M.L.S ., Dr.Sudirman, M.L.S
Unknown Affiliation

Published : 62 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

The Type of Communication Strategies Used by the Teacher to the Deaf or Hard of Hearing Students During the Teaching and Learning Process in SLBN-B Singaraja ., Ni Kadek Gita Dewa Huti; ., Prof. Dr. Ni Nyoman Padmadewi,MA; ., Dr.Sudirman, M.L.S
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v4i1.8174

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis strategi komunikasi yang digunakan oleh guru untuk Tuna Rungu atau siswa yang sulit mendengar dalam proses belajar dan mengajar di SLBN-B Singaraja dan alasan guru dalam menggunakan strategi-strategi komunikasi tersebut selama proses belajar mengajar dalam pengajaran murid Tuna Rungu atau murid yang sulit mendengar di SLBN-B Singaraja. Subyek penelitian ini adalah guru bahasa Inggris di SLBN-B Singaraja yang mengajar dan berkomunikasi dengan siswa Tuna Rungu / sulit mendengar. Penelitian ini menggunakan desain kualitatif. Metode pengumpulan data adalah observasi, wawancara, mencatatan, dan rekaman. Temuan menunjukkan bahwa guru bahasa Inggris menggunakan enam jenis strategi komunikasi untuk berkomunikasi dengan siswa Tuna Rungu atau siswa yang sulit mendengar, yaitu: membaca bibir, bahasa isyarat, cued speech, komunikasi total, media visual, dan juga strategi bahasa konseptual. Ada alasan utama mengapa guru bahasa Inggris menggunakan atau menerapkan strategi-strategi komunikasi tersebut adalah untuk membantu para guru bahasa Inggris untuk berkomunikasi dengan siswa Tuna Rungu atau siswa yang sulit mendengar dan juga untuk membantu siswa tuna rungu atau siswa yang sulit mendengar untuk berkomunikasi dengan orang lain. Kata Kunci : strategi komunikasi, siswa tuna rungu atau sulit mendengar, guru bahasa Inggris This study aimed at finding out the types of communication strategies used by the English teachers to the Deaf or Hard of Hearing students on the teaching and learning process in SLBN-B Singaraja and the teachers’ reasons in using those communication strategies during the teaching and learning process. The subjects of the study were the English teachers in SLBN-B Singaraja who taught and communicated with the Deaf or Hard of Hearing students. The present study employed a qualitative design. The methods of data collection were observation, interview, taking note, and recording. The findings showed that the English teachers used six types of communication strategy to communicate with the Deaf or Hard of Hearing students, namely: lips or speech reading, sign language, cued speech, total communication, visual media, and also conceptual language strategies. The main reason why the English teachers used or applied those communication strategies is to help the English teachers to communicate with the deaf or hard of hearing students and also to help the deaf or hard of hearing students to communicate with each other. keyword : communication strategies, deaf or hard of hearing student, English teacher
DEVELOPING SUPPLEMENTARY SPEAKING MATERIALS FOR THE FRONT OFFICE SUBJECT OFFERED TO TENTH GRADE STUDENTS AT THE ODD SEMESTER AT SMK NUSA DUA SAWAN ., Ni Made Dwi Jayanti; ., Dr.Sudirman, M.L.S; ., I Putu Ngurah Wage M, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v4i2.8668

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengembangkan materi berbicara untuk mata pelajaran “front office” yang digunakan oleh kelas X di SMK Nusa Dua Sawan. Buku yang telah dikembangkan memiliki materi berbicara yang berdasar pada silabus yang dimiliki oleh SMK Nusa Dua Sawan. Disamping itu beberapa materi berbicara diambil dari situasi nyata di hotel guna menyiapkan materi berbicara yang mencerminkan apa yang siswa hadapi di dunia nyata guna menyiapkan siswa untuk bekerja nantinya. Penelitian ini terfokus pada kemampuan berbicara karena berdasarkan penelitian awal, boku yang dimiliki obeh guru tidak terdiri dari materi berbicara. Penelitian ini mengadopsi model Dick & Carey (2005). Berdasarkan Dick & Carey (2005) ada 10 (sepuluh) tahapan dalam mengembangkan produk, namun penelitian ini hanya menggunakan 7 (tujuh) tahapan tersebut yaitu