dalam rangka meningkatkan Angka Partisipasi Kasar (APK) dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Desa Simpang Rimba Kabupaten Bangka Selatan. Maka pada pengabdian ini dilakukan sosialisasi juga penandatanganan komitmen dan deklarasi bersama bahwa Desa Simpang Rimba dan SMA Negeri 1 Simpang Rimba siap mensukseskan program peningkatan APK dan IPM. Metode pelaksanaan dilakukan dalam beberapa tahap, diawali dengan persiapan, dan dilanjutkan dengan tahap perancangan program, pelaksanaan program, serta tahap pemantauan dan evaluasi. Target dari pengabdian ini adalah penguatan SDM untuk daya saing desa dengan pelaksanaan kegiatan berupa sosialisasi dan Forum Group Discussion (FGD). Program ini dilakukan dengan melakukan kerjasama dengan pemerintahan Desa Simpang Rimba, dan SMA Negeri 1 Simpang Rimba Kab. Bangka Selatan. Program pengabdian pada masyarakat ini melibatkan dosen, dan mahasiswa Program Studi Magister Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Bangka Belitung, serta stakeholders terkait. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan akan dapat menumbuhkan pemahaman dan kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan, yang selanjutnya diharapkan akan dapat meningkatkan IPM dan Angka Partisipasi Kasar (APK) di Desa Simpang Rimba Kabupaten Bangka Selatan.
Pengaruh Kompetensi, Motivasi, dan Beban Kerja Terhadap Kinerja Guru Madrasah Aliyah Daarul Abror Bangka Arianti, Fiki; Reniati, Reniati; Hamsani, Hamsani
Jurnal Relevansi : Ekonomi, Manajemen dan Bisnis Vol 9 No 1 (2025): Jurnal Relevansi : Ekonomi, Manajemen dan Bisnis
Publisher : LPPM STIE KRAKATAU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61401/relevansi.v9i1.200

Abstract

Kinerja guru merupakan faktor penting dalam menentukan keberhasilan pendidikan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). Guru yang berkinerja baik mampu menciptakan proses pembelajaran yang efektif, mendorong prestasi siswa, serta membentuk karakter yang unggul. Namun, pada kenyataannya, masih ditemukan guru dengan kinerja yang belum optimal, yang diduga dipengaruhi oleh faktor kompetensi, motivasi, dan beban kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh kompetensi, motivasi, dan beban kerja terhadap kinerja guru Madrasah Aliyah Daarul Abror Bangka.  Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis deskriptif. Sampel dalam penelitian ini berjumalah 37 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah teknik sampel jenuh. Model analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial kompetensi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru, motivasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru, dan beban kerja berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja guru Madrasah Aliyah Daarul Abror Bangka. Hasil uji secara simultan menunjukkan bahwa kompetensi, motivasi, dan beban kerja berpengaruh dan signifikan terhadap kinerja guru Madrasah Aliyah Daarul Abror Bangka. Keunikan penelitian ini terletak pada konteks lokal pesantren berbasis Madrasah Aliyah yang belum banyak diteliti secara empiris, serta peggunaan kombinasi tiga variabel utama secara simultan untuk mengkaji kinerja guru secara komprehensif. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam merumuskan kebijakan peningkatan kinerja guru melalui penguatan kompetensi, pemberian motivasi, dan pengelolaan beban kerja yang proporsional.
Pendampingan UMKM Melalui Pemberdayaan Petani Cokelat Dalam Peningkatan Produksi dan Supply Chain Reniati, Reniati; Zukhri, Nizwan; Hamsani, Hamsani; Pronika, Yeni; Setiawan, Adi
Yumary: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Penerbit Goodwood

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35912/yumary.v6i2.5586

Abstract

Purpose: This program aims to strengthen the cocoa bean supply chain by empowering local farmers through training in cultivation, post-harvest management, and business partnership, supporting MSME’s Cokelat Candu in Pangkal pinang, Bangka Belitung. Methodology/approach: This program was implemented in Pangkalpinang, Bangka Belitung (May–October 2025) with 40 participants and through coordination with the Department of Agriculture and Cooperatives of MSMEs, surveys, focus group discussions (FGDs), training, mentoring, field observations, and interviews with farmers and MSMEs. Results/findings: The program successfully improved farmers’ knowledge and skills in cocoa cultivation and post-harvest management, resulting in higher bean quality and a more stable raw material supply for the Cokelat Candu MSME’s. Key outputs included enhanced farmer capacity, stronger collaboration through the Bangka Kovertur Community (KOKOA), new innovative products such as premium chocolate bars and instant cocoa powder. The activity also fostered synergy between academia, local government, and business actors in creating a sustainable supply chain. Conclusion: Empowering local cocoa farmers has proven effective in improving production quality and ensuring the sustainability of the cocoa supply chain. Strengthening cooperation between farmers and Chocolate MSME’s not only contributes to increasing business competitiveness but also encourages sustainable local economic growth in Bangka Belitung. Limitations: The number of farmers and MSME’s still limited in one region, its evaluation was conducted in the short term. Contribution: This study contributes to agricultural economics, rural development, and entrepreneurship by strengthening local economic resilience through farmer and MSME’s linkages and offering a replicable model for empowering farmers and improving MSME’s competitiveness.