Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

MUATAN PENDIDIKAN KARAKTER PADA BUKU PRODUKTIF SMK BIDANG OTOMOTIF SESUAI KURIKULUM MERDEKA: SUATU ANALISIS KONTEN Tafakur, Tafakur; Sudarwanto, Sudarwanto; Sriyanto, Joko; Sayyidi, Sabbihis
Jurnal Pendidikan Vokasi Otomotif Vol. 7 No. 1 (2024): (November)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpvo.v7i1.79435

Abstract

Buku teks mata pelajaran merupakan sarana utama bagi proses belajar siswa. Buku teks tidak hanya dapat digunakan untuk pengembangan pengetahuan, namun dapat diklaim sebagai sarana penguatan pendidikan karakter siswa. Namun, belum ada kajian yang cukup untuk memastikan muatan karakter dalam buku teks pelajaran produktif di bidang otomotif di SMK. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui muatan pendidikan karakter pada buku teks produktif SMK bidang otomotif. Penelitian ini menggunakan desain analisis konten dengan obyek buku teks bahan ajar produktif untuk bidang keahlian teknik otomotif sesuai kurikulum merdeka di Indonesia. Prosedur analisis konten ini terdiri dari tahap pengadaan data, reduksi data, tahap inferensi, dan tahap analisis. Analisis data dilakukan secara kualitatif melalui analisis tematik dengan langkah familierisasi data, mengkode data awal, menentukan tema, menelaah tema, mendefinisikan dan memberi nama tema, serta membuat laporan. Hasil kajian menunjukkan bahwa muatan karakter pada buku teks mata pelajaran produktif SMK Otomotif adalah Religius yang terdiri dari mencintai lingkungan, percaya diri, cinta damai, dan toleransi; nilai karakter integritas yang terdiri dari aktif terlibat di masyarakat, dapat dipercaya, komitmen, dan tanggung jawab; nilai karakter mandiri yang terdiri dari keberanian, berdaya juang, etos kerja, kreatif, menjadi pembelajaran sepanjang hayat, professional, dan tangguh; nilai karakter nasionalisme yang terdiri dari berprestasi, disiplin, menghormati keragaman, menjaga kekayaan negara, dan menjaga lingkungan; nilai gotong royong yang terdiri dari bekerja sama, kerelaan, komitmen terhadap keputusan bersama dan tolong menolong. Dengan demikian, buku teks pelajaran produktif di SMK Otomotif dapat dimanfaatkan untuk mendukung penguatan pendidikan karakter untuk siswa
PELATIHAN ONLINE KARYAWAN INDUSTRI OTOMOTIF: KESIAPAN DIRI BERDASARKAN PERSPEKTIF CALON PESERTA Tafakur, Tafakur; Dewi, Ayu Sandra; Solikin, Moch
Jurnal Pendidikan Vokasi Otomotif Vol. 5 No. 2 (2023): (Mei)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpvo.v5i2.58622

Abstract

Currently, in response to rapid developments, many automotive industries are holding retraining for employees through online training. However, it is necessary to know the readiness of employees to participate. Therefore, this study aims to determine the profile of employee readiness to take part in online training in terms of various aspects. This research was conducted through a survey method. This data was obtained through online questionnaire on 89 employees. Proof of the validity of the instrument is done through content and construct validity. Data analysis used descriptive statistics and comparative tests. The results show that: First, the readiness of employees can be seen from aspects of basic computer skills, self-management, self-control, and willingness to learn. Second, the average readiness of employees is in the "very high" category. The online training readiness of employees is not significantly different from variations of respondents, both in terms of gender, age, training experience, length of work, and position in the workplace. Thus, the employees are ready to take online training in terms of their independent learning abilities.
PERSEPSI INSTRUKTUR INDUSTRI TERHADAP PELATIHAN JARAK JAUH MENGGUNAKAN LEARNING MANAGEMENT SYSTEM Dewi, Ayu Sandra; Siswanto, Ibnu; Tafakur, Tafakur; Haryana, Kir
Jurnal Pendidikan Vokasi Otomotif Vol. 6 No. 1 (2023): (November)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpvo.v6i1.66174