mengidentifikasi tujuan, melakukan analisis gagasan, menganalisis pelajar dan keadaan, mengembangkan model buku, mengembangkan buku, mengembangkan dan melakukan penilaian formatif, dan merevisi buku. Tahapan – tahapan itu dikelompokkan menjadi 3 prosedur penelitian yaitu analisis kebutuhan, pengembangan produk, dan penilaian. Dalam mengumpulkan data, penelitian ini menggunakan beberapa instrument seperti observasi, angket, analisis silabus, dan catatan. Setelang mengumpulkan data, peneliti mulai membuat produk. Produk yang telah dikembangkan diuji ahli oleh para ahli guna mengetahui kualitas dari produk yang telah dibuat. Menurut ahli, buku yang telah dikembangkan digolongkan sebagai buku yang sangat baik. Kata Kunci : front office, materi berbicara, kebutuhan siswa, silabus, buku This study was conducted to develop the speaking materials for front office subject that was used for the Tenth Grade Students in SMK Nusa Dua Sawan. The textbook consisted of speaking materials developed based on the syllabus that the school had. Besides that, some materials were also taken from authentic materials used by front office department in the hotels. T he speaking materials that was presented reflected the real situation in the hotel thus, the students will be more ready to work in their workplace later on. This study was focused on speaking materials because according to preliminary observation, the textbook that the teachers used in the school was not consisted of speaking materials. This study adapted research and development design proposed by Dick, Carey & Carey model (2005). According to Dick, Carey and Carey (2005) there are 10 stages in developing an educational product, meanwhile this study only used 7 stages, namely: Identify the instructional goal, conduct instruct analysis, analyze learners and contact, develop design of the textbook, develop the textbook, develop and conduct formative evaluation, and revise the textbook. The seventh stages were categorized into 3 procedures namely: need analysis, product development and evaluation. In collecting the data, the researcher used several instruments, such as observation, questionnaire, syllabus analysis, and note. After collecting the need in the need analysis step, the researcher started to develop the product. The product that was made was evaluated by the expert judgments in order to know the quality of the textbook. According to the experts, the textbook that was developed was categorized as an excellent textbook. keyword : front office, textbook, speaking materials, syllabus, students’ need
THE EFFECT OF ”CIRCLE THE SAGE” ON READING ACHIEVEMENT OF THE TENTH GRADE STUDENTS AT SMA N 1 SUKASADA IN ACADEMIC YEAR 2015/2016 ., Ni Made Kartika Dewi; ., Dr.Sudirman, M.L.S; ., G.A.P. Suprianti, S.Pd., M.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v4i2.8674

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi apakah ada pengaruh yang signifikan dari teknik “Circle the Sage” terhadap prestasi membaca siswa. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas X SMA N 1 Sukasada. Berdasarkan teknik pengambilan sampel secara acak, 2 kelas diambil sebagai sampel dari penelitian ini. Dua kelas tersebut ditentukan sebagai kelompok eksperimen dan kelompok kontrol berdasarkan undian. Untuk memperoleh data yang diperlukan, dua kelompok tersebut diberikan perlakuan. Kelompok eksperimen diajarkan menggunakan teknik Circle the Sage, sedangkan kelompok kontrol diajarkan menggunakan teknik konvensional (teknik Three-phase). Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini adalah skenario pembelajaran dan post-test dalam bentuk tes membaca. Data yang diperoleh kemudian dianalisa secara deskriptif dan inferensial. Dilihat dari hasil statistik inferensial, menunjukan bahwa t-observed melampaui t-critical value. Oleh karena itu, null hypothesis ditolak, yang berarti bahwa ada pengaruh yang signifikan pada prestasi membaca siswa yang diajarkan menggunakan teknik Circle the Sage.Kata Kunci : Prestasi membaca, Circle the Sage, Konvensional This study aimed at investigating whether or not there was any significant effect of Circle the Sage technique on