Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

PENGEMBANGAN APLIKASI “PONTIANAK HERITAGE” BERBASIS ANDROID SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN SEJARAH Haris Firmansyah; Sarah Bibi
Jurnal Pendidikan Sejarah Indonesia Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um0330v3i2p157-169

Abstract

The purpose of developing the Pontianak Heritage application as an Android-based historical learning media that is able to display the location of cultural heritage, descriptions, and images and Knowing how the quality of applications developed is based on ISO / IEC 25010 software quality testing standards. R&D). Research and development is a process or steps to develop a new product or improve existing products and can be accounted for. The results of this research that this research produces Pontianak Heritage application called Historoid as a history learning media for high school students who are able to display the location of cultural heritage in Pontianak, West Kalimantan, descriptions and images developed on the Android platform using Google Maps technology. The tool used in the application development process is Android Studio and the results of the Historoid application quality analysis results in functional suitability test results are very feasible because all application functions are running 100%. 
ETIKA PENGGUNAAN INTERNET UNTUK SISWA SEKOLAH KRISTEN KANAAN Erni Fatmawati; Dewi Sulistiyarini; Sarah Bibi
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 1, No 1 (2017): GERVASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/gervasi.v1i1.665

Abstract

Perguruan Tinggi sebagaimana dijelaskan dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi adalah melaksanakan Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian pada Masyarakat. Salah satu kegiatan pengabdian pada masyarakat ditujukan kepada siswa di Sekolah Menengah Pertama Kristen KANAAN Kabupaten Kubu Raya Provinsi Kalimantan Barat. Tujuan dari pengabdian pada masyarakat yang dilaksanakan oleh Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi dan Komputer Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Persatuan Guru Republik Indonesia (IKIP PGRI) Pontianak adalah untuk mensosialisasikan etika penggunaan internet bagi siswa. Metode pelaksanaan kegiatan dalam bentuk sosialisasi, dilanjutkan dengan diskusi, dan tanya jawab. Peserta sosialisasi adalah seluruh siswa Kelas I Sekolah Menengah Pertama Kristen KANAAN. Hasil sosialisasi menunjukkan bahwa siswa pada umumnya telah menggunakan internet dalam kesehariannya, terutama dalam penggunaan media sosial, akan tetapi siswa belum memahami etika dalam penggunaan internet. Siswa masih menggunakan kata-kata yang kurang baik dan sering menggunakan media sosial sebagai alat untuk mengejek siswa yang lain. Kesimpulan pelaksanaan kegiatan pengabdian pada masyarakat yang telah dilaksanakan adalah peningkatan pengetahuan mengenai etika penggunaan internet bagi siswa khususnya di Sekolah Menengah Pertama Kristen Kanaan. Kata Kunci: etika, internet, siswa.
PELATIHAN PEMBUATAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF DI SMP DAN SMK MANDIRI PONTIANAK Dewi Sulistiyarini; Sarah Bibi; Erni Fatmawati; Muhamad Arpan
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2, No 1 (2018): GERVASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/gervasi.v2i1.811

Abstract

Tujuan pengabdian adalah untuk memberikan pelatihan kepada para guru di SMP dan SMK Mandiri Pontianak tentang pembuatan media pembelajaran interaktif dengan menggunakan aplikasi Microsoft Office Powerpoint melalui trigger. Kegiatan pelatihan diikuti oleh guru-guru yang berada di lingkungan SMP dan SMK Mandiri Pontianak yang berjumlah 24 orang. Pelaksanaan kegiatan dilakukan di ruang Laboratorium Komputer SMK Mandiri. Pelaksanaan kegiatan pelatihan dilakukan dengan menggunakan metode praktik, yaitu dengan memberikan materi terlebih dahulu, kemudian para guru membuat media pembelajaran disesuaikan dengan mata pelajaran yang diampu. Diakhir kegiatan, para guru mengisi angket respon terkait pelaksanaan kegiatan pelatihan. Berdasarkan hasil angket diketahui respon guru terhadap kegiatan pelatihan yaitu: (1) Memiliki manfaat yang dapat diterapkan dalam proses pembelajaran; (2) Materi kegiatan pelatihan sesuai dengan yang dibutuhkan; (3) Pelaksanaan kegiatan pelatihan sudah sesuai dengan keinginan para guru; (4) Para guru mengharapkan adanya keberlanjutan dari kegiatan yang telah dilaksanakan; dan (5) Para guru menyatakan bahwa kegiatan yang dilaksanakan menambah wawasan.Kata Kunci: pelatihan, media pembelajaran interaktif, respon.
Rancang Bangun Sistem Pengolahan Nilai Mata Kuliah Pada Prodi Teknik Informatika Jurusan Teknik Elektro Politeknik Negeri Pontianak Budianingsih Budianingsih; Tommi Suryanto; Sarah Bibi
Jurnal ELIT Vol 2 No 1 (2021): Jurnal ELIT
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Politeknik Negeri Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (173.363 KB) | DOI: 10.31573/elit.v2i1.214