Abstract

Instruktur industri mengambil peran penting dalam pengembangan kapasitas karyawan di industri. Beberapa perusahaan mencoba menerapkan pelatihan jarak jauh bagi karyawannya menggunakan LMS. Meskipun, hal ini tidak mudah dilakukan oleh para instruktur, dengan fitur LMS yang beragam. Sehingga, perlu dikaji secara mendalam bagaimana persepsi instruktur industri terhadap pelatihan jarak jauh menggunakan LMS sebagai masukan untuk memperbaiki pelaksanaan pelatihan jarak jauh di perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menggali pengalaman instruktur industri dalam pelatihan jarak jauh menggunakan LMS. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Partisipan penelitian ini adalah 16 orang instruktur perusahaan otomotif terkemuka di Indonesia. Kami menggunakan kuesioner terbuka untuk memperoleh data penelitian. Peneliti memperhatikan kriteria trustworthiness dan authenticity untuk mencapai kualitas hasil penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LMS dapat digunakan untuk membantu dalam pelaksanaan training; monitoring perkembangan peserta training; memfasilitasi peserta untuk belajar mandiri; fleksibel; efektif; efisien; dan materi dapat dirancang secara sistematis. Selain itu, pengemasan materi yang mudah dipahami; kemudahan dalam menggunakan fitur pada LMS; informasi yang uptodate; tampilan yang interaktif; dan file materi yang mudah diunduh juga perlu diperhatikan untuk memaksimalkan performa LMS. Bagi instruktur, kendala yang dihadapi dalam menggunakan LMS pada saat taining adalah peserta training pasif; akses LMS tergantung dengan sinyal internet; dan sulitnya mengatur jadwal training.
Pengaruh cooperative project-based learning terhadap motivasi dan hasil belajar praktik "perbaikan motor otomotif" di SMKN 1 Seyegan Tafakur, Tafakur; Suyanto, Wardan
Jurnal Pendidikan Vokasi Vol. 5 No. 1 (2015): Februari
Publisher : ADGVI & Graduate School of Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (809.943 KB) | DOI: 10.21831/jpv.v5i1.6079

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan cooperative project-based learning terhadap motivasi dan hasil belajar siswa pada praktik "Menentukan dan memperbaiki gangguan pada sistem kerja mesin". Penelitian ini menggunakan pendekatan quasi-experiment dengan desain non equivalent control group. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XII Teknik Kendaraan Ringan SMKN 1 Seyegan Tahun 2013/2014. Sampel penelitian dipilih melalui intact group, terdiri atas kelas XII TKR3 yang diberi perlakuan cooperative project-based learning sebagai kelas eksperimen dan kelas XII TKR2 yang diterapkan pembelajaran langsung sebagai kelas kontrol. Data dikumpulkan menggunakan angket, observasi, tes praktik, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan uji t sampel bebas dan analisis kovarian (ANAKOVA). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa motivasi maupun hasil belajar siswa yang mengikuti cooperative projectbased learning lebih baik dibandingkan siswa yang mengikuti pembelajaran langsung seperti yang dilaksanakan selama ini. THE EFFECTS OF COOPERATIVE PROJECT-BASED LEARNING ON LEARNING MOTIVATION AND ACHIEVEMENT IN PRACTICE "AUTOMOTIVE MOTOR " IN SMKN 1 SEYEGANAbstractThis study aims to investigate the effect of cooperative project-based learning implementation on student`s learning motivation and achievement in practice "Determining and solving problems of engine working systems". This research using a quasi-experiment method with equivalent control group design. The population of this research consists of year XII students of TKR major in SMK N 1 Seyegan in the 2013/2014 academic year. A sample was established using intact group which consists of XII TKR 2 class were taught using cooperative project-based learning strategy as experimental group and XII TKR 3 class were taught using direct instruction strategy as control group. The data were collected through questionnaire, observation, performance test and documentation then were analyzed using the independent sample t test and analysis of covariance (ANCOVA). This study concluded that students who follow the cooperative project-based learning are more motivated and achieve better learning outcomes than the other class who follow the direct instruction strategy.
Pengaruh Pengalaman Praktik Kependidikan Terhadap Minat Dan Efikasi Diri Mahasiswa Menjadi Guru SMK Otomotif: Inggris, Indonesia Aditya Febriansyah, Agil; Tafakur, Tafakur
Journal of Automotive Technology and Education Vol. 2 No. 3 (2025): JATE
Publisher : Department of Automotive Engineering Education, Faculty of Engineering, Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jate.v2i3.2708

