Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal SOLMA

Program EMAS ZEST (Empowering Mothers and Society for Zero Stunting): Pemberdayaan Kader dan Ibu Hamil untuk Pencegahan Stunting di Kalurahan Guwosari Yugistyowati, Anafrin; Fatimah, Fatma Siti; Ratnasari, Asti; Pasha, Al Fathur Gibran; Husna, Asmaul; Ramandha, Azmi Putri
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.20884

Abstract

Background: Stunting masih menjadi masalah kesehatan global yang berdampak pada kualitas sumber daya manusia. Di Kabupaten Bantul, prevalensi stunting menunjukkan tren fluktuatif, termasuk di Kalurahan Guwosari sebagai lokus prioritas sejak 2020. Program EMAS ZEST (Empowering Mothers and Society for Zero Stunting) bertujuan meningkatkan kapasitas kader posyandu dan ibu hamil melalui penerapan Integrasi Layanan Primer (ILP) yang dikombinasikan dengan inovasi lokal, yaitu aquaponik ember ”KITA PANEN” untuk memperkuat ketahanan pangan keluarga, serta Kartu Pintar Pemantau Gizi Ibu Hamil sebagai alat bantu pemantauan gizi berbasis digital. Metode: Kegiatan meliputi pendidikan masyarakat, pelatihan, dan pendampingan dengan melibatkan 30 kader serta 15 ibu hamil. Data dikumpulkan melalui pre–post test pengetahuan dan observasi keterampilan layanan posyandu ILP, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil: Terdapat peningkatan pengetahuan dengan skor rata-rata dari 76,9 ± 4,4 pada pre-test menjadi 98,8 ± 1,0 pada post-test, dengan peningkatan sebesar 21,9 poin atau 28,5%. Observasi menunjukkan keterampilan kader dalam pelaksanaan layanan Posyandu ILP berada pada kategori baik hingga sangat baik, terutama pada aspek sikap pelayanan (89,5% sangat baik) dan koordinasi tim (84,2% sangat baik), meski konseling masih relatif lebih rendah (68,4% sangat baik). Kesimpulan: Program EMAS ZEST efektif meningkatkan kapasitas kader dan ibu hamil dalam penerapan layanan posyandu ILP. Inovasi sederhana berbasis konteks lokal seperti aquaponik ember “KITA PANEN” dan Kartu Pintar Pemantau Gizi Ibu Hamil terbukti memperkuat promosi kesehatan partisipatif untuk pencegahan stunting.
Optimalisasi Peran Kader Posyandu melalui Pelatihan DEMO BANGLITA untuk Deteksi Dini Perkembangan Balita Samutri, Erni; Dewi, Ika Mustika; Ratnasari, Asti; Idris, Sartini; Oktapiyani, Diah; Rizqi, Akbar Nur
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.21200

Abstract

Background: Capaian sebuah wilayah atas penurunan angka stunting harus diiringi dengan optimalisasi perkembangan anak, dimana kader balita memiliki peran penting dalam mendukung pencapaian perkembangan balita, mulai dari edukasi hingga pemantauan perkembangannya secara berkelanjutan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader balita dalam melakukan deteksi dini dan pemantauan perkembangan balita. Metode: Pengabdian masyarakat dilakukan dengan kegiatan pelatihan DEMO BANGLITA atau Deteksi Dini Perkembangan Balita yang terdiri dari:1) workshop dan stimulasi perkembangan balita, dan 2) workshop deteksi dini, pemantauan perkembangan, dan  konseling kesehatan untuk kader. Hasil: Pelatihan dihadiri 28 kader balita dari Kelurahan Argodadi, Sedayu. Hasil pelatihan menunjukkan pengetahuan tentang perkembangan balita pada kategori baik sebesar 92,86% (meingkat 17,86). Selain itu, terjadi peningkatan keterampilan kader dalam melakukan deteksi dini perkembangan balita dan konselingnya dengan persentase 75% kader kategori kompeten dan 25% kader kategori cukup kompeten. Kesimpulan: Pelatihan DEMO BANGLITA meningkatkan pengetahuan dan keterampilan praktis kader dalam melakukan deteksi dini, pemantauan dan konseling perkembangan balita. Perlu adanya pelatihan yang berkelanjutan untuk memperkuat peran kader dalam mendukung perkembangan balita.