Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Developing Science Teaching Material to Increase Elementary Students’ Science Process Skill Rahayu, Ai Hayati; Syarifudin, Bunyamin Faisal
JOURNAL OF TEACHING AND LEARNING IN ELEMENTARY EDUCATION (JTLEE) Vol. 2 No. 1 (2019): February 2019
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/

Abstract

Mastering science process skill is very beneficial in problem solving process. Thisresearch aimed to develop teaching materials such as science process skill-based textbooks on energy and its changes. The method used in this research was research and development, by using the 4D design, which include define, design, develop, and disseminate. Research and development method were used to produce a product and to test its efficiency. The result showed that the learning material fulfill the assessment criteria. The mean validation result of textbook showed a number of 3.58 indicated as a good category. Based on T test, it was proven that the use of textbooks is indeed influential towards the development of students’ science process skill.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SCIENCE, TECHNOLOGY, ENGINEERING AND MATHEMATICS (STEM) TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR DAN SIKAP KREATIF SISWA DALAM PEMBELAJARAN IPA MATERI PERMASALAHAN LINGKUNGAN Melisa Anggraeni; Wawan Eka Setiawan; Ai Hayati Rahayu
JESA-Jurnal Edukasi Sebelas April Vol 9 No 2 (2025): JESA - Jurnal Edukasi Sebelas April
Publisher : LPPM UNSAP & Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kesulitan siswa dalam menunjukkan kemampuan berpikir kreatif dan partisipasi siswa yang cenderung pasif sehingga berdampak pada kurangnya sikap kreatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan skor rata-rata kemampuan berpikir dan sikap kreatif siswa sebelum dan sesudah menggunakan model pembelajaran Science, Technology, Engineering and Mathematics (STEM) dalam pembelajaran IPA materi masalah lingkungan di kelas V SDN Pakemitan II. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen dan desain One-Group Pretest-Posttest. Sampel penelitian adalah 28 siswa kelas V. Instrumen yang digunakan adalah tes dan angket, penggunaan model sebelum dan sesudah perlakuan. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji normalitas, uji-t dan uji gain ternormalisasi (N-Gain). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tes kemampuan berpikir kreatif memperoleh skor rata-rata posttest sebesar 83,17, lebih tinggi dari skor rata-rata pretest sebesar 68,82. Pada angket sikap kreatif, nilai rata-rata data akhir sebesar 88,00 lebih tinggi dibandingkan dengan nilai rata-rata data awal sebesar 82,78. Uji normalitas dan angket menunjukkan bahwa data memenuhi asumsi uji normalitas sehingga dilanjutkan dengan uji-t. Hasil uji-t sampel berpasangan (paired sample t-test) memperoleh nilai p-value (p) sebesar 0,00 < 0,05 yang berarti H0 ditolak dan H1 diterima, dimana H1 = terdapat perbedaan skor rata-rata kemampuan berpikir dan sikap kreatif siswa sebelum dan sesudah menggunakan model pembelajaran STEM. Berdasarkan data uji gain ternormalisasi (N-Gain), peningkatan kemampuan berpikir dan sikap kreatif siswa sebelum dan sesudah menggunakan model pembelajaran STEM termasuk kriteria sedang dengan skor 0,47 dan 0,31. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan berpikir dan sikap kreatif siswa sebelum dan sesudah menggunakan model pembelajaran Science, Technology, Engineering, dan Mathematics (STEM) pada pembelajaran IPA masalah lingkungan di kelas V SDN Pakemitan II Kecamatan Situraja Kabupaten Sumedang tahun ajaran 2023/2024.
Pengaruh Media Augmented Reality (AR) terhadap Pemahaman Konsep Matematis Materi Bangun Ruang Yusron, Aom; Rahayu, Ai Hayati; Kurniasari, Ria
Jurnal Pendidikan Vokasi Raflesia Vol 3 No 2 (2023): Jurnal Pendidikan Vokasi Raflesia
Publisher : LPPM Politeknik Raflesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53494/jpvr.v3i2.273

Abstract

Abstract— It is important for students to master mathematical concepts as they are continuously studied or interconnected, preventing misconceptions. However, the understanding of mathematical concepts in geometry material by fifth grade students at SDN Nagrak II is still low. A study was conducted to determine the difference in the average value of students' understanding of mathematical concepts in geometry material in the group treated with Augmented Reality (AR) media and the group without treatment. The research method used was quasi-experimental and the instrument used was a pretest and posttest. The sample consisted of 28 fifth grade students, with 14 students in the control class and 14 in the experimental class. The study found a significant posttest difference between the experimental class and the control class, with a p-value <0.001. Therefore, the proposed hypothesis is accepted.   Abstrak— Pemahaman konsep matematis penting untuk dikuasai oleh siswa karena topik dalam pembelajaran matematika dipelajari secara berkesinambungan atau saling terhubung, sehingga siswa tidak akan mengalami miskonsepsi. Masalah dalam penelitian ini adalah pemahaman konsep matematis siswa kelas V SDN Nagrak II yang masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan nilai rata-rata pemahaman konsep matematis siswa materi bangun ruang pada kelompok yang diberi perlakuan menggunakan media Augmented Reality (AR) dengan kelompok yang tidak diberi perlakuan. Metode dalam penelitian ini adalah kuasi eksperimen. Instrumen yang digunakan soal pretes dan postes. Populasinya adalah seluruh siswa kelas V SDN Nagrak II Kecamatan Buahdua Kabupaten Sumedang tahun pelajaran 2022/2023. Sampel yang digunakan yaitu siswa kelas V dengan jumlah 28 siswa yang terdiri dari 14 siswa sebagai kelas kontrol dan 14 siswa sebagai kelas eksperimen. Berdasarkan hasil penelitian diketahui terdapat perbedaan nilai rata-rata pemahaman konsep matematis siswa materi bangun ruang pada kelompok yang diberi perlakuan menggunakan media Augmented Reality (AR) dengan kelompok yang tidak diberi perlakuan. Hal ini dibuktikan dengan hasil perhitungan uji hipotesis Independent Sample T-Test. Dari perhitungan tersebut diperoleh p-value < 0,001. Artinya, terdapat perbedaan yang signifikan pada postes antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Dengan demikian, hipotesis yang diajukan diterima.