Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

IMPLEMENTASI PERMAINAN TRADISIONAL UNTUK MENGONTROL SOSIAL EMOSIONAL SELAMA PROSES PEMBELAJARAN DARING PADA ANAK USIA SEKOLAH DASAR Eny Kusumawati; Rika Yuni Ambarsari
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (826.563 KB) | DOI: 10.31949/jb.v2i2.923

Abstract

Emotional social development is one aspect of development for children. Given the importance of children's emotional social development early on The selection of learning activities should be able to stimulate the child to be active, and the child can increase cooperation with peers or adults, so that it can improve social development. One way that can be used as a strategy to overcome children's problems is to create play activities that can develop children's social. Given the importance of children's social emotional development from an early age. Choosing learning activities must be able to stimulate children to be active, and children can increase cooperation with peers or adults, so that it can improve social development. One way that can be used as a strategy to solve children's problems is to create play activities that can develop children's social development. Traditional games are relatively simple but provide amazing benefits. Development that can be improved in traditional games is social emotional in children among others to train cooperation, cohesion, and traction between children with each other. Traditional games used in this activity include engklek, dakon and motion games and songs and other games. In the traditional game offered in this activity many social attitudes contained in it include sportsmanship, cooperation, hard work, respect for others, patience, cohesion, self-control in terms of controlling children's emotions. In addition, children also learn to be responsible, not picky friends, children learn orderly rules and learn to respect others. Thus the stimulation of social skills through traditional games of motion and traditional games can make the child's personal emotional social intelligence. Keywords: social emotional skills, traditional games
KEBUGARAN JASMANI SISWA SDN GROGOL BENINGSARI, PETANAHAN, KEBUMEN 2021/2022 Rima Febrianti; Rika Yuni Ambarsari; Luncana Faridhoh Sasmito; Arif Rohman Hakim
JURNAL MITRA SWARA GANESHA Vol. 9 No. 2 (2022): JURNAL MITRA SWARA GANESHA
Publisher : JURNAL MITRA SWARA GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebugaran jasmani pada siswa SDN Grogol beningsari,kecamatan Petanahan,Kebumen. Metode penelitian menggunakan deskriptif kuantitatif dengan jenis penelitian survey. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa di SDN Grogolbeningsari yang berjumlah 142 siswa. Teknik pemilihan sampel pada penelitian ini yaitu menggunakan purposive sampling karena menggunakan kriteria tertentu, yaitu siswa putra dengan usia 6-9 tahun dan dalam keadaan sehat,yang berjumlah 43 siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan kebugaran jasmani siswa dalam kategori kurang sebanyak 21 atau 48,72%, kebugaran jasmani dengan kategori sedang sebanyak 22 siswa atau 51,28%, dimana tidak ada siswa yang masuk dalam kategori kebugaran jasmani yang baik sekali, baik dan kurang sekali. Dari hasil penelitian ini tentunya diharapkan akan ada perhatian khusus untuk para siswa dari berbagai pihak agar dapat meningkatkan dan memelihara kebugaran jasmani mereka. Kata kunci : Kebugaran Jasmani, Siswa
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR TENTANG PELESTARIAN HEWAN DAN TUMBUHAN MELALUI PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN TALKING STICK PADA SISWA KELAS VI SEMESTER I SD NEGERI 2 NADI BULUKERTO WONOGIRI TAHUN PELAJARAN 2021/2022 Rika Yuni Ambarsari
JURNAL MITRA SWARA GANESHA Vol. 9 No. 2 (2022): JURNAL MITRA SWARA GANESHA
Publisher : JURNAL MITRA SWARA GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah hasil belajar siswa tentang pelestarian hewan dan tumbuhan dapat ditingkatkan melalui model pembelajaran Talking Stick pada siswa kelas VI Semester I SD Negeri 2 Nadi Bulukerto Wonogiri tahun pelajaran 2021/2022. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VI Semester I SD Negeri 2 Nadi Bulukerto Wonogiri tahun pelajaran 2021/2022 sejumlah 25 siswa terdiri dari 10 laki-laki dan 15 siswi perempuan. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas yang dilakukan dalam dua siklus dengan tiap siklusnya terdiri dari tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Pengambilan datadilakukan dengan tes dan non tes. Teknik analisa data yang digunakan adalah secara kuantitatif untuk data tes dan kualitatif untuk data non tes. Alat pengambilan data non tes berupa observasi dan dokumentasi. Berdasarkan analisa hasil pengamatan, pemberian tindakan pada Siklus I dan Siklus II didapatkan hasil penelitian, yaitu : 1) Terdapat peningkatan proses pembelajaran siswa tentang pelestarian hewan dan tumbuhan melalui penerapan model pembelajaran Talking Stick pada siswa kelas VI Semester I SD NEGERI 2 Nadi Bulukerto Wonogiri tahun pelajaran 2021/2022. Pada kondisi Pra Siklus rata- rata 48,00 % (cukup baik), kemudian pada Siklus I rata-rata 72,00 % (baik), terakhir pada Siklus II rata-rata 100% (sangat baik). 2) Terdapat peningkatan nilai hasil belajar KI-3 mengidentifikasi pelestarian hewan dan tumbuhan melalui penerapan model pembelajaran Talking Stick pada siswa kelas VI Semester I SD NEGERI 2 Nadi Bulukerto Wonogiri tahun pelajaran 2021/2022. Pada kondisi awal rata-rata62,40 (masih memerlukan bimbingan), kemudian pada Siklus I rata- rata 70,80 (cukup), terakhir pada Siklus II rata-rata 78,80 (cukup). 3) Terdapat peningkatan nilai hasil belajar KI-4 menyajikan karya tentang perkembangbiakan tumbuhan melalui penerapan model pembelajaran Talking Stick pada siswa kelas VI Semester I SD Negeri 2 Nadi Bulukerto Wonogiri tahun pelajaran 2021/2022. Pada kondisi awal rata-rata 53,50 (kurang terampil), kemudian pada Siklus I rata- rata 71,00 (cukup terampil), terakhir pada Siklus II rata-rata 84,00 (terampil). Kata Kunci : Hasil belajar, pelestarian hewan dan tumbuhan, Talking Stick
PERAN MAHASISWA DALAM PENINGKATAN KAPASITAS NUMERASI DAN LITERASI MELALUI PROGRAM KAMPUS MENGAJAR 3 DI SD NEGERI 04 TUBAN Mohammad Ali Yafi; Diyah Nur Hidayati; Ninda Beny Asfuri; Aan Budi Santoso; Luncana Faridhoh Sasmito; Imam Setyo Nugroho; Rika Yuni Ambarsari; Madya Giri Aditama
GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tunas Pembangunan Surakarta (UTP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/ganesha.v3i1.2401

