Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Pengembangan Model Peningkatan Pemberdayaan Diri dan Kualitas Hidup Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 Nuari, Nian Afrian
JURNAL NERS LENTERA Vol. 4 No. 2 (2016)
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/ners.v4i2.878

Abstract

Pendahuluan: Seorang pasien Diabetes Mellitus harus mampu melakukan pengelolaan DM tersebut untuk mencegah komplikasi dengan memaksimalkan aspek aspek yang ada dalam dirinya untuk menentukan pilihan yang terbaik. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi pengaruh faktor personal dengan self empowerment dan kualitas hidup serta menganalisis pengaruh penerapan Self Instructional Training tehadap self empowerment dan kualitas hidup pasien DM tipe 2. Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasy-experiment with non- randomized control group pretest posttest design. Sampel yang digunakan sebanyak 42 responden dibagi menjadi kelompok kontrol dan perlakuan dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data self empowerment dengan kuesioner Diabetes Empowerment Scale (DES), sedangkan kualitas hidup menggunakan Diabetes Quality of Life (DQoL). Hasil penelitian kemudian dilakukan analisis dengan Paired T Test rank test dan Independent T- test dengan signifikansi 0,05 serta PLS (Partial Least Square). Hasil: Hasil penelitian menunjukkan berhubungan faktor personal terhadap self empowerment (0,738), faktor personal terhadap kualitas hidup (0,034) dan self empowerment terhadap kualitas hidup (0,938) serta model berpengaruh terhadap self empowerment (0,000) dan model Self Instructional Training berpengaruh kualitas hidup pasien Diabetes mellitus tipe 2 (0,000). Kesimpulan: Self Instructional Training meningkatkan self empowerment dan kualitas hidup pada pasien DM. Penelitian lanjutan perlu dilakukan dengan menggunakan parameter yang lebih objektif misalnya kadar gula darah, hemoglobin A1C untuk mengevaluasi efek Self Instructional Training terhadap self empowerement dan kualitas hidup pasien DM.
Optimalisasi Pencegahan Dislokasi Sendi dengan Metode PHYTREMISPRO Nuari, Nian Afrian; Aini, Efa Nur; Abdullah, Yusuf
Bima Nursing Journal Vol. 6 No. 1 (2024): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/bnj.v6i1.1591

Abstract

Dislokasi sendi merupakan kondisi medis di mana dua ujung tulang pada sendi yang bersentuhan Dislokasi merupakan kondisi medis di mana dua ujung tulang pada sendi yang bersentuhan terlepas atau bergeser dari posisi normalnya. Pada atlet, dislokasi adalah salah satu cedera yang sering terjadi, terutama karena aktivitas fisik yang melibatkan gerakan cepat, kekuatan tinggi, dan perubahan arah secara mendadak. Tujuan penelitian ini mengetahui pengaruh PHYTREMISPRO (Physical training, Stretching dinamis, Protective equipment sport) terhadap perilaku pencegahan dislokasi pada atlet volley. Desain penelitian yang digunakan adalah pre- experimental design dengan rancangan one group pretest-posttest design. Teknik sampel menggunakan Purposive Sampling didapatkan 38 responden. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi, analisa data dengan uji wilcoxon. Penelitian didapatkan sebelum pemberian penerapan tehnik PHYTREMISPRO perilaku pencegahan dislokasi pada atlet volley kurang sedangkan sesudah pemberian intervensi hampir seluruhnya mempunyai perilaku pncegahan yang baik. Hasil uji wilcoxon didapatkan hasil ada Pengaruh tehnik PHYTREMISPRO terhadap perilaku pencegahan dislokasi pada atlet volley (p value = 0,000). Pemberian edukasi tentang tehnik PHYTREMISPRO dengan metode video demonstrasi  dapat mudah dipahami sehingga meningkatkan perilaku pencegahan dislokasi. Diharapkan untuk mencegah dislokasi, atlet perlu menjalani program latihan yang mencakup penguatan otot, fleksibilitas, dan keseimbangan. Pemanasan yang baik sebelum beraktivitas serta teknik bermain yang benar sangat penting dalam mengurangi risiko cedera.
Pemberdayaan Lansia dalam Upaya Program Vaksinasi Covid-19 dengan Edukasi Herd Immunity Nuari, Nian Afrian; Widayati, Dhina; Aini, Efa Nur; Susanto, Sony
Jurnal SOLMA Vol. 11 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v11i1.8378