student’s reading achievement. The population of this study was the tenth grade students in SMA N 1 Sukasada. Through random sampling technique, two classes were taken as samples in this study. They were assigned as experimental group and control group by lottery. To obtain the required data, the two groups were given treatments. The experimental group was taught by using Circle the Sage technique, meanwhile the control group was taught by using conventional technique (Three-phase technique). The instruments used in this study to collect the data were the teaching scenario and post-test in the form of reading test. The obtained data were then analyzed descriptively and inferentially. It was seen from the result of inferential statistics, showing that the t-observed exceeded the t-critical value. Hence, the null hypothesis was rejected, which means there was significant effect on students’ reading achievement who were taught by Circle the Sage.keyword : Reading Achievement, Circle the Sage, Conventional
THE CONTRIBUTION OF ADVERSITY QUOTIENT AND ANXIETY TOWARD STUDENTS’ WRITING ACHIEVEMENT OF THE ELEVENTH GRADE STUDENTS OF SMA KARYA WISATA IN ACADEMIC YEAR 2015/2016 ., I Gede Putu Waisya Dharma; ., Prof. Dr. Anak Agung Istri Ngr. Marha; ., Dr.Sudirman, M.L.S
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v4i2.8676

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi: (1) kontribusi dari ketahanmalangan terhadap prestasi menulis siswa. (2) kecemasan terhadap prestasi menulis siswa (3) kontribusi secara bersamaan dari ketahanmalangan dan kecemasan terhadap prestasi menulis siswa kelas sebelas di SMA Karya Wisata tahun ajaran 2015/2016. Penelitian ini menggunakan ex-post-facto desain. Populasi dari penelitian ini adalah kelas sebelas di SMA Karya Wisata tahun ajaran 2015/2016. 115 siswa terpilih sebagai sampel di penelitian ini yang menggunakan teknik pengambilan sampel secara acak. Penelitian ini menggunakan kuesioner untuk mendapatkan data dari ketahanmalangan dan kecemasan, sedangkan data untuk prestasi menulis di dapat dari hasil laporan siswa. Data yang sudah di dapat di analisis menggunakan simple dan multiple regressions. Hasil dari analisis menunjukan bahwa: (1) terdapat pengaruh kontribusi yang signifikan dari ketahanmalangan terhadap prestasi menulis siswa sebesar 11.1%. (2) terdapat pengaruh kontribusi yang signifikan dari kecemasa terhadap prestasi menulis siswa sebesar 6.1%. (3) secara bersamaan terdapat pengaruh kontribusi yang signifikan dari ketahanmalangan dan kecemasan terhadap prestasi menulis siswa sebesar 20.9%. Secara rinci, efektif kontribusi dari ketahanmalangan sebesar 13.5% dan kecemasan sebesar 7.4% terhadap prestasi menulis siswa. Jadi dapat disimpulkan bahwa ketahanmalangan dan kecemasan tidak sepenuhnya berkontribusi terhadap pestasi menulis siswa, 79.1% di pengaruhi oleh variabel – variabel lain. Kata Kunci : Kata Kunci: Ketahanmalangan, Kecemasan, Pretasi Menulis. This research aimed to investigate the independent variables as well as simultaneous contribution of adversity quotient and anxiety towards students’ writing achievement of the eleventh grade students of SMA Karya Wisata. This research used ex-post-facto research design. The population of this research was the eleventh grade students of SMA Karya Wisata in academic year 2015/2016. 115 students were selected as the sample of this research by using simple random sampling technique. The data were collected by questionnaires and document study. The collected data were analyzed by using simple and multiple regressions. The result of analysis showed that: (1) there is a significant contribution of adversity quotient towards students’ writing achievement at 11.1%. (2) there is a significant contribution of anxiety towards students’ writing achievement at 6.1%. (3) simultaneously there is a significant contribution of adversity quotient and anxiety toward students’ writing achievement at 20.9%. In detail, the effective contribution of adversity quotient is 13.5% and the contribution of anxiety is 7.4% toward students’ writing achievement.keyword : Keywords: Adversity Quotient, Anxiety, Writing Achievement.
