Claim Missing Document
Check
Articles

RANCANG BANGUN CORPORATE IDENTITY PADA STRAIGHTORI BRAND BERBASIS MULTIMEDIA I Wayan Ananta Setiabudi; I Gede Harsemadi
Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol. 9 No. 6 (2023): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/jutik.v9i6.2651

Abstract

Corporate Identity Straightori Brand Berbasis Multimedia adalah sebuah sarana pencitraan dan promosi dari Straightori Brand (SGTR). SGTR brand merupakan sebuah brand yang bergerak di bidang fashion. Semakin ketatnya persaingan dalam industri fashion, SGTR brand membutuhkan sebuah dokumen pencitraan sebagai sebuah aturan dalam penggunaan atribut brand dan sekaligus sebagai media promosi dan sarana menjalin kerjasama dengan perusahaan lain. Metode yang digunakan dalam pembuatan corporate identity ini adalah Multimedia Developtment Life Cycle (MDLC). Produk yang dihasilkan berupa brandbook, website e-commerce, video company profile, dan packaging produk. Dari hasil pengujian blackbox semua fungsi dinyatakan sesuai dan pengujian kuisioner mendapat nilai rata-rata 4,55 dengan kualifikasi sangat baik, Sehingga bias dinyatakan corporate identity Straightori brand layak dipakai dan dioperasikan sebagaimana mestinya.
Comparison of the DBSCAN Algorithm and Affinity Propagation on Business Incubator Tenant Customer Segmentation Agustino, Dedy Panji; Budaya, I Gede Bintang Arya; Harsemadi, I Gede; Dharmendra, I Komang; Pande, I Made Suandana Astika
Jurnal Sisfokom (Sistem Informasi dan Komputer) Vol 12, No 2 (2023): JULI
Publisher : ISB Atma Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32736/sisfokom.v12i2.1682

Abstract

The increasingly complex business environment necessitates businesses to design more effective and efficient strategies for company development, including market expansion. To understand customer behaviors, customer data analysis becomes crucial. One common approach used to group customers is segmentation based on RFM analysis (Recency, Frequency, and Monetary). This study aims to compare the performance of two clustering algorithms, namely DBSCAN and Affinity Propagation (AP), in providing customer profile segment recommendations using RFM analysis. DBSCAN algorithm is employed due to its ability to identify arbitrarily shaped clusters and handle data noise. On the other hand, Affinity Propagation (AP) algorithm is chosen for its capability to discover cluster centers without requiring a pre-defined number of clusters. The transaction dataset used in this research is obtained from one of the business incubator tenants at STIKOM Bali. The dataset undergoes preprocessing steps before being segmented using both DBSCAN and AP algorithms. Performance evaluation of the algorithms is conducted using the Silhouette Scores and Davies-Bouldin Index (DBI) matrices. The research findings indicate that the AP algorithm outperforms DBSCAN in this customer segmentation case. The AP algorithm yields Silhouette Scores of 0.699 and DBI of 0.429, along with recommendations for 4 customer segments. Furthermore, further analysis is performed on the AP results using a statistical approach based on the mean values of each segment for the RFM variables. The four customer segments generated by the AP algorithm, based on the mean values of the RFM variables, can be associated with the concept of customer relationship management.
Pelatihan Digitalisasi Produk Jasa Pariwisata Konvensional untuk Pelaku UKM Pariwisata pada Anggota Koperasi Jasa Transportasi Marga Artha Sedana Agustino, Dedy Panji; Harsemadi, I Gede; Martha, Gede Indra Raditya; Dewa Ayu, Dewa Ayu Mirna Wati
WIDYABHAKTI Jurnal Ilmiah Populer Vol. 6 No. 1 (2023): Nopember
Publisher : Direktorat Penelitian, Pengabdian Masyarakat, dan HKI Institut Teknologi dan Bisnis STIKOM Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30864/widyabhakti.v6i1.380