Abstract

Proses penghitungan nilai yang dilakukan di Politeknik Negeri Pontianak, khususnya pada Prodi Teknik Informatika masih menggunakan cara konvensional yaitu dengan menghitung satu persatu kelompok nilai yang akan dihitung selanjutnya dimasukkan ke dalam form excel yang sudah disediakan oleh administrsi program studi. Selain itu nilai yang sudah dikumpulkan ke administrasi prodi akan diinputkan ke dalam portal nilai. Terkadang terdapat perbedaan nilai yang diberikan dosen dengan nilai yang diinputkan oleh administrasi, hal ini dikarenakan jumlah mata kuliah dan juga jumlah yang banyak, sementara admin yang melakukan hanya satu orang Aplikasi ini dikembangkan mengacu pada Design Science Research Methodolog. Terdapat beberapa tahapan yang diambil dari Design Science Research Methodology yaitu identifikasi masalah, definisikan solusi, desain dan perancangan, demonstrasi, evaluasi dan komunikasi. Dikembangkan dengan menggunkana CodeIgniter, Bootstrap dan MySql sebagai database. Hasil hari dari penelitian ini yaitu terciptanya suatu sistem pengolahan nilai pada prodi teknik informatika Jurusan Teknik Elektro Politeknik Negeri Pontianak, dibuatnya artikel yang disubmit pada jurnal nasional.
Optimasi Kinerja Jaringan Wireless Menggunakan Repeater Berbasis Open DD-WRT Dengan Metode Drive Test Studi Kasus Pada Jaringan Internet Jurusan Teknik Elektro Politeknik Negeri Pontianak. Muhammad Diponegoro; Wendy Yuniarto; Rusman Rusman; Sarah Bibi
Jurnal ELIT Vol 3 No 1 (2022): Jurnal ELIT
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Politeknik Negeri Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (212.456 KB) | DOI: 10.31573/elit.v3i1.380

Abstract

Keberadaan internet ini perlu didukung oleh sinyal jaringan wireless yang stabil, karena sinyal jaringan yang stabil akan membantu kinerja dalam melakukan aktivitas e-learning. Namun pada saat ini sinyal jaringan internet wireless di Jurusan Teknik Elektro kurang stabil dan tidak dapat terkoneksi pada jam sibuk perkuliahan. Terdapat permasalahan sinyal intermet tidak dapat menjangkau suluruh tempat dan mempengaruhi aktivitas e-learning yang di lakukan. Salah satu penyebabnya yaitu ketebatasan pada access point atau hotspot pemancar internet wireless, implementasi Repeater diterapkan dengan mengamati hasi l penerapan melalui pengamatan delay, Packet loss ratio dan Bandwidth,
Rancang Bangun Sistem Informasi Quality Assurance (QA) Pada Jurusan Teknik Elektro Politeknik Negeri Pontianak Latifah Latifah; Wiwit Indah Rahayu; Sarah Bibi; Muhammad Ilyas Hadikusuma
Jurnal ELIT Vol 3 No 1 (2022): Jurnal ELIT
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Politeknik Negeri Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.033 KB) | DOI: 10.31573/elit.v3i1.407

