Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

GAMBARAN TINGKAT KEPATUHAN MINUM OBAT PASIEN DIABETES MELLITUS DI RSUD DR SOEDIRAN MANGUN SUMARSO WONOGIRI JAWA TENGAH Mahardika, Tarisca Dhea; Adiningsih, Retnowati; Mursiany, Anita
Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 10 No 2 (2025): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jkmlh.v10i2.6547

Abstract

Latar belakang: Diabetes Mellitus tipe 2 merupakan penyakit tidak menular yang terus meningkat jumlah penderitanya dan membutuhkan terapi jangka panjang. Di Kabupaten Wonogiri sendiri terdapat 17.590 penderita DM, namun ketidakpatuhan minum obat masih menjadi penyebab kegagalan pengendalian glukosa darah. Ketidakpatuhan berdampak pada komplikasi serius seperti kerusakan organ, penurunan kualitas hidup, serta peningkatan beban layanan kesehatan. Tujuan:Mengetahui karakteristik pasien dan tingkat kepatuhan minum obat pasien Diabetes Mellitus tipe 2 di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Soediran Mangun Sumarso Wonogiri Metode:Metode yang digunakan yaitu deskriptif dengan teknik pengambilan sampel menggunakan porposive sampling. Kesimpulan: Berdasarkan karakterisrik hasil penelitian di Poliklinik Rawat Jalan RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso Wonogiri, mayoritas pasien diabetes mellitus tipe 2 adalah perempuan sebanyak 92%. Usia paling banyak yaitu 55-64 tahun sebanyak 48%. Pendidikan terakhir SMA sebanyak 41%. Sejumlah 64% dengan pekerjaan lain-lain dan menderita diabetes kurang dari lima tahun sebanyak 53%. Berdasarkan Tingkat kepatuhan minum obat pasien didominasi oleh kategori sedang sebanyak 63%, sedangkan kepatuhan tinggi hanya ditemukan pada 37% pasien.
GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN MASYARAKAT TENTANG DAGUSIBU OBAT DI KAMPUNG MARGOYUDAN KOTA SURAKARTA Mursiany, Anita; Avrila, Nesya; Umboro, Recta Olivia
Jurnal Riset Kefarmasian Indonesia Vol. 6 No. 3 (2024): Jurnal Riset Kefarmasian Indonesia
Publisher : APDFI (Asosiasi Pendidikan Diploma Farmasi Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33759/jrki.v6i3.530

Abstract

One of the most pressing needs of the community is medicine. People can buy medicines without a doctor's prescription or get them with a doctor's prescription. Until now, many people have purchased medicines independently without first consulting a medical professional. Due to ignorance and lack of information, this can result in cases of irrational drug use. Get, Use, Store, and Dispose (DAGUSIBU) medicine is a program designed to help families be aware of medicine. The purpose of this study is to determine how much knowledge the community in Margoyudan Village, Surakarta City, has about DAGUSIBU medicine. Purposive sampling was used in this study to select participants in a descriptive quantitative research design using questionnaires distributed to residents of Margoyudan Village. The percentage of correct answers was then analyzed and used to calculate the level of knowledge. Based on the results of the study, the general public's understanding of DAGUSIBU medicine in Margoyudan Village fell into three categories: good (68%), fair (23.9%), and poor (7.9%).