Abstract

Secara kongkrit, program Kampus Mengajar di bawah payung program Merdeka Belajar Kampus Merdeka yang dikelola oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia telah memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengaktualisasikan kapasitasnya melalui program di luar perkuliahan. Program Kampus Mengajar ini telah berjalan untuk Angkatan ke-3 pada medio Februari – July 2022. Program ini dilakukan di SD Negeri 04 Tuban, Kab. Karanganyar, Provinsi Jawa Tengah. Metode pengabdian pada program ini berupa pengajaran langsung, perbantuan adaptasi teknologi, dan pendampingan administrasi sekolah. Mahasiswa mengalami penempaan empati terhadap kehidupan yang nyata, terutama di dunia pendidikan sehingga gap antara kehidupan universitas dan lembaga pendidikan tersebut sedapat mungkin terkikis. Mereka juga dapat berkontribusi aktif dan bekerjasama lintas bidang ilmu sehingga dapat meningkatkan partisipasi mereka dalam pembangunan nasional.
Pendampingan Pembuatan Kripik Beling di Himpunan Mahasiswa Prodi PGSD Universitas Tunas Pembangunan Surakarta Luncana Faridhoh Sasmito; Rika Yuni Ambarsari
Dedication : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2021)
Publisher : LPPM Universitas PGRI Argopuro Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/dedication.v5i2.539