THE EFFECT OF TEAM PAIR SOLO (TPS) TECHNIQUE ON THE DESCRIPTIVE WRITING ACHIEVEMENT OF THE SEVENTH GRADE STUDENTS OF SMP NEGERI 4 SINGARAJA ., Sapto Prio Utomo; ., Dr.Sudirman, M.L.S; ., Putu Eka Dambayana S., S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v4i2.8705

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki apakah ada perbedaan yang signifikan pada kemampuan menulis teks deskriptif siswa pada kelas tujuh SMP Negeri 4 Singaraja. Desain penelitian yang diganakan adalah Post-test Only Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 4 Singaraja. Cluster Random Sampling diguanakan untuk memilih sampel penelitian. Kelompok eksperimen diajar dengan menggunakan teknik Team Pair Solo dan kelompok kontrol diajar dengan menggunakan teknik mengajar konvensional. Hasil analisis data menunjukkan bahwa siswa dalam kelompok eksperimen lebih baik daripada siswa dalam kelompok kontrol. Hal ini dibuktikan oleh hasil statistik deskriptif yang menunjukkan nilai rata-rata dari kelompok eksperimen adalah 82,66 sedangkan nilai rata-rata dari kelompok kontrol adalah 79,75. Hasil uji-t juga menunjukkan bahwa nilai tobs lebih tinggi dari tcv. Nilai tobs adalah 3,214 sedangkan nilai tcv adalah 1,6697. Ini berarti ada perbedaan yang signifikan pada kemampuan menulis teks deskriptif siswa yang diajar dengan menggunakan teknik Team Pair Solo dan yang diajar dengan menggunakan teknik mengajar konvensional. Oleh karena itu, hipotesis nol (Ho) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima.Kata Kunci : teknik Team Pair Solo, teknik mengajar konvensional, kemampuan menulis teks deskriptif. This study aimed to investigate whether there was a significant effect on students’ writing descriptive text achievement of the seventh grade of SMP Negeri 4 SIngaraja. The research design of this study was Post-test Only Control Group Design. The population was the seventh grade students of SMP Negeri 4 Singaraja. Cluster Random Sampling was assigned to select the sample of the study. The experimental group was taught by using Team Pair Solo Technique and the control group was taught by using conventional teaching technique. The result of the data analysis showed that students in experimental group performed better than the students in control group. It was proven by the result of the descriptive statistics that showed the mean score of the experimental group was 82.66 while the mean score of the control group was 79.75. The result of the t-test also showed that the value of the tobs was higher than the tcv. The value of the tobs was 3.214 while the value of the tcv was 1.6697. It means that there was a significant difference on students’ writing descriptive text achievement who were taught by using Team Pair Solo Technique and those who were taught by using conventional teaching technique. Therefore the null hypothesis (Ho) was rejected and the alternative hypothesis (Ha) was accepted.keyword : Team Pair Solo Technique, conventional teaching technique, writing descriptive text achievement.
