Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN PERILAKU SWAMEDIKASI OBAT NATRIUM DIKLOFENAK DI APOTEK Dwi Ajeng Eli Ananda; Liza Pristianty; Hidajah Rachmawati
PHARMACY: Jurnal Farmasi Indonesia (Pharmaceutical Journal of Indonesia) Jurnal Pharmacy, Vol. 10 No. 02 Desember 2013
Publisher : Pharmacy Faculty, Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pji.v10i2.795

Abstract

ABSTRAK Swamedikasi adalah perilaku manusia yang biasanya dilakukan masyrakat untuk mendapatkan solusi terkait masalah kesehatan, untuk alasan ini swamedikasi harus diawasi oleh apoteker. Masyarakat membutuhkan pengetahuan yang sesuai untuk mendapatkan perilaku yang tepat dalam swamedikasi. Sodium diklofenak adalam salah satu obat analgesik dari golongan NSAID yang termasuk dalam obat wajib apotik (OWA) No. 2 dan No. 3. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan hubungan antara pengetahuan dan perilaku swamedikasi dari sodium diklofenak di apotik. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan metode cross sectional. Pengambilan sampel secara accidental. Sampel yang digunakan sebanyak 100 responden. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juni 2013. Hasil penelitian ini menunjukkan dimana 36% responden mempunyai pengetahuan yang bagus, 52% responden memepunyai pengetahuan yang cukup dan 12% responden pengetahuannya kurang. Perilaku swamedikasi sodium diklofenak menunjukkan 52% responden mempunyai perilaku positif dan 48% reponden mempunyai perilaku negative. Terdapat korelasi yang signifikan antara pengetahuan dan perilaku swamedikasi, dengan nilai signifikansi 0,000 (
Studi Penggunaan Obat Anti Tuberkulosis (OAT) Tahap Lanjutan pada Pasien Baru BTA Positif Tista Ayu Fortuna; Hidajah Rachmawati; Didik Hasmono; Hidayah Karuniawati
Pharmacon: Jurnal Farmasi Indonesia Vol 19, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/pharmacon.v19i1.17907