Abstract

Abstract This study aims to: (1) Analyze the impact of Educational Practice Experience (PK) on the interest in becoming a teacher at an Automotive Vocational High School for students of the Automotive Engineering Education Study Program, class of 2021 at the Faculty of Engineering, Yogyakarta State University. (2) Analyze the impact of Educational Practice Experience (PK) on self-efficacy in becoming an Automotive Vocational High School teacher for students of the Automotive Engineering Education Study Program, class of 2021 at the Faculty of Engineering, Yogyakarta State University. This study applies a quantitative approach. The population studied consisted of all students of the class of 2021 in the Automotive Engineering Education Study Program who had implemented the PK program in 2024, with a total of 105 individuals. In this study, samples were taken using the Slovin formula with a tolerance for error of 5%, resulting in 83 respondents. The validity test was carried out through Expert Judgment, while the reliability was tested with Alpha Cronbach. The analysis assumption test includes normality, linearity, and heteroscedasticity tests. Data analysis was carried out using the simple regression method. The research findings show: (1) There is a positive and significant influence of educational practice experience on students' interest in becoming automotive vocational school teachers, with a t-value of 6.347, a regression coefficient of 0.612, a significance value of 0.000, and a determination coefficient (R²) of 0.332 or 33.2%, while the remaining 66.8% is influenced by other factors not examined in this study. (2) There is a positive and significant influence of educational practice experience on students' self-efficacy in becoming automotive vocational school teachers, with a t-value of 11.351, a regression coefficient of 0.866, a significance value of 0.000, and a determination coefficient (R²) of 0.614 or 61.4%, while the remaining 38.6% is influenced by other factors not analyzed in this study.   Abstrak Studi ini memiliki tujuan untuk: (1) Menganalisis dampak Pengalaman Praktik Kependidikan (PK) terhadap ketertarikan untuk menjadi guru di SMK Otomotif. (2) Menganalisis dampak Pengalaman Praktik Kependidikan (PK) terhadap efikasi diri dalam menjadi guru SMK Otomotif. Penelitian ini mengaplikasikan pendekatan kuantitatif. Populasi yang diteliti terdiri dari seluruh mahasiswa angkatan 2021 dalam Program Studi Pendidikan Teknik Otomotif yang telah melaksanakan program PK di tahun 2024, dengan total sebanyak 105 individu. Dalam penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 83 responden. Uji validitas dilakukan melalui Expert Judgement, sementara reliabilitas diuji dengan Alpha Cronbach. Uji asumsi analisis mencakup uji normalitas, linearitas, dan heteroskedastisitas. Analisis data dilakukan dengan metode regresi sederhana. Temuan penelitian menunjukkan: (1) Ada pengaruh positif dan signifikan dari pengalaman praktik kependidikan terhadap ketertarikan mahasiswa untuk menjadi guru SMK otomotif, dengan nilai t-hitung sebesar 6,347, koefisien regresi 0,612, nilai signifikansi 0,000, dan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,332 atau 33,2%, sementara sisanya 66,8% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. (2) Ada pengaruh positif dan signifikan dari pengalaman praktik kependidikan terhadap efikasi diri mahasiswa menjadi guru SMK otomotif, dengan nilai t-hitung 11,351, koefisien regresi 0,866, nilai signifikansi 0,000, dan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,614 atau 61,4%, sedangkan sisanya 38,6% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak dianalisis dalam penelitian ini.  
Perceptions of Teachers Toward Deep Learning as an Outcome of the Meaningful and Joyful Learning Training Program Fatah, Amir; Tafakur, Tafakur; Sutiman, Sutiman; Sriyanto, Joko; Mauzino, Albino; Fatin, Nabila Naila
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 8, No 1 (2026): FEBRUARY 2026
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v8i1.17112

Abstract

The implementation of deep learning in Indonesian junior high schools remains challenging due to teachers’ limited understanding and practical readiness. This community service program aimed to enhance teachers’ knowledge of deep learning principles within the Merdeka Curriculum and to support them in developing deep learning-based teaching materials. The program involved training and mentoring 46 teachers from two public junior high schools in Yogyakarta using workshops, guided practice, and follow-up support. Data were collected through a knowledge quiz, a participant satisfaction questionnaire, and document analysis of the developed learning modules. The results show that teachers achieved a good level of understanding of deep learning concepts (mean score = 8.1), expressed high satisfaction with the program, and successfully produced learning modules that reflected key characteristics of deep learning and were ready for classroom use. These findings indicate that structured professional development can effectively support teachers in implementing deep learning within the Merdeka Curriculum and may serve as a practical model for similar school-based training programs.