Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Penguatan Budaya Literasi Membaca pada Anak di Era Disrupsi Teknologi melalui Pendirian Komunitas Baca di Teluk Purwokerto Selatan: Indonesia Oktaviana, Ika; Lapiana, Ummi Nurjamil Baiti; Asriyama, Weksa Pradita; Junawaroh, Siti
Jurnal Abdimas Madani dan Lestari (JAMALI) Volume 07, Issue 01, Maret 2025
Publisher : UII

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/jamali.vol7.iss1.art7

Abstract

The era of technological disruption poses challenges in fostering a culture of reading literacy among children. This community service endeavor aims to fortify the reading culture among children in Teluk, South Purwokerto, addressing the issue of waning interest in reading. The endeavor involves establishing a reading community to promote reading habits and create an engaging and supportive reading environment. By enhancing reading literacy culture, the objective is to establish a robust and enduring reading culture. The outcomes of this endeavor demonstrate that it not only succeeded in nurturing children's interest in reading but also improved their language skills and critical thinking abilities in Teluk, South Purwokerto.
SIKAP BAHASA KAUM MUDA SUNDA BREBES Junawaroh, Siti
Akrab Juara : Jurnal Ilmu-ilmu Sosial Vol. 5 No. 3 (2020)
Publisher : Yayasan Azam Kemajuan Rantau Anak Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sikap bahasa diduga akan menunjukkan kecenderungan yang secara positif mendukung atau melemahkan pemertahanan bahasa. Sikap bahasa dan bahasa yang dipakai kaum muda menjadi parameter bagi vitalitas bahasa dan pemertahanan bahasa. Tulisan ini berisi sikap bahasa kaum muda Sunda Brebes terhadap bahasa Sunda. Tulisan ini penting untuk menggambarkan kemungkinan bahasa Sunda di masyarakat ini akan bertahan atau bergeser, bahkan punah. Tulisan ini menggunakan 140 responden. Data dianalisis dengan metode kuantitatif deskriptif. Hasilnya, kaum muda Sunda Brebes sebagian besar memiliki sikap bahasa positif rendah terhadap bahasa Sunda. Secara kognitif, kaum muda Sunda Brebes memiliki pengetahuan tentang bahasa Sunda. Secara afektif, kaum muda merasa malu menggunakan bahasa Sunda Brebes. Selanjutnya, secara konatif, kaum muda Sunda Brebes siap memakai bahasa Sunda Brebes pada beberapa ranah kehidupan.
Sedekah Bumi Sebagai Konvensi Tradisi Masyarakat Adat Kasepuhan Kalitanjung dalam Pelestarian Budaya Lokal (Kajian Etnolinguistik) Resticka, Gita Anggria; Nurdiyanto, Erwita; Junawaroh, Siti; Yanti, Sri Nani Hari; Oktaviana, Ika; Nurharyani, Octaria Putri
Salingka Vol 21, No 1 (2024): SALINGKA, Edisi Juli 2024
Publisher : Balai Bahasa Sumatra Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/salingka.v21i1.1082

Abstract

This research aims to describe the relationship between language and society, especially in relation to the earth alms tradition as a traditional convention of indigenous peoples. This research describes the cultural classifications and concepts of life reflected in the Javanese lexicon in the Kasepuhan Kalitanjung indigenous community, Tambaknegara Banyumas. The method used in this research is descriptive qualitative with an ethnographic approach as a basis for identifying cultural meanings in the earth alms tradition. Data collection was carried out using literature studies using sources such as books and journal articles to collect concrete data related to the research problem. Data analysis techniques include data reduction, data presentation, drawing conclusions and verification. The result of this research is the implementation of character education through conventional values in the earth charity tradition in the Kalitanjung indigenous community, namely instilling the value of gratitude by being grateful for the blessings of  safety, health  and agricultural  products as well as educating the community to share or give alms to each other. Apart from that, the local wisdom values that can be seen from the earth alms tradition are the value of mutual cooperation, the value of togetherness and a high work ethic.AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hubungan antara bahasa dan masyarakat khususnya berkaitan dengan tradisi sedekah bumi sebagai konvensi tradisi masyarakat adat. Penelitian ini mendeskripsikan klasifikasi kultural dan konsep hidup yang tercermin dari leksikon bahasa Jawa di masyarakat adat Kasepuhan Kalitanjung, Tambaknegara Banyumas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan etnografi sebagai pijakan untuk mengidentifikasi makna kultural dalam tradisi sedekah bumi. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan studi literatur menggunakan sumber-sumber seperti buku dan artikel jurnal untuk mengumpulkan data konkret yang berkaitan dengan masalah penelitian. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil dari penelitian ini adalah implementasi pendidikan karakter melalui nilai-nilai konvensi dalam tradisi sedekah bumi di masyarakat adat Kalitanjung yaitu menanamkan nilai syukur dengan mensyukuri nikmat keselamatan, nikmat kesehatan dan hasil-hasil pertanian serta mendidik masyarakat supaya mau saling berbagi atau bersedekah. Selain itu, nilai-nilai kearifan lokal yang dapat terlihat dari tradisi sedekah bumi ini yaitu nilai gotong royong, nilai kebersamaan dan etos kerja tinggi.