RELATIONSHIP BETWEEN THE CHOICE OF LEARNING STYLE AND THE SPEAKING ABILITY OF THE EIGHTH GRADE STUDENTS AT SMP NEGERI 2 SAWAN ., Dewa Gde Panji Prasetya; ., Drs.Gede Batan,MA; ., Dr.Sudirman, M.L.S
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v4i2.9529

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi (1) gaya belajar yang paling sering di pilih oleh siswa dan (2) hubungan antara pilihan gaya belajar dengan kemampuan berbicara siswa. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Yang dimana data itu dipersentasikan secara deskriptif. Data dikumpulkan dengan menggunakan tiga instrument yaitu kuisioner, pedoman wawancara, dan nilai berbicara. Sample yang digunakan adalah 30 siswa yang diacak memilih di setiap kelas delapan di SMP Negeri 2 Sawan. Kuisioner gaya belajar di ambil dari seorang ahli Reid (1984) yang digunakan untuk mengumpulkan data gaya belajar siswa. Hasil menunjukan bahwa siswa lebih suka menggunakan gaya belajar visual dari pada gaya belajar yang lainnya karena mereka piker dengan menggunkan gambar dalam pemikiran mereka dan lebih mengerti beleajr dengan menggunakan visual display seperti, diagram buku, dan video. Hubungan antara pilihan gaya belajar dan kemampuan berbicara siswa menunjukan bahwa ada hubungan antara satu sama lain. Itu dapat dilihat dari hasil gaya belajar dan nilai berbicara siswa adalah ‘baik’ dan ‘sangat baik’.Kata Kunci : gaya belajar, kemampuan berbicara siswa This study aimed to investigate and (1) the most preference learning style which used by the students in eighth grade and (2) relationship between the choice of students’ learning style and students’ speaking ability. The design of this study was descriptive study. In which the data are presented descriptively. The data were collected by using three instruments, namely questionnaire, interview guide, and speaking score. Sample was 30 students randomly selected from the eighth grade students of SMP Negeri 2 Sawan. The Learning style questionnaire adapted from Reid (1984) was used to collect the data of the students’ learning style. The result showed that students preferred to used visual learning style rather than the other learning style because they think by using pictures in their brains and learn faster by using visual displays, such as diagrams, books, and videos. Relationship between the choice of learning style and students speaking score showed that there was relationship between each other. It can be seen from the score of students’ learning style and the students’ speaking score were ‘good’ and ‘very good’.keyword : Learning Style, Students’ Speaking Ability
THE EFFECT OF SQ3R METHOD ON READING COMPREHENSION OF THE ELEVENTH GRADE STUDENTS OF SMA LAB UNDIKSHA IN ACADEMIC YEAR 2016/2017 ., I Putu Oka Mahendra; ., Dr.Sudirman, M.L.S; ., I Putu Indra Kusuma, S.Pd., M.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v4i2.9695

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki apakah ada pengaruh yang signifikan atau tidak pada kemampuan membaca siswa kelas sebelas SMA Lab Undiksha. Desain penelitian ini adalah Post-test Only Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas sebelas SMA Lab Undiksha. Cluster Random Sampling digunakan untuk memilih sampel penelitian. Dua kelas dipilih sebagai sampel penelitian. Satu kelas diperlakukan sebagai grup eksperimen dan yang lain diperlakukan sebagai grup control. Grup eksperimen diajar dengan menggunakan metode SQ3R dan kelompok kontrol diajar dengan menggunakan teknik mengajar konvensional (Read aloud). Data penilitian akan dianilis melalui t-test dengan menggunakan SPSS 16.0. Hasil penilitian didapat dari analisis hasil post-test dari kedua grup secara deskriptip dan inferential. Hasil analisis data menunjukkan bahwa siswa dalam grup eksperimen menunjukkan hasil lebih baik daripada siswa dalam grup kontrol. Hal ini dibuktikan oleh hasil statistik deskriptif yang menunjukkan nilai rata-rata dari grup eksperimen adalah 82.16 sedangkan nilai rata-rata dari grup kontrol adalah 78.24. Hasil uji-t juga menunjukkan bahwa nilai tobs (2.226) lebih tinggi dari tcv (2.003). Ini berarti ada perbedaan yang signifikan pada kemampuan membaca siswa yang diajar dengan menggunakan metode SQ3R dan yang diajar dengan menggunakan teknik mengajar konvensional.Kata Kunci : metode SQ3R, kemampuan membaca This study was aimed at investigating whether or not there was a significant effect of the implementation of SQ3R method on reading comprehension of the eleventh grade students of SMA Lab Undiksha. The research design of this study was Post-test Only Control Group Design. The population was the eleventh grade students of SMA Lab Undiksha. Cluster Random Sampling was used to select the sample of the study. Two classes were selected as the sample of the study. One was treated as the experimental group and the other one was treated as control group. The experimental group was taught by using SQ3R and the control group was taught by using conventional teaching method (read aloud). The data were analyzed by using t-test through SPSS 16.0. The result of the data analysis showed that students in experimental group performed better than the students in control group. It was proven by the result of the descriptive statistics that showed the mean score of the experimental group was 82.16 while the mean score of the control group was 78.24. The result of the t-test also showed that the value of the tobs (2.226) was higher than the tcv. (2.003). It could be concluded that there was a significant difference on reading comprehension of the eleventh grade students of SMA Lab Undiksha that were taught by using SQ3R method than those who were taught by using conventional teaching method.keyword : SQ3R method, reading comprehension.