Abstract

Pariwisata merupakan salah satu sektor yang menjadi sumber pendapatan bagi suatu negara terlebih seperti Negara Indonesia, yang memiliki keragaman sumber daya alam sampai keragaman budaya. Potensi dari industri wisata saat ini tertahan oleh dampak Pandemi Covid-19 hal ini memaksa seluruh pelaksanaan dari bisnis sampai sektor pendidikan, produk maupun layanan yang mekanismenya masih berbentuk konvensional diseluruh industri di dikonversi ke digital, tak terkecuali pada industri pariwisata. Penerapan dan market shifting industri pariwisata dengan teknologi yang sering disebut OTA (Online Travel Agency) Kemunculan startup OTA seperti Traveloka, Tiket.com, Booking.com ikut mendisrupsi kondisi pariwisata yang selama ini berbasis bundling services (travel agen mengakomodir semua kegiatan dan keinginan wisatawan mulai dari akomodasi, informasi, jasa guiding sampai ke kebutuhan wisatawan) menjadi ke end-product purchasing yang langsung fokus kepada beberapa komponen pariwisata saja seperti mempermudah dalam pemesanan hotel dan tiket pesawat dan paket tur umum yang terbatas. Koperasi Jasa Transportasi Marga Artha Sedana yang merupakan wadah & paguyuban bagi para driver dan guide pariwisata sangat berupaya untuk dapat membantu seluruh anggotanya, menyalurkan ke beberapa Agen Travel dan penyedia travel, bahkan menyediakan wadah lembaga travelnya sendiri yang dinamakan Balimastrans untuk membantu seluruh anggotanya yang belum disalurkan, akan tetapi mereka masih cukup kesulitan untuk dapat bersaing pada era digital saat ini karena mekanisme mereka saat ini masih benar-benar konvensional sehingga mereka seakan fokus hanya untuk penyaluran tenaga guide dan driver. Membantu UKM Pariwisata dapat berarti membantunya dalam mendigitalisasi layanannya sejalan denga apa yang sedang diusahakan oleh Koperasi Jasa Transportasi Marga Artha Sedana yang ingin mensejahterakan para anggotanya yang semuanya bergerak pada Industri Pariwisata dan sangat terdampak oleh hal yang telah dibahas sebelumnya sehingga pelatihan penggunaan tools SaaS (Software as a Service) yang dapat memfasilitasi kegiatan, & kebutuhan dari para anggota Koperasi Jasa Transportasi Marga Artha Sedana selaku UKM Pariwisata lalu mengemas produknya sehingga mudah ditransaksikan dan di manage menjadi hal yang penting untuk menghidupkan Industri pariwisata dari pelaku konvensional, sehingga pelatihan ini diharapkan dapat membantu mencapai tujuan tersebut dan muaranya dapat memberikan dampak secara ekonomi pada Industri Pariwisata. Kata kunci : pariwisata, pelatihan digitalisasi, UKM
Augmented Reality Buku Cerita Anak Sebagai Media Mendongeng Pada Komunitas Bali Mendongeng Berbasis Android I Made Adi Krisma Dinata; Harsemadi, I Gede
Jurnal Bahasa Rupa Vol. 6 No. 1 (2022): Jurnal Bahasa Rupa Oktober 2022
Publisher : Prahasta Publisher (manage by: DRPM Institut Bisnis dan Teknologi Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31598/bahasarupa.v6i1.1074

