Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Manilkara: Journal of Bioscience

Analisis Kandungan Klorofil-a Sebagai Indikator Penentu Status Trofik dan Potensi Produksi Ikan di Waduk Jatiluhur Purwakarta Hidayat, Panjalu Fikri; Sentosa, Agus Arifin; Kusumaningtyas, Dyah Ika; Atmojo, Santoso Dwi
MANILKARA: Journal of Bioscience Vol 4 No 1 (2025): August
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/manilkara.v4i1.12946.2025

Abstract

Waduk Jatiluhur sebagai waduk strategis di Indonesia menghadapi tekanan antropogenik yang berpotensi meningkatkan eutrofikasi dan memengaruhi produktivitas perikanan. Penelitian ini bertujuan menganalisis kandungan klorofil-a sebagai indikator status trofik dan estimasi potensi produksi ikan di Waduk Jatiluhur. Pengambilan sampel air dilakukan di 8 stasiun dengan kedalaman 0 dan 3 meter. Klorofil-a dianalisis menggunakan metode spektrofotometri trichromatric di Laboratorium Balai Riset Pemulihan Sumber Daya Ikan (BRPSDI). Status trofik ditentukan berdasarkan klasifikasi Wetzel (2001) yang disempurnakan dengan pembaharuan Hollister et al. (2015)), sedangkan potensi produksi ikan pelagis dihitung menggunakan persamaan Almazan dan Boyd (1990). Hasil menunjukkan konsentrasi klorofil-a bervariasi antara 1,18 hingga 51,64 μg/L, dengan rata-rata 31,92 μg/L. Sebagian besar stasiun tergolong eutrofik hingga hipereutrofik, sementara Stasiun Galumpit tergolong oligotrofik. Estimasi produksi ikan pelagis tertinggi di DAM Utama (71.844,11 ton per tahun) dan terendah di Galumpit (2.502,53 ton per tahun), dengan rata-rata 49.716,14 ton per tahun. Pengelolaan berbasis zonasi serta kontrol masukan nutrien diperlukan untuk menyeimbangkan produktivitas perikanan dan keberlanjutan ekosistem.
Struktur Komunitas Plankton Sebagai Indikator Biologis di Perairan Waduk Ir. H. Djuanda Jatiluhur Sari, Fatma Devi Nur Indah; Suryandari, Astri; Sentosa, Agus Arifin; Sarbini, Rakhmat; Hendayana, Yayat
MANILKARA: Journal of Bioscience Vol 4 No 1 (2025): August
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Waduk Ir. H. Djuanda Jatiluhur merupakan waduk buatan terbesar di Indonesia yang berperan penting dalam aktivitas manusia, sehingga rentan mengalami perubahan kualitas perairan. Plankton sebagai organisme sensitif di dasar rantai trofik, dapat digunakan sebagai indikator biologis untuk menilai kondisi ekosistem waduk. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur komunitas fitoplankton dan zooplankton serta keterkaitannya dengan parameter kualitas air di Waduk Jatiluhur. Penelitian dilakukan di 8 stasiun pengamatan selama Februari-Juni 2025, meliputi pengukuran suhu, pH, oksigen terlarut, nitrat, dan fosfat. Identifikasi dan penghitungan plankton dilakukan untuk menentukan kelimpahan dan keanekaragaman, dianalisis dengan Indeks Keanekaragaman Shannon-Wiener. Hasil menunjukkan fitoplankton didominasi oleh Cyanophyceae (61%) dengan kelimpahan 8.214-54.048 sel/L, sedangkan zooplankton didominasi Rotifera (51%) dengan kelimpahan 0-2.143 sel/L. Indeks Keanekaragaman fitoplankton berkisar 1,21-2,39 dan zooplankton 0-1,85. Temuan ini mengindikasikan kondisi perairan waduk berada pada kategori mesotrofik hingga eutrofik. Struktur komunitas plankton mencerminkan kualitas air yang berkisar dari mesotrofik (nutrien sedang) hingga eutrofik (nutrien tinggi). Kondisi ini penting untuk pemantauan dan pengelolaan ekosistem waduk secara berkelanjutan.