THE EFFECT OF THE IMPLEMENTATION OF DICTOGLOSS TECHNIQUE ON LISTENING COMPREHENSION OF THE 10th GRADE STUDENTS OF SMA NEGERI 1 SUKASADA IN ACADEMIC YEAR OF 2016/2017 ., I Kadek Agus Hendra Yasa Dinatha; ., Dr.Sudirman, M.L.S; ., I Putu Indra Kusuma, S.Pd., M.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v4i2.9706

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki apakah ada pengaruh yang signifikan pada penerapan teknik Dictogloss pada skor kemampuan mendengarkan siswa kelas sepuluh SMA Negeri 1 Sukasada. Desain penelitian yang digunakan adalah Post-test Only Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas sepuluh SMA Negeri 1 Sukasada. Cluster Random Sampling diguanakan untuk memilih sampel penelitian. Sampel penelitian ini adalah 20 siswa pada kelas X3 untuk kelas eksperimen dan 21 siswa kelas X2 untuk kelas control. Kelompok eksperimen diajar dengan menggunakan teknik Dictogloss dan kelompok kontrol diajar dengan menggunakan teknik mengajar konvensional. Data dianalisis melalui uji t dengan menggunakan program SPSS. Hasil analisis data menunjukkan bahwa siswa dalam kelompok eksperimen lebih baik daripada siswa dalam kelompok kontrol. Hal ini dibuktikan oleh hasil statistik deskriptif yang menunjukkan nilai rata-rata dari kelompok eksperimen adalah 81,40 sedangkan nilai rata-rata dari kelompok kontrol adalah 78,24. Hasil uji-t juga menunjukkan bahwa nilai tobs lebih tinggi dari tcv. Nilai tobs adalah 2,185 sedangkan nilai tcv adalah 2,023. Ini berarti bahwa terdapat pengaruh yang signifikan pada kemampuan mendengarkan siswa yang diajar dengan menggunakan teknik Dictogloss dibandingkan dengan yang diajar dengan menggunakan teknik mengajar konvensional.Kata Kunci : Teknik Dictogloss, pemahaman mendengarkan, penerapan teknik Dictogloss. This study aimed at investigating whether or not there was a significant effect of the implementation of Dictogloss technique upon listening comprehension of the tenth grade students of SMA Negeri 1 Sukasada. The research was an experimental one with Post-test Only Control Group Design. The population was the tenth grade students of SMA Negeri 1 Sukasada. Cluster Random Sampling was assigned to select the sample of the study. The samples were 20 students at grade X3 for experimental group and 21 at grade X2 for control group. The experimental group was taught by using Dictogloss technique and the control group was taught by using conventional teaching technique. The data was analyzed by using T-test through SPSS program. The result of the data analysis showed that students in experimental group performed better than the students in control group. It was proven by the result of the descriptive statistics that showed the mean score of the experimental group was 81.40 while the mean score of the control group was 78.24. The result of the t-test also showed that the value of the tobs was higher than the tcv. The value of the tobs was 2.185 while the value of the tcv was 2.023. It can be concluded that there was a significant effect on students’ listening achievement that were taught by using Dictogloss technique than were taught by using conventional teaching technique.keyword : Dictogloss technique, listening comprehension, the implementation of Dictogloss technique.