Abstract

The culture of reading fairy tale books by parents and children is very difficult to find, so it becomes a important issue in the Bali Mendongeng Community to develop media to preserve the storytelling culture. This study aims to utilize technology as a solution to solve problems regarding books as a storytelling medium. One of technologies can be used to make books into fun storytelling media for children is Augmented Reality. Therefore, an Augmented Reality-based children's story book illustration was made to make storytelling more interesting. The research development method is the Multimedia Development Life Cycle. This research resulted a story book entitled "Where did the little tiger go?", as well as an Android-based application that is capable of displaying two-dimensional animation with storytelling voices. The results of blackbox testing test show that all functions can run according to design. That Augmented Realitywill work well if the light intensity is 18 lux - 200 lux, camera angle settings are 30o - 90o, and the distance marker to camera is 30cm - 90cm. Based on results of questionnaire testing to determine respondents' opinions on application content, story book illustrations, and augmented reality animations, results are 88.76% with very good categories.
Implementasi Algoritma K-Nearest Neighbor pada Perangkat Lunak Pengelompokan Musik untuk Menentukan Suasana Hati Gede Harsemadi; Made Sudarma; Nyoman Pramaita
Jurnal Teknologi Elektro Vol 16 No 1 (2017): (January - April) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro
Publisher : Program Studi Magister Teknik Elektro Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Musik erat kaitannya dengan psikologi manusia, kenyataan ini mengindikasikan bahwa musik dapat terkait dengan emosi dan mood/ suasana hati tertentu pada manusia. Setiap musik yang telah tercipta memiliki mood tersendiri yang terpancar, maka dari itu telah banyak penelitian dalam bidang Music Information Retrieval (MIR) yang telah dilakukan untuk pengenalan mood terhadap musik. Penelitian ini menghasilkan sebuah perangkat lunak untuk mengelompokan musik terhadap suasana hati dengan menggunakan algoritma K-Nearest Neighbor. Sistem menerima masukan data berupa file musik format mono *.wav, yang selanjutnya melakukan proses pengelompokan terhadap musik dengan mengggunakan klasifikasi K-NN. Sistem menghasilkan keluaran berupa label jenis mood yaitu, contentment/ kepuasan, exuberance/ gembira, depression/ depresi dan anxious/ cemas; kalut. Secara umum hasil akurasi sistem dengan menggunakan algoritma klasifikasi K-NN cukup baik yaitu 86,55% pada nilai k = 3, serta waktu pemrosesan klasifikasi rata-rata 0,01021 detik per-file musik.DOI: 10.24843/MITE.1601.03
Augmented Reality Buku Cerita Anak Sebagai Media Mendongeng Pada Komunitas Bali Mendongeng Berbasis Android I Made Adi Krisma Dinata; I Gede Harsemadi
Jurnal Bahasa Rupa Vol. 6 No. 1 (2022): Jurnal Bahasa Rupa Oktober 2022
Publisher : Prahasta Publisher (manage by: DRPM Institut Bisnis dan Teknologi Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31598/bahasarupa.v6i1.1074

Abstract

The culture of reading fairy tale books by parents and children is very difficult to find, so it becomes a important issue in the Bali Mendongeng Community to develop media to preserve the storytelling culture. This study aims to utilize technology as a solution to solve problems regarding books as a storytelling medium. One of technologies can be used to make books into fun storytelling media for children is Augmented Reality. Therefore, an Augmented Reality-based children's story book illustration was made to make storytelling more interesting. The research development method is the Multimedia Development Life Cycle. This research resulted a story book entitled "Where did the little tiger go?", as well as an Android-based application that is capable of displaying two-dimensional animation with storytelling voices. The results of blackbox testing test show that all functions can run according to design. That Augmented Realitywill work well if the light intensity is 18 lux - 200 lux, camera angle settings are 30o - 90o, and the distance marker to camera is 30cm - 90cm. Based on results of questionnaire testing to determine respondents' opinions on application content, story book illustrations, and augmented reality animations, results are 88.76% with very good categories.
Pemberdayaan UMKM Perajin Kue Desa Sesetan melalui Penerapan Teknologi Tepat Guna dan Pelatihan Ratniasih, Ni Luh; Harsemadi, I Gede; Deriani, Ni Wayan; Vishnu P, I Gst Agung Ayu Uttami
Jurnal Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat) Vol 5 No 4 (2025): Jurnal Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat)
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55382/jurnalpustakamitra.v5i4.997

Abstract

Kelompok Perajin Kue terletak pada lokasi strategis dengan aksesibilitas yang baik. Keberadaan pusat perbelanjaan dan tempat – tempat umum di sekitarnya menjadi nilai tambah, yang memungkinkan untuk menarik lebih banyak pelanggan. Kelompok perajin kue terdiri dari 6 UMKM yang terletak di Desa Sesetan, Denpasar Selatan. Permasalahan yang dihadapi oleh kelompok perajin ini adalah keterbatasan peralatan dan manualnya proses produksi, kurangnya inovasi produk, proses pencatatan penjualan dan pengelolaan keuangan yang masih manual, dan pengalaman pelanggan yang kurang memuaskan dan proses pemesanan yang kurang baik. Berdasarkan permasalahan tersebut dilaksanakan kegiatan pengadaan peralatan teknologi tepat guna dan pelatihan sistem e-commerce. Pelatihan tersebut memberikan mitra kemampuan untuk menggunakan sistem e-commerce Dukuh Sari Bakery. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi proses pemesanan dan transaksi, serta memperluas jangkauan pasar. Pengadaan peralatan teknologi tepat guna seperti deep fryer Getra, showcase, alat pencetak kue, dan mixer telah meningkatkan kapasitas dan efisiensi produksi mitra. Peralatan ini membantu mengatasi keterbatasan peralatan manual yang sebelumnya digunakan.
Implementation of the Hybrid K-Nearest Neighbour Algorithm for Dangdut Music Sub-Genre Classification Tria Hikmah Fratiwi; I Gede Harsemadi; Putu Tjintia Kencana Dewi; Luh Rediasih; M. Alvinnur Filardi; I Dewa Made Dharma Putra Santika
Journal of Applied Informatics and Computing Vol. 9 No. 4 (2025): August 2025
Publisher : Politeknik Negeri Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30871/jaic.v9i4.9702