Abstract

Kegiatan Pendampingan Pembuatan Kripik Beling. Pembuatan kripik beling merupakan jajanan snak ringan yang dikembangkan dari hasil tepung tapioka yang diolah kemudian dibumbui dengan aneka rempah. Kreativitas merupakan bagian tak terpisahkan dari pemikiran civitas akademika terutama dilingkup mahasiswa, dimana kreativitas merupakan kemampuan untuk menghasilkan hal baru yang belum pernah ada sebelumnya atau mengembangkan suatu karya yang sudah ada. Proses untuk menghasilkan hal baru tersebut dapat berasal dari proses imajinatif dari penciptanya sendiri, dapat juga berasal dari berbagai informasi dan pengalaman sebelumnya mengenai hal yang akan diciptakan, kemudian pencipta melakukan penggabungan dan pembaharuan dari karya, maupun gagasan yang sudah pernah ada untuk di modifikasi sehingga dapat menghasilakn karya yang fresh dan gagasan yang baru, dan berbeda dengan karya yang telah ada sebelumnya. Bahan utama pembuatan kripik beling yang kita ambil adalah tepung tapioka, daun jeruk, cabe, bawang. Adapun target khusus dari Pendampingan pembuatan kripik beling di lingkup HMP PGSD adalah pembekalan pengolahan produk makanan ringan kripik beling yang diharapkan dapat menciptakan suasana pembelajaran baru dan kegiatan positif bagi mahasiswa. Kelompok sasaran yang hendak dituju pada IBM ini adalah Mahasiswa Universitas Tunas Pembangunan Surakarta.
Fun with english: An english learning assistance at SMK Warga Surakarta Hidayati, Diyah Nur; Yafi, Mohammad Ali; Santoso, Aan Budi; Ambarsari, Rika Yuni; Sasmito, Luncana Faridhoh; Asfuri, Ninda Beny
Penamas: Journal of Community Service Vol. 2 No. 2 (2022): Penamas: Journal of Community Service
Publisher : Nur Science Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53088/penamas.v2i2.286

Abstract

Mastery of English languages is vital in preparing graduates to compete on a global scale in order to improve the quality of human resources in the world of education. As a result, efforts to improve English mastery for the academic community are evidence of an institution's seriousness in realizing its commitment to international standard institutions. The Covid-19 pandemic is currently affecting a variety of industries, particularly education. The Study from Home (SFH) system has now been adopted by many educational institutions. This, however, isn't enough. Many parents express their dissatisfaction with having to accompany their children to their home study sessions. This is not a major issue for students from upper middle-class families, as their parents will almost certainly provide facilities and private tutoring. Students from lower-middle-class families have a different situation. They must learn to be self-sufficient within the confines of their current circumstances. One of the private vocational schools in Central Java is SMK Warga Surakarta. Students in this school have difficulty understanding English sentences, according to the results of interviews with English teachers. As a result, English language training is required at SMA Warga in Surakarta to improve students' comprehension.
PENDAMPINGAN RECYCLE PARALON UNTUK MENANAM SAYUR HYDROPONIC DI LINGKUNGAN PKK DESA NADI KECAMATAN BULUKERTO Ambarsari, Rika Yuni; Santoso, Aan Budi; sasmito, luncana faridhoh; Asfuri, Ninda Beny; Yulianto, Pipit Fitria; Febrianti, Rima
PROFICIO Vol. 5 No. 1 (2024): PROFICIO: Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v5i1.2961

Abstract

APengambdian ini bertujuan untuk mengurangi limbah paralon yang bnayak dirumah warga. Tujuan selanjutny adalah memberikan lahan waraga untuk bertenam di rumah saja tanpa keluar rumah. Sehingga warga yang ntabennnya ibu rumah tangga tetap bisa berada di rumah dan bisa menghasilkan suatu produk, yakni syuran yang bis akita konsumsi sendiri atau bahkan bisa di jual yang bernilai ekonomis tinggi. Sayuran hydroponic bernilai lebih tinggi dari pada sayuran biasa di karenakan lebih sehat dan higienis. Pendampingan yang akan dilaksanakan menggunakan beberapa alat dan bahan yang sudah familiar. Yakni bahan utama nya adalah paralon dan beberapa ibit sayur beraneka ragam sesuai dengan kebutuhan para ibu. Paralon ini nanti nya cukup di sobek saja dan di panaskan agar mekar melebar dan bisa di gunakan untuk tempat bibit sayur, kegiatan pendampingan ini aka bertempat di desa nadi kecamatan bulukerto wonogiri.
PEMANFAATAN BIJI LERAK UNTUK MENGURANGI LIMBAH BEKAS CUCIAN RUMAH TANGGA Santoso, Aan Budi; Sasmito, Luncana Faridhoh; Ambarsari, Rika Yuni; Harbono; Yulianto, Pipit Fitria; Rima Febrianti
PROFICIO Vol. 5 No. 2 (2024): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v5i2.3393