Abstract

Tuberculosis is an infectious disease caused by Mycobacterium tuberculosis. Tuberculosis will cause pain and death if not treated properly. OAT (Antituberculosis Drugs) is a treatment for tuberculosis patients. OAT has different dosage regimens and types of drugs. Treatment of TB patients consists of two phases (intensive and continuation phases). The continuation phase was at to kill dormant bacteria to prevent recurrence in patients. The purpose of this study was to determine and evaluate the pattern of using OAT in patients newly diagnosed rwith smear-positive at the continuation phase. This study is an observational descriptive study with results showing that the pattern of using OAT-KDT in patients was 89% and OAT-Separated was 11%. The pattern of using the OAT-KDT dose was 1x3 2KDT tablets. Another combination of antibiotics given to the patient is cotrimoxazole at a dose of 1x960mg. The side effect of OAT is an increase in serum transaminase and nausea each with a percentage of 23%. Based on the research, it can be concluded that the pattern of using OAT in Tuberculosis patients has followed the guidelines for the management of Tuberculosis treatment.
UPAYA MENINGKATKAN NILAI EKONOMIS TOGA Aloe vera DASAWISMA ANGGREK RT02 RW16 SAWOJAJAR MALANG MENJADI PRODUK NEW NORMAL ESSENTIAL KIT Hidajah Rachmawati; Firasti Agung Nugrahening Sumadi
Studi Kasus Inovasi Ekonomi Vol. 5 No. 02 (2021)
Publisher : Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dasawisma adalah ujung tombak yang terdepan dalam kegiatan serta kehidupan masyarakat. Berdasarkan 10 Program Pokok PKK, bentuk kegiatan Dasawisma salah satunya adalah Pemanfaatan TOGA (Tanaman Obat Keluarga). Kelurahan Sawojajar mempunyai maskot TOGA yaitu lidah buaya (Aloe vera). Tanaman ini tumbuh subur dan terawat dengan baik namun sayangnya pemanfaatan untuk kesehatan dan peningkatan penambahan penghasilan keluarga belum optimal dilakukan. Pemanfaatan lidah buaya (Aloe vera) masih sebatas dipakai sebagai minuman atau campuran shampoo dan yang lain dibiarkan tanpa dimanfaatkan. Tidak dimanfaatkannya tanaman lidah buaya (Aloe vera) lebih disebabkan karena keterbatasan pengetahuan dalam mengolahnya untuk kesehatan maupun untuk menambah income keluarga.Tujuan: Pemberdayaan/Pendampingan pada ibu-ibu Dasawisma Anggrek RT 02 RW 16 Sawojajar adalah untuk menambah nilai ekonomis TOGA.Metode: a). Pelatihan memanen, mengolah, mengestraksi Aloe vera sebagai bahan aktif pembuatan sabun ; b). Pelatihan memproduksi sabun padat, trasparan dan cair berbahan aktif Aloe vera; c). Pelatihan merancang kemasan, merancang label dan nama hasil produksi sabun dan mengemas dengan kemasan menarik. Hasil: 1. Produksi Produk Berbasis Aloe vera antara lain: sabun padat, transparan dan cair; 2. Kemasan New Normal Essential Kit; 3. Pembuatan video edukasi dalam Upaya Meningkatkan Nilai Ekonomis Toga Aloe vera Menjadi Produk Perawatan Diri/Kecantikan Selama Masa pandemi, materi diberikan dalam bentuk video edukasi ; 4. Sosialisasi Luring Mencegah Penularan Virus Covid-19 dengan Gerakan 3M yaitu : a).Sosialisasi dengan metode penyuluhan Gerakan 3M dan Pemeriksaan suhu dan Saturasi Oksigen; b).Pemasangan Spanduk/ banner di depan gang RT 02 RW 16 Kelurahan Sawojajar Malang; c). Pembagian New Normal Essential kit dan masker dan 5.Publikasi Pengabdian Masyarakat di media massa (Radar Malang Online)Kesimpulan : Kegiatan pendampingan ini bermanfaat karena telah meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan pada pihak Mitra. . Perlunya pengembangan kemasan sabun yang lebih menarik sehingga bisa digunakan sebagai souvenir untuk menyesuaikan keinginan pasar.
Knowledge of the Madurese Community-Indonesia Regarding Bioprospection of the Traditional Herb Kamandin Saebo (Glossocardia leschenaultii [Cass.] Veldkamp) Purwanti, Elly; Nuryady, Moh. Mirza; Permana, Tutut Indria; Rachmawati, Hidajah; Anggraeni, Amaliyah Dina
Jurnal Penelitian dan Pengkajian Ilmu Pendidikan: e-Saintika Vol. 7 No. 3: November 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/esaintika.v7i3.1403

Abstract

The purpose of this study was to describe the knowledge of the Sumenep Madura community (village elders and gatherers) about the Kamandin Saebo (Glossocardia leschenaultii) plant and its utilization. This study uses observational research that aims to observe a fact at a certain time using a descriptional approach model. The research was conducted in the Sumenep-Madura area, East Java Province. The research was conducted in July 2023-August 2023 by observational method. We discussed the results of information regarding the knowledge of the Sumenep people about the existence and growing areas of Kamandin saebo, a literature search regarding the morphological characterization, benefits, or uses of Kamandin saebo in medicine as conveyed by the gatherers. We also found that Kamandin Saebo is of great value. There are 14 healing functions associated with Kamandin Saebo. The Madurese people believe this plant to have many benefits or even cure all diseases.
PERAN KOMUNIKASI, INFORMASI, DAN EDUKASI (KIE) DALAM MENINGKATKAN PENGETAHUAN MASYARAKAT TENTANG GOUT ARTHITIS DI KAMPUNG HIJAU KOTA BANJARMASIN Priyanto Wibowo, Joko; Hadi, Ismanurrahman; Ria Utami, Primanitha; Rachmawati, Hidajah; Setiawan, Didik; Lutfiyati, Heni; Lestari, Dwi; Suhendi, Andi
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 8 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i8.%p