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk merancang bangun sistem informasi quality assurance (QA) pada Jurusan Teknik Elektro Politeknik Negeri Pontianak. Selama ini proses pengolahan data kinerja dosen masih dilakukan dengan cara konvensional yaitu menggunakan media kertas dalam melakukan penilaian kinerja dosen. Hal ini tentu saja menyita waktu dan tenaga lebih banyak. Pada prosesnya mahasiswa diberikan kuisioner yang harus di isi untuk melakukan penilaian terhadap kinerja dosen dan teknisi yang ada. Setelah itu kuisioner tersebut akan di kumpulkan dan di olah nilainya sampai mendapat nilai akhir. Karena itulah diperlukan sebuah sistem informasi yang dapat membantu pejabat QA untuk melakukan pengolahan data kinerja dosen dan teknisi pada Jurusan Teknik Elektro Polnep. Aplikasi yang di buat menggunakan metod Rapid Application Development (RAD) yang terdiri dari perencanaan kebutuhan, desain pengguna, konstruksi dan implementasi. Sistem informasi ini dikembangkan dengan menggunakan CodeIgniter, Bootstrap dan MySql sebagai database. Diharapkan mahasiswa nantinya dapat melakukan penilaian dengan cara mengakses web yang telah disediakan secara online. Setelah itu aplikasi akan dapat langsung memproses penilaian yang telah di isi oleh mahasiswa secara otomatis dan akan langsung menampilkan hasilnya. Dengan adanya sistem ini data penilaian kinerja dosen juga akan tersimpan dan terorganisir dengan baik. Sehingga dapat di jadikan bahan analisis dan evaluasi untuk perbaikan kinerja dosen ke depannya.
Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Interaktif Pada Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Nahdatul Ulama Kalimantan Barat Sarah Bibi; Tommi Suryanto; Lindung Siswanto; Tri Bowo Atmojo
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2023): GERVASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/gervasi.v7i1.4534

Abstract

Pelatihan dalam pembuatan media pembelajaran interaktif pada Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Nahdatul Ulama Kalimantan Barat ditujukan untuk melakukan sharing ilmu dan sharing teknik pembelajaran dengan multimedia. Adapun tujuan dari pelatihan ini adalah untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa pada jurusan keguruan dalam membuat media pembelajaran interaktif. Dalam pelaksanaan pelatihan pembuatan media pembelajaran interaktif ini menggunakan teknik proyek, percontohan yang disesuaikan dengan kompetensi dari para peserta pelatihan, sehingga para peserta pelatihan yang rata-rata tidak memiliki kemampuan dibidang teknologi informasi dapat dengan mudah mengikuti. Peserta pelatihan yaitu pewakilan dari 3 program studi yaitu PGSD, Matematika dan Bahasa Inggris. Dengan menerapkan multimedia yang dapat digunakan sebagai media pembelajaran interaktif pada zaman perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat ini, dapat membantu  meningkatkan kemampuan dari calon guru yang nantinya lebih baik dalam menyebarkan dan menyampaikan ilmu kepada peserta didiknya.
Perancangan media pembelajaran rangkaian listrik dasar menggunakan teknologi augmented reality melalui virtual laboratory Wiwit Indah Rahayu; Sarah Bibi; Muhammad Sulkhan Arief
Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 11, No 2 (2022): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/saintek.v11i2.4714

Abstract

Memasuki era revolusi industri general 5.0 diikuti perkembangan sistem digital yang sangat pesat tentunya memberikan efek terhadap sistem pendidikan di Indonesia. Hal ini juga di dukung oleh siswa generasi milenial saat ini yang lebih tertarik dengan pembelajaran yang menggunakan teknologi. Media pembelajaran dua dimensi yang bersifat konvensional tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan proses pembelajaran. Dalam melakukan proses pembelajaran Prodi Teknik Listrik Polnep belum menerapkan penggunaan teknologi di semua aspek secara menyeluruh, khususnya dalam hal media pembelajaran. Pada saat praktikum mahasiswa akan diberikan job sheets sebagai panduan dalam melakukan kegiatan praktikum. Namun job sheets yang ada hanya berupa teks dan gambar 2 dimensi, sehingga pada saat melakukan praktikum mahasiswa kurang memahami. Berdasarkan permasalahan diatas, maka diperlukan media pembelajaran yang menerapkan teknologi Augmented Reality (AR). Teknologi AR juga banyak diterapkan dalam pembuatan media pembelajaran saat ini khususnya virtual laboratory. Media pembelajaran ini dikemas dalam bentuk 3D sehingga mempunyai tampilan yang menarik agar  dapat membantu dosen dalam memberikan penjelasan kepada mahasiswa sebelum melakukan praktikum di laboratorium. Dari hasil uji validasi yang telah dilakukan oleh seorang ahli materi maka media pembelajaran Rangkaian Listrik Dasar ini layak digunakan dengan revisi sesuai saran yang diberikan oleh ahli materi. Sedangkan hasil dari uji validasi yang dilakukan oleh 2 orang ahli media, media pembelajaran ini layak digunakan tanpa revisi. Selain itu dilakukan juga penilaian respon yang dilakukan oleh 25 orang mahasiswa dan didapatkan kesimpulan bahwa media pembelajaran ini dinilai layak dengan persentase sebesar 92%.
Perancangan media pembelajaran rangkaian listrik dasar menggunakan teknologi augmented reality melalui virtual laboratory Wiwit Indah Rahayu; Sarah Bibi; Muhammad Sulkhan Arief
Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol. 11 No. 2 (2022): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/saintek.v11i2.4714

