Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

The Effectiveness of Elevated-Intensity Interval Exercise compared to Moderate-Intensity Constant Exercise in Increasing Muscle Mass among Obese Women Candrawati, Susiana; Ilham, Khoerul; Fatchurohmah, Wiwiek
Jurnal Kedokteran Brawijaya Vol. 33 No. 4 (2025)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jkb.2025.033.04.3

Abstract

Obesity is associated with muscle function impairments and can progress to functional domain disorders including strength, mobility, and postural balance deficits. Exercise helps with weight management and enhances mass of muscle. Two physical exercise programs available are Elevated-Intensity Interval Exercise and Moderate-Intensity Constant Exercise. Choosing the right type of physical exercise for increasing muscle mass is very important for people with obesity. This study aimed to determine muscle mass changes following physical exercise intervention and compare muscle mass increases in obese women between interval versus constant exercise. The research design was a Randomized Controlled Trial (RCT) with 30 subjects divided into two groups (15 per group) using purposive sampling. Each participant performed cycling-based physical activity using a cycle ergometer for 12 weeks, three times weekly. Muscle mass was measured using Bioelectrical Impedance Analysis (BIA) before and after intervention. Data were analyzed using T-test. Paired T-test results showed significant muscle mass increases in both intervention models (p=0.000). Elevated-intensity interval exercise increased muscle mass by 1.2 ± 0.75, while moderate-intensity constant exercise increased it by 0.98 ± 0.54. Unpaired T-test revealed no significant difference between the two groups' mean muscle mass changes (p=0.341). Both moderate-intensity constant exercise and elevated-intensity interval exercise effectively increase muscle mass in obese women, with both training modalities having equal effectiveness in increasing muscle mass.
REINFEKSI COVID-19 PADA DOSEN, KARYAWAN DAN MAHASISWA UNSOED YANG TELAH MENERIMA VAKSINASI: STUDI CROSSSECTIONAL Santoso, Budi Jaya; Rahmawati, Indah; Fatchurohmah, Wiwiek; Wahyudin, Wahyudin
Mandala Of Health Vol 16 No 2 (2023): Mandala of Health
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.mandala.2023.16.2.9209

Abstract

Latar belakang: Reinfeksi Covid-19 dapat diartikan sebagai seseorang yang telah sembuh dari infeksi Covid-19 kemudian terinfeksi kembali. Banyaknya kejadian reinfeksi dapat disebabkan oleh beberapa faktor seperti usia, jenis kelamin, dan komorbid. Salah satu faktor reinfeksi adalah usia dimana pada individu lanjut usia terjadi penurunan imunitas tubuh. Tujuan: Memberikan gambaran terkait pengaruh usia terhadap angka kejadian reinfeksi Covid-19 pada dosen, karwayan dan mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) yang telah menerima vaksinasi dosis lengkap. Metode: Penelitian observasional analitik dengan pendekatan crosssectional dilakukan pada responden dengan riwayat Covid-19 di tahun 2022 yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi dari kuesioner yang diberikan kepada dosen, karyawan, dan mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman. Hasil: Dari 54 responden, terdapat 22 responden yang mengalami reinfeksi. Responden yang mengalami reinfeksi terbanyak terdapat pada usia golongan <25 tahun. Hasil uji Chi-square didapatkan p-value ≤ 0,05 yang berarti terdapat hubungan signifikan antara usia dengan angka kejadian reinfeksi Covid-19. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara usia dengan angka kejadian reinfeksi Covid-19 pada dosen, karyawan, dan mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman
Upaya Peningkatan Kesehatan Warga Lanjut Usia Melalui Edukasi dan Praktik Pengenalan Gejala dan Rehabilitasi Long Covid-19 di Desa Karang Pucung Fatchurohmah, Wiwiek; Rahmawati, Indah; Mustofa, Mustofa; Candrawati, Susiana
Linggamas: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 2 (2024): Linggamas: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.linggamas.2024.1.2.9958

Abstract

Pandemi Covid-19 telah menghadirkan tantangan berat bagi berbagai kelompok masyarakat, termasuk warga lanjut usia. Long Covid-19 dapat memberikan dampak serius terhadap kualitas hidup mereka. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mengenai pengenalan dan rehabilitasi long Covid-19. Kegiatan edukasi dilaksanakan pada hari Sabtu, tanggal 15 Juli 2023, bertempat di desa Karang Pucung Kecamatan Purwokerto Selatan.. Peserta terdiri atas kader posyandu lansia, pengurus RT, pengurus RW, dan anggota posyandu lansia RW 007 desa Karang Pucung. Materi pertama membahas mengenai mengenai gejala long covid, gejala penyakit pernafasan yang sering pada lansia, dan bagaimana mengatasinya. Materi kedua mengenai latihan fisik dan mendemokan beberapa gerakan yang dapat menguatkan sistem pernafasan. Edukasi tentang pengenalan gejala dan rehabilitasi Long Covid-19 telah meningkatkan pengetahuan secara signifikan bagi warga lanjut usia di Desa Karang Pucung. Dengan demikian, para lansia menjadi lebih siap menghadapi tantangan kesehatan yang mungkin terjadi dan meminimalkan dampak negatifnya untuk meningkatkan kualitas hidupnya.