TEACHING ENGLISH VOCABULARY BY USING PUPPET TO THE FOURTH GRADERS OF SD INSAN MANDIRI AMLAPURA ., Ni Wayan Widiasih; ., Dr.Sudirman, M.L.S; ., G.A.P. Suprianti, S.Pd., M.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v5i2.10959

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengajaran kosakata bahasa Inggris dengan menggunakan boneka kepada siswa sekolah dasar. Pengajaran kosakata bahasa Inggris dianalisis dari (1) cara guru mengajar kosakata bahasa Inggris dengan menggunakan boneka, dan (2) cara guru menilai prestasi siswa. Penelitian ini merupakan studi kasus kualitatif yang menganalisis fenomena pengajaran kosakata bahasa Inggris dengan menggunakan boneka oleh guru di SD Insan Mandiri Amlapura. Subjek penelitian ini adalah seorang guru SD Insan Mandiri Amlapura. Data dikumpulkan melalui observasi, analisis dokumen, dan wawancara. Berdasarkan temuan pada penelitian tersebut, diperoleh data sebagai berikut (1) guru mengajarkan kosakata bahasa Inggris kepada siswa dengan menggunakan suara yang berbeda untuk setiap wayang dan dapat membuat siswa termotivasi untuk belajar, (2) guru menilai prestasi siswa melalui penilaian secara holistik yang meliputi dua bagian yaitu: tertulis (tugas yang diberikan selama proses pembelajaran di ruang kelas, dan pekerjaan rumah), dan lisan (berbicara) siswa disuruh kedepan kelas untuk berdialog bersama temannya. Dapat disimpulkan bahwa guru SD Insan Mandiri Amlapura dapat menggunakan boneka untuk mengajarkan kosa kata bahasa Inggris kepada siswa untuk meningkatkan motivasi belajar siswa dengan pembelajaran yang menarik, dan menyenangkan. Sehingga siswa mudah memahami materi yang sampaikan.Kata Kunci : Boneka, kosa kata bahasa inggris, siswa. This research aimed at studying the teaching of English vocabulary by using puppet to elementary school students. The teaching of English vocabulary was analyzed from (1) the way the teacher teaches English vocabulary using puppet, and (2) the way the teacher assess the students’ achievement. This study was a qualitative case study which analyzed the phenomenon of teaching English vocabulary by using puppets by the teacher in SD Insan Mandiri Amlapura. The subject of this study was one teacher of SD Insan Mandiri Amlapura. The data were collected through observation, document analysis, and interview. Based on the findings of the study, the following data were obtained (1) the teacher taught students English vocabulary using different voice for each puppets, and can make students 'learning motivation (2) the teacher assesses the students’ achievement through a holistic assessment which covered two parts namely: written (assignment given during the learning process in the class room, and home work) and oral (speaking) the student came front of the class to dialogued with his friends. It can be concluded that the teachers of SD Insan Mandiri Amlapura can use puppets to teach English vocabulary to students to improve students' learning motivation with interesting, fun and enjoyable learning. So that students easily understand the material conveyed.keyword : Puppet, English vocabulary, young learners.
THE IMPLEMENTATION OF VARIOUS GROUPING STRATEGIES IN ENGLISH CLASSES IN JUNIOR HIGH SCHOOLS IN SINGARAJA: A DESCRIPTIVE STUDY ., I Wayan Purnawirawan; ., Dra. Luh Putu Artini, MA., Ph.D.; ., Dr.Sudirman, M.L.S
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v5i2.11097

