Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

PENGUATAN KOMPETENSI GURU SMP MUHDUTA KARTASURA MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS DIGITAL Masduki, Masduki; Pramujiyanti Khotimah, Rita; Murtiyasa, Budi; Umi Makhromah, Isnaeni; Fadlilah, Umi
Abdi Teknoyasa Vol. 6 No. 1 (2025): Vol 6, No 1 Juli 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/abditeknoyasa.v6i1.9987

Abstract

Sekolah Menengah Pertama (SMP) Muhammadiyah 2 Kartasura atau yang lebih sering dikenal dengan SMP MUHDUTA masih menghadapi beberapa permasalahan. Kondisi sarana dan prasarana, ketersediaan guru, dan jumlah siswa yang relatif terbatas. Berbagai keterbatasan yang ada membuat program-program yang telah direncanakan belum dapat terlaksana dengan optimal. Salah satu program pengembangan sekolah yaitu rebranding sebagai sekolah unggul informatika yang disebabkan masih rendahnya kompetensi guru dalam bidang teknologi informasi. Oleh karena itu, kegiatan ini bertujuan memberikan penguatan kompetensi guru melalui pelatihan pembuatan media pembelajaran berbasis digital. Kegiatan pengabdian dilakukan selama tiga bulan yaitu Oktober hingga Desember 2024. Peserta dalam kegiatan ini yaitu 5 orang guru SMP MUHDUTA. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk pelatihan pembuatan bahan ajar, lembar kerja peserta didik (LKPD), instrumen penilaian berbasis digital, video pembelajaran, dan game pembelajaran. Berdasarkan hasil angket yang diberikan sebelum dan setelah kegiatan pengabdian, terdapat peningkatan kompetensi guru dalam mengembangkan perangkat pembelajaran berbasis digital dari 58% menjadi 100%. Selain itu, guru juga dapat menggunakan berbagai aplikasi pembuatan perangkat pembelajaran digital yang lebih bervariasi.
Penguatan Keterampilan Pembuatan Majalah Sehalaman berbasis Digital pada Siswa SMK Muhammadiyah Kartasura Sufanti, Main; Wahyudi, Agus Budi; Purnomo, Eko; Fadlilah, Umi; Pratiwi, Dini Restiyanti; Fatimah, Nuraini; Vitri, Kartika Satya Novia; Wijayanti, Olivia Septiana Setyo
Jurnal Ilmiah Kampus Mengajar Vol. 5, No. 1, April 2025
Publisher : Asosiasi Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan Perguruan Tinggi Muhammadiyah Aisyiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56972/jikm.v5i1.257

Abstract

Majalah sehalaman sebagai salah satu jenis majalah sekolah. Majalah ini dapat digunakan sebagai sarana meningkatkan keterampilan berbahasa Indonesia. Berdasarkan observasi dan wawancara dengan guru pengampu mata pelajaran Bahasa Indonesia di SMK Muhammadiyah Kartasura pernah menerbitan majalah sekolah. Pengurus sudah lulus, diganti pengurus baru. Hal ini yang seringkali menjadi hambatan yang berperan mendapatkan pengurus pengganti yang lebih inovatif, kreatif dan imajinatif. Tujuan pengabdian ini adalah (a) meningkatkan keterampilan membuat majalah sehalaman, (b) meningkatkan keterampilan menulis substansi, dan (c) peserta didik menjadi memiliki kemampuan benar untuk kegiatan yang bisa diaplikasikan pada suatu pembelajaran. Metode pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif dan berbasis praktik untuk meningkatkan keterampilan siswa dalam pembuatan majalah sehalaman. Berdasarkan pelaksanaan pengabdian yang telah di laksanakan di SMK Muhammadiyah Kartasura dapat disimpulkan bahwa (1) Siswa sangat antusias dalam membuat majalah sekolah dengan sangat baik dan (2) rubrik majalah sekolah yang dibuat oleh siswa sangat beragam mulai dari rubrik pantu, religi, pojok sekolah, dll.
SMART E-Learning dengan Pendekatan STEAM-3R Bagi Guru dalam Mewujudkan Program School Well-Being Rusnilawati, Rusnilawati; Rahman, Farizky; Utomo, Arief Cahyo; Fadlilah, Umi; Hening, Putri Pramesti; Susanto, Edi; Harmanto, Bambang
Buletin KKN Pendidikan Vol. 5, No. 2, Desember 2023
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bkkndik.v5i2.23166