Abstract

This research focuses on the classification of dangdut sub-genres — classical, rock, and koplo — by collecting 136 songs from Ellya Khadam, Rhoma Irama, and Denny Caknan, each representing distinct eras of dangdut music. From these, 483 music segments of 30 seconds each were extracted and labelled with expert assistance to ensure accuracy. Six spectral features (centroid, skewness, rolloff, kurtosis, spread, and flatness) were computed and stored in a dataset divided into 70% training and 30% testing sets. The Hybrid K-NN algorithm, integrating Genetic Algorithm (GA) to optimize the k parameter, was applied and evaluated through 5-fold cross-validation. GA parameters were set to a population size of 10, 15 generations, 4-bit chromosome length, and 3-fold cross-validation during optimization. Hybrid K-NN achieved the highest accuracy of 74.31% at k=4 with a processing time of 4.86 seconds, outperforming conventional K-NN (68.75% at k=4, 0.04 seconds), Decision Tree (61.11%, 0.42 seconds), and SVM with ECOC (54.86%, 1.99 seconds). The Hybrid K-NN also demonstrated stable performance with an average accuracy of 72.04% and a standard deviation of 2.22 percent, while the average precision, recall, and F1-score were each around 0.72. Confusion matrix analysis revealed frequent misclassification of class 2 as class 1, highlighting a classification challenge. Overall, this research shows that Hybrid K-NN is more effective than the other methods in capturing data patterns, optimizing parameters, and generalizing to unseen data, though at the cost of longer computation time due to GA’s iterative optimization and validation processes.
Comparison of the DBSCAN Algorithm and Affinity Propagation on Business Incubator Tenant Customer Segmentation Agustino, Dedy Panji; Budaya, I Gede Bintang Arya; Harsemadi, I Gede; Dharmendra, I Komang; Pande, I Made Suandana Astika
Jurnal Sisfokom (Sistem Informasi dan Komputer) Vol. 12 No. 2 (2023): JULI
Publisher : ISB Atma Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32736/sisfokom.v12i2.1682

Abstract

The increasingly complex business environment necessitates businesses to design more effective and efficient strategies for company development, including market expansion. To understand customer behaviors, customer data analysis becomes crucial. One common approach used to group customers is segmentation based on RFM analysis (Recency, Frequency, and Monetary). This study aims to compare the performance of two clustering algorithms, namely DBSCAN and Affinity Propagation (AP), in providing customer profile segment recommendations using RFM analysis. DBSCAN algorithm is employed due to its ability to identify arbitrarily shaped clusters and handle data noise. On the other hand, Affinity Propagation (AP) algorithm is chosen for its capability to discover cluster centers without requiring a pre-defined number of clusters. The transaction dataset used in this research is obtained from one of the business incubator tenants at STIKOM Bali. The dataset undergoes preprocessing steps before being segmented using both DBSCAN and AP algorithms. Performance evaluation of the algorithms is conducted using the Silhouette Scores and Davies-Bouldin Index (DBI) matrices. The research findings indicate that the AP algorithm outperforms DBSCAN in this customer segmentation case. The AP algorithm yields Silhouette Scores of 0.699 and DBI of 0.429, along with recommendations for 4 customer segments. Furthermore, further analysis is performed on the AP results using a statistical approach based on the mean values of each segment for the RFM variables. The four customer segments generated by the AP algorithm, based on the mean values of the RFM variables, can be associated with the concept of customer relationship management.
Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Teknologi Informasi dan Komputer Pada Guru Sekolah Dasar Ni Luh Ratniasih; Harsemadi, I Gede; P, I Gst Agung Ayu Uttami Vishnu
Jurnal Ilmiah Pengabdian dan Inovasi Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah Pengabdian dan Inovasi (September)
Publisher : Insan Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57248/jilpi.v3i1.455