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana strategi pengelompokan direncanakan oleh guru bahasa Inggris, bagaimana strategi tersebut diterapkan dan bagaimana persepsi siswa terhadap penerapan strategi pengelompokan di kelas bahasa Inggris. Rancangan penelitian ini adalah desain deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan dengan menggunakan lima instrumen, antara lain observasi kelas, pedoman wawancara, dokumentasi, kuesioner dan daftar strategi pengelompokan. Subjek penelitian ini adalah tiga guru bahasa Inggris dan 99 siswa dari tiga SMP negeri yang berbeda di Bali Utara. Sekolah dipilih melalui random sampling. Hasilnya menunjukkan bahwa guru bahasa Inggris merencanakan strategi pengelompokan di kelas bahasa Inggris. Terdapat dua belas rencana pelajaran yang digunakan oleh guru di berbagai sekolah menengah pertama di Singaraja pada delapan belas kali pertemuan. Pada rencana pelajaran, guru merencanakan strategi STAD, di mana siswa dibagi menjadi kelompok yang terdiri dari empat sampai lima siswa. Kemudian, kelompok ditugaskan untuk mendiskusikan materi yang diberikan oleh guru. Berdasarkan delapan belas observasi kelas, para guru menerapkan teknik STAD, Jigsaw, Think-Pair-Share dan Team Games Tournament. Berdasarkan hasil kuesioner, ditemukan bahwa siswa memiliki persepsi positif tentang penerapan strategi pengelompokan di sekolah menengah pertama di Singaraja.Kata Kunci : Rencana Guru, Strategi Pengelompokan, Persepsi Siswa This study aimed at describing how grouping strategies were planned by English teachers, how those strategies were implemented and how students perceived the implementation of grouping strategies in English classes. The design of this study was a descriptive qualitative one. The data were collected by using five instruments, those are, classroom observation, interview guide, documentations, questionnaire and grouping strategies checklist. The subjects of this study were the three English teachers and 99 students from three different public junior high schools in North Bali. The schools were decided through random sampling. The result showed that English teachers planned grouping strategies in English classes. There were twelve lesson plans used by teachers in different junior high schools in Singaraja on eighteen times of meetings. On lesson plans, the teacher planned STAD strategy, in which students were divided into groups of four to five students. Then, the groups were assigned to discuss material given that was by the teacher. Based on eighteen classroom observations, the teachers implemented STAD, Jigsaw, Think-Pair-Share and Team Games Tournament technique. Based on the result of questionnaire, it was found that students had positive perception about the implementation of grouping strategies in junior high schools in Singaraja.keyword : Teachers’ Plans, Grouping Strategies, Students’ Perception
Co-Authors ., Abdul Wahab ., Dewa Gde Panji Prasetya ., Dewa Gde Panji Prasetya ., I Dewa Made Adhi Wira Sanjaya ., I Dewa Made Adhi Wira Sanjaya ., I Gede Putu Waisya Dharma ., I Gede Yoga Permana ., I Kadek Agus Hendra Yasa Dinatha ., I Putu Oka Mahendra ., I Wayan Purnawirawan ., Ida Ayu Komang Krisna Dewi ., Kadek Lina Kurniawati ., Kadek Lina Kurniawati ., Ni Kadek Gita Dewa Huti ., Ni Made Kartika Dewi ., Ni Made Kartika Dewi ., Ni Wayan Widiasih ., Ni Wayan Widiasih ., Prof. Dr. Anak Agung Istri Ngr. Marha ., Sapto Prio Utomo A.A.A. Ngr. Lusia Widanti ., A.A.A. Ngr. Lusia Widanti Anak Agung Sagung Intan Yashira Dewi ., Anak Agung Sagung Intan Yashira Dewi Dewa Ayu Eka Agustini Dewa Komang Tantra Dewa Putu Ramendra Drs.Gede Batan,MA . G.A.P. Suprianti Gusti Ayu Nyoman Maha Hasrini ., Gusti Ayu Nyoman Maha Hasrini I Gusti Gede Agung Andhika p ., I Gusti Gede Agung Andhika p I Komang Suantara ., I Komang Suantara I Made Arya Budiyasa ., I Made Arya Budiyasa I Nyoman Adi Jaya Putra I Putu Indra Kusuma Kadek Sonia Piscayanti Komang Suarma ., Komang Suarma Luh Desi Karunia Lestari ., Luh Desi Karunia Lestari Luh Putu Artini Luh Putu Ayu Novita Dewi ., Luh Putu Ayu Novita Dewi M. Joko Purnomo ., M. Joko Purnomo Ni Komang Arie Suwastini Ni Komang Fina Sasmita Sari ., Ni Komang Fina Sasmita Sari Ni Made Dwi Jayanti ., Ni Made Dwi Jayanti Ni Wayan Lestari . Ni Wayan Surya Mahayanti Nyoman Karina Wedhanti Nyoman Purba Tribawa Giri ., Nyoman Purba Tribawa Giri Pande Made Ari Saguna ., Pande Made Ari Saguna Prof. Dr. Ni Nyoman Padmadewi,MA . Putu Kerti Nitiasih Putu Rara Utari Dewi ., Putu Rara Utari Dewi S.Pd. I Putu Ngurah Wage M . S.Pd. Putu Eka Dambayana S. .