Abstract

STEAM merupakan pendekatan interdisipliner yang mengarahkan siswa untuk menggunakan Sains (Science), Teknologi (Technology), Teknik (Engineering), Seni (Art) dan Matematika (Mathematics) dalam konteks masalah nyata. Model pembelajaran Flipped Learning menjadi model pembelajaran inovatif yang dilaksanakan secara hybrid atau blended dengan berbagai platform e-leaning dan aplikasi seperti Liveworksheet. Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan pada bulan Oktober tahun 2023 dengan 34 peserta guru sekolah dasar. Hasil observasi pada beberapa SD di Surakarta menunjukkan penggunaan teknologi masih belum optimal. Sekolah yang sudah Terakreditasi A masih kesulitan dalam menerapkan teknologi pembelajaran e-learning. Selain itu, permasalahan sampah merupakan hal yang tidak asing lagi dibicarakan terutama di daerah perkotaan seperti Kota Surakarta. Program 3R (Reduce, Reuse, dan Recycle) merupakan salah satu prinsip utama dalam pengelolaan sampah berwawasan lingkungan. Integrasi pendekatan STEAM-3R dapat menjadi sebuah inovasi untuk implementasi pengelolaan sampah di Sekolah Dasar. Tahap pelatihan meliputi, sosialisasi pembelajaran, penyuluhan pengembangan, koordinasi pembuatan video, koordinasi pembuatan kelas e-learning, dan koordinasi penerapan. Materi yang diberikan meliputi: implementasi pendekatan STEAM, Flipped Learning, Canva, Liveworksheet, dan Kantin Pasta. Pelatihan ini memberikan hasil, yaitu meningkatkan kemampuan guru dalam menyusun perangkat pembelajaran inovatif, meningkatkan kemampuan guru dalam menerapkan kelas E-learning, meningkatkan kemampuan dalam mendesain video interaktif. Hasil dari pelatihan memberikan dampak yang sangat baik terhadap program school well-being melalui penerapan tugas project berbasis 3R berbantuan aplikasi liveworksheet
Smart Home Menggunakan Easy Voice Recognition Berbasis Internet of Things Prasetyana, Bima Eka; Fadlilah, Umi
Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri 2021: Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (536.772 KB)

Abstract

Perkembangan global khususnya pada bidang elektronika serta telekomunikasi di waktu ini terbilang sangat pesat serta menerima perhatian dari masyarakat luar. Begitu pula di Indonesia yang mulai mengembangkan teknologi Smart Home. Smart Home atau rumah pintar adalah suatu sistem yang bisa mempermudah pengguna dalam mengontrol dan memonitoring peralatan elektronika di dalam rumah. Alat ini digunakan untuk mengontrol lampu, kipas angin, dan alat elektronik lainnya yang tersambung dengan alat dengan dikendalikan menggunakan suara dan dapat dimonitor dengan internet of things (IoT) melalui aplikasi blynk yang terdapat di smartphone. IoT ialah suatu teknologi dimana seluruh alat mampu bertukar data melalui sistem jaringan internet secara dinamis. Pengontrolan secara nirkabel dengan menerapkan pengenalan suara ke dalam sistem menggunakan Arduino Uno sebagai pengontrolnya. Unit kontrol utama menerima suara dari pengguna melalui module EasyVR 3. Pengguna juga dapat mengontrol dan memonitor secara nirkabel dengan aplikasi blynk yang disambungkan dengan WeMos D1. Hasil monitoring nirkabel bisa dilihat melalui aplikasi blynk yang terkoneksi dengan WeMos D1 dengan jaringan WiFi dan pengguna dapat pula mengontrol peralatan elektronik melalui blynk. Tingkat keberhasilan EasyVR dalam mengenali suara yang telah direkam sebesar 88,75%, sedangkan suara orang lain yang bukan suara yang direkam mendapatkan keberhasilan 20% untuk input suara “nyalakan lampu”. Sedangkan makin tinggi tingkat deraunya, maka semakin kecil persentase keberhasilannya.
Alat Penerjemah Bahasa Isyarat Penyandang Tunarungu Berbasis Raspberry Pi Kamera Bastomi, Raden Muhammad Azhari; Fadlilah, Umi
Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri 2020: Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (464.595 KB)