Abstract

Bahan ajar berbasis Teknologi Informasi Komputer (TIK) menjadi salah satu tuntutan sekolah dalam pengembangan metode pembelajaran. Sekolah Dasar (SD) Negeri 1 Celuk adalah salah satu sekolah dasar negeri yang berada di wilayah Kabupaten Gianyar. Permasalahan yang saat ini terjadi dalam proses belajar mengajar adalah kurangnya peralatan teknologi pendukung pembelajaran yang dapat digunakan oleh para guru seperti LCD proyektor. Kemampuan para guru dalam membuat materi pembelajaran yang menarik masih sangat kurang. Pengelolaan kelas dan tugas siswa saat ini masih dilakukan secara sederhana yaitu siswa mengerjakan pada buku tugas kemudian mengumpulkannya di kelas. Solusi permasalahan yang dimiliki sekolah adalah pengadaan peralatan teknologi pendukung pembelajaran, pelatihan penggunaan canva dalam pengembangan materi pembelajaran, serta pelatihan penggunaan google classroom dalam manajemen pembelajaran. Luaran kegiatan pengabdian ini adalah menambah sarana pendukung pembelajaran berbasis TIK hingga 50% dari sebelumnya, 90% Tenaga Pendidik/Guru mampu membuat materi pembelajaran yang menarik dengan aplikasi canva, 100% Tenaga Pendidik/Guru mampu melakukan manajemen pembelajaran dengan Google Classroom.
Co-Authors A.A Putu Ratih Maha Yoni A.A. Gde Adi Indrawan, A.A. Gde Akmal Ibnu Rosyadi Anak Agung Ngurah Bagus Ananda Kusuma Budaya, I Gede Bintang Arya Dandy Pramana Hostiadi Dedy Panji Agustino Dedy Panji Agustino Dedy Panji Agustino, Dedy Panji Dewa Ayu, Dewa Ayu Mirna Wati Gede Indra Raditya Martha I Dewa Made Dharma Putra Santika I Gede Putra Mas Yusadara I Gusti Ayu Desi Saryanti I Gusti Ngurah Darma Paramartha I Gusti Nyoman Triska Subandi, I Gusti Nyoman Triska I Kadek Rudyanto, I Kadek I Komang Dharmendra I Komang Kardiyasa I Komang Rinartha Yasa Negara I Made Adi Krisma Dinata I Made Adi Krisma Dinata I Made Adi Purwantara I Made Darma Susila, I Made Darma I Made Pasek Pradnyana Wijaya I Nyoman Kusuma Wardana I Putu Adi Wijaya, I Putu I Putu Agus Ardiana, I Putu Agus I Putu Indra Agastya Lupika Jaya, I Putu Indra Agastya I Wayan Ananta Setiabudi I Wayan Gede Lamopia Indah, Hene Nor Kadek Agus Wirawan Luh Gede Surya Kartika Luh Gede Surya Kartika Luh Gede Surya Kartika, Luh Gede Luh Rediasih M. Alvinnur Filardi Made Sudarma Martha, Gede Indra Raditya Muchammad Naseer Ni Kadek Alvin Surya Bagnesa Ni Kadek Sukerti Ni Luh Putu Sintya Budyawati Ni Luh Ratniasih Ni Luh Ratniasih, Ni Luh Ni Made Dewi Purnama Sari Ni Made Dewi Purnama Sari, Ni Made Dewi Ni Putu Putri Ayu Wijayanthi Ni Wayan Deriani, Ni Wayan Nyoman Pramaita P, I Gst Agung Ayu Uttami Vishnu Pande Putu Gede Putra Pertama Pande, I Made Suandana Astika Pratama, P.T. Eka Yudhi Putu Sinta Puspadewi, Putu Sinta Putu Tjintia Kencana Dewi Ratih Maha Yoni, A.A. Putu Ricky Aurelius Nutanto Diaz, Ricky Aurelius Ririn Ramadhani, Ririn Satya Tunggul Wijayanto, Satya Tunggul Tria Hikmah Fratiwi Triana Wasitama Putra, Triana Vishnu P, I Gst Agung Ayu Uttami Wulandari, Riza Yusadara, I Gede Putra Mas