Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Pertanian Agros

ANALISIS PENDAPATAN USAHATANI PADI SAWAH DI KABUPATEN ASAHAN Rahmanta, Rahmanta; Hidayati Nasution, Siti Khadijah; Pinem, Nurul Fajriah
Agros Journal of Agriculture Science Vol 26, No 1 (2024): Januari
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v26i1.3878

Abstract

Agriculture is one of the fields that is expected to be able to support improving people's welfare. One of the agricultural commodities that people really need is rice. Rice is a commodity that produces rice which is the main food crop for the population. This research aims to analyze production costs, receipts and income of rice farmers in Meranti District and Rawang Panca Arga District, Asahan Regency. This research uses a simple random sampling method with a sample size of 40 people. The analysis method used is cost, revenue and income analysis. The research results show that the average income is IDR. 22,076,114 per planting season, where the average production is 7953 kg, the average selling price is IDR 6,000, the average variable cost is IDR. 17,014,875 and average fixed costs of IDR. 9,170,936, and the average total production cost is IDR. 26,185,811 per planting season. Keywords: paddy fields, Production, Costs, Income INTISARIPertanian merupakan salah satu bidang yang diharapkan mampu menjadi penopang peningkatan kesejahteraan rakyat. Salah satu komoditas pertanian yang sangat dibutuhkan masyarakat adalah padi. Padi merupakan komoditi penghasil beras yang menjadi tanaman pangan utama bagi penduduk. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis biaya produksi, penerimaan dan pendapatan petani padi sawah di Kecamatan Meranti dan Kecamatan Rawang Panca Arga Kabupaten Asahan, penelitian ini menggunakan metode simple random sampling (acak sederhana) jumlah sampel sebanyak 40 orang.  Metode analisis yang di gunakan adalah analisis biaya, penerimaan dan pendapatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata jumlah pendapatan sebesar Rp. 22.076.114 per musim tanam, dimana rata-rata produksi 7953 kg, rata-rata harga jual Rp 6.000, rata-rata biaya variabel sebesar Rp. 17.014.875 dan rata-rata biaya tetap sebesar Rp. 9.170.936, dan rata-rata total biaya produksi sebesar Rp. 26.185.811 per musim tanam. Kata Kunci: Padi Sawah, Produksi, Biaya, Pendapatan
ANALISIS PENDAPATAN DAN KELAYAKAN USAHATANI JAGUNG DI KABUPATEN KARO Nasution, Siti Khadijah Hidayati; Rahmanta, Rahmanta; Jufri, M.
Agros Journal of Agriculture Science Vol 26, No 1 (2024): Januari
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v26i1.3879

Abstract

Corn is one of the leading commodities in Karo Regency, North Sumatra Province, used as a substitute for rice and as a raw material for animal feed which is able to penetrate the international market. One of the corn production centers in Karo Regency is located in Tigabinanga, Laubaleng and Mardingding Districts with the majority of farmers cultivating corn as their main livelihood. The aim of this research is to analyze the cost structure, revenue, income and feasibility of corn farming. Data collection techniques through observation and interviews using questionnaires. Sampling of farmers was carried out using a simple random sampling method of 45 people. The data analysis model uses cost structure analysis, revenue, income and calculation of the feasibility of corn farming with the R/C ratio. The research results show that corn farming in Karo Regency is profitable with an average income of respondents of IDR 15261695/MT from total costs of IDR 32,672,740/MT. Feasibility analysis shows the B/C ratio value is 1.47 so that corn farming is feasible.Keywords: feasibility analysis, costs, income, corn farming INTISARIJagung merupakan salah satu komoditi unggulan di Kabupaten Karo Provinsi Sumatera Utara digunakan sebagai bahan pengganti padi dan bahan baku pakan ternak yang mampu menembus pasar internasional. Salah satu sentra produksi jagung di Kabupaten Karo ini terletak di Kecamatan Tigabinanga, Laubaleng dan Mardingding dengan mayoritas petani mengusahakan komoditi jagung sebagai mata pencaharian utama. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis struktur biaya, penerimaan, pendapatan dan kelayakan usahatani jagung. Teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara menggunakan kuesioner. Pengambilan sampel petani dilakukan dengan metode simple random sampling sebanyak 45 orang. Model analisis data menggunakan analisis struktur biaya, penerimaan, pendapatan dan perhitungan kelayakan usahatani jagung dengan R/C ratio. Hasil penelitian menunjukkan usahatani jagung di Kabupaten Karo menguntungkan dengan rata-rata pendapatan responden sebesar Rp 15261695/MT dari total biaya sebesar Rp 32.672.740/MT. Analisis kelayakan menunjukkan nilai B/C ratio sebesar 1,47 sehingga usahatani jagung layak diusahakan.Kata kunci: analisis kelayakan, biaya, pendapatan, usahatani jagung,