Abstract

Orang dikatakan tunarungu dikarenakan mengalami gangguan pendengaran dan percakapan. Gangguannya seperti berbicara tanpa suara atau dengan suara yang kurang atau tidak jelas artikulasinya, atau bahkan tidak berbicara sama sekali hanya berisyarat. Solusi yang telah ada untuk membantu tunarungu juga sudah berkembang diantaranya yaitu alat bantu dengar yang dipasang ditelinga. Cara kerja alat ini yaitu memperkuat rangsangan bagian sel-sel sensorik telinga bagian dalam yang rusak terhadap rangsangan sura atau bunyibunyian di luar, sehingga dapat membantu tunarungu mendengar dan berkomunikasi dengan orang lain. Akan tetapi tidak semua orang tuna rungu bisa mendengarkan pembicaraan orang lain melalui alat bantu mendengar. Bagi tunarungu yang sekaligus tidak bisa bicara keberadaan alat ini kurang membantu karena mereka berkomunikasi dengan bahasa isyarat. Tidak semua orang belajar bahasa isyarat dan tidak semua orang bisa memahami bahasa isyarat tunarungu. Hal ini menyulitkan baik itu orang tunarungu maupun lawan bicaranya. Oleh sebab itu muncullah ide untuk pemecahan masalah ini yaitu alat penerjemah bahasa isyarat tunarungu. Alat ini terdiri dari tiga komponen utama yaitu kamera, Raspberry Pi, dan monitor display. Raspberry Pi adalah computer yang berukuran kecil yang dapat dihubungkan ke layar monitor.
Pencampur Pestisida Cair Otomatis Berbasis Arduino Nano Ismail, Taufiq Arif; Fadlilah, Umi
Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri 2022: Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sektor pertanian dan hortikultura Indonesia tidak lepas dari penggunaan pestisida kimia. Jadi, penggunaan pestisida oleh petani tidak dapat dikendalikan dan campuran pestisida yang dibuat oleh para petani biasanya tidak sesuai dosis, sehingga menyebabkan lingkungan tercemar oleh senyawa pestisida aktif yang tidak dapat diurai oleh lingkungan. Selain itu, dapat menimbulkan beberapa masalah, antara lain seperti petani keracunan, serta buah dan sayur terkena zat pestisida aktif karena jumlah yang berlebihan. Dari permasalahan tersebut, peneliti mempunyai gagasan yang dapat mengurangi kelebihan campuran pestisida dengan membuat suatu alat yang akan mencampur cairan pestisida sesuai takarannya dengan memasukkan dosis pestisida dan jumlah cairan pestisida yang akan digunakan. Alat ini dibuat dari Arduino Nano sebagai mikrokontroler dan beberapa kombinasi pompa DC 12 V seperti pompa penakar dan beberapa pompa celup yang bertujuan untuk membuat campuran pestisida lebih presisi. Pengujian alat ini dilakukan dalam bak akrilik yang dirancang untuk menampung air dan campuran pestisida. Hasil dari pengujian alat ini adalah rata-rata galat proses penakaran pompa penakar pada pestisida cair sebesar 6,49% dan pompa penakar pada air sebesar 4%. Dengan dibuatnya alat ini diharapkan dapat mengurangi polusi yang dihasilkan dari penggunaan pestisida yang berlebihan.
Inovasi Lemari Pengering Pakaian Otomatis dengan Fitur Sterilisasi. Rohmah, Ratnasari Nur; Rizky, Fattah M.; Budiman, Aris; Fadlilah, Umi; Suryawan, Fajar
Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri 2022: Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membantu masyarakat pada masalah pengeringan pakaian cucian saat cuaca mendung atau hujan. Cuaca mendung atau bahkan hujan, akan mengakibatkan lamanya proses pengeringan. Efek negative pakaian yang terlalu lama basah atau lembab adalah timbulnya bau tidak sedap pada pakaian karena adanya pertumbuhan mikroorganisme/jamur. Selain menimbulkan bau yang tidak sedap, mikroorganisme ini juga dapat menyebabkan gatal-gatal dan bahkan iritasi pada kulit yang sensitif. Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi kendala di atas dengan inovasi lemari pengering pakaian otomatis yang dilengkapi fitur pensteril pakaian dengan tenaga listrik. Lemari ini dibuat dengan Arduino Uno sebagai pusat kontrol sistem yang akan mengatur kerja alatKomponen lain yang digunakan adalah, lampu Pijar, lampu UV (Ultra Violet), Kipas AC, Buzzer (alarm), Relay, dan LCD. Pengendalian oleh arduino adalah dengan menghidupkan dan mematikan alat secara otomatis berdasar sinyal sensor kelembaban DHT22. Hasil pengujian alat menunjukkan alat telah bekerja sesuai dengan disain. Alat bekerja secara otomatis dan semua mode pengopersian alat bekerja dengan lancar.
Rancang Bangun Jemuran Otomatis berbasis IoT dengan Suplai Daya PLTS Tipe Off Grid Maulana, Ikhsan; Fadlilah, Umi
Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri 2024: Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Musim hujan adalah peristiwa di mana terjadi peningkatan curah hujan pada suatu wilayah yang kondisinya akan berubah dalam jangka waktu tertentu dalam satu tahun. Saat musim hujan seperti ini, banyak orang yang harus mengantisipasi apabila hujan datang secara tiba-tiba tanpa bisa diprediksi. Banyak kegiatan atau aktivitas yang dipengaruhi oleh hujan, menjemur pakaian adalah salah satunya. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, dirancanglah sebuah alat dengan sistem kontrol otomatis yang dapat menggerakkan jemuran ketika turun hujan. Jemuran otomatis ini akan bekerja jika terjadi hujan, maka jemuran akan masuk ke dalam dan secara otomatis akan keluar jika sudah tidak hujan. Alat ini menggunakan sensor hujan yang akan mengirimkan sinyal ke mikrokontroler yaitu ESP32. Motor DC akan menerima sinyal untuk menggerakkan jemuran. Alat ini juga dilengkapi dengan sensor ultrasonik HC-SR04 yang akan membuat kipas angin menyala untuk membantu mengeringkan pakaian pada saat terjadi hujan. Jemuran otomatis ini dapat dipantau dengan smartphone jarak jauh dengan sistem Internet of Things (IoT) melalui aplikasi Blynk. Dalam pengujian ini mendapatkan nilai tegangan yang menunjukkan perbedaan potensial yang mendorong aliran listrik dalam rangkaian, arus yang menunjukkan aliran muatan listrik yang melalui sistem, serta daya yang menunjukkan seberapa cepat energi dugunakan oleh alat. Dari pengujian ini didapatkan bahwa tegangan maksimum yang didapat adalah 14.10 V, arus 1.88 A, dan daya 26.5 W pada jam 12.00 WIB. Ketika semua beban aktif, maka konsumsi daya mencapai 63.26 W. Sensor hujan mampu mendeteksi jika terjadi hujan yang membuat motor DC bergerak sehingga jemuran masuk ke dalam. Sensor ultrasonik mampu mendeteksi, yaitu jika ada jemuran, maka fan DC akan menyala secara otomatis.
Peningkatan Literasi Digital dan Kreativitas Siswa SMK melalui Pelatihan Desain Grafis dengan Canva Sufanti, Main; Wahyudi, Agus Budi; Fadlilah, Umi; Purnomo, Eko; Fadlullah, Shandy Yusril; Wijayanti, Olivia Septiana Setyo; Fadlilah, Muhammad Surya
Jurnal Ilmiah Kampus Mengajar Vol. 5, No. 2, Oktober 2025
Publisher : Asosiasi Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan Perguruan Tinggi Muhammadiyah Aisyiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56972/jikm.v5i2.261

