Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

The Influence Of Advertising And Brand Image On Gen Z's Impulsive Buying Behavior Asmai Ishak; Sri Rejeki Ekasasi; Anas Hidayat; Lalu Supardin
Jurnal Multidisiplin Sahombu Vol. 5 No. 02 (2025): Jurnal Multidisiplin Sahombu, (2025)
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the influence of advertising and brand image on impulsive buying behavior of Gen Z. The object of this study is Gen Z consumers who have engaged in impulsive buying behavior, while the subjects are e-commerce consumers in Indonesia. The number of samples in this study was 100 respondents. Sampling was carried out using purposive sampling technique . Data analysis was carried out using multiple linear regression analysis. The measurement scale used a Likert scale of 1-5 and data analysis used SPSS. Based on the results of the analysis carried out, it shows that: first, advertising has a significant effect on impulsive buying behavior of Gen Z. Second, brand image has a significant effect on impulsive buying behavior of Gen Z. Future research needs to include other variables that have not been tested in this study in order to explain more comprehensively the impulsive buying behavior of Gen Z.
PERAN INFLUENCER MARKETING DALAM MENSTIMULI PERILAKU KONSUMEN: PENDEKATAN STUDI SLR Ekasasi, Sri Rejeki; Supardin, Lalu; Budiman, Santi; Kuncorowati, Heru
Juremi: Jurnal Riset Ekonomi Vol. 5 No. 1: Juli 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/juremi.v5i1.11214

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyajikan tinjauan literatur sistematis (SLR) mengenai perkembangan riset influencer marketing dalam rentang waktu 2020 hingga 2025 dengan menggunakan database Scopus. Kata kunci yang dipakai dalam pencarian adalah “Influencer Marketing” dan “Social Media Influencer”. Metodologi penelitian dilakukan dengan menyeleksi artikel-artikel yang relevan berdasarkan judul, abstrak, dan isi, kemudian disintesiskan untuk menemukan arah penelitian terkini, faktor-faktor yang memengaruhi efektivitas influencer marketing, serta peran media sosial dalam keberhasilan kampanye. Hasil SLR menunjukkan bahwa tren penelitian berkembang ke arah isu kredibilitas, regulasi, etika pengungkapan sponsor, serta munculnya fenomena virtual influencer berbasis kecerdasan buatan. Faktor-faktor utama yang memengaruhi efektivitas influencer marketing terhadap niat beli dan loyalitas konsumen meliputi kredibilitas influencer, kesesuaian antara brand dengan persona influencer, kualitas konten, serta keterlibatan emosional audiens melalui parasocial interaction. Media sosial memainkan peran krusial sebagai kanal interaktif yang memungkinkan hubungan yang lebih dekat antara influencer dengan audiens, terutama melalui platform seperti Instagram, TikTok, dan YouTube yang menyediakan fitur interaktif dan transparansi sponsor. Penelitian ini menegaskan bahwa influencer marketing menjadi strategi penting dalam lanskap pemasaran digital, sekaligus membuka peluang penelitian lanjutan mengenai regulasi global, etika, serta pemanfaatan teknologi virtual influencer.
MENGEMBANGKAN DESA AGROWISATA SEBAGAI TUJUAN DESTINASI WISATA BARU DI GUNUNG KIDUL, DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA Asmai Ishak; Sri Rejeki Ekasasi; Anas Hidayat; Lalu Supardin
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Volume 6 No. 1 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i1.42155

Abstract

Pengembangan desa agrowisata sebagai destinasi wisata baru di Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, merupakan upaya strategis untuk meningkatkan perekonomian masyarakat lokal sekaligus melestarikan potensi alam dan budaya. Artikel ini membahas langkah-langkah pengembangan desa agrowisata melalui pendekatan partisipatif yang melibatkan masyarakat, pemerintah, dan pihak swasta. Fokus utama adalah pemanfaatan lahan pertanian, perkebunan, dan keunikan budaya lokal sebagai daya tarik wisata. Metode yang digunakan meliputi identifikasi potensi desa, pelatihan sumber daya manusia, serta pengembangan infrastruktur pendukung. Hasilnya menunjukkan bahwa desa agrowisata tidak hanya mampu menarik minat wisatawan, tetapi juga menciptakan lapangan kerja baru dan meningkatkan pendapatan masyarakat. Dengan demikian, pengembangan desa agrowisata di Gunung Kidul dapat menjadi model bagi daerah lain dalam memanfaatkan potensi lokal untuk pariwisata berkelanjutan.