Abstract

Background: Vaksinasi COVID-19 merupakan upaya pengendalian yang bertujuan untuk meningkatkan kekebalan komunitas atau herd immunity. Kelompok lansia merupakan kelompok sangat rentan saat pandemik Covid-19 ini sehingga perlu ditingkatkan cakupan vaksinasi yang kurang. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah meingkatkan pemahaman lanisa dengan edukasi tentang herd immunity pada lansia sebagai bentuk pemberdayaan lansia dalam program vaksinasi COVID-19. Metode: Kegiatan ini meliputi 3 tahap yaitu assessment, pelaksanaan dan evaluasi. Kegiatan pengabdian masyarakat pada lansia ini dilaksanakan untuk meningkatkan pemahaman tentang herd immunity sehingga cakupan vaksinasi pada lansia bisa meningkat. Hasil: Hasil pengukuran dengan kuesioner terdapat peningkatan indikator pengetahuan pada lansia dari kategori baik yang hanya 23% menjadi 66,67%. Rencana tindak lanjut dalam pengabdian masyarakat ini adalah melakukan promosi kesehatan berkelanjutan kepada para lansia tentang program vaksinasi dan herd immunity lebih lanjut. Kesimpulan: Cakupan vaksinasi COVID-19 pada lansia diharapkan dapat ditingkatkan seiring dengan meningkatnya pengetahuan lansia tentang program vaksinasi.
Analisis bibliometrik tren riset distres psikologis diabetes melitus tipe 2: integrasi perspektif kesehatan mental dan kesehatan digital Nuari, Nian Afrian; Indari, Indari
Haga Journal of Public Health (HJPH) Vol. 3 No. 1 (2025): November 2025
Publisher : YAYASAN VICTORY HAGA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Diabetes distres merupakan beban emosional yang dialami oleh penyandang diabetes melitus tipe 2 (DMT2) akibat tuntutan pengelolaan penyakit yang kompleks dan kronis. Dalam satu dekade terakhir, penelitian terkait distress pada diabetes berkembang pesat, terutama dengan munculnya pendekatan digital health dan integrasi aspek kesehatan mental. Namun, pemetaan struktur pengetahuan dan arah perkembangan penelitian secara global masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan struktur pengetahuan, tren tematik, serta evolusi penelitian global mengenai diabetes distress, dengan menyoroti keterkaitan antara perspektif kesehatan mental dan teknologi digital. Metode: Data dikumpulkan dari basis data Scopus sebanyak 452 dokumen yang dipublikasikan pada periode 2015–2025. Analisis bibliometrik dilakukan menggunakan perangkat lunak VOSviewer untuk menampilkan peta jejaring kata kunci (co-occurrence network) dan analisis visualisasi overlay guna mengidentifikasi klaster tematik dan perubahan fokus penelitian. Hasil: Hasil analisis menunjukkan terdapat enam klaster utama, yaitu: (1) gangguan psikologis dan emosional, (2) perawatan diri dan pengelolaan perilaku, (3) diabetes tipe 2 dan pengelolaan klinis, (4) inovasi kesehatan digital dan seluler, (5) kesehatan mental dan dukungan sosial, dan (6) studi pengukuran dan validasi. Visualisasi overlay memperlihatkan pergeseran fokus penelitian dari aspek psikologis dan klinis (2015–2019) menuju integrasi kesehatan digital dan kesehatan mental (2020–2025). Kesimpulan: Penelitian tentang diabetes distress menunjukkan transformasi dari pendekatan psikologis tradisional menuju model holistik yang menggabungkan kesehatan mental dan teknologi digital. Pemetaan ini memberikan dasar penting bagi pengembangan intervensi berbasis teknologi dan budaya yang berorientasi pada kesejahteraan emosional pasien DMT2.
HUBUNGAN KEJADIAN PENYULIT PERSALINAN DENGAN SENAM HAMIL PADA IBU POSPARTUM DI RSUD KABUPATEN KEDIRI aini, efa nur; Nuari, Nian Afrian; wijiati, wijiati
Judika (Jurnal Nusantara Medika) Vol 3 No 1 (2018): volume 3 Nomor 1 tahun 2018
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (367.465 KB) | DOI: 10.29407/judika.v3i1.12821

Abstract

ABSTRAK Banyaknya angka kematian ibu dan bayi disebabkan adanya penyulit dalam persalinan. Salah satu penyuit persalinan yang banyak terjadi yaitu persalinan lama. Persalinan lama umumnya terjadi karena kelainan pada his, posisi, jalan lahir dan stress. Salah satu untuk mencegah terjadinya penyulit dengan melakunan senam hamil. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kejadian penyulit persalinan dengan senam hamil pada ibu postpartum di RSUD Kabupaten Kediri. Penelitian ini menggunakan desain korelasional menggunakan pendekatan cross sectional di RSUD kabupaten Kediri. Variable independen dalam penelitian adalah kejadian penyulit persalinan dan variable dependen adalah senam hamil pada ibu postpartum, dengan semple penelitian 30 menggunakan teknik purposive sampling. Alat ukur yang digunakan rekam medis dan mawancara. Penelitian ini menggunakan uji statistik spearman rank dengan teknik signifikan 0,040. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar dari responden (56,7 %) yang mengalami penyulit persalian kriteria sedang dan sebagian besar dari responden ( 53,3%) yang melakuan senam hamil dengan kriteria kadang-kadang. Berdasarkan analisis data didapat ada hubungan kejadian penyulit persalinan dengan senam hamil pada ibu postpartum di RSUD kabupaten Kediri nilai (ρ =0,040 <α=0.05 dengan hubungan rendah cc (-0,377). Semakin seringnya melakukan senam hamil maka semakin ringan kejadian penyulit persalinan karena senam hamil dapat memperkuat otot, merilekskan dan dapat mengontrol nafas. Sehingga di harapkan ibu yng hamil di sarankan melakukan senam hamil supaya menggurangi terjadinya penyulit persalinan. Kata kunci : Ibu, penyulit persalinan, senam hamil