Abstract

Menjaga kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab kita bersama. Limbah rumah tangga adalah limbah yang sering diabaikan oleh masyarakat. Air limbah domestik merupakan limbah cair hasil buangan dari perumahan. Kegiatan ini meiliki dampak yang baik masyarakat yaitu 1) Untuk mengetahui hasil pendampingan pemanfaat biji lerak pengganti deterjen ini di perumahan boyolali 2) Untuk mengetahui respon ibu-ibu dalam pendampingan pemanfaat biji lerak pengganti deterjen ini di perumahan boyolali. Metode yang dipakai pada pengabdian ini adalah Participatory Action yaitu partisipasi aktif dari peserta pada saat penyampaian materi sampai dengan pelaksanaan kegiatan di perumahan boyolali. Hasil dari pengabdian ini adalah 1) keberhasilan pendampingan biji lerak. 2) ketertarikan warga mengenai program pendampingan pemanfaat biji lerak pengganti deterjen ini di perumahan boyolali.
Analisis kemampuan menulis teks narasi kelas III SD Negeri Ngarum 3 Kecamatan Ngrampal Kabupaten Sragen Ambarsari, Rika Yuni; Santoso, Aan Budi; Asfuri, Ninda Beny; Nurjihat, Iqbal
Jurnal Fundadikdas (Fundamental Pendidikan Dasar) Vol. 6 No. 1 (2023): March
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/fundadikdas.v6i1.7287

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan menulis teks narasi, faktor penghambat kemampuan menulis teks narasi, dan upaya pendidik dalam mengatasi kesulitan peserta didik. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas III SD Negeri Ngarum 3 Ngrampal. Sumber data diperoleh dari informan yaitu pendidik kelas III dan peserta didik kelas III SD Ngarum 3 Ngrampal. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive. Pengumpulan data dilakukan dengan metode tes, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Validitas data menggunakan triangulasi data. Analisis data meliputi: reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kemampuan menulis teks narasi masih kurang baik, kendala peserta didik belum terampil menulis dan masih minimnya kemampuan peserta didik dalam mengungkapkan persepsi yang ada di pikiran ke dalam bentuk tulisan, dan upaya yang dilakukan pendidik memberikan bimbingan yang khusus ke peserta didik yang belum membuat teks narasi dengan baik dengan cara memberikan pendampingan dalam pembelajaran.
Tantangan Dan Peluang Implementasi Pendidikan Karakter Di Sekolah Dasar: Perspektif Guru Dan Orang Tua Ambarsari, Rika Yuni; Harbono; Restituta Amelia Respatiningrum; Roni Endrawan
Elementary School: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran ke-SD-an Vol. 12 No. 2 (2025): ELEMENTARY SCHOOL (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Ke-SD-an)
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/esjurnal.v12i2.4470

Abstract

Pendidikan karakter merupakan komponen esensial dalam pembentukan kepribadian peserta didik sejak jenjang sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi berbagai tantangan dan peluang dalam implementasi pendidikan karakter di lingkungan sekolah dasar. Menggunakan pendekatan kualitatif, data dikumpulkan melalui Focus Group Discussion (FGD) yang melibatkan guru dan orang tua dari beberapa sekolah dasar di wilayah penelitian. Analisis tematik terhadap hasil diskusi mengungkapkan sejumlah kendala utama, termasuk keterbatasan alokasi waktu, ketidaksesuaian nilai antara lingkungan rumah dan sekolah, serta minimnya pelatihan khusus bagi pendidik. Di sisi lain, peluang signifikan ditemukan dalam bentuk potensi penguatan kemitraan antara sekolah dan orang tua, pemanfaatan teknologi sebagai media pembelajaran karakter, serta perlunya program pelatihan berkelanjutan bagi guru. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan efektivitas pendidikan karakter memerlukan pendekatan yang holistik dan kolaboratif, dengan dukungan dari seluruh pemangku kepentingan pendidikan.