Abstract

Memasuki era revolusi industri general 5.0 diikuti perkembangan sistem digital yang sangat pesat tentunya memberikan efek terhadap sistem pendidikan di Indonesia. Hal ini juga di dukung oleh siswa generasi milenial saat ini yang lebih tertarik dengan pembelajaran yang menggunakan teknologi. Media pembelajaran dua dimensi yang bersifat konvensional tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan proses pembelajaran. Dalam melakukan proses pembelajaran Prodi Teknik Listrik Polnep belum menerapkan penggunaan teknologi di semua aspek secara menyeluruh, khususnya dalam hal media pembelajaran. Pada saat praktikum mahasiswa akan diberikan job sheets sebagai panduan dalam melakukan kegiatan praktikum. Namun job sheets yang ada hanya berupa teks dan gambar 2 dimensi, sehingga pada saat melakukan praktikum mahasiswa kurang memahami. Berdasarkan permasalahan diatas, maka diperlukan media pembelajaran yang menerapkan teknologi Augmented Reality (AR). Teknologi AR juga banyak diterapkan dalam pembuatan media pembelajaran saat ini khususnya virtual laboratory. Media pembelajaran ini dikemas dalam bentuk 3D sehingga mempunyai tampilan yang menarik agar  dapat membantu dosen dalam memberikan penjelasan kepada mahasiswa sebelum melakukan praktikum di laboratorium. Dari hasil uji validasi yang telah dilakukan oleh seorang ahli materi maka media pembelajaran Rangkaian Listrik Dasar ini layak digunakan dengan revisi sesuai saran yang diberikan oleh ahli materi. Sedangkan hasil dari uji validasi yang dilakukan oleh 2 orang ahli media, media pembelajaran ini layak digunakan tanpa revisi. Selain itu dilakukan juga penilaian respon yang dilakukan oleh 25 orang mahasiswa dan didapatkan kesimpulan bahwa media pembelajaran ini dinilai layak dengan persentase sebesar 92%.
Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Interaktif Pada Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Nahdatul Ulama Kalimantan Barat Sarah Bibi; Tommi Suryanto; Lindung Siswanto; Tri Bowo Atmojo
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2023): GERVASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/gervasi.v7i1.4534

Abstract

Pelatihan dalam pembuatan media pembelajaran interaktif pada Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Nahdatul Ulama Kalimantan Barat ditujukan untuk melakukan sharing ilmu dan sharing teknik pembelajaran dengan multimedia. Adapun tujuan dari pelatihan ini adalah untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa pada jurusan keguruan dalam membuat media pembelajaran interaktif. Dalam pelaksanaan pelatihan pembuatan media pembelajaran interaktif ini menggunakan teknik proyek, percontohan yang disesuaikan dengan kompetensi dari para peserta pelatihan, sehingga para peserta pelatihan yang rata-rata tidak memiliki kemampuan dibidang teknologi informasi dapat dengan mudah mengikuti. Peserta pelatihan yaitu pewakilan dari 3 program studi yaitu PGSD, Matematika dan Bahasa Inggris. Dengan menerapkan multimedia yang dapat digunakan sebagai media pembelajaran interaktif pada zaman perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat ini, dapat membantu  meningkatkan kemampuan dari calon guru yang nantinya lebih baik dalam menyebarkan dan menyampaikan ilmu kepada peserta didiknya.