Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Biosense

IDENTIFIKASI JAMUR PENYEBAB TINEA UNGUIUM PADA KUKU KAKI PETANI DI DUSUN BAROS TIRTOHARGO KRETEK BANTUL Nadifah, Fitri; Muhajir, Nurlaili Farida; Sanusi , Kristi Elisabeth; Murtiningrum, Sri; Nuryati, Arum
JURNAL BIOSENSE Vol 8 No 3 (2025): Edisi Juli 2025
Publisher : Program Studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas PGRI Banyuwangi, Jalan Ikan Tongkol No 01, Telp (0333) 421593, 428592 Banyuwangi 68416

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/biosense.v8i3.5433

Abstract

Tinea unguium is a type of superficial mycosis that attacks the nail plate as a result of dermatophyte infection. This study aimed to identify the fungal genera responsible for tinea unguium in the toenails of farmers in Baros Hamlet, Tirtohargo Village, Kretek District, Bantul Regency. Thirteen nail samples were examined microscopically with 20 % KOH and Lactophenol Cotton Blue preparations, and cultured on Sabouraud Dextrose Agar (SDA). Three fungal genera were identified: Aspergillus (9 isolates), Penicillium (3 isolates) and Trichophyton (1 isolate). Hence, the dermatophyte causing tinea unguium in these farmers’ feet was Trichophyton sp. Microscopic observations revealed conidiophores, vesicles, phialides, and conidia consistent with the morphological characteristics of each genus. These results underscore the need for education on preventative measures, such as wearing appropriate footwear, maintaining foot hygiene, and increasing farmers’ awareness of the risk of fungal infection.
DAYA HAMBAT EKSTRAK BIJI MANGGA (Mangifera indica L.) TERHADAP PERTUMBUHAN Salmonella typhi Arisandi, Desto; Lesmono, Inez Melani; Hidayat, Tsamrotul Fuadah; Octiria, Nessa; Muhajir, Nurlaili Farida
JURNAL BIOSENSE Vol 8 No 3 (2025): Edisi Juli 2025
Publisher : Program Studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas PGRI Banyuwangi, Jalan Ikan Tongkol No 01, Telp (0333) 421593, 428592 Banyuwangi 68416

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/biosense.v8i3.5714

Abstract

Resistensi obat dalam pengobatan penyakit infeksi seperti demam tifoid menjadi salah satu tantangan yang dihadapi pada saat ini. Keterediaan bahan alam yang melimpah yang diketahui berpotensi sebagai antibakteri serta perkembangan teknologi berperan penting dalam penemuan berbagai jenis alternatif antibiotik yang dapat digunakan untuk mengatasi penanganan penyakit. Tujuan penelitian yaitu mengetahui kemampuan ekstrak biji mangga untuk menghambat pertumbuhan Salmonella typhi. Jenis penelitian ini yaitu true experiment dengan rancangan posttest only control group design. Penelitian ini dilakukan di laboratorium STIKES Guna Bangsa Yogyakarta pada Juli-Oktober 2023. Metode difusi digunakan untuk menguji aktivitas antibakteri berbagai konsentrasi ekstral biji mangga (20%,40%, 60%, 80%, dan 100%). Kloramfenikol digunakan sebagai kontrol positif terhadap zona hambat Salmonella typhi. Zona hambat pertumbuhan Salmonella typhi pada media Muller Hinton pada konsentrasi 40% (6 mm), 60% (6 mm), 80% (7 mm), dan 100% (8 mm) dengan kekuatan daya hambat pada kategori sedang. Pengujian kontrol positif menggunakan klorampenikol 30 μg menunjukkan adanya zona hambat sebesar 14 mm dengan kekuatan daya hambat pada kategori kuat, sedangkan kontrol negatif menggunakan akuades tidak terdapat adanya zona hambat pertumbuhan bakteri.