Abstract

asam urat atau artritis gout merupakan penyakit degeneratif yang ditandai dengan nyeri pada persendian, umumnya sering terjadi pada usia 30-40 tahun dan 2 kali lipat lebih berisiko pada pria dibandingkan wanita. Tujuan kegiatan pengabdian ini untuk meningkatkan pengetahuan serta pencegahan asam urat terhadap masyarakat Kampung Hijau, Banjarmasin dan memberikan penyuluhan serta penyampaian informasi obat (PIO). Metode yang dilakukan pada pengabdian ini adalah observasi secara langsung kepada masyarakat dengan menggunakan evaluasi berupa pre-test dan post-test. Pengabdian ini menunjukkan hasil yang signifikan antara pre-test dan post-test yang artinya terjadi peningkatan pemahaman setelah dilakukannya edukasi penyakit asam urat kepada masyarakat mengenai  tanda dan gejala asam urat, pencegahan, terapi yang dapat digunakan serta rentang batas normal asam urat. Upaya pengabdian ini secara efektif meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang asam urat dan mendorong penerapan gaya hidup sehat. untuk mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera dan berkualitas.
PENDAMPINGAN PROKES DALAM PERTEMUAN TATAP MUKA DAN WASPADA PENULARAN HEPATITIS AKUT DI TK. AISYIYAH BUSTANUL ATHFAL 16 SUMBERSUKO MALANG (Tahap II) Rachmawati, Hidajah; Asmiati, Elva
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 2 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i2.585-589

Abstract

TK. Aisyiyah Bustanul Athfal 16 memiliki misi yang salah satunya adalah membiasakan anak untuk bersikap peduli terhadap sesama dan lingkungan. Era Pandemi memerlukan modifikasi dan kedisiplinan semua pihak yang terlibat untuk mencegah terbentuknya klaster baru Pertemuan Tatap Muka (PTM). Hepatitis akut yang belum diketahui sebabnya dan banyak menyerang usia anak, yang diduga sebagai penyebab kematian beberapa anak di Indonesia akhir-akhir ini. Berdasarkan hal tersebut maka kegiatan pengabdian yang dilakukan adalah Pendampingan Penerapan Program kesehatan dalam PTM dan waspada penularan hepatitis akut di TK. Aisyiyah Bustanul Athfal 16 Sumbersuko Tajinan Malang (Tahap II). Luaran penagbdian yang dilakukan adalah peningkatan pengetahuan hepatitis dan penerapan prokes yang baik dan benar.
PELATIHAN PEMBUATAN PRODUK, DESAIN KEMASAN DAN PEMASARAN NEW NORMAL ESSENTIAL KIT PADA GURU SMK MUHAMMADIYAH MALANG 8 PAKIS MALANG Rachmawati, Hidajah; Asmiati, Elva
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 7 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i7.2417-2421

Abstract

Kepala Sekolah SMK Muhammadiyah 8 Pakis Malang Jawa Timur menyatakan bahwa sekolah yang dikelola  dalam proses pengembangan dan ingin aktif  dalam gerakan pencegahan Covid-19. Penggunaan masker masih tetap diperlukan untuk mengurangi atau mencegah masuknya virus melalui saluran pernafasan (mulut, hidung). Masker, handsanitizer, sabun, peralatan makan menjadi kebutuhan di era New normal. Informasi dan hasil diskusi tim PPMI dengan Mitra (SMK Muhammadiyah 8 Pakis Malang) ada tiga  permasalahan pokok yang saat ini perlu ditangani yaitu; Kesadaran civitas akademika dalam meningkatkan  kedisiplinan dalam menjalankan protokol kesehatan, pengeluaran biaya untuk pemenuhan handsanitizer atau sabun untuk menjalankan protokol Kesehatan, serta menurunnya income sekolah berefek pada pendapatan tenaga pendidik dan tenaga kependidikan. Berdasarkan permasalahan tersebut, kegiatan pengabdian yang dilakukan adalah Sosialisasi pengetahuan Covid-19 dan gerakan 6M serta memberikan pelatihan pembuatan handsanitizer untuk kebutuhan kalangan sendiri, memproduksi masker dengan desain yang fashionable dan membuat new normal essential kit. Luaran pengabdian yang dilakukan adalah peningkatan pengetahuan Covid-19 yang ditunjukkan dengan penerapan protokol kesehatan yang baik dan benar, penurunan pengeluaran pengadaan handsanitizer serta peningkatan income.