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan literasi digital dan kreativitas desain grafis siswa SMK Muhammadiyah Kartasura melalui pelatihan berbasis aplikasi Canva. Latar belakang kegiatan ini adalah rendahnya kemampuan awal siswa dalam mendesain biodata diri digital, dengan rata-rata skor pre-test hanya mencapai 71,09%. Pelatihan dilaksanakan dalam bentuk workshop dengan pendekatan berbasis praktik langsung. Kegiatan dimulai dari observasi permasalahan mitra, pengenalan fitur Canva, dan praktik mendesain biodata diri digital. Evaluasi dilakukan dengan metode pre-test dan post-test yang menilai tiga aspek: pemahaman literasi digital, kreativitas desain, dan kualitas karya. Hasil post-test menunjukkan peningkatan signifikan, dengan rata-rata skor siswa mencapai 87,50% atau meningkat sebesar 23,28% dibandingkan pre-test. Visualisasi distribusi nilai menunjukkan mayoritas siswa berada pada rentang 85–95%, dengan beberapa karya mendekati kualitas maksimal. Hasil ini menegaskan bahwa pelatihan berbasis praktik menggunakan Canva efektif dalam meningkatkan keterampilan digital siswa dan relevan untuk diterapkan di sekolah lain.
Modeling for Tansformer Condition Monitoring Using IoT: Temperature and Oil Level Parameters Julitasari, Anisha Ningrum; Fadlilah, Umi
Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri 2025: Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Distribution transformer are important components in electrical system, functioning to reduce voltage from the transmission network to end users. Damage to transformeris often caused by unmonitored operations such as high temperature, low oil lvels, and trapped gas, which can disrupt the stability of the power system. Therefore, a monitoring device is needed to maintain the transformer so that it can provide maximum output, reduce the risk of failure, and extend the operational life of the transformer. This study uses a DS18B20 sensor and a VL53L0X sensor, with the DS18B20 sensor reading temperature parameters and the VL53L0X sensor measuring oil level parameters. The DS18B20 and Vl53L0X sensors are controlled by ESP32 and serve as centralized connectivity connected to Blynk. Furthermor, the Internet of Things (IoT) platform will display temperature and oil level parameters from both sensors in real time. This research produced a fairly good system. There was no difference between the readings on the LCD and the Blynk application, and indicators such as LEDs and Buzzers worked well. When the temperature or oil level exceeded the threshold, which was 4 cm for oil level and 50°C for temperature, not only did the indicators turn on, but the relay also turned on. This, it is hoped that the development of this tool can assist in monitoring transformer to extend their lifespan, thereby